Kembar Genius

Kembar Genius
aneh


__ADS_3

Selamat mebaca 😀


Waktu sudah berlalu para tamu sebagian sudah pulang dan ada beberapa yang masih tinggal untuk membahas bisnis mereka .seorang perempuan yang hampir seumuran ovely mungkin di atasnya sedikit ,perempuan itu memakai pakaian tertutup dengan jilbab di kepala serta ke cantikan wajahnya sungguh menenangkan hati siapapun yang dia sapa dengan suara lembutnya .


''Assalamu'alaikum''perempuan itu menangkupkan tangannya di depan dada dengan suara lembut sembari tersenyum manis .


''Wa'alaikum salam ''jawab semua orang yang berada di satu meja ,Alex dan Lexa saling melirik mereka berdua tahu siapa perempuan yang bersuara lembut seperti momy nya itu .


''Perkenalkan nama saya zahra ,saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk si kecil Alex dan si manis Lexa ,selamat ulang tahun untuk kalian berdua sayang''ucap zahra lembut .


''Terimakasih tante cantik ''jawab Lexa sedangkan Alex mengangguk kan kepalanya


''Boleh tante memeluk kalian ?''tanya zahra.


Otomatis Lexa dan Alex menoleh kearah momy freya juga dady Alexo untuk meminta izin dan di angguki keduanya .


''Boleh ''ucap keduanya tanpa menunggu lama zahra langsung memeluk kduanya di depan semua keluarga si kembar.


''Terimakasih ''bisik zahra di sela pelukannya di telinga keduanya dan tentu saja hanya Alex dan Lexa yang mendengarnya .


Setelah itu zahra melepaskan pelukannya kemudian dia pamit ke semua keluarga Deluxiz dan juga keluarga Kenady yang duduk di satu meja itu .


Rasa penasaran seluruh keluarga sejak kapan si kembar kenal dengan CEO baru perusahaan hanya Alexo yang terlihat biasa saja dari pada keluarga yang lain karena sebelumnya sudah mengetahuinya.


''Sejak kapan kalian kenal ?''todong ovely mewakili keluarga lainnya yang juga penasaran .


''Itu kan rekan kerja dady ,ya kan dad ''mana mungkin keduanya bisa mengatakan yang sebenarnya .


''Hm''singkat Alexo agar mereka semua tidak bertanya lebih lanjut .


Mereka pun percaya karena memang perusahaan DELUXIZ mempunyai banyak rekan kerja entah dari local maupun luar negara.

__ADS_1


______


Seorang pria yang baru datang memperhatikan kearah si kembar entah apa yang dia pikirkan tidak ada seorang pun yang tahu ,hanya dirinya dan tuhan yang tahu .


Sedangkan Alex menyipit merasa ada seseorang yang mengawasinya niatnya tadi dia dan Lexa akan pulang namun karena takut terlalu malam makanya sang dady sekaligus pemilk hotel tempat pesta ini sudah menuruh karyawan menyiapkan kamar untuk semua keluarga besarnya.


Mata Alex berkeliling dan mewaspadai semua hal di ruangan sebesar itu meski pengamanan di perketat namun tidak kemungkinan kan musuh masih bisa masuk apa salahnya waspada.


Seorang pria mendekati si kembar tatapan yang tidak bisa Alex baca ataupun menebaknya.


''Dek hati-hati tetap jaga ke waspadaanmu ''yang di angguki Lexa entah kenapa Alex merasa orang yang menghampiri itu orang yang tidak baik.


''Sangat aneh ''guman Lexa pelan .


''Diam di sini bersama kakak''pinta Alex .


''Tentu ''


''Terimakasih ''senyum Lexa meski sebenarnya sedikit tidak nyaman dengan keberadaan orang itu,Alex hanya berdehwm sambil mengangguk pelan.


''Sama-sama om kesana dulu mau menyapa orang tua kalian ''orang itu langsung pergi ,menyapa beberapa orang dan setelahnya menemui Alexo itu pun tidak luput dari pengawasan Alex sendiri.


Penjagaan memang di perketat namun apa salahnya tetap berhati-hati apalagi ini bukan mansion tempat pribadi namun ini adalah tempat umum meski hotel ini berada di bawah naungan DELUXIZ .beruntung si kembar memakai topeng jadi keduanya merasa lega karena identitas mereka masih bisa di sembunyikan dengan baik .


''Kak pesta ini sangat membosankan ''


''Bukannya kamu sebelum acara sangat antusias ,jadi kenapa?''


''Lexa kira.akan menyenangkan tapi ternyata tidak ''


''Mau bagaimana lagi ini pesta kejutan untuk kita dari dady bagaimana kita bisa menolak dan membuatnya sedih ''

__ADS_1


''Tapi kak...''


''Kita pergi ke kamar saja ,istirahat ...lagian ini sudah malam apalagi besok pagi kita pulang dan berangkat kesekolah ''


''Haish ...harusnya dady itu tanya dulu kek kalau mau buat pesta ''


''Sudah ...ayo cepat ''


''Iya...iya ...tungguin adek kan gak tahu kamarnya sebelah mana kak!''


Alex mengandeng tangan Lexa erat dia tidak melepaskan tangan Lexa meski sang empunya ingin berjalan sendiri namun Alex tetaplah Alex kakak yang sudah mulai posesif di umur yang masih kecil namun otak genius melebihi orang dewasa .


______


Ke esokan harinya setelah sarapan pagi bersama di restoran hotel semua orang pamit pulang kediaman masing-masing ,termasuk si kembar yang juga ikut pulang karena jam sudah menunjukkan pukul enam lebih jika tidak pulang bisa di pastikan mereka akan terlambat berangkat sekolah .


''Pagi ''ucap Lexa dengan ceria serta senyum yang mengembang pada semua teman yang berada di kelasnya dan seperti biasa juga tidak ada yang menjawab entah tidak mau atau bagaimana Lexa tidak peduli .dia sudah berada di sekolahnya saat ini.


Lexa duduk dengan tenang di kursinya bosan pasti tapi beruntungnya dia selalu membawa ipad di dalam tasnya .melihat anak-anak lain bermain dia juga ingin ikut bermain tapi di lihat saja sepertinya mereka tidak tulus harus nya anak kecil itu sikapnya polos .


''Apa aku yang berpikiran seperti orang dewasa jadi aku tidak bisa melihat ,buta?tapikan aku juga anak kecil .Lihat lah bahkan mereka bermain dengan riang tapi mereka tidak pernah mengajakku ''Lexa melirik dan melihat semuanya ,tempat duduknya yang berada di ujung pojok belakang jadi semua temannya bisa terlihat .


Iri siapa yang tidak iri yang lain sedang senang-senang bermain sedangkan dirinya malah hanya duduk melihat saja .akhirnya Lexa mengambil ipad nya dan memainkannya agar tidak bosan ,dia meretas cctv sekolah dalam waktu singkat sepertinya dia menemukan tempat untuk bermain sekarang terlihat jelas senyum manis Lexa mungkin ada beberapa temannya yang melihat itu Lexa tidak perduli.


''Tapi sama siapa aku kesana sedangkan aku belum punya teman satupun ,apa aku harus berbaur dengan mereka ?''Lexa melirik ke arah beberapa teman sekelasnya sambil berpikir.


Sedangkan Alex di sekolahnya malah cuek bebek tidak mempunyai teman dia tidak perduli sama sekali.


terimakasih dukungannya 😁


jangan lupa like,komentar setelah membaca atau sebelum membaca ya...

__ADS_1


see you next time ...😊


__ADS_2