Kembar Genius

Kembar Genius
tawar-menawar


__ADS_3

selamat membaca 😊


Pagi menyapa suara tangis bayi membangunkan kedua manusia yang tidur dengan pulasnya yang saling berpelukan ,saling memberi kehangatan di pagi hari .


Alexo bangun dan turun dari ranjang melangkah ke arah box baby mengangkatnya pelan mesku dengan kaku dia sudah sangat berusaha .


Oek...oek....tangis itu kembali menggema di ruangan itu .


''Cup...cup ...ada apa sayang ?apa kamu sudah lapar atau mau mandi hm?''tanya Alexo lembut sambil terus menimang dan membawa ke arah istrinya.


''Honey ..sepertinya baby lapar lihatlah bibirnya itu sungguh menggemaskan ''ucap Alexo tersenyum kemudian memberikan baby kedalam pangkuan istrinya .


setelah kancing baju atas di lepas freya mengeluarkan benda keramat dengan kuat baby meminum susunya itu hingga mengeluarkan suara meski kecil membuat Alexo menelan ludahnya kasar apa lagi benda keramat itu begitu menggoda untung di ruangan itu hanya ada dia dan istrinya .Alexo menikmati dalam diamnya.


''Baby ,bagi-bagi sama dady boleh?''tawarnya ,freya di buat tergelak dengan ucapan suaminya itu .sedang baby masih dengan kuat meminumnya tanpa perduli ucapan dadynya maklum masih bayi mana ngerti bagi-bagi .


''Baiklah ,tunggu baby selesai baru dady ''seakan Alexo mengerti bahasa bayi.


''Dasar sama anak sendiri tawar-memawar '' batin freya menggeleng pelan suaminya itu benar-benar tingkahnya seperti bocah.


Dan benar saja setelah baby anteng Alexo kembali meletakkannya di box setelah itu diringa kembali lagi duduk di ranjang dekat freya tentu saja seperti ucapannya tadi giliran dia sekarang yang menyentuh benda keramat itu .Alexo bermain -main hingga suara ketukan pintu membuyarkan ke asikannya terpaksa dia menghentikan kegiatan menyenangkan itu .


''Siapa sih ganggu saja ''dengusnya pelan sembari merapikan pakaian atas istrinya yang sudah berantakan .


Ceklek ...


''Dady....''teriak si kembar, di ikuti oleh reya dan diarta yang berada di belakang si kembar .


Di mata orang tuanya Alexo seperti sedang terciduk apalagi penampilannya berantakan,rambut acak-acakan ,kemeja dengan ujung di luar sebagian lagi di bagian dalam entahlah diarta maupun reya hanya terkekeh geli sepertinya kedatangan ke empatnya mengganggu aktivitas Alexo.


''Kalian tidak sekolah?''


''Sekolah dad ''ucap keduanya serempak.mereka berdua berjalan ke arah bobx baby cantik .


''Kenapa tidak berangkat ini sudah jam berapa?''


''Sebelum berangkat mereka mau bertemu dulu dengan dede cantik katanya ''timpal reya .


''Sudah kan lihat dedek cantiknya ,ayo sekarang berangkat sebelum terlambat nanti kesekolahnya''


''Baik oma,dede cantik nanti kita main ya setelah kakak pulang sekolah ''gumannya Lexa pelan sambil menoel pipi dedek cantik.


Ke empatnya pun keluar ruangan freya karena sekolah mereka berbeda maka reya mengantar Lexa dengan supir sedangkan diarta menyetir sendiri untuk mengantar Alex kesekolahannya.

__ADS_1


Alexo....jangan di tanya dia kembali memainkan benda keramat istrinya sebelum hal lain mengganggunya.


_______


Lexa sudah sampai di sekolahnya meskipun dia jenius dia mengikuti alur seperti pada umumnya dengan tersenyum sumringah terus berjalan menuju kelas .


''Panda imut ....''


''Ba...baru da..tang?''


''Hm... aku baru saja mengunjungi dedek cantik di rumah sakit''


''W....wah bo...leh na...nti ...a..ku ke...sana?''


''Boleh ...pasti kamu senang melihat dedek cantik''yang di jawab dengan anggukan .


Jam pelajaran pun di mulai setelah miss tesya datang .


''Nanti kita bermain seperti biasa ya panda imut'' di tengah pelajaran Lexa berbisik di telinga panda imutnya.


''O..k'' dan seperti biasa resta selalu menuruti kata teman satu-satunya ini meski seluruh sekolah tidak menyukainya karena penampilannya namun hanya Lexa yang menerima dia apa adanya .


Lexa tersenyum manis ke arah panda imutnya ,teman kedua yang sungguh mengasyikkan baginya.


Seperti biasa Alex nampak terlihat imut sekaligus tampan di usianya yang ke 7 masih kecil sudah membuat se isi sekolah memperhatikan dirinya,meski wajahnya selalu terlihat dingin ,datar dan cuek .


''Adek imut boleh kenalan tidak ?main bareng yuk ''ucap kakak kelas yang baru saja ke kelas Alex.


Dan seperti biasa juga Alex tidak menggubris maupun menjawab pertanyaan yang di lontarkan kakak kelasnya itu seperti yang lain.


''Nama mu Alex ya ?''tanyanya lagi kakak kelas itu yang masih belum menyerah agar Alex membuka mulut.sembari dia duduk di kursi depan Alex.


Alex masih sibuk dengan ipadnya karena bosan guru belum datang jadi dia bermain-main dengan ipadnya.


''Dih sombong banget sih?''


''Sudah dong aku sendiri kok yang mau bermain sama dia ''


Kedua teman itu berdebat tepat di depan Alex membuat sang empu risih dan merasa terganggu .


''Kakak bisa diam atau pergi dari kelasku ?kalau tidak mau biar aku saja yang pergi ''ucap Alex dingin dan datar tampa melirik kedua kakak kelas itu Alex beranjak dari duduknya dan pergi ke tempat favoritnya di belakang sekolah .


Setelah Alex tidak terlihat keduanya pun keluar dari dalam kelas menuju kelasnya ,Alex sendiri duduk dengan tenang menikmati suasana yang sepi sambil memainkan ipadnya lagi ,entah apa yang dia mainkan sesekali terlihat senyum seringaian di wajah dinginnya itu.

__ADS_1


_____


Setelah pulang sekolah Alex maupun Lexa yang sudah terbiasa latihan setiap harinya tidak merasa kesulitan lagi meski guru Sino sudah pulang ke kampung halamanya .


Di temani para paman body guard keduanya melatih kemampuan bela dirinya dengan bertarung langsung melawan mereka,iya... mereka semua secara satu persatu .


Bukan hal mudah melawan orang dewasa yang sudah berpengalaman dalam bertarung namun bagi keduanya itu adalah makanan sehari-hari yang harus selalu mereka berdua asah bukan tidak mungkin suatu saat musuh tiba-tiba datang dan keduanya sudah sangat siap .


''Kakak ...apa kita akan kerumah sakit ?Lexa kangen dedek cantik''


''Tidak''


''Kenapa?''


''Besok sudah pulang ''


''Asik,asik asik....dedek cantik pulang ...hore.... ''Lexa melompat- lompat senang seakan kelelahannya tidak terasa padahal mereka baru saja selesai berlatih dan sekarang mereka sudah selesai berlatih .


Alex hanya menggelengkan kepalanya pelan melihat tingkah adiknya itu ,Kemudian setelah itu mereka berdua kembali ke dalam tapi sebelum itu mereka berdua berterimakasih kapada para paman body guard yang di wakili Lexa.


''Terimakasih paman-paman body guard''senyum lexa mengembang ,sangat manis membuat para body guard senang dan juga ada beberapa yang tersipu malu mereka merasa tidak pantas mendapatkan ucapan terimakasih dari nona kecil mereka .


Keluarga deluxiz hanya terlihat dingin dari luar saja namun bersikap baik pada orang yang memang pantas di perlakukan baik.


''Betapa beruntungnya kita menjadi body guard mereka ,di luar sana mungkin belum tentu ada yang mau mengucapkan terimakasih secara tulus seperti nona kecil''ucap salah satu body guard.


''Hm...benar ''


''Suatu saat mereka akan menjadi orang besar dan akan sangat di segani ''ucap yang lainnya .perkataan temannya itu di angguki yang lainnya juga .mereka kembali ke tempat masing-masing untuk melaksanakan tugas kembali .


terimakasih dukungannya....😁


like


komen


vote


jangan lupa hadiahnya ...


tarawih dan tadarus dulu ya temen2...


see you next time ...😁

__ADS_1


__ADS_2