
selamat membaca βΊοΈ
Delecto tertawa puas rencananya yang selama ini dia susun ternyata berhasil meski kenyataannya hanya salah satu cucu musuhnya tapi tidak apa dia merasa puas dia akan merencanakan kembali ke depannya tanpa dia sadari bahwa mungkin rencanya sudah terendus .....
Menghisap rokok di tangannya dengan memejamkan mata hingga suara berisik dari luar mengalihkan ketenangannya .
''Wah ...wah ternyata si pengecut sedang menenangkan diri!''
Tuan Maxim membuka matanya perlahan ''kau!!!''tunjuknya pada diarta dengan kilatan amarah .
''Kenapa kau bisa berada di sini ?dimana para pengawal ?''ucapnya lagi dengan garangnya.
''Pengawal seperti mereka tidak ada apa-apanya bagiku ''
''Cih...bagaimana rasanya kehilangan cucu?''
''Aku masih mempunyai cucu yang lainnya sedangkan kamu ?menantu saja tidak punya jangan menantu istripun kamu tidak punya apalagi cucu''ledek diarta dengan tenang tidak ada rasa takut dengan orang di depannya .
''Kalian tangkap si pengecut ini,bawa ketempat biasa'' perintah diarta dengan dinginnya .
''Berani kalian menyentuhku ?aku bunuh kalian semua ''ancam Delecto marah.
Beberapa orang langsung memegang tangan Delecto seperti seorang tahanan meski memberontak dengan kuat tetap saja kalah dengan empat orang yang memegangnya apalagi tubuh mereka sepertinya sudah terlatih .
''Lepaskan !!!lepaskan tanganku ''teriak Delecto lagi dengan keras .
''Tidak akan ada yang menolongmu ,bahkan anakmu sendiri yang melaporkan padaku...ck...sudah tua bukan tobat malah semakin menjadi ''
Anak buah diarta dan Alex membawa Delecto keluar dari rumah di luar rumah mereka bertemu dengan Dale yang menatap dingin ayahnya .
''Dasar anak durhaka kau!!!''
''Huh ...bukankah itu yang ayah inginkan?kenapa harus menyalahkanku untuk yang tidak aku lakukan ?''
FLASBACK ON
Pada saat Dale ingin menghubungi perusahaan deluxiz tanpa sengaja dia melihat tuan diarta di dalam sebuah mobil mereka berbeda arah setelahnya Dale mengikuti mobil itu dang mengurungkan niatnya untuk memghubungi perusahaan deluxiz lebih baik dia langsung ikuti mobil itu dan bertemu langsung .
Mobil yang di tumpangi diarta menepi dan berhenti ketika merasakan ada seseorang yang mengikuti dari belakang namun tidak berniat jahat.
Dale ikut berhenti tepat di belakang mobil yang diarta tumpangi tidak ada bodyguard yang menjaga hanya ada pengawal bayangan saja di sekitar mereka .Dale turun dan mendekati mobil
Tok tok tok
Dale mengetuk kaca mobil berharap apa yang dia lihat benar .Diarta menurunkan kaca mobilnya separuh hanya terlihat wajahnya saja dari luar mobil.
__ADS_1
''Hei ...anak muda ada perlu apa mengikuti kami?''ucap diarta dingin dia tidak suka cara anak muda ini .
''Tuan bisa kita bicara sebentar ?ini penting!!!''ucap Dale sedikit memohon.
''Katakan sekarang ''
''Tuan diarta saya tahu siapa orang yang membuat cucu anda kecelakaan ,dia adalah ayah saya Delecto maxim .......''ucap Dale panjang kali lebar bercerita.
''Jadi saya mohon tangkap ayah saya sekarang ,saya sudah tidak sanggup ,sebagai anak saya sudah berkali-kali mengingatkan ayah saya dan juga berulang kali memberinya nasehat namun seperti angin lalu ayah saya tidak perduli .saya minta tolong tuan diarta bisa menyadarkan ayah saya yang salah jalan ''sambung Dale lagi .
Diarta menoleh kearah Alex yang berada di sampingnya Alex mengangguk toh kalaupun bukan anaknya yang memohon ,dirinya sendiri yang akan menggeret orang itu apalagi hanya membunuh nya itu sangat kecil Alex mengirimkan pesan pada teo untuk tidak membawa orang itu rencana dia rubah .
''Baiklah ,saya setuju ''dingin diarta dan langsung menutup kaca mobilnya setelah meninggalkan Dale sendiri yang masih berdiri .
''Terimakasih tuan ''meski diarta tidak mendengar namun Dale tetap mengucapkannya .
FLASBACK OFF
_____
di sisi lain Alexo dan Lexa masih belum menemukan Al mereka masih menyisiri sepanjang sungai berharap kesayangan mereka segera ketemu .
''Tuan maaf kami tidak bisa menemukan jejak ataunl pun sesuatu yang berhubungan dengan nona kecil ''
''Bahkan sampai kami menanyakan pada seseorang yang sedang memancing di desa sebelah sana katanya tidak ada yang mencurigakan ''
''Dad ....tidak adek cantik belum ketemu kenapa dady menghentikan pencariaannya?tidak bagaimana jika adek cantik marah padaku dan kakak ?''
''Lexa tidak mau ,Lexa harus mencari adek cantik lagi sampai ketemu jika dady tidak mau mencari biar Lexa sendiri yang akan mencari ''raungnya lagi tangisnya kembali pecah .
''Jangan biarkan dia pergi!!!''perintah Alexo tegas dengan langkah cepat Alexo menepuk sebagian tengkuk Lexa membuatnya tidak sadarkan diri.
''Saya akan pulang ,jika sampai nanti sore masih belum di temukan kalian semua tidak usah melanjutkan pencarian ini ''perintah Alexo lagi dia juga tidak tega kapada semua anak buahnya yang sudah tiga hari ini tidak ada yang beristirahat dengan tenang .
''Baik tuan ''anak buah itu pergi dan mengakatakan pada teman-temannya yang belum tahu .
Alexo menggendong Lexa memasuki mansion keluarga Deluxiz dan kepulangannya itu membuat semua orang yang berada di mansion kaget apalagi dengan menggendong Lexa dalam keadaan seperti tidak baik-baik saja .
''Sayang...ada apa dengan Lexa?''khawatir freya ,dia di beri tahu oleh salah satu pelayan bahwa suaminya itunpulang sambil menggendong putrinya yang tidak sadarkan diri .
Dengan sedikit berlari freya menghampiri Alexo dengan mata yang sudah mengembun .
''Honey ...tenanglah Lexa hanya kelelahan ,dia tertidur jadi jangan berisik ok?'' Tentu saja Alexo berbohong karena dia tidak ingin freya semakin tidak tenang dan shock berlebihan ,apalagi matanya yang sudah mengembun Alexo tidak tega.
''Hm...bawa saja ke kamarnya ,pasti dia sangat capek''Freya mengikuti Alexo masuk kedalam kamar Lexa.
__ADS_1
Setelah meletakkan dengan pelan freya menyelimuti Lexa mengelus pucuk kepalanya dengan lembut itu pun tak luput dari penglihatan Alexo hatinya merasa teriris bagaimana jika istrinya itu tahu bahwa Al belum di temukan .
''Honey...''
''Sayang pasti capek kan?ayo ke kamar bersih-bersih biar nanti freya siapkan makanan yang enak ''ucap freya mengalihkan perhatian sambil tersenyum agar suaminya tidak khawatir bahwa semua baik-baik saja meski sebenarnya dalam hati sangat sesak namun itu tidak bisa berlarut-larut karena ada keluarganya yang juga sama khawatirnya seperti dirinya.
Alexo mengikuti ucapan Freya mereka kembali ke dalam kamar pribadi ,sebelum Alex masuk kedalam kamar mandi dia menoleh ke arah freya yang tersenyum.
Alexo sangat takut kalau reaksi yang di tunjukkan oleh istrinya hanyalah klamufase untuk menutupi kesedihannya ,kehilangan seseorang yangnkita cintai bukanlah hal mudah apalagi Al masih terlalu kecil .
''Semoga Allah melindungimu nak dimana pun dirimu berada ,dady akan selalu berdo'a untuk keselamatanmu maafkan dady yang sudah datang terlambat''sesal Alexo dia berdo'a setelah selesai membersihkan diri dan menunaikan kewajibannya .
______
Di sisi lain sebuah desa dimana tidak banyak orang tinggal hanya sepuluh kepala keluarga yang tinggal di kampung itu.
Semua orang berkumpul di rumah kepala desa mereka saling bahu membahu membantu se orang anak kecil yang di temukan dekat sungai kecil selama tiga hari ini yang masih belum sadarkan diri.
Entah mengalami kejadian apa hingga tubuh anak kecil itu mengalami luka yang cukup serius namun masih bisa bertahan semua warga salut karena baru kali ini seorang anak yang tidak meninggal setelah kejadian itu .
''Pak kepala desa ''panggil salah satu warga yang baru datang mencari kayu nafasnya terlihat berburu sambil membawa sedikit kayu ,semua warga yang tadi nya melakukan kegiatannya berhenti karena teriakan .
''Ada apa ?''jawab bapak kepala desa yang masih melakukan kegiatannya bersama warga lainnya yang sudah berhenti.
''Orang-orang jahat itu sudah mau pergi ,saya dengar mereka menyerah untuk mencari anak kecil itu ''
''Mungkin sampai sore setelahnya mereka akan benar-benar pergi ''ucap nya lagi pada semua orang.
Mereka berpikir semua orang itu jahat karena melihat bentuk tubuh mereka seperti preman yang berbadan besar dan berotot apalagi wajah mereka yang sangat menyeramkan ,semua warga tidak tahu saja mereka itu semua adalah bodyguard dan anak buah Alexo namanya juga orang kampung ya ..apalagi melihat bentuk modelan begitu.
''Dengarkan semua bapak/ibu jika ada yang bertanya katakan saja tidak tahu karena ini menyangkut nyawa seorang anak ,kita tidak tahu mereka orang baik atau orang jahat jadi kita harus berhati-hati ''
''Kejadian ini harus menjadi rahasia kita satu kampung tidak boleh bocor ke kampung lainnya karena ke amanan warga adalah penting begitupun anak itu tiba pada saatnya nanti kita akan mengatakan ke benarannya ''
''Kami semua mengerti bapak kepala desa ''ucap semua warga serempak .
''Baiklah kembali ke pekerjaan kalian masing-masing ,jangan bahas masalah ini kedepannya''yang di angguki semua orang mereka kemudian kembali ke pekerjaan mereka .
terimakasih dukungannya π
like
komen
vote
__ADS_1
kasih rating boleh...
kasih hadiah juga boleh...