
selamat membaca π
Di dalam ruangan VIP ke empat orang itu masih belum membuka suara entah suasana yang mencekam atau bagaimana ,semua berwajah dingin termasuk Lexa yang sebenarnya sudah tifak tahan ingin mengucapkan sesuatu yang sudah lama .
''Selamat sore tuan Ferdian ,maaf mengganggu waktu anda ''akhirnya Arya membuka suara.0az
''Sore ,ada angin apa seorang kepercayaan dari perusahaan Deluxiz ingin menemui saya yang bukan siapa-siapa ''Ferdian berkata dengan santai namun ada nada sindiran di dalamnya.
''Tuan Ferdian jangan merendah seorang pensiunan CEO D'L mana mungkin kami tidak tahu ''
''Kemampuan yang cukup tapi jangan besar kepala karena masih ada langit di atas langit ''cetusnya.
''Kami tahu tuan hanya untuk berjaga-jaga bukan maksud mengusik atau berbesar kepala''ucap Arya kembali dengan sopan .
Alex dan Lexa masih diam mereka berdua masih memperhatikan yang sebenarnya membosankan namun karena ada yang lebih penting keduanya diam .
Ferdian melirik kearah keduanya yang entah kenapa wajah Alex dan Lexa tidak asing di pandangannya se akan mirip seseorang namun dia lupa siapa itu .
Arya yang mengetahui lirikan Ferdian langsung memperkenalkan si kembar .
''Tuan Ferdian perkenalkan CEO DELUXIZ GROUP ,Alex beserta sekertaris Lexa mereka berdua saudara kembar makanya wajah keduanya mirip ''
''Tidak asing ''guman pelan Ferdian yang masih bisa di dengar oleh ketiga orang itu apalagi si kembar yang memang memiliki pendengaran yang sangat tajam.
''Iya ,apa yang anda katakan?''tanya Arya yang merasa mendengar sesuatu.
''Tidak ''singkat Ferdian.Lexa melirik Alex memberi kode dengan anggukan .untuk sekarang Arya akan menjadi pendengar dan sekaligus berjaga-jaga jika sesuatu yang tidak di inginkan terjadi .
''Sebelumnya saya minta maaf tuan Ferdian telah mengganggu waktu anda tapi ada hal penting yang ingin saya tanyakan ,ini menyangkut orang yang keluarga saya sayangi ''Alex menjedanya menoleh kearah Lexa untuk melanjutkan nya ,entahlah Alex merasa Lexa lebih mengetahui segalanya.
''Kami sedang mencari anggota keluarga kami ''
''Apa hubungannya dengan saya?''heran Ferdian dia mulai waspada se akan dia merasa di todong namun dia tetap tenang .
''Apa anda tahu kampung ini?''Lexa menyodorkan selembar foto ke hadapan Ferdian.
''Iya ini saya ''tenang Ferdian dia sama sekali tidak merasa tegang mauoun gelisah .
''Bagaimana anda bisa masuk ke kampung itu?''
''Tentu saja dengan izin kepala kampung ,apa ada masalah?''pancing Ferdian .
''Mungkin sekarang dia sudah SMA ,tapi kami tidak bisa menemukannya walau sudah mencari selama bertahun-tahun ''
''Siapa?''
''Adik kesayangan kami ''
''Se akan ada seseorang yang menyembunyikannya dari kami ,kami sadar akan hal itu meski pun tidak mendapatkan hasil tetap saja kami tidak putus asa''ucap Alex lagi ,Arya menghela nafasnya pelan perasaan sedih itu kembali hadir
''Demi momy ''celetuk Lexa tanpa sadar air matanya mengalir mengingat kejadian dimana adek cantik ,adik kesayangannya kecelakaan dan hilang begitu saja tanpa jejak.
''Tuan Ferdian bisa membantu kami masuk ke kampung itu?entah kenapa kami sangat yakin adik kami berada di sana ''ucap Lexa dia mengusap air matanya dengan kasar .
''Bila tidak ada?''
''Kami akan terus mencari setidaknya kami sudah berusaha mungkin di lain waktu kami bisa menemukannya meski... itu sangat lama ''lirih Lexa di akhir kalimat .
''Baiklah tunggu kabar dari saya jika sudah mendapatkan izin kita akan langsung pergi ke kampung itu''
''Tuan bisa saya bertanya sesuatu?''
''Tuan pergi ke kampung itu sebagai apa?''tanya Arya yang sedikit penasaran karena seorang pengusaha bisa masuk dan mendapatkan izin .Alex dan Lexa pun hanya diam karena sudah sebwlumnya berbeda dengan Arya yang memang belum di beritahu.
''Dokter ''singkat Ferdian .Arya melongo karena baru tahu .
''Sudahlah tidak perlu kaget itu hanya sampingan saja lebih baik kita makan dulu saya sudah sangat lapar ''
''Baiklah ''Arya keluar dari ruangan VIP sebentar kemudian kembali lagi dengan tiga pelayan yang membawa makanan.
''Kamu juga bekerja di sini?''tanya Lexa karena sudah beberapa kali dia bertemu dengan pelayan yang bernama lyly itu .
__ADS_1
''Iya nona''
''Panggil kakak saja kamu bukan pelayanku ''yang tentu saja di angguki Lyly .
Ferdian melihat itu tanpa ada yang tahu bibirnya sedikit tersungging .setelah para pelayan keluar Arya mempersilahkan mereka semua makan termasuk dirinya juga ikut makan .
_____
Sedangkan di luar ruangan VIP Resta mulai bosan menunggu sebal rasanya dia ingin mengumpat namun tidak mungkin karena banyak orang apalagi para gadis itu yang terlihat genit Resta sangat risih dengan tatapan mereka yang se akan ingin mengulitinya hidup-hidup membuat bulu kuduk merinding membayangkannya.
''Sayang ,sampai kapan aku harus menunggu ''batin Resta wajah dan hati tidak sesuai dengan realita,wajah dingin dan datar namun hatinya lembut dan manja seperti anak kecil yang kehilangan ibunya .
''Sudah 2 jam lamanya apa yang mereka bicarakan ,ck...awas saja jika ada pria lain di sana ?''guman Resta berdecak .
''Huh ...kenapa tidak mengajakku juga sih ?siapa tahu aku bisa membantu iya walau hanya sedikit tapikan yang penting bisa bantu ''omelnya lagi ,haih ..Resta dalam mode emak-emak pego tidak melihat di sekitarnya banyak orang?tanpa perduli dia terus mengomel .
Ruangan itu terbuka lebar sambil membungkuk hormat Alex,Lexa dan juga Arya pamit untuk pulang di karenakan hari semakin sore .setelah itu ketiganya keluar Lexa menghela nafasnya pelan melihat suaminya sedang bermuram durja seperti orang patah hati. Dia tahu karena sempat meretas CCTV di restoran ini .
''Kakak sama om pulang duluan saja Lexa mau pulang bersama panda imut ,sepertinya dia tengah merajuk''ucap Lexa pelan dia tersenyum ke arah Resta dan melambaikan tangannya .
Otomatis Alex dan Arya mengarahkan pandangan yang Lexa tuju dan benar saja apa yang mereka berdua lihat ,tanpa berkata Alex maupun Arya akhirnya pulang terlebih dahulu .
''Panda imut ''panggil Lexa .
''Hm ,kenapa lama sekali ,apa yang kalian bicarakan di dalam tadi ''
''Banyak''singkat Lexa ,dia duduk di dekat Resta melihat di atas meja banyak piring kosong Lexa tersenyum .
''Banyak sekali ,pasti perutmu berlemak setelah ini''Lexa mengalihkan pembicaraan agar Resta tidak bertanya lebih lanjut.
''Hah,a..aku akan berolah raga setelah ini ''gugup Resta dia sendiri heran kenapa bisa habis sebanyak itu biasanya juga tidak .
''Haih ,bagaimana bila perutku yang buncit ?bisa hilang ketampananku nanti jika itu Lexa pasti mengandung anakku ''batin Resta.
''Panda imut ,ayo pulang sepertinya aku butuh di pijat ''Lexa mengerlingkan matanya menggoda Resta.
''Sayang ,jangan menggodaku nanti aku tidak bisa menepati janjiku''
''Tidak apa bukan masalah ,ayo kita pulang katanya seseorang sedang butuh pijatan ''
''Karena panda imutmu ini sedang berbaik hati maka malam ini seluruh tubuhku milikmu ,lakukan dan suruh apapun ''Resta melanjutkan ucapannya sambil mengelus rambut Lexa dengan lembut dan pelan.
''Benar?tidak boleh di ingkari ya?''
''Iya,iya baiklah tuan putri laksanakan ''
Keduanya beranjak berjalan sambil bergandengan bak anak remaja yang sedang berkencan kearah luar restoran bersamaan itu Ferdian juga melangkahkan kakinya keluar dari restoran ,Resta tanpa sengaja menoleh dan melihat seorang dia kenal kemudian menyapanya.
''Paman !''
''Eh,kamu Resta bukan ?''Ferdian menoleh dan sedikit terkejut melihat ternyata anak sahabatnya menyapanya .
''Iya ,paman sedang apa di sini?''
''Tentu saja bertemu klien ,kamu sendiri kenapa bisa ada di sini?bukankah kamu berada di luar negeri?''
''Tentu saja menjemput istri Resta ,untuk sekarang masih tinggal di negara ini hanya menunggu seseorang setelah itu kita akan kembali keluar negri''Resta tersenyum penuh cinta menatap Lexa .
Ferdian yang tidak pernah melihat Resta seperti itu merasa bersyukur sekaligus sedikit senang .
''Paman perkenalkan ini...''
''Lexa ''singkat Ferdian.
''Paman sudah kenal ?atau kalian sudah saling kenal?''ucap Resta melihat keduanya yang diam ada nada cemburu di dalam kalimatnya .
''Panda imut,jangan berpikiran aneh kita baru bertemu tadi itu pun bersama kakak dan juga om Arya kami sedang membahas sesuatu iya kan tuan Ferdian ?''Lexa memberikan kode pada Ferdian agar tidak memberitahukan apa yang mereka bicarakan tadi di dalam ruangan .
Bukan menyembunyikan hanya saja Lexa tidak mau suaminya ikut turun tangan .
''Membahas bisnis ,kamu ini memang seperti ayahmu yang mudah cemburu ''
__ADS_1
''Ck,apa salahnya cemburu sama istri sendiri?''
''Boleh ''ucap Ferdian singkat.
''Tapi salah tempat ''celetuk Lexa tanpa sadar dia menutup mulutnya yang keceplosan.
''Sayang!!!!''teriak Resta ,sambil cengengesan Lexa melarikan diri terlebih dahulu tanpa berpamitan pada Ferdian karena suara teriakan Resta masih terdengar.
''Istrimu sangat lucu''pelan Ferdian tapi masih bisa di dengar oleh Resta.
''Sepertinya aku harus segera menelpon bibi ,mengadu padanya bahwa suaminya ini sedang memuji istri orang dan mari kita lihat siapa yang akan bibi bela aku atau paman hm...?''Resta menaik turunkan alisnya sambil bersiap-siap menelpon bibinya hanya tinggal menekan warna hijau saja maka sudah bisa terhubung karena smartphone dia goyang-goyankan di depan Ferdian.
''Eh..eh ...jangan!tentu saja bibimu pasti akan membelamu, lebih baik kamu segera susul istrimu jangan sampai dia bosan menunggu ''ucap Ferdian mengalihkan pembicaraan dan bemar saja setelah berkata seperti itu Resta langsung pergi meninggalkan Ferdian begitu saja tanpa pamit.
Setelah Resta tak terlihat Ferdian mengelus dadanya pelan sambil tersenyum simpul seperti ada sesuatu yang dia sembunyikan .
_____
Malam semakin larut namun tetap saja Lexa tidak bisa memejamkan matanya dia sendiri sangat mengantuk tapi matanya tidak bisa di ajak untuk terpejam ,entah pikirannya yang kemana-mana atau bagaimana Lexa tidak mengertu, Melihat suaminya tertidur Lexa segera menghubungi sang kakak dan kebetulan Alex belum tidur karena masih mengurus pekerjaannya lewat email.
''Ada apa?''
''Aku tunggu di ruang rahasia''Lexa langsung mematikan sambungan telponnya .
Iya Lexa masih menginap di mansion Deluxiz setelah pulang dari restoran Lexa meminta untuk kembali meninginap dan Resta mengabulkan permintaan istrinya .
Dengan pelan Lexa turun dari kasur dengan langkah pelan juga dia keluar dari dalam kamar menuju ruang rahasianya sampai saat ini hanya 5 orang termasuk dia yang mengetahui ruangan itu .
Lexa masuk dan duduk menunggu kakaknya datang untuk mengusir rasa bosannya dia menghidupkan komputer di depannya sambil memainkannya bukan main game seperti dulu di sekolah tapi permainan ini lebih seru .
''Apakah sudah selesai bermainnya?bahkan aku datang pun tidak menoleh sama sekali ''
''Kakak sudah datang? ''
''Dari tadi ''ketus Alex dan mendudukkann dirinya di sofa yang berada di ruangan itu .
''Ada hal penting apa hingga memangilku kemari?''Alex langsung bertanya
''Tuan Ferdian mengenal panda imut dan lebih dari itu se akan keduanya sudah sangat akrab,kak apa perlu kita melibatkan panda imut dalam pencarian ini?aku tahu dia sudah memulai pencariannya bahkan teo sudah bertemu dengan kleaf di sana ''
Alex diam memikirkannya meski sebenarnya tidak ingin merepotkan orang lain tapi Resta sudah menjadi anggota keluarga disini.
''Baiklah tapi bicarakan ini dengan suamimu dulu ,berikan informasi yang dia butuhkan jika memang dia terlihat akrab dengan tuan Ferdian ini adalah kesempatan kita untuk menemukan adek cantik .''
''Kita memang membutuhkan bantuan''
Lexa mematikan komputernya beranjak berdiri sebelum sampai di depan pintu dia menoleh.
''Kak aku kembali ke kamar besok aku akan membicarakan ini dengan suamiku ,selamat malam ''
''Besok hari pernikahanku jangan membuat ulah!''peringat Alex yang di ajungi jempol oleh Lexa tanpa menoleh malah melanjutkan langkahnya keluar dari ruangan rahasia itu.
Alex pun beranjak merasa sedikit kesal karena dirinya baru saja duduk dan sudah di tinggalkan tapi mengingat besok adalah hari pernikahannya dia tersenyum lebar bahkan senyum yang belum pernah dia perlihat kan pada orang lain .
Sambil berjalan menuju kamar hatinya berbunga-bunga malam ini rasanya bercampur aduk .
''Sebentar lagi ,pasti! aku sangat yakin kali ini''batinnya ,Alex merebahkan dirinya di atas kasur memejmkn matanya menunggu hari esok .
terimakasih dukungannya ππ
jangan lupa sebelum membaca ....
like
setelah membaca ...
komen
vote dan juga share boleh ...
see you next timeβππ
__ADS_1