
Semua sudah berkumpul di ruanng tamu acara lamaran pun di mulai hingga selesai setelah itu mereka membahas segala hal tentang pernikahan .
Tanggal dan hari sudah di tentukan semua tersenyum bahagia kecuali dua orang yang sedari acara di mulai hingga sekarang dengan senyuman palsu tentunya.
''Alexo bersabarlah satu minggu dari sekarang kamu tidak boleh bertemu calon mantu momy''ucap reya menggoda alexo yang berwajah masam.
''Huh,,, kenapa tidak besok saja nikahnya kenapa mesti nunggu satu minggu.''
''Kamu kira ini pernikahan abal-abal ?kita itu harus menyiapkan semuanya.''
''Buktinya momy bisa membuat lamaran dalam waktu semalam dan apa gunanya uang jika tidak bisa,,,.''kekeh alexo belum juga selesai bicara freya sudah terlebih dahulu mencubit pinggang alexo.
''Akh,,, sayang.''rengek alexo sambil berpura pura merajuk tidak perduli meski ada banyak orang,entah sejak kapan dia suka memanggil freya dengan sayang .
''Yang sopan kalau bicara sama momy''ucap freya lembut.
''Benar deh! ini baru mantu idaman momy ''ucap reya sambil tersenyum dan beralih melihat sekeliling mencari sesuatu yang sedari tidak terlihat.
''Hm ,, ngomong dimana cucu-cucu momy?.''tanya reya yang belum melihat si kembar.
''Ada mom di dalam kamar mereka.''
''Kalau boleh momy mau bertemu mereka boleh?.''
''Tunggu ya mom freya panggil dulu .''
''Iya .'' Freya melangkah pergi menuju kamar si kembar.
Tidak berapa lama kemudian freya keluar dengan si kembar yang satu dingin tak tersentuh dan yang satunya imut dengan senyuman yang selalu di perlihatkannya.pada semua orang yang berada di ruang tamu.
______
Setelah keluarga Deluxiz pulang beserta alexo yang banyak drama akhirnya kediaman diarta sepi menyisakan freya dan pratama yang masih duduk di ruang keluarga berpindah dari ruang tamu sedangkan si kembar serta dua ular kembali ke kamar masing masing.
''Fre,,, apa kamu sudah yakin?.''tanya pratama.
__ADS_1
Freya diam bukankah ayahnya sudah setuju kemarin dan tidak mempermasalahkan keputusannya dan kenapa sekarang bertanya kembali ,freya menghela nafas pelan sepertinya sang ayah masih belum yakin pikir freya.
''Ayah ,,, apa ayah sedang meragukanku?.''mata mereka saling menatap entah apa yang berada di dalam hati pratama freya tidak tahu tapi dirinya ingin menyakinkan ayahnya bahwa dia baik baik saja .
Begitupun pratama yang menatap freya mencari keyakinan di dalam mata sang putri namun dirinya tidak menemukan keraguan dalam mata putrinya.dirinya hanya takut putrinya terpaksa dan tidak bahagia apalagi tuan alex terkenal dengan sifat dingin dan kejamnya di dunia bisnis.
''Ayah ,,, dengarkan freya sudah memikirkan segalanya sebelum mengambil keputusan ini jadi freya mohon ayah jangan meragukanku dan juga ayah harus yakin dengan keputusan freya.''ucap lembut freya panjang kali lebar.
''Baiklah ayah tidak akan menanyakannya lagi tapi bolehkah ayah memelukmu?.''pratama sangat berhati hati takut si dua ular itu melihatnya.
Freya berkaca-kaca kemudian berhambur memeluk pratama sudah sangat lama dirinya ingin memeluk san ayah .
''Kenapa harus bertanya hanya ingin memelukku ayah.''guman freya yang masih di dengar pratama.
''Harus dong ,,, nanti ada seseorang yang akan cemburu.''goda pratama sambil menahan harunya beruntung dirinya tidak di benci oleh anak kandungnya meski apa yang telah dilakukannya dulu.
''Siapa yang berani melarangku untuk memeluk ayahku sendiri?akan ku hajar orangnya.''polos freya yang masih berada di pelukan ayahnya yang sudah.sangat lama dia rindukan.
Tanpa mereka sadari ada dua orang yang melihat keduanya berpelukan merasa sangat senang dan terharu.
''Sudah ayo kembali ke kamar biarkan momy sama kakek berbicara dan melepas segala kerinduan mereka selama ini.''ajak alex lembut yang hanya di angguki lexa kemudian mereka kembali kedalam kamar mereka.
''Aku tidak akan membiarkan siapun yang mengganggu keluarga ku .''batin alex.
''Akan ku buat mereka yang mengganggu keluargaku menderita.''batin lexa .
______
''Momkenapa harus menunggu satu minggu lagi sih?.''cecar alexo rengekannya membuat reya jengah sedari pulang alexo selalu mengekor seperti anak kecil yang tidak di kasih jajan.
''Sudah cukup,,,,.''marah reya karena sudah sangat kesal.
''Alexo apa kamu tahu apa arti dari pernikahan?.''tanya reya namun alexo hanya diam .sedangkan diarta dan ovely yang duduk tidak jauh hanya memperhatikan tingkah keduanya membiarkan tanpa berpendapat .
''Bukannya hanya ijab kobul dan malam pertama mom?.''tanya Alexo wajahnya berubah polos seperti anak kecil kalau saja bukan anaknya tidak sudi mengurusnya.
__ADS_1
Pletak,,,,
Sungguh reya sangat marah dan sangat kesal dengan anaknya yang memang kurang peka serta mengartikan pernikahan sebatas ijab dan malam pertama .reya memijat pelipisnya resah juga sedikit pusing.
''dad,,,,.''diarta menoleh kearah sang istri kemudian mendekat dan memeluknya.
''Tolong suruh pria tidak peka ini pergi dari hadapan momy''ucapnya manja pada sang suami.
''Mom,,,,.''rengek alexo
''Alexo lebih baik kamu pergi jangan buat momymu pusing.''ucap diarta sambil mengelus kepala sang istri sedangkan ovely terkekeh mendengar rengekan sang kakak yang dingin itu.
Alexo menatap tajam ovely namun tidak di hiraukan oleh sang adik.
''Mom,,,,.''rengek alex sekali lagi.
''Satu minggu atau tidak menikah sama sekali.''telaknya.
Alexo menelan ludahnya kasar niat hati agar pernikahannya dipercepat tapi malah di ancam oleh momynya dan itu tidak bisa di biarkan .
''Baiklah ,,, baiklah.''ucap alexo dengan muka masam sambil menghentakkan kaki pergi kekamarnya.
''Kakak seperti anak kecil saja .''ovely geleng-geleng kepala dengan tingkah sang kakak yang mirip anak kecil.
''Iya begitulah cinta.''ucap reya sambil mencium pipi diarta hingga sang empu merona padahal sudah berumur.
''Momy,,,,.''teriak ovely.
''Apa?anak kecil lebih baik kamu pergi istarahat sana.''ucap reya uang masih bergelayut manja pada sang suami diarta.
Ovely pergi dengan menghentak hentakkan kakinya di lantai karena kesal dan berlalu ke kamarnya,sedangkan kedua orang tua itu ikut pergi juga ke kamar mereka .
maafkan author yang sering telat up di karenakan kesibukan author di dunia nyata ..😁✌
tetap selalu dukung author.
__ADS_1
terimakasih,,,,