
selamat membaca βΊοΈπ
Alex menyuruh sang sopir mengantarnya ke suatu tempat dia sudah mengirim pesan untuk semua orang kepercayaannya berkumpul beserta para pengawal bayangan sekaligus .
''Pasti ada pengkhianat di antara mereka ''batin Alex .
Dia sangat marah selama perjalanan tidak ada suara sedikit pun hanya deru mesin yang terus terdengar,Alex memandang kearah luar memikirkan hukuman apa yang pantas untuk seorang penghianat .
Dia sangat takut bagaimana jika momy tahu berita ini ,apakah momynya itu akan memaafkannya ? Sebagai kakak tertua dia mempunyai tanggung jawab menjaga adiknya .
Setelah sampai di hutan itu dimana dulu rain dan ibu kana tinggal tempat itu sekarang menjadi markas kembali ,rumah itu di rombak bak padepokan semakin luas dan ada arena tempat latihan yang lengkap 0tempat semua anak buah Alex tinggal dan belajar beladiri .
Turun dari mobil dengan wajah memakai topeng hanya sebagian orang penting dan penjaga bayangan yang tahu wajahnya selain itu tidak ada yang tahu .
''Selamat datang tuan ''
''Hm ''Alex melangkahkan kakinya memasuki rumah itu dengan tatapan membunuhnya membuat semua anak buahnya menunduk takut .
Duduk di sofa dengan badan tegap layaknya raja yang akan mengeksekusi musuhnya meski masih kecil aura pemimpinnya sudah keluar siapapun tidak akan berkutik di depannya.
''Kumpulkan mereka semua ,aku ingin tahu wajah mana yang telah berani berkhianat !''
''Baik tuan ''ucap teo baru kali ini dia lengah dengan anak buah yang berada di naungannya .
Dengan wajah yang sama-sama dingin namun lebih menakutkan Alex dari pada teo ,semua anak buah masuk dengan menunduk dan tangan bergetar jika mereka berbuat salah biasanya hanya teo yang menghukum mereka namun kali ini sepertinya seseorang telah membuat kesalahan fatal maka mereka semua akan menanggung kesalahan itu .
''Angkat wajah kalian !''perintah Alex dan semua orang yang berjumlah 50 orang itu mengangkat wajah masing-masing.
Nyali mereka semakin menciut kala melihat raut wajah tuan mereka meski tidak nampak karena sebagian tertutup topeng tapi aura yang keluar cukup untuk membuat orang sesak nafas .
''Saya hanya akan mengatakan sekali jadi dengarkan baik-baik telinga kalian jika tidak ingin putus ''Alex menjeda kalimatnya menatap satu persatu ekspresi wajah semua yang berada di hadapannya dengan tatapan mebunuh .
Senyum tersungging dari bibir mungilnya mungkin bagi orang awam itu menggemaskan tapi bagi anak buah itu adalah senyum menakutkan karena sebentar lagi salah satu nyawa di antara mereka akan melayang .mereka bergidik ngeri.
__ADS_1
''Maju dan mengakulah jika kalian berkhianat mungkin saya masih bisa memberi ampunan tapi jika tidak maka saya sendiri yang akan menarik orang itu hingga hidup bagai neraka matipun segan serta keluarganya mati tepat di depan matanya sendiri ''tekan Alex di setiap kata-kata yang dia ucapkan .
______
Di tempat lain di bawah jurang Lexa terus mengeluarkan airmatanya masih dalam rengkuhan Alexo ikut mencari adiknya ,dia begitu histeris ketika sampai di bawah apalagi mobil itu sudah hangus terbakar tak bersisa .
Bahkan mayat para musuh itu hanya empat orang yang di temukan namun tersisa satu orang dan juga Al yang masih belum di temukan di perkirakan sebelum meledak mereka semua berusaha keluar dari dalam mobil namun na'as mobil meledak dan membuat mereka terlempar jauh dari mobil.
''Tidak boleh terjadi apapun padamunadek cantik,bagaimana aku mengatakannya pada momy ?''batin Lexa dia masih sesegukan dalam pelukan Alexo sambil melirik ke sembarang arah siapa tahu dia menemukan tubuh adiknya itu.
''Sisir seluruh jurang ini sejauh 5 kilometer ''suara bariton Alexo menggelegar meski hatinya menangis namun dia tetap berusaha kuat demi putrinya,istrinya masih belum tahu kabar berita ini semua orang merahasiakan nya .
''Baik bos ''
''Arya tutup semua berita ini rapat-rapat ,siapapun yang tahu harus tutup mulut mereka jika tidak patuh bunuh beserta keluarganya sekalian ''perintahnya lagi ,semua orang menelan ludahnya kasar bukan tanpa alasan jika bos mereka sudah memberikan perintah dan ancaman maka itu tidak pernah main-main.
Suara tangisan Lexa semakin menyayat hati Alexo sebagai seorang ayah merasa miris mendengarnya, dia juga gagal menjaga anak-anaknya bahkan dia datang terlambat jika saja tidak terlambat mungkin semua ini tidak akan terjadi .
''Dad apa kita bisa menemukan adek cantik?''
''Dad,momy ...?''
''Momy masih belum tahu ,dady merahasiakan kejadian ini ''Lexa mengangguk lagi tapi dia ketakutan jika sampai momynya tahu apa yang akan terjadi pasti lebih menyakitkan lagi .
''Momy maaf ...''gumannya pelan matanya berangsur-angsur terpejam karena kelelahan ,Alexo semakin erat memeluk putrinya itu .
. ikut mencari keberadaan Al anak bungsunya itu ,tidak ada rasa lelah semua se akan menguap entah pergi kemana .
_____
Seharian itu semua orang mencari Al namun hingga malam tiba tidak ada tanda-tanda dimana keberadaanya penvarian ini masih rahasia Alexo hanya memberi tahu dady dan momy nya saja dan mewanti-wanti agar freya tidak mengetahuinya .
Bahkan Lexa tidak mau pulang ke mansion karena takut ,momynya akan menanyakan keberadaan adiknya itu pada akhirnya dia pulang ke hutan dimana Alex berada.
__ADS_1
Alexo pun juga tidak berani pulang dia hanya mengatakan jika pekerjaan kantor banyak dan dia harus lembur karena semua segera harus di selesaikan beruntung freya tidak bertanya lebih lanjut .
Alex sudah menemukan siapa dalang di balik penculikan ini ternyata adalah anak buahnya sendiri dan juga ada satu mata-mata yang masih di rahasiakan,dia mengirim anak buahnya beserta keluarganya ke tempat terpencil bukan hanya itu saja dia juga memberikan se jumlah uang untuk membuka usaha dengan syarat anak buahnya itu tidak akan pergi kemanapun jika sampai melanggar konsekuensinya pada saat itu juga dia dan keluarganya akan di bunuh.
Sedangkan untuk mata-mata itu Alex membiarkannya karena ingin memancing musuh sebenarnya keluar dari tempat persembunyiannya .
Di sisi lainnya ...
Seorang pria berumur sekitar 50 keatas sedang tertawa terbahak-bahak melihat ke hancuran keluarga deluxiz dendam yang selama ini dia simpan akhirnya terbalas ,tapi itu belum cukup dia belum puas sampai keluarga itu menderita.
''Ayah ,apa yang ayah lakukan ?ini salah ayah mereka itu tidak bersalah !mereka tidak tahu apapun''ucap anak itu yang semumuran dengan Alexo.
''Tahu apa kamu bocah ?''
''Aku tahu semuanya ayah ,kenapa ayah tidak bisa melepaskan dendam itu?sudah ku bilang bukan ini hanya akan merugikan ayah ''
''Jangan ikut campur !!!sampai kapanpun aku tidak akan melepaskan mereka begitu saja ,pergi!!!urus urusanmu bukan kah kau anak baik seperti ibumu ?''
''Cukup Ayah!!!jangan pernah menyebut ibu di depanku ''
Pria itu langsung pergi dalam hati dia sudah tidak sanggup menghadapi sikap ayahnya yang semakin tua semakin menjadi namun karena janjinya pada sang ibu dia tidak bisa meninggalkan pria tua itu .
''Ibu maafkan aku ...maafkan anakmu ini jika melanggar janji karena ayah sudah keterlaluan ''ucap pria itu setelah keluar dari ruangan ayahnya ingin rasanya menangis menumpahkan segala hal namun orang yang dia anggap sebagai panutan dan dia anggap akan mampu mengerti malah lebih memilih dendam yang tidak berujung itu .
terimakasih dukungannya ππ
like
komen
vote
kasih rating 5 ya...
__ADS_1
see you next time
wq