
Pagi menyingsing , mentari bersinar melewati jendela sebuah ruangan yang gelap.seorang pria yang baru saja bangun dari tidur pendeknya ,iya... itu lan sejak kembali dari taman, lan menyibukkan dirinya dengan mengerjakan berkas-berkas yang menumpuk di atas mejanya.dia baru tidur tepat ketika pukul 3 pagi.
Dengan wajah yang kusut lan melangkah keruang pribadinya, untuk membersihkan diri, setelah selesai lan kembali ke mejanya dan menyibukkan dirinya lagi dengan tumpukan berkas,namun sepertinya lan masih memikirkan hal yang terjadi kemarin .membuatnya tidak fokus pada pekerjaannya.
Flasback on
Entah kenapa persaanku tidak enak bagaimana tidak perusahaan yang aku bangun dengan susah payah, hingga meninggalkan seseorang yang sangat aku cintai .
Tiba tiba terjadi sesuatu dengan perusahaanku,seseorang sedang meretas data perusahaanku dan aku tidak bisa membiarkannya.aku berusaha mempertahankan hingga sebuah email muncul di layar komputer yang aku gunakan.
(bagaimana rasanya paman?) pertanyaan yang aku baca itu selalu terngiang di telingaku dan juga di kepalaku.
(siapa anda?)ku tulis dan ku kirim pada orang itu
(tidak penting siapa saya)
(siapa anda?dan jangan mengancamku!)
(paman tenang ... ini hanya sebuah peringatan untuk anda!)
(saya bisa melakukan apapun yang saya mau paman)
Yang kutahu mereka di juluki ' 00 'tidak ada yang bisa melacak keberadaan mereka,meski sudah ku coba beberapa kali namun aku gagal mengetahui siapa mereka.semua layar yang gunakan mati selama beberapa detik.
Tidak berapa lama kemudian perusahanku stabil kembali, meski ada beberapa investor yang merasa kecewa, dengan kejadian ini.kerugian yang lumayan .untuk menenangkan diri aku pergi ketaman yang dekat dengan toko gadis kecilku,tapi sebelum itu aku sudah menyuruh orang kepercayaanku menyelidiki siapa orang itu,yang berani meretas perusahaanku.
Flasback off
Aku kembali tertegun mengingat ucapan anak kecil itu.Hingga aku langsung pergi menepis apa yang aku pikirkan .
Aku takut, sangat takut kehilangannya, ketika perusahaanku kemarin terkena masalah aku sudah terbiasa ,tapi ...mengingat perkataan anak itu aku takut . sangat takut kehilangan gadis kecilku.
''Apa benar anak itu adalah anaknya?''pertanyaan yang terus saja ku pertanyakan kebenarannya.
''Bukankah mom adalah panggilan untuk seorang ibu?tidak ...tidak...''pikiranku sangat kacau dan menepis segala hal yang kuduga.
Kemudian aku kembali ke kantorku kemarin dengan perasaan yang kacau dan menyuruh sesorang untuk menyelidiki gadis kecilku di mulai dari toko mainan itu.
__ADS_1
_____
''Pagi mom,dad!'' ucap si kembar serempak.
''Pagi si kembar kesayangan dady''sapa alex yang sudah duduk di kursi makan telebih dahulu.
''Pagi sayang ''ucap freya sambil menata makanan yang sudah dirinya masak bersama bibi.
Kemudian datang mama reya , ayah diarta beserta ovely mereka menyapa semua orang dan duduk di tempat masing-masing .
Mereka sarapan dengan tenang hingga selesai,setelah itu semua orang pergi pada kegiatannya sendiri.
''Ingat pesan momy?''kata alex yang mengantar keduanya kesekolah, karena freya sudah di antar terlebih dahulu ke toko.freya mengatakan akan ada banyak barang datang hari ini.
''Tidak boleh nakal selama berada di sekolah''ucap alex,
''Dan cari teman yang banyak ''timpal lexa tersenyum sumringah.hari ini lexa sangat bersemangat tidak seperti hari biasanya yang membosankan.
''Good...ingat musuh selalu berada dimanapun, jadi kalian harus bisa menempatkan diri kalian di antara mereka''peringat alex pelan yang di angguki keduanya.pertanda mengerti maksud sang dady.
''Dad,jangan sampai momy tahu tentang kita ''sebelum berjalan masuk kesekolah karena alex mengantar si kembar hanya sampai pintu gerbang.
''Tenang boy,girls.dady janji tidak dengan izin dari kalian''ucap alex menenangkan si kembar,''rahasia ini cukup kita bertiga dan tuhan dulu yang tahu ''
Kemudian si kembar melangkah masuk kedalam sekolah ,setelah melihat keduanya masuk kedalam kelas ,alex berlalu masuk kedalam mobil dan melajukannya menuju kantor dengan kecepatan sedang .hari ini dirinya menyetir sendiri karena berangkat bersama keluarganya.
Setelah sampai di kantor alex di sambut arya yang sudah menunggunya sedari tadi.
''Pagi bos''sapa arya tentunya dengan wajah yang datar.
''Hm...''hanya di jawab deheman saja oleh alex.
''Bos... saya sudah menyelidiki masalalu bu bos dan tuan lan''ucap arya.
''Kita bicarakan di dalam ruanganku''titah alex singkat.
Kemudian keduanya masuk lift khusus CEO di lantai atas paling tinggi di gedung DELUXIZ yaitu lantai 50 dengan keheningan yang membuat siapa saja tercekik.
__ADS_1
alex meletakkan tasnya di meja serta dirinya duduk di tempat biasa melambaikan tangannya pada arya untuk segera mendekat.
''Mana hasilnya''tanya alex tanpa menoleh kearah arya yang sudah mendekat.
''ini bos,tapi...''ucapan arya terhenti ketika jari telunjuk alex mengacung pertanda tidak ingin di teruskan.arya melihat itu hanya harap-harap cemas sambil sedikit mengusap keringatnya yang mulai jatuh.
''habislah...bos kenapa kau memotong ucapanku ''batin arya semakin takut meski wajah datar yang dia tunjukkan di depan sang bos.
Brakkkk....alex menggebrak meja keras dan langsung berdiri.
Suara benda terjatuh dan kertas yang berterbangan kemana-mana membuat arya bergidik ngeri,sejak selesai membaca laporan yang di berikan oleh arya .Alex kehilangan ketenangan yang biasanya dia ahlinya,Alex membuang semua barang yang berada di atas mejanya,kecuali foto pernikahannya bersama freya sang istri tercinta.
''Beraninya dia ingin freya dariku''
''Tidak akan aku biarkan''
Brak...brak...brak...
Semua barang yang berada di ruangan itu berantakan tak berbentuk,termasuk laptop dan barang-brang penting lainnya hancur .arya tidak berani mencegah karena takut dirinya menjadi sasaran sang bos yang hilang kendali.
''bagaimana bisa si bos hilang kendali seperti itu,seperti akan memakan seseorang hidup-hidup.''batin arya.
''Hanya bu bos yang bisa menenangkan si bos,lebih baik aku telpon sekarang..iya sekarang jika tidak ,habislah semua barang yang berada di ruangan ini.batin
Arya yang tidak tahan melihat itu semua langsung keluar dari ruangan alex dan menelpon freya si ibu bos.
Sedangkan di toko.
Freya yang sedang sibuk mencatat serta memasukkan barang yang baru dimasuk kedalam komputer di bantu rina bersama nao.di kagetkan suara telpon yang berbunyi ,freya mengabaikannya setelah melihat id penelpon.namun hp freya tidak berhenti berdering hingga rina maupun nao risih.
''Freya angkat telponnya siapa tahu penting ''
''Iya fre ini sudah lebih dari 10x loh''pasti telpon itu sangat penting.
Sedangkan di kantor deluxiz arya sedang mondar mandir karena bu bosnya tidak mengangkat telponnya ,dirinya sangat khawatir dengan bosnya yang berada di dalam ruangannya entah sedang apa.arya tidak berani untuk masuk lagi kedalam.
terimakasih atas dukungan kalian .
__ADS_1
jangan lupa like,komen,vote ya ...
dukungan kalian semangat author yang kurang halu ini untuk menulis.✌😊