
selamat membaca😊
Hari-hari pun berlalu sekolah terasa sepi tanpa panda imutnya ,tidak ada lagi yang bisa dia ajak untuk bermain maupun mengobrol padahal suasana kelas sangat ramai dengan teman yang lain.
Lexa tak bergeming dari tempat duduknya sejak panda imut berangkat belum juga memberikan kabar padanya bisa tertebak mungkin kedepannya sekolah akan menjadi membosankan lagi bagi Lexa .
Alex sudah menyarankan begitupun freya maupun Alexo untuk mencari teman baru atau berbaur dengan teman sekelas yang lain tapi Lexa tidak mau ,dia menolak karena mereka tidak seperti panda imutnya .
Aduh Lexa mana mungkin setiap orang sama sifatnya ,berbedalah tentunya kan apalagi gender mereka tuh juga tidak sama kalau semua sama apa kata author nanti deh ...
''Haduh ...membosankan ''lagi dan lagi hanya itu yang keluar dari mulut Lexa beberapa hari ini di tambah tidak ada kabar dari panda imut membuatnya malas .
''Ada apa dengan dia ?''
''Temannya pergi ,dengar-dengar dia keluar negri''
''Iyakah ?''
''Iya resta si gendut ''
''Pantesan dia tidak bersemangat beberapa hari ini ''
''Hm,kasian ''
Bisik-bisik teman sekelas yang masih bisa di dengar oleh Lexa namun dirinya tidak perduli ,dia masih bergelut dengan pikirannya hingga notifukasi terdengar dari ipad nya,notifikasi khusus untuk panda imut tidak hanya panda imut semua orang yang dia sayang mempunyai nada dering khusus .
||Maaf ,aku baru bisa menghubungimu sekarang karena setelah sampai dady sama momy mendaftarkan ku kesekolah baru di sini || baca Lexa .
|| Tidak apa yang penting kamu sudah mengabariku.||send .
|| Angkat telponku|| baca Lexa hingga layar itu beralih ke panggilan suara dengan nama panda imut .
''Ha...halo ''
''Iya ''jawab Lexa singkat .
''Ma...maaf ''sekali lagi resta meminta maaf karena kesibukannya beberapa hari ini dia baru bisa menghubungi temannya ini sekarang .
''Panda imut... sekolah terasa membosankan tanpamu ''adu Lexa dengan suara sedikit sendu .
''Be..benarkah?''senang resta .
''Hm...tidak ada yang bisa di ajak bermain lagi di ruang komputer ''
''Ca...cari te...teman la..lain sa...saja ''
''Huh...kamu itu seperti kakak,momy sama dady !semua orang menyuruhku mencari teman padahal temanku tuh cuma kamu dan dia tapi kalian berdua jauh ''keluhnya .
__ADS_1
''Bu...bukan i..itu ma...maksudku ''
''Baiklah aku akan mencari teman yang lain dan melupakanmu ''sergah Lexa dia yang tadi senang berubah muram dan langsung mematikan sambungan telpon nya karena sangat kesal .
''Apa benar aku harus mencari teman baru ?tapi...ah sudah lah pikirkan nanti saja tapi aku senang pasti panda imut sekarang sangat panik apalagi barusan aku mengatakan itu ,suruh siapa membuatku kesal ...''gumannya pelan tidak ada yang mendengar kecuali dirinya sendiri .
Suara notifikasi dan nada dering panggilan dari panda imut masih berbunyi Lexa yang tahu hanya membiarkan saja tanpa menjawab maupun mengangkat telpon .
_____
Di belahan dunia yang lain resta sedang kebingungan apa dia salah kata hingga teman satu-satunya itu marah kepadanya .
Sebanyak pesan yang dia kirim serta panggilan yang sudah entah keberapa kalinya namun hasilnya tetap sama nihil tidak ada balasan maupun panggilannya di angkat .
Resta mondar-mandir di depan Tv membuat momy beserta dadynya heran anaknya itu terlihat khawatir dan cemas sambil memegang smart phone
''Ada apa denganmu son?''tanya dady karena mereka bertiga sedang bersantai setelah beberapa hari di sibukkan .
''Ini dad sepertinya Lexa marah padaku ''resta kembali duduk .
''Coba ceritakan sayang ''ucap momynya lembut.
Kemudian resta menceritakan semuanya tidak terkecuali Lexa yang mempunyai kebosanan tinggi dan tidak bisa diam serta semangat yang selalu menggebu-gebu, apalagi jika tidak ada teman yang di ajak mengobrol pasti dia akan uring-uringan .
Kedua orang tua resta yang mendengarkan hanya manggut-manggut sesekali menggelengkan kepalanya pelan sambil tersenyum hingga resta mengakhiri ceritanya.
''Itu lah mom ,apa resta melakukan kesalahan?''
''Hm...sepertinya Lexa sulit berteman dengan yang lain kecuali denganku mom,dad ''ucap resta sambil mengingat sesuatu .
''Dan juga Lexa pernah cerita di sekolah sebelumnya banyak temannya yang membully tapi masalah apa resta juga tidak tahu mom,dad''timpalnya lagi.
Kedua orang tuanya saling melirik kemudian keduanya mengelus surai resta bergantian ,sebagai orang tua mereka paham karena resta pernah mengalami bully hingga di pindahkan kesekolah lain hingga mempunyai teman walau hanya satu dari ribuan murid.
''Sayang ...sangat sulit untuk menemukan teman yang cocok jadi jangan memaksanya mencari teman yang lain seperti kamu juga kan masih belum mempunyai teman sampai sekarang di sini padahal sudah beberapa hari kamu sekolah, seperti itu... pelan -pelan saja nanti juga Lexa akan berteman kamu pun juga akan mempunyai teman selain dia nantinya''
''Temanku cuma Lexa mom''
''Sama bukan ?kamu cuma teman Lexa ''
''Sama seperti itu ,jadi sekarang kamu coba minta maaf lagi ya ...pasti sekarang Lexa sedang kesal karena temannya ini tidak menghubunginya''
''Sudah berkali-kali mom tapi tidak ada jawaban darinya ''
''Iya sudah ,kamu coba hubungi besok saja mungkin dia masih butuh waktu sendiri sekarang kamu istirahat ''
''Baik mom'' resta menurut mungkin benar yang di katakan momynya .
__ADS_1
_____
Pulang sekolah tidak ada lagi semangat entah di bawa angin atau bagaimana hingga Lexa terlihat lesu bahkan suara ceria dan cemprengnya tak terdengar .
''Sayang coba kamu hibur adikmu ,momy tidak tega melihat nya beberapa hari ini seperti itu ''ucap freya lembut .
''Biar saja mom ,kenapa harus sedih coba kan masih ada Alex di sini... lihat !bahkan dia tidak menganggap Alex ada ''sungguh sangat sebal setiap Alex menyapa maupun berbicara di acuhkan oleh Lexa beberapa hari ini .
''Anak ini sama saja seperti dadynya'' batin freya.
''Sayang ...jangan begitu ,kamu tidak ingin rumah ini kembali ramai ?bahkan momy kira suasana di sini seperti kuburan saja sepi tanpa celotehan adikmu ''
''Sayang ...ayolah jangan biarkan adikmu seperti itu terus ''bujuknya lagi memang sangat susah untuk Alex .
''Baiklah-baiklah ''
''Nah begitu dong ini baru kesayangan momy ''
''Semua kesayangan momy termasuk dady ''freya hanya tersenyum .
Alex melangkah mendekati Lexa yang berada tidak jauh dari ruang keluarga ,dia duduk di samping Lexa menghadap kearah taman belakang mansion entah apa yang ada di pikiran adiknya ini bahkan dia yang genius pun tidak bisa menebaknya .
''Langsung saja kakak mau ngomong apa ''ucap Lexa tanpa menoleh karena dia sudah mendengar meski samar-samar.
''Janga bersedih lagi kasian momy katanya rumah sepi tanpa celoteh mu''
''Tidak selera ''
''Mau jalan-jalan?''
''Besok saja, lagi malas ''
''Baiklah... tapi bersikap lah seperti biasa kata momy mansion ini seperti kuburan''
''Gampang ''
Mereka terus saja mengobrol meski hanya kata yang mereka ucap singkat namun keduanya tetap mengerti entah ikatan batin apa lagi selain mereka kedua kembar .
terimakasih dukungannya ..
like
komen
vote
hadiahnya boleh ...
__ADS_1
kasih rating juga boleh ...
see you next time 😊🙏