
Hari ini dimana Alexo merasa sangat kesal bagaimana tidak sejak bangun tidur dirinya sudah mendapatkan kesialan beberapa kali entah itu di sengaja atau tidak.
''Arya,,,''teriak Alexo dari dalam ruangannya.
''Iya bos ada apa .''secepat kilat arya sudah berada di hadapan alexo sang bos dinginnya.
''Ar kenapa hari ini aku begitu banyak kesialan ya,,,?menurutmu aku harus bagaimana?.''
Arya menelan ludahnya kasar karena dirinya pun tidak mengerti tapi pikirannya merasa ini di sengaja oleh seseorang tapi entah siapa arya juga tidak tahu .
''Hm,,, sepertinya ini di sengaja bos.''ucap arya setelah berpikir.
Entah sadar atau tidak alexo se akan tahu semuanya .
''Arya matikan cctv diruangan ini serta ruangan komputer sekarang.''
''Baik bos ''tanpa bertanya arya langsung melaksanakan perintah bosnya meski sedikit bingung.
''Kenapa aku meridukan dia ya?.''alexo mengotak atik telponnya mencoba mencari nomer freya namun tidak ada .
''Huft,,, aku kan belum meminta nomernya bagaimana ini aku ingin mendengar suaranya sekarang.''ucap alexo sambil memijat pelipisnya yang terasa berdenyut.
Ting,,,,
Tiba-tiba suara notifikasi laptopnya berbunyi sebuah email masuk.sebelum membukanya arya sudah kembali .
''Sudah bos cctv ruangan ini dan juga komputer sudah saya matikan.''
__ADS_1
''Bagus ,,,, tetap waspada ar.''ucapnya seakan-akan takut terjadi sesuatu.kemudian arya kembali keruangannya.
Alexo kembali melihat layar laptopnya dan membuka emailnya betapa kagetnya alexo dengan mata melototnya setelah membaca email itu.
||kenapa cctvnya mati dady?apa dady khawatir dengan kesialan dady hari ini?||
''Jadi anak ini yang,,,''belum sempat alexo meneruskan kata-katanya dia medapat satu email lagi dan mebacanya.
||tapi dady jangan khawatir aku sudah menghidupkan cctv dady kembali hihihi,,,,karena kita lebih jenius dari dady||
||dady tenang saja kami hanya menguji dady apakah layak menjadi dady kami ||
Email itu terus berlanjut dan alexo melupakan rasa rindunya dengan freya.
_____
Lexa setuju dengan rencana alex mereka berdua bekerja sama untuk mengerjai sang dady .Dan rencana mereka berhasil tanpa gagal sekalipun.
''Kakak lihatlah wajah dady hihihi,,, lucu.''ucap lexa antusias.
''Biarkan saja ini masih tergolong ringan.''jawab alex.
''Jangan jangan kakak,,,,''lexa ingi menebak namun sepertinya alex mengerti.
''Iya seperti yang kamu pikirkan,kita harus secepatnya membuat dia peka.''tunjuknya pada layar yang menujukkan gambar sang dady.
''Panggil Dady kak bukan dia,,, ''sungut lexa.
__ADS_1
''Belum waktunya lexa.''
''Apa yang belum waktunya tadi saja kakak menulis dady tuh di email.''batin lexa kesal .
Suara perut lexa berbunyi meminta makan setelah itu dirinya menghampiri sabg momy kemudian ketiganya makan bersama di rungan freya.
______
Sore yang melelahkan untuk hari ini alex banyak bersabar demi si kembar yang membuatnya begitu sial.alex menyandarkan punggungnya di kursi mobi belakang sambil mendesah pelan.
''Arya kita ketoko dulu sepertinya aku punya penyakit baru sekarang.''
''Apah,,,,.''teriak arya dari balik kemudinya.
''Jangan berteriak ar aku tidak tuli.''teriak alexo yang kaget karena arya tiba-tiba menghentikan laju mobilnya.
Arya menelan ludahnya kasar dia tidak sadar tadi telah berteriak pada bosnya.
''Maaf bos tadi saya reflek saja mendengar bos mempunyai penyakit padahal selama ini bos kan sehat-sehat saja.''ucap arya pelan takut suaranya melengking kembali
''Jalan dan jangan banyak bertanya mendengar suaramu yang jelek itu aku merasa sangat mual .''ketus alexo kesal .
Arya tidak tersinggung sama sekali dengan sikap sang bos tapi juga dia penasaran.
''Kenapa pergi ketoko bukannya kerumah sakit ya?.''pikir arya namun dia tidak berniat untuk bertanya kembali pada sang bos yang berada di kursi belakang dengan wajah suramnya.
Setelah sampai alexo langsung turun tanpa memperdulikan arya dan langsung memasuki toko dimana nao dan rina sedang membereskan mainan karena waktunya toko tutup.
__ADS_1
Tanpa bertanya alexo langsung masuk keruangan freya dan mengajak ketiganya pulang bersama .