Kembar Genius

Kembar Genius
makanan cinta ?


__ADS_3

selamat membaca ๐Ÿ˜Š


semua orang sedang menunggu kelahiran Lexa yang di perkirakan satu minggu lagi bahkan kedua orang tua Resta langsung pulang ke tanah air begitu antusias dengan cucu pertama mereka yang akan segera lahir .


''Dady dan momy akan tiba siang nanti ,apa aku harus menyiapkan sesuatu untuj mereka ?''


''Sayang tidak perlu lakukan apapun kita sambut mereka seperti biasa saja tidak boleh berlebihan ok,aku tidak mau kamu kelelahan sayang ''


''Baiklah suamiku ,panda imutku''


''Sepertinya baby ingin makan sate dengan bumbu kecap di irisi bawang merah serta cabe kecil sebanyak lima biji ''Lexa mengusap perut besarnya dengan lembut .


''Lagi?''memang beberapa hari ini Lexa mengidam olahan daging ayam ,entah lah padahal kata orang-orang masa mengidam akan habis setelah umur kandungan beranjak lima bulan tapi untuk istrinya itu tidak seperti setiap hari mengidam .


''Baiklah sayang panda imutmu ini akan membuatkannya ''


''Ikut ''seperti biasa Lexa akan selalu ikut kemanapun Lexa pergi memenuhi keinginnanya.


Dengan berjalan pelan Lexa di tuntun Resta dari samping meski sudah menolak tetap saja suaminya itu bersikeras untuk membantu akhirnya Lexa membiarkan saja dari pada nanti beruntut panjang .


Setelah sampai di dapur Lexa duduk tidak jauh sedangkan Resta mulai mengeluarkan bahan-bahan dari dalam kulkas dengan telaten Resta mengiris daging kemudian menusuknya dengan tusukan sate setelah itu dia rebus sambil menunggu dagingnya Resta membuat bumbu kecap sesuai permintaan sang istri .


Membakar di atas teflon karena memang ibu hamil tidak di perbolehkan makan makanan olahan yang setengah matang harus benar-benar matang .


''Sepertinya enak ''air liur se akan sudah menetes kemana-mana sungguh Lexa tidak bisa menahan godaan makanan itu .


''Sabar ,sebentar lagi matang ''ucap Resta lembut sambil mengelap keringat yang membajiri keningnya, sedikit sudah terbiasa dengan ke adaan ini karena selama hamil semua Resta yang memasak makanan .


Setelah selesai memanggang Resta membawa hasilnha ke meja makan tepat di depan Lexa yang sudah memegang garpu serta satu piring nasi bahkan Resta sendiri bingung bagaimana dia bisa tidak tahu istrinya mengambil semua itu .


Dengan lahap Lexa makan tanpa perduli dengan suaminya yang hanya diam saja sedari tadi sambil melihat nya makan senyumnya sedikit tersungging .berarti tidak sia-sia Resta memasak karena istrinya itu pasti menghabiskannya.


Setelah selesai makan Lexa beranjak dengan pelan pergi keruang tengah untuk menonton seperti biasa mereka berdua menginap di mansion Minata selama dua hari berhubung kedua orang tua Resta akan datang mungkin acara menginapnya akan di perpanjang .


Tiba-tiba perut Lexa terasa sakit padahal sebelumnya dia merasa biasa saja hingga ada sesuatu yang mengalir dari arah pahanya .


''Panda imut aaaghhhhh......''teriak Lexa perutnya semakin sakit saja .


Resta yang masih membereskan alat makan di atas meja langsung saja berlari kearah ruang tengah .


''Sayang ada apa ?''dia langsung menghampiri Lexa memeluknya dengan erat ,khawatir takut terjadi sesuatu pada keduanya .


''Uhk ...sakit ....perut ''ucap Lexa terbata ,tanpa menunggu lebih lama lagi Resta langsung membopong Lexa beruntung pintu depan terbuka jadi Resta langsung saja keluar dengan mudah dari mansionnya .

__ADS_1


Penjaga yang melihat tuannya menggendong istrinya dengan wajah pucat menahan sakit langsung menghampiri dan membuka pintu mobil tanpa di suruh .


''Pak bawa mobil nya sekarang ,saya tidak bisa menyetir dalam kondisi sekarang ''


''Siap tuan ''mobil melaju kencang seperti pembalap menyalip kendaraan yang berada di depannya.


_____


Kedua orang tua Resta yang baru tiba langsung menuju rumah sakit setelah mendengar kabar bahwa menantu kesayangan mereka akan melahirkan .


Memasuki rumah sakit keduanya berjalan tergesa sambil sesekali mencari seseorang ,setelah netra keduanya nampak langsung saja segera menghampiriorang yang dia cari .


''Resta sayang bagaimana keadaan memantu kesayangan momy juga cucu kesayangan momy ''


''Mom ''tegur sang suami .


''Apa sih dad ,orang kjawatir juga ''


''Resta lebih baik kamu masuk kedalam ,jawab pertanyaan momy mu nanti saja istrimu lebih membutuhkan dirimu ''


''Baik dad tapi aku belum menghubungi dady Alexo ''


''Sudah biar dady saja kamu fokus saja di dalam berikan semangat pada istrimu ''


Setelah itu Resta masuk ke ruang bersalin betapa shock nya baru pertama kali melihat keadaan istrinya kesakitan apalagi peralatan yang di persiapkan mulai daei gunting jarum dan banyak sekali membuatnya sedikit bergidik ngeri ,apa dulu saat monynya melahirkannya juga seperti itu ?pikir Resta pelan sambil mendekati sang istri yang berwajah pucat .


''Sayang tenanglah, kamu pasti bisa tuan putriku hebat demi anak kita bertahanlah ''Resta ingin menangis namun dia tahan apalagi setelah mendapat kode dari sang dokter yang membantu istrinya melahirkan .air mata yang tadinya akan keluar buru-buru masuk kembali berusaha sekuat tenaga agar tidak keluar ,jika saja sakitnya bisa di pindahkan dia rela menjadi pengganti rasa sakitnya.


''Sudah pembukaan sempurna ,mari kita mulai ''uรงap sang dokter yang sudah siap sambil memakai sarung tangan pitih di kedua tangannya begitu pun para perawat yang mebantu .


Setiap mngejan Resta memberikan satu buah kecupan sambil mengucapkan kata-kata semangat .


Oek oek oek


Suara tangisan bayi menggema di dalam ruangan hingga terdengar sampai keluar .


''Selamat tuan putra anda sehat ''setelah itu dokter memberikan bayi pada suster agar di bersihkan.


Lexa memejamkan mata lelah tapi tersa lega juga bahkan rasa sakitnya pun tidak kentara karena kabahagian yang dia peroleh .


''Terimakasih dok ''


''Terimakasih sayang sudah mau berjuang melahirkan anak kita ,I LOVE YOU ''mengecup pucuk kepala Lexa pelan meski tidak ada jawaban dari sang istri yang sudah berada di alam mimpi .

__ADS_1


Di luar ruang bersalin Alexo mondar-mandir seperti setrikaan kusut yang lama tidak di gosokkkan membuat siapa saja yang melihat terasa pusing .


''Paman bisa diam tidak sih kasihan tuh kakinya pasti pegal ''ucap Le sungguh dia sedikit pusingdengan tingkah paman tampannya itu .


''Alexo dimana ketenanganmu hm ?''


''Maaf pa Alexo hanya khawatir saja ''


''Semua juga khawatir tapi tunggulah hingga menantumu keluar dari sana .


Alexo kemudian duduk di samping istrinya sambil menyanderkan kepala di bahu Freya menghirup aroma tubuh sang istri agar lebih tenang . Freya mengelus lembut kepala Alexo se akan memberikan ketenangan.Dia tahu suaminya pasti mengingat saat dirinya ketika melahirkan Al anak bungsu mereka .


_____


Kini Lexa sudah di pindahkan ke kamar inap VVIP meski masih belum sadar mungkin karena tenaganya terkuras habis padahal semua orang sudah menunggu ibu baru itu bangun .


''Lihatlah bahkan baru saja melahirkan dia sudah seperti itu tingkahnya ''ucap Vely yang menggendong anak pertamanya si gembul .


''Sudah biasa tidurpun membuat orang khawatir''timpal Alex yang sejak tadi duduk sambil mengelus perut istrinya yang sudah terlihat sedikit buncit.


Resta tidak bisa diam sedari tadi karena membetulkan posisi Lexa yang tidak bisa diam ketika tidur bahkan semua orang sempat meringis memikirkannya .


''Kak nama baby siapa?''Le angkat bicara yang tadinya diam sambil memakan makanan di atas meja.


''Nanti setelah kakakmu yang itu bangun bjsa perang dunia jika tidak menunggu nya ''ucap Alex entahlah sejak kehamilan Rain dia banyak sekali bicara yang biasanya dia tidak akan menjawab atau hanya menjawab dengan singkat tapi kali ini sedikit lebih panjang .


''Wuih ...kak Alex sekarang kalau ngomong sudah kayak kereta api,panjang ''celetuk Le lagi .


''Apa masalah ?''


''Tidak kak ,aku jadi heran di kasih makanan apa sama kak Rain ''kemudian Le mendekat kearah Rain karena rasa penasarannya .''kak Rain makanan apa yang di makan kak Alex ?''sambil tersenyum polos memperlihatkan gigi putihnya.


''Cinta ''Rain asal ,tapi bagi Le yang polosnya naudzubillah pasti dia sangat kebingungan .


''Pa emang ada makanan cinta ?''dengan lantang Le bertanya pada papanya yang sedang berbincang dengan kakek,nenek ,opa ,oma serta Alexo dan Vreya .Arya sedang berada di kantor karena semua berada di rumah sakit nanti dia akan menyusul saja.


Semua orang yang mendengar mengalihkan perhatian nya tertuju pada Le yang wajahnya sudah kebingungan tingkat dewa .apa yang harus di jelaskan oleh mereka pada gadis polos ini .


terimakasih dukungannya ๐Ÿ™๐Ÿ˜๐Ÿ˜Š


like


komen

__ADS_1


vote


see you next time โœŒ


__ADS_2