
selamat membaca 😁
''Honey ...tunggu!''
''Apa?''ketus freya masih berjalan menjauh dari alex .
''Honey... tunggu maafkan aku okay!''ucap alex mengejar freya dan menarik tanganya dengan lembut. hingga alex memeluknya erat.
''Lepas ...''berontak freya.
Banyak karyawan yang melihat kejadian itu merasa kaget setengah mati ,hingga mereka menghentikan pekerjaan mereka, sedangkan arya masih mengikuti kedua orang pasangan itu dari dekat.
''Tidak ...jika kamu memaafkanku baru aku lepas''alex seperti anak kecil yang meminta sesuatu.
MALU satu kata itu terlintas di benak freya,bagaimana tidak malu coba banyak karyawan yang melihatnya dengan tatapan yang bisa kalian tebak seperti apa.''Baiklah aku maafkan tapi lepas dulu! malu honey...'' cicitnya pelan.Alex melepaskan pelukannya dan melihat sekitar.
''Apa yang kalian lihat hah...!kembali bekerja jika tidak ingin di pecat''bentak alex kearah para karyawannya yang melihat kearahnya juga kearah istrinya.mereka menjadi pusat perhatian, jarang-jarang para karyawan melihat sang bos yang notabane dingin bisa menampilkan ekspresi lain dari biasanya.
''Honey,,,!''tekan freya garang.
''Maaf honey...''ucap alex lirih yang masih bisa di dengar oleh semua orang ,para karyawan tambah melongo karena hanya satu ucapan dari freya alex langsung jinak,banyak bisik bisik yang masih bisa di dengar oleh Alex namun dirinya berusaha tetap tenang agar freya tidak marah lagi.
''Bu bos Benar benar pawang si bosku,aku semakin mengaguminya''batin arya , dirinya melongo melihat kejadian langka itu.
''Kemana sikap bosku yang super duper dingin ini''batin arya lagi.
''Apa kamu memecat karyawan hanya karena masalah sepele?apa benar apa yang aku dengar?''menatap tajam kearah alex sambil berkacak pinggang.
''Hm...benar honey''bagai anak kecil polos Alex sambil mengangguk.
''Kenapa?apa kamu pikir mencari karyawan yang setia itu gampang?butuh banyak waktu jika harus mencari karyawan baru, dengan pekerjaan semakin banyak apa kamu mengerti apa yang harus di lakukan?''omel freya tanpa jeda.
''Iya...honey''cicit alex merasa menciut dengan kemarahan freya .
''sungguh menakutkan,jika istriku sedang marah''batin Alex.
''Arya hubungi semua karyawan yang kemarin dipecat,suruh besok mereka bekerja kembali!''titah alex tanpa menoleh kearah arya.
''Baik bos''satu jawaban arya langsung melangkah pergi keruangannya karena semua karyawan itu masih bekerja,sekalian dirinya ingin beristirahat barang sejenak sebelum bosnya yang super dingin itu berteriak kembali memanggil dirinya.
__ADS_1
''Akhirnya bisa istirahat untuk sejenak,aku harus bilang terimakasih sama bu bos tapi kapan-kapan sajalah''batin arya yang bersandar di kursinya sambil memejamkan mata.
Sedangkan alex yang berada di luar.
''Ayo... honey ikut keruanganku''lembut alex sambil memeluk freya posesif.
Dengan patuh freya mengikuti alex meski sedikit kesal dan juga risih karena masih di dalam kantor, entah kenapa dirinya selalu kesal jika ada suara yang meninggi bawaannya ikut emosi .
______
Freya kemabali ke tokonya diantar oleh alex sendiri dengan alasan masih rindu padahal nanti juga bertemu lagi dirumah,tapi namanya juga alex yang tidak mau di bantah dan tetap kekeh ingin mengantar freya sampai toko.
''Honey ...'' rengek alex .
''Ya ampun pak bos sikap anda sungguh ...entahlah aku harus bagaimana berkomentar,seperti anak kecil saja''arya yang melihat dari dekat bergidik dengan perubahan bosnya .
''Sudahlah honey... aku pergi bekerja bukan pergi berperang''kesal freya yang merasa jengah dengan sikap kekanakan alex yang melebihi putranya itu.
''Honey ... entah kenapa aku tidak mau jauh-jauh darimu''persaan lain tapi alex tidak mengerti apa itu.
''Kembalilah bekerja... jika tidak ...jangan harap nanti malam bisa tidur di dalam kamar!''ancam freya sambil melotot tajam.
''Jika aku tidur di luar bagaimana dengan nasib ular cobraku nanti''batin alex memasuki mobilnya dan duduk tegak melamunkan nasib dang cobra.
''Cup...'' freya mencium pipi alex sebelum dirinya berlari menuju toko.
''Hah...''alex yang kaget hanya terdiam mematung sambil meraba pipinya yang sedikit basah karena lipstik freya yang tertinggal.
''manisnya istriku.''batin alex sambil senyum-senyum.
Arya juga kaget melihat gerakan cepat freya,arya tak kuasa melihat kemesraan keduanya, karena dirinya yang jomblo akut ini juga menginginkan hal yang sama.
''Bos ,tidak bisakah anda kasihan pada anak buahmu ini yang terlahir jomblo?,batin arya menangis meratapi nasibnya yang jomblo dari lahir.
''Arya ke kantor!''titahnya ,wajah alex kembali dingin tidak seperti tadi di saat ada freya.
''Ck...Perbedaan yang hakiki''Batin arya yang melajukan mobilnya menuju kantor deluxiz.
______
__ADS_1
Setelah seleasai menjemput kesekolah,si kembar ingin bermain ke taman yang dekat dengan toko bersama freya,sebelumnya sudah membawa tikar dan beberapa cemilan sehat yang freya beli di supermarket.
''Mom lexa main dulu''lexa berjalan kearah anak anak yang berkumpul di tengah taman.
''Jangan jauh jauh sayang''teriak freya yang melihat lexa sedikit menjauh,lexa hanya mengacungkan jempolnya pertanda iya.
''Alex sayang... kamu tidak mau main?''tanya freya karena belum pernah sekalipun dirinya melihat alex bermain dan merasa khawatir.
''Iya mom ''dengan terpaksa alex mengiyakan ucapan freya sang momy agar terlihat seperti anak yang lainnya.Meski malas ,alex berusaha di depan freya.
''Sebenarnya sungguh malas ini bukan diriku, tapi aku tidak ingin membuat momy khawatir saja.''batin alex berjalan kearah lexa yang sudah terlebih dahulu pergi.
Alex,lexa bermain bersama dengan anak-anak yang lain lexa bermain dengan sangat senang, berbeda dengan alex yang selalu bersikap datar tapi masih bermain.freya menatap keduanya dengan tersenyum manis.Tanpa disangka ada seseorang yang mendwkat kearah freya dengan santai seolah olah tidak di sengaja.
''Hai,fre kita bertemu lagi?''sapa lan yang sudah berdiri di dekat freya.
''Hai...Apa yang anda lakukan di sini?''dengan sedikit canggung.
''Seperti yang kamu lihat?aku sedang berolahraga'' tenangnya sambil menampilkan deretan giginya yang putih.
''Olahraga?''mengernyit bingung freya, pasalnya lan menggunakan pakaian kerja,sungguh tidak cocok jika di gunakan untuk berolahraga.
''Sungguh dengan pakaian kerja?''tanya freya lagi.
''Hah... ini memang gayaku''jawab lan dengan tenang, meski pikirannya salah tingkah, karena dirinya tidak menyadari jika menggunakan setelan jas bukan olahraga.
''Terserahlah bukan urusanku juga''freya mengalihlan perhatiannya dan mihat si kembar yang sedang bermain.Dari jauh alex melihat seseorang yang mendekati momynya segera beranjak dan mendekat kearah sang momy.
''Momy...''teriak alex dari kejauhan.
''Sayang pelan saja nanti jatuh''teriak freya yang melihat alex berlari kearahnya.
Deg...
Lan yang berada tidak jauh termenung sebentar, sebelum kembali ke ekspresi datarnya.
terus dukung author jika ada penulisan atau kata yang tidak sesuai bisa di katakan salam komentar.
terimakasih...😊
__ADS_1