
selamat membaca π
''Alhamdulillah mainan hari ini habis Semua ''ucap wina senang .
Wina menepi untuk istrahat sebentar ,terik matahari hari ini sangat menyengat membuat buliran-buliran keringat jatuh dari pelipisnya duduk di bawah pohon sambil menikmati angin dari topi yang di gunakannya sebagai kipas .
Wina melihat jam ponselnya sudah sepuluh menit yang lalu ibunya mengirim pesan agar segera menyusul kerumah sakit karena adiknya melahirkan.
''Sudah jam segini alamat mendapat ceramah nih dari ibu ''gumannya sambil beranjak terburu-buru wina membawa tempat dagangannya dan segera kembali kerumah untuk membersihkan diri terlebih dahulu sebelum kerumah sakit.
Untung perjalanan pulang cepat sampai karena memang lokasi jualan hari ini tidak terlalu jauh ,setelah selesai wina mengambil tas kemudian beranjak mengambil kunci mobil agar cepat sampai ke rumah sakit .
''Huft ...lebih dari telat ''gumannya pelan .wina mendapat pesan dari ibunya lagi sambil berdecih wina masuk kedalam mobil belum juga menyalakan mobil dirinya sudah di panggil seseorang membuatnya setengah kesal namun saat melihat orang yang memanggilnya wina tersenyum senang .
''Lan ...kamu di sini?''tanya wina dia kembali turun dari mobilnya.
''Iya ,sayang mau kemana ?''
''Ke rumah sakit''
''Siapa yang sakit ?''
''Tidak ada ,adikku melahirkan jadi aku harus segera kesana sebelum ibu mulai mengomel ''
''Boleh ikut ?''
''Baiklah ,kamu yang menyetir ''wina berjalan memutari mobilnya kemudian masuk,Lan iku masuk menjadi supir dadakan .
Perjalanan yang sepi mobil yang di bawa mereka berjalan santai tidak ada suara dari keduanya hingga wina menyinggung masalah di undurnya pernikahan mereka .
''Lan apa kamu tidak keberatan pernikahan kita di undur ?''wina meremas ujung dres yang dia pakai takut melihat lan kecewa.
''Tidak apa sayang,aku mengerti semua keluarga harus hadirkan?''
''Hm...adikku baru saja melahirkan ,aku ingin semua keluarga datang di hari bahagia kita ,apa aku salah ?''wina mengangguk dan bertanya di akhir kalimat .
''Tidak kamu benar semua keluarga harus hadir untuk mendo'akan kebahagiaan kita,jadi tersenyumlah''senyum wina mengembang di mata Lan wina semakin cantik bila tersenyum.
''Jangan tersenyum pada orang lain ,selain aku sayang ''ucap Lan tegas .
''Kenapa ?''
''Aku akan cemburu ''satu kata yang di lontarkan Lan membuat pipi wina merona.
''Jadi akΓΉ harus datar sepertimu?''tanya wina menggoda Lan .
__ADS_1
''Mungkin''
''Hah...tidak mau nanti aku tidak cantik lagi ''wina tergelak dan menolak untuk bersikap datar pada orang lain itu tidak akan bisa menurutnya .
''Tapi untuk pria lain boleh lah ...''ucap wina sambil tersenyum manis menampilkan dretan giginya yang putih.
''Cantik ...ingin aku melahapmu tapi ...sabar Lan ...sabar belum waktunya ok !tunggu sah dulu '' batin Lan bergumul sendiri .
Mereka pun sampai di rumah sakit ,Lan memarkirkan mobilnya terlebih dahulu kemudian berjalan sambil menautkan tanganya dengan wina mereka berjalan memasuki rumah sakit dan menjadi sorotan ,pria tampan dan wanita yang cantik sangat serasi .
_____
Setelah bertanya pada suster adiknya berada di ruangan berapa wina dan Lan langsung pergi ke ruangan yang sudah di beritahu .
Ceklek...
Wina masuk di ikuti Lan dari belakang semua orang menoleh kearah pintu apalagi saat orang yang masuk ke dalam ruangan tanpa melepas tautan mereka .
''Assalamu'alaikum ''ucap wina dan.Lan berbarengan.
''Wa'alaikum salam ''jawab mereka semua yang berada di dalam ruangan .
''Bibi hamil ya ?''celetuk Lexa tiba-tiba tanpa dosa padahal semua orang sudah melihat ke arahnya .
''Hus dek ..''tegur Alex .
''Tapi ..paman kok pegang tangan bibi,seperti waktu momy hamil dedek bayi ''celotehnya lagi panjang lebar . Secara reflek wina melepaskan tautannya dari tangan Lan, semua orang yang mendengar terkekeh geli apa lagi melihat wajah wina yang menahan malu .
Bagaimana tidak malu di ruangan itu tidak hanya ada ibu dan ayahnya tapi juga ada keluarga deluxiz,bukan main kan bagaimana malunya wina saat ini rasanya ingin menaruh kepalanya kedalam lubang .
''Benar -benar para kakak dan orang tua ini tidak melihat apa kalau ada jomblo di sini ''cebik vely dia kesal sendiri hanya dia dan arya yang datang tanpa pasangan miris bukan .
''Tuh tante ada om arya boleh di buat suami kan mom?''celoteh Lexa padahal dia saja belum mengerti apa itu suami .
''Bener tuh jadi kan gak jomblo lagi ''kali ini Alexo yang menyahut .
''Sudah-sudah wina kan mau lihat keponakan barunya jangan di goda terus ya kan besan ''reya bersuara.
''Benar ''jawab weny sambil tersenyum.
''Sampai lupa ...adik dimana ponakan baruku ?''wina mendekat kearah ranjang freya .
''Itu kak dia lagi bobok cantik ''
''Siapa namanya ?''wina beralih kearah box bayi yang berada di samping kanan freya tidak terlalu jauh.
__ADS_1
''Uh..gemeshnya ''ucap wina lagi sambil menoel pipi bayi itu yang lembut .
''Masih di rahasiakan kak ,biar spesial gitu iya kan honey ''yang di angguki Alexo yang sudah duduk di sofa menemani para orang tua.
''Lembut ya sayang pipinya ''Lan mengelus pipi temben bayi mungil itu ,iya lan tadi tanpa sadar mengikuti wina dari belakang.
''Buat sendiri setelah menikah ''bisik wina pelan membuat Lan yang tadi fokus pada bayi mungil itu malah salah tingkah .
Kemudian wina dan Lan berjalan kearah sofa menghampiri para orang tua sedangkan Alexo kembali ke brankar freya ,Alex dan Lexa tiba-tiba ingin makan jadi mereka pergi ke kantin rumah sakit di temani arya ,ovely pamit pergi karena ada urusan mendadak.
_____
Seperti anak kecil pada umumnya si kembar berada di kantin dengan berbagai macam makanan dan snak di atas meja di depan mereka arya sampai melongo melihat pesanan keduanya.
''Apa kalian yakin dengan sebanyak ini?''arya menelan ludahnya kasar jika dia yang membayar bisa dipastikan bangkrut isi dompetnya beruntung tadi sebelum keluar bos nya itu memberi salah satu kartunya .
''Tenang om ,semua itu butuh tenaga ok ''
''Pasti habis ''timpal Alex santai, kalau dulu si kembar akan menahannya karena tidak semua bisa kebeli denjgan uang yang mereka punya.
''Apa yang sedang kalian lakukan hingga membutuhkan tenaga ?''
''Sudah nanti saja penjelasannya om,kak kemana ini?''tanyanya samil mencomot piscok debgan garpu dan memasukkannya kedalam mulut.
''Urutan Lexa ''di ikuti Alex yang mencomot ayam goreng kesukaanya Tangan satunya memegang ipad .
''Cih...banyak sekali tikus gotnya kak,kira-kira beri hadiah apa untuk mereka?''
''Gorengan gosong mungkin''
''Hm ...boleh juga tapi kalau tidak mau bagimana?''
''Gampang kasih sesuatu yang spesial di atasnya'' Lexa dan Alex tersenyum menyeringai sangat menakutkan membuat hawa di sekitar kantin mencekam se akan ada suatu makhluk yang tak kasat mata berkeliaran disana.
Mereka berdua terlihat fokus dan mengabaikan keberadaan arya di depannya ,arya yang penasaran pun beranjak dari duduknya dan memutar tubuhnya hingga berada di belakang si kembar yang masih sibuk dengan ipad yang berada di tangan mereka .
terimakasih sudah membaca π
selamat menunaikan ibadah puasa ...
hari pertama puasa ....
semangat teman-teman...
jangan lupa like,komen dan mampir di novel author lainnya...
__ADS_1
see you next time ...π