Kembar Genius

Kembar Genius
cerita


__ADS_3

selamat membaca 😊


Alex berjalan melewati lobi rumah sakit dengan senyumnya yang terus terpancar .rona kebahagiaan di wajahnya membuat dirinya semakin tampan apalagi tidak ada yang pernah melihatnya tersenyum hingga ketampanannya berlipat ganda hari ini iya meskinkalian tahu dengan wajahnya yang dingin itu.


''Ya... ampun ganteng banget,pengen gue bawa pulang deh.''celetuk salah satu suster yang tidak sengaja melihat senyuman tuan alex yang mempesona.


''Sutt...ngaco lo gak tahu apa istrinya itu lebih cantik dari pada lo apalagi sekarang lagi bunting.kata temannya yang juga tanpa sengaja melihat kearah tuan muda alex.


''Mana mau tuan alex sama lo yang muka aja kayak kerokan bata.''timpal yang lain.


''Hahahaha.....''semua temannya menertawakan suster itu.


''Halu ... gk apa-apa kan toh juga gak ada yang larang.''ucapnya lantang meski tuan muda mereka tidak mendengar tentunya.


''Serah deh suka-suka lo ''temannya sesama suster hanya geleng-geleng kepala karena temannya satu itu emang si tukang halu tingkat dewa ,sudah biasa jika mengagumi makhluk tuhan paling tampan di dunia.


Dan masih banyak bisik-bisik perawat perempuan yang bisa melihat tuan muda dingin tersenyum dan tak kalah juga dengan perawat laki laki juga terkagum dengan ketampanan tuan muda mereka ya... meski ada lah segelintir orang yang tidak menyukai namun tetap dalam diam.


Kembali ke alex yang masih berjalan di lorong rumah sakit dengan tersenyum menuju ruangan sang istri .


Setelah sampai di depan ruangan dimana freya di rawat alex masuk.


cklekkk...


''Honey... apa yang kamu lakukan!''teriak alex berlari kecil kearah ranjang freya.


''Tidak hanya mau minum ,haus...''ucap freya tenggorokannya terasa kering.


''Jangan bergerak biar ku ambilkan.''freya menatap alex jengah ,bisa jadi patung kalau hanya di suruh diam saja tanpa bergerak.


Sejak sadar dari pinsannya Alex semakin posesif dan khawatir berlebih ,apa lagi setelah tahu bahwa freya hamil ,alex memaksa freya untuk beristirahat di rumah sakit saja padahal sudah di katakan kalau tidak apa freya ingin pulang namun pria itu tidak bergeming dwngan permintaan freya dan tetap memaksa freya harus di rawat inap demi bayi nya.


dasar tuan muda posesif.


Satu kata' PASRAH'


''Lapar...''cicit freya dengan nada pelan namun masih bisa di dengar oleh alex.


Dengan sigap alex menyiapkan makanan dari rumah sakit dan menyodorkan se sendok nasi serta lauk kedepan mulut freya belum juga masuk kedalam mulut ,menghirup aroma makanan itu langsung merasa mual.


''Uh...honey jauh-jauh gak mau makan itu..bau...''freya menutup mulutnya dengan satu tangan. kemudian turun dari ranjang alex siap siaga setelah meletakkan sendok langsung memapah freya kedalam toilet.


'Huek...huek...huek'

__ADS_1


''honey ...pelan saja ''


''hm...''freya memuntahkan isi perutnya yang belum terisi apapun.


______


Sesuai permintaan freya alex sekarang berada di taman dekat toko sesuai perintah sang istri yang menginginkan cilok dengan berbagai rasa. entahlah alex juga heran baru kali ini dirinya mendengar nama makanan cilok.


''Cilok itu makanan enak ,kamu orang kaya mana tahu .''ucapan freya yang masih di ingat oleh alex.


''Bukankah dirinya juga orang kaya,?bagaimana dulu saat dirinya mengandung si kembar pasti sangat kesusahan.''batin alex bergidik.


''Hais ... makanan apa coba itu.''alex berkeliling taman namun tidak ada apa yang di maksudkan freya.


''Lebih baik ketoko dulu minta tolong ke anak buah freya saja''gumannya. alex berjalan kearah toko setelah sampai alex langsung di sapa nao dan rina yang di percayakan untuk menjaga toko selama freya tidak berada di tempat.


''Selamat pagi tuan .''ucap keduanya serempak karena masih sungkan. aura dingin yang alex berikan pada keduanya membuat mereka sedikit takut.


''Ada perlu apa tuan kemari?''tanya rina tanpa basa basi meski dirinya takut ,dia juga memberanikan dirinya bertanya karena tidak seperti biasanya suami freya datang dan itupun tidak bersama freya.


''Apa terjadi sesutau sama freya?''tanya nao tanpa ragu kekahawtirannya mencuat .alex melihat itu sangat senang.


''Beruntung istriku mempunyai mereka berdua yang selalu menemaninya di saat aku tidak ada dulu.''batin alex yang masih diam dengan wajah datarnya.


''Iya terjadi sesuatu padanya...''dinginnya meski begitu alex tetap sopan pada keduanya.


''Apa...!''


''Rin lebih baik kita tutup tokonya kita jenguk freya.''ucap nao panik.


''Iya kamu bener sekarang kita tutup.''ucap rina yang juga ikut panik.


''Tidak apa... bukan sesuatu yang gawat hanya saja freya sedang hamil dan dia meminta sesuatu tapi saya tidak tahu apa itu.''meski dengan nada datar rina dan nao saling melirik mereka bernafas lega mendengar penjelasan tuan alex.


''Apa tuan ?kalau kami tahu pasti akan bantu.''ucap rina di angguki nao.


''Freya ingin makan cilok di dekat taman ,saya tidak tahu apaitu cilok ''ucap alex lagi.


Nao dan rina yang mendengar hanya tertawa dan juga sedikit heran padahal cilok dari dulu sudah.l ngehits, tapi tuan muda ini tidak tahu sama sekali.


''Hihihi ...jadi ingat dulu ya rin.''ucap nao antusias


''Iya, waktu hamil si kembar juga begitu,tiap minggu pasti freya menyuruh kita beli,karena dulu penghasilan toko ini tidak seberapa jadi harus sangat menghemat''ucap rina.

__ADS_1


''Anda tahu tuan dulu saat tidak ada orang yang membeli mainan di toko ini,maka kami akan berkeliling kampung menjajakan mainan agar kami bisa membeli makanan.''cerita rina lagi tanpa sengaja mengingat sedikit cerita masa lalu.


''Iya rin aku ingat saat perut freya membesar bahkan dia tidak mau hanya diam saja dan malah ikut kita berjualan keliling padahal sudah kita larang.''sambung nao mengingat dulu betapa perjuangan freya dan mereka hingga ke titik ini.


''Iya ... al hasil besoknya freya sakit karena kelelahan itupun selama tiga hari.''


''Beruntung waktu itu ada warga yang menolong kita dan membawa freya kerumah sakit,entahlah jika tidak apa yang akan terjadi ...''


Deg...alex diam jantungnya se akan berhenti mendengar obrolan keduanya yang membahas freya di masa lalu.


''Eh ... kita ngapain ngomongin masa lalu''lirik rina melihat raut wajah alex entahlah .


''Iya ya ...eh tuan saya panggil dulu tukang ciloknya mungkin tidak terlalu jauh.''ucap nao sambil berlalu keluar toko .


''Hm...''hanya jawaban itu yang mampu alex keluarkan dari dalam mulutnya.


_____


''Tuan...''


''Katakan!''


''Nona freya sedang berada di rumah sakit ''ucap anak buah bayangan yang telah di tugaskan lan untuk memantau freya dari jauh.


''Apa?kenapa baru bialng sekarang hah.''


''Tapi tuan...''


''Cukup ,saya akan kesana sendiri!kamu tetap pantau dari jauh.''


''Siap tuan''


Setelah keluar melesat melalui jendela hingga tak terlihat lagi.


''Si bos bagaimana aku harus mengatakannya.terserahlah tugasku hanya memberikan laporan bukan hal yang lainnya,Biar bos tahu sendiri.''


Sedangkan lan bersiap siap kerumah sakit setelah selesai dirinya langsung meluncur.


''Tidak boleh terjadi apapun padamu gadis kecilku''batin lan dia berkendara dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit.


terimakasih dukungannya ..😊


semoga di tahun ini semua harapan terkabul.

__ADS_1


__ADS_2