
Selamat membaca 😊
Pagi hari yang cerah suasana di mansion sangat tenang dan iya sedikit sepi semua orang sudah berangkat bekerja kecuali Freya yang sedang duduk di taman belakang entah apa yang dia pikirkan .
Menghela nafas pelan kesepian menghampiri hatinya
Entah banyak pertanyaan yang tidak bisa di utarakan dengan tatapan yang tidak bisa di artikan dirinya hanya melihat sekeliling taman yang sudah di sulap dengan sedemekian rupa .
Perempuan paruh baya itu tidak ada yang menemani bahkan pelayan pun tidak dia perbolehkan untuk mendekat dan tanpa dia sadari bahwa sejak tadi dia di perhatikan oleh seseorang yang jauh dari sana.
Di balik layar itu seseorang langsung mengirim sebuah email dengan perasaan yang sedikit sedih .
Di kantor DELUXIZ GROUP ,Alex sedang sibuk mengerjakan pekerjaan nya yang menumpuk di atas meja meski dia tidak ingin namun tetap saja dia kerjakan karena para karyawan bergantung hidup pada perusahaan tempat mereka bekerja untuk menghidupi keluarganya.
Hingga suara notifikasi dari laptobnya terdengar mengalihkan kefokusannya itu setelah membaca email yang dia dapat kemudian dia mengambil smartphone dan membuka CCTV yang sudah terhubung .
''Momy ''Satu kata itu keluar dari mulutnya dengan pelan
Dengan seksama dia memperhatikan setiap apa yang dilakukan sang momy banyak pikiran yang pikirkan apalagi momynya segalanya untuknya meski sudah ada istri dan juga anak dia tetap akan memprioritaskan momy nya .
''Apakah aku sudah membuat momy bahagia?''pertanyaan itu muncul di dalam pikirannya .setelah itu dia menghubungi sang dady yang berada di ruangannya .
|| Dad pulang ,momy sendirian dan juga dady sudah harus benar-benar berada di mansion jika tidak maka aku akan mencari dady baru yang lebih muda dan menyayangi momy untuk menemaninya di mansion || pesan itu dia kirim ,Alex tidak mengatakan kebenarannya apalagi dady nya yang tidak peka itu biar kan saja .
Alex meletakkan smartphone cukup pesan itu akan membuat sang dady akan kalang kabut .setelah itu dia menelpon sang adik kembar serta adik bungsunya untuk membuat rencana kejutan untuk sang momy tak luput om Arya di libatkan tidak dengan sang dady.
Dengan cepat ke empat orang itu memberitahukan rencana mereka pada seluruh kelurga terdekat agar ikut juga memberikan kejutan pada sang momy kesayangan mereka .
_____
Dan benar saja setelah Alexo mendapat pesan itu dia langsung berdiri sambil mengebrak meja .....
Brukkk.....
Dengan cepat matanya sudah memerah bukan karena marah tapi rasa cemburunya sudah berada di ubun-ubun sedangkan Arya yang berada tidak jauh dari Alexo hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan karena dia sendiri sudah tahu apa yang terjadi sebelumnya.
''Arya ini tidak bisa di biarkan ''ucapnya dingin .
__ADS_1
''Ada apa bos? ''tanya Arya berpura-pura tidak mengetahuinya ,dari dulu pria satu ini selalu saja profesional meski sudah menjadi keluarga tetap saja di perusahaan dia memanggil dengan layaknya karena memang dia seorang bawahan .
''Aku harus bagaimana?oh tidak aku harus segera pulang jika tidak anak nakal itu akan mencari penggantiku apalagi jika benar lebih muda dariku ''bukannya pulang Alexo malah berjalan mondar- mandir sambil terus berguman tidak jelas hampir tiga puluh menit Alexo seperti itu .
''Sampai kapan bos akan terus begitu ?bukankah lebih baik pulang sekarang ?''ucap Arya yang sudah jengah dan juga pusing melihat satu orang di depannya itu tidak menghentikan tingkahnya padahal di lihat dari umur sudah tidak muda lagi.
Alexo mendadak berhenti se akan dia melupakan sesuatu harusnya memang dia sudah pulang menemani istri cantiknya bukan malah mondar-mandir dan berguman tidak jelas seperti sekarang .
''Ah..kamu benar aku harus segera pulang ,handle semua pekerjaan itu sepertinya aku harus pensiun permanen untuk menemani istri cantikku di mansion'' ucap Alexo melangkahkan kakinya keluar dari ruangan tentu saja dengan ekspresi wajahnya yang kembali dingin seperti sebelum-belumnya .
Para karyawan sudah terbiasa dengan CEO lama yang dingin ,apalagi dengan sikap CEO yang sekarang lebih dingin lagi dan sangat tegas tidak mentoleril sekecil apapun kesalahan yang di perbuat.
''Selalu aku yang di tindas jika saja bukan bosku huh,sudah pasti sudah ku piting ''omel Arya sambil memeriksa laporan dan berkas sebelum di tandatangani .
''Siapa yang akan kau piting ?''sebuah suara terdenhar di telinga Arya dan itu sangat familiar ,Arya membeku di tempat tanpa beranjak sedikit pun .
''Mati aku ...kenapa sangat dejavu ya ''pikir Arya .
''Tidak bos tadi ada cicak lewat ''sedikit gugup namun berusaha tenang dan banyak berdoa semoga saja bosnya ini tidak mendengar ucapan yang keluar dari mulutnya .
''Oh ''Alexo mengambil kunci mobilnya yang ketinggalan beruntung belum sampai di tempat parkir setelah itu tanpa pamit dia langsung melangkah keluar namun belum juga benar-benar keluar dia menoleh ke arah Arya .
''Tidak bos mana berani saya ''Arya menelan ludahnya kasar ,keringat se biji jagung keluar dari tempat persembunyiannya .Alexo hanya mendengus kemudian benar-benar keluar dari ruangan itu .
Setelah Alexo tidak terlihat Arya menghela nafasnya pelan ,merasa sangat lega sambil mengusap keringat yang keluar dengan sapu tangan .
''Huf...selamat untuk hari ini '' gumannya pelan .
Setelah itu Arya cepat-cepat menyelesaikan pekerjaannya tidak lebih tepatnya memeriksa berkas untuk Alexo tanda tangani ,sebelum si dingin itu kembali berulah .
_____
Di mansion Deluxiz Freya belum juga beranjak dia berada di taman belakang hanya sendirian padahal hari sudah mau siang ,menatap kesegala arah .
Sambil sesekali mencomot kue dan juga menikmati minuman yang sudah di sediakan oleh pelayan .
Sudah tidak ada kesibukan seperti dulu ,toko mainan ada yang menghendle, anak-anak semua sudah dewasa begitu cepat berlalu mereka semua sudah mempunyai kelurga dan juga kesibukan masing-masing .
__ADS_1
Kebahagian sudah mereka raih .
''Honey...''tiba-tiba suara dari arah belakang terdengar memanggilnya.
''Sayang sudah pulang?''Freya bertanya dengan lembut dan juga menautkan alisnya apalagi setelah melihat jam tangan nya belum waktunya pulang .
''Iya ,aku takut kamu akan berpaling dariku ''ucap Alexo sedikit dengan nada manja di dalam nya layaknya ABG tua yang kembali merasa muda .
Cup ...cup ...dua kecupan di sematkan oleh Alexo .
''Siapa bilang sayang ''
''Anak nakal itu mana mungkin aku bisa mengatakannya ''batin Alexo .
''Tidak ada ,itu hanya asumsiku dan sebenarnya aku sangat merindukanmu honey .apakah honey tidak merindukanku?''Alexo duduk di samping Freya meski yang di duduki kecil tapi cukup muat kemudian Alexo memangku Freya berada di atasnya .
''Tentu saja aku selalu rindu ''ucap Freya tersenyum sedikit malu karena merasa di umjr yang sekarang Alexo masih saja suka sekali menggombal .
''Jangan seperti itu honey nanti aku meleleh ''ucap Alexo lagi membuat semburat merah muncul di pipi Freya.
''Aku bukan gula ''
''Memang bukan tapi honey selalu membuatku ketagihan ''Alexo menaik turunkan alisnya menggoda hingga wajah Freya semakin memerah saking malunya .
''Ayo ke kamar aku mau sesuatu tapi jika kamu mengabulkan disini juga tidak apa ''secara frontal Alexo lagi-lagi membuat Freya tidak tahan ingin rasanya menyembunyikan wajahnya ke lubang tanah .bagaimana jika krang lain mendengar ?bisa -bisa di kira pasangan mesum .
''Sudah jangan pikirkan apapun cukup pikirkan akj saja honey ''Alexo mengangkat Freya yang berada di pangkuannya .
Mereka berdua menuju kamar suasana pas dan juga sepi jadi pas untuk berada di dalam kamar dan juga mumpung tidak ada pengganggu .
Terimakasih dukungannya 😁
Like
Komen
Vote
__ADS_1
See you next time .