
selamat membaca 😁😀
Asisten mr.minata memeprsilahlan keduanya duduk ,mereka bertiga belum sadar jika mereka saling mengenal.
''Maaf,kami datang terlambat ''ucap Alex dengan datar dan dinginnya itu.
''Tidak apa tuan ,kami juga baru sampai ''ucap asisten itu sopan .
Lexa tidak berbicara dia duduk dan sibuk mempersiapkan berkas-berkas yang tadi di bawanya ,sama halnya dengan resta dia juga sibuk mempersiapkannya berbeda dengan Alex yang mulai meperhatikan orang di depannya .
''Mr.Minata bisa kita mulai ?''ucap Alex dia ingin memastikan sesuatu .
Lexa dan resta mendongak secara bersamaan dengan sedikit shock sedangkan Alex tetap dengan wajah datarnya dia tahu sekarang .
''Lexa !''
''Panda imut!''
''Jadi kamu klien kakak ?''mengangguk pelan .
''Deluxiz group ?''tanya resta melirik kearah Alex yang tetap dengan wajah datarnya.
''Iya ,itu perusahaan keluarga dan kakak yang mengelolanya aku hanya sebagai asisten ''Lexa mengusap tengkuknya pelan dia merasa kikuk ,keduanya pun merasa sama-sama kikuk karena tidak ada yang tahu keduanya dulu juga berkenalan tanpa memakai nama keluarga jadi jangan salah sekarang keduanya baru tahu .
''Mr.Minata kapan kita mulai meeting kita ?''datar Alex .
''Kakak ''
''Profesional Lexa ,kita di sini ingin membahas tentang proyek ,lagi pun kita bicarakan itu nanti setelah semua selesai ''Alex menatap tajam resta ,sedangkan yang di tatap dalam hati sangat takut namun di luar berusaha setenang mungkin.
''Baiklah kita mulai ''ucap resta pada akhirnya,Sang asisten hanya mendengar dan menatap ketiganya bingung terlihat bosnya yang menurut rumor yang beredar adalah bos yang dingin ternyata tidak sesuai ekspektasi.
Mereka berempat memulai meetingnya di awali oleh Lexa yang memperesentasikan berkasnya kemudian di lanjut dengan perusahaan resta yang di presentasikan oleh asistennya .
Sedangkan Alex dan resta mendengarkan dengan serius meski sesekali resta kehilangan fokusnya karena senyum yang di terbitkan oleh Lexa pada saat presentasi.
Mereka berdua berjabat tangan pertanda semua sudah selesai dan sudah di setujui .
''Terimakasih Mr.Minata ''
''Sama-sama ''keduanya duduk kembali .
''Tolong kamu rapikan dan kembali lah ke kantor kembali saya akan di sini sebentar ''ucap resta pada asistennya .
''Baik tuan ''jawab asisten resta kemudian merapikan berkas-berkas tadi dan keluar dari ruangan .
Pelayan yang tadi datang memberikan buku menu dan bertanya apa yang mereka bertiga pesan setelah itu pelayan keluar untuk mengambil pesanan.
''Bagaimana kabar kedua orang tuamu ?''
''Alhamdulillah baik kak ''
''Kakak ini sedang bertanya atau bagaimana ?''
''Lexa ....''
''Iya ,Lexa diam ''Lexa mengerucutkan bibirnya sebal ,terlihat menggemaskan dimata resta.
__ADS_1
''Panda imut,jangan seperti kakak jika tidak kamu pasti tahu bukan .....''Lexa menaik turunkan alisnya dengan sedikit menggoda .
Resta diam sambil menelan ludahnya pelan dia tahu maksud dari godaan Lexa itu .
''Apa ada yang kalian sembunyikan dariku?''
''Tidak ada ''cepat Lexa .
''Tapi seperti ada bau-bau yang membahagiakan''
''Lexa bilang tidak ya tidak kak !jangan meledek deh''resta hanya mendengarkan saudara kembar itu berdebat hingga ketukan pintu terdengar serta suara seorang pelayan masuk sambil menenteng nampan sedikit besar dengan berbagai macam makanan .
''Permisi ''sopan pelayan itu mendekat kearah meja dan meletakkan satu persatu makanan yang berada di nampan tadi berpindah ke atas meja .
Lexa menatap intens pelayan itu se akan ada daya tarik sendiri ,merasa tidak asing setelahnya dia menepisnya .
''Terimakasih ''Alex sibuk dengan benda pipihnya berbeda dengan Lexa yang masih menatap gadis muda di depannya itu sampai resta yang berada di samping di acuhkannya .
Setelah semua di letakkan pelayan itu pamit dengan sopan keluar ruangan,ketiganya pun mulai makan dengan tenang dan baru kali ini mereka berdua tenang mungkin karena ada Alex di dekat mereka berdua ,takut membuat risih dan marah .
_____
Sepulang kantor Lexa berdiam diri di taman belakang dimana dia sering bermain dengan rain dan juga latihan beladiri di sana meski adek cantiknya itu hanya melihat tidak ikut berlatih ,Lexa melamun.
Alex yang berjalan kedapur melihat Lexa yang sedang melamun di taman belakang ,Alex membiarkannya dan terus berjalan kedapur membuka kulkas dan mengambil dua botol minum kecil ,dia menghampiri Lexa dan meletakkan minuman itu di pipi Lexa yang melamun membuatnya kaget .
''Kakak! ''
''Minum''Alex duduk di samping Lexa yang berselonjoran di atas rumput .
''Jangan melamun tidak baik''
''Lexa hanya kepikiran adek cantik ''
''Apa sudah ada kabar?''
''Sudah,tapi di sana tidak ada gadis yang se umuran dengan adek cantik !juga hanya ada 10 kepala keluarga saja dan beberapa anak kecil ''
''Apakah itu sudah pasti ?siapa tahu ada yang terlewat ''Alex tidak ingin Lexa bersedih jika memang mereka masih belum bisa menemukan Al .
''Sudah ''Lexa murung harapannya se akan hilang begitu saja padahal sebentar lagi adalah hari ulang tahun mereka yang akam di adakan bersama .
Alex memeluk Lexa mengelus punggungnya yang bergetar dia menangis dalam diamnya di dalam pelukan Alex .
''Bersabarlah kakak juga sudah mengirim seseorang ke kampung itu meski harapannya sedikit tetap saja sinyal itu pasti ada ''memang betul Alex sudah mengirim teo untuk mematai setiap warga yang mencurigakan di kampung itu .
Akan lebih mudah karena hanya sepuluh kepala keluarga saja jadi mereka fokus ke sepuluh kepal keluarga itu .
''Kak adek cantik masih mengingat kita?''
''Pasti karena dia adalah adek kesayangan kita dan juga kesayangan semua orang di sini ''
''Jadi jika adek cantik ketemu Lexa akan tersisihkan dong ''
''Lexa jangan mulai,kalian berdua kesayangan kakak,tidak ada bedanya jadi jangan bersikap seperti itu ''
''Huh,Lexa juga bercanda kak,kenapa serius sekali sih! ''Lexa menghapus air matanya sambil melepas pelukannya sikap biasa dan bar-barnya kembali .
__ADS_1
''Kakak ke kamar dulu kamu cepat masuk tidak baik tidur terlalu malam ''
''Sebentar saja ,Lexa masih ingin di sini ''
Alex mengacak rambut Lexa ,dia berdiri dan berjalan ke kamarnya .sedangkan Lexa memandang ke arah langit menatap hamparan bintang yang bertaburan hingga salah satu di antaranya jatuh dan Lexa melihat itu .
''Aku mohon semoga adek cantik baik-baik saja, mengingat kami semua serta segera di pertemukan meski tidak sengaja sekalipun ''Lexa meminta permohonan itu sambil memejamkan mata berharap bisa menjadi kenyataan .
Meski dia tidak tahu kebenarannya dan hanya mendengar perkataan orang jika melihat bintang jatuh maka kita bisa meminta permohonan dan itu bisa terkabul ,tapi percaya apa salahnya.Lexa akan mencoba segala cara agar itu bisa menjadi nyata bukan hanya sekedar harapan .
_____
Suasana semakin malam jika semua orang terlelap berbeda dengan Alex dia tidak bisa memejamkan matanya karena tadi dia mendapat kabar dari rem bahwa ada seseorang yang meretas data-data pribadi keluarga Deluxiz jadi dia sekarang berkutat dengan laptopnya menghadapi orangbyang telah berani dan secara terang-terangan mengusik keluarganya .
''Aku tidak akan kecolongan lagi ''
''Berani kalian mengusik berarti berani mati ''
Alex mengambil hpnya yang terus berbunyi dan menekan tombol hijau serta menload speaker .
''Ada apa?''
''Tuan orang itu sangat kuat kami tidak bisa menahan serangannya ''
''Tidak becus ''
''Aku ambil alih dari sini hadang mereka sebentar ''
''Baik tuan ''
Alex langsung mematikan sambungan telponnya ,beranjak dari tempat duduknya dan keluar dari dalam kamar se akan mengerti dengan ke adaan Alex ,Lexa juga keluar dari dalam kamar entah kegelisahan apa yang dia rasakan .namanya saudara kembar apapun akan di rasakan bersama.
''Kakak ada apa ?''
''Ikut saja ,aku membutuhkanmu saat ini ''
Tanpa babibu Lexa mengikuti Alex hingga mereka berdua sampai di ruangan rahasia Lexa .
''Ada apa kak?''
Tanpa menjawab pertanyaan Lexa ,Alex langsung masuk kedalam sambil menarik tangan Lexa ,
Mereka berdua duduk di kursi masing-masing .
Alex menghidupkan komputer di depannya dan terlihatlah semua layar itu ada tertentu jika ada orang yang berani meretas data pribadi keluarga Deluxiz semua itu adalah hasil rancangan dan proyek yang Lexa jalankan .hanya kedua orang itu yang bisa membukanya bahkan dady dan opanya tidak bisa membuka komputer itu hanya bisa menyalakannya namun tidak bisa menjalankannya .
Kenapa keduanya bisa tahu karena cctv yang tersembunyi ,jika ada seseorang yang berani membuka tanpa izin maka otomatis kamera itu aktif dan merekamnya tidak hanya itu saja setelah menyala maka akan langsung mengirim tanda ke smartphone Alex dan Lexa ,alat yang mereka gunakan semua bisa tersambung .
terimakasih dukungannya 🙏✌
like
komen
vote ..
see you next time ...✌
__ADS_1