
selamat membaca 😁
Matahari muncul dari ufuk timur serta ayam berkokok menandakan pagi menyapa Lexa melenguh pelan dari tidurnya dia belum sadar sepenuhnya hingga dia melihat se sosok bayangan orang yang ikut tidur di kasurnya reflek tanpa aba-aba Lexa menendang orang itu hingga terjatuh.
Brukkk...
''Aduh.....''mengelus bokong yang sakit karena terjatuh.
Mendengar suara kesakitan Lexa membulatkan matanya ini bukan kamarnya ,diam sejenak kemudian dia ingat kalau dirinya menginap di rumah bibinya .
Lexa membuka selimut dan berdiri memperhatikan orang yang jatuh di seberang kasur sebab tendangannya yang keras .
''Jangan sampai itu bibi ''batin Lexa khawatir apalagi bibinya sedang hamil besar .
Cepat-cepat Lexa berjalan setelah melihat orang yang jatuh dia hanya diam saja tanpa membantu apapun hanya berdiri saja .Lexa mengedarkan pandangannya mencari bibinya yang tak te.rlihat .
''Paman!bibi kemana?bukannya bibi tidur denganku semalam? ''
''Bukan membantu!malah diam saja ,dasar ponakan lucknut ''kesal Lan baru saja dia ingin membangunkan keponakannya itu ,eh malah ini dia mendapat hadiah sungguh yang tak terduga sebuah tendangan hingga membuatnya tersungkur di bawah kasur .
''Lain kali apapun yang terjadi aku tidak akan membangunkannya lagi ''batin Lan kapok sudah kalau bukan istrinya tadi yang menyuruh mana mau dia .
''Paman!!!jawab bibi mana ?''kesal Lexa merasa di acuhkan karena pamannya itu masih sibuk sendiri.
''Masak ,tadi bibimu menyuruh paman membangunkanmu yang tidurnya sudah seperti mayat saja !susah''
''Ish...dasar paman nyebelin ,aku aduin sama bibi baru tahu rasa ''kesal Lexa menghentakkan kakinya sambil berlalu tanpa perduli denga Lan yang masih berada di bawah .
Di dapur wina sedang memasak di bantu kepala pelayan mate tentu saja hanya membantu memotong sayuran karena sedikit susah untuk berjalan kesana kemari .
''Mate apa masih lama ?''
''Tidak nona ''
''Kenapa lama sekali ,sepertinya baby akan marah padamu mate ''ucap wina pelan .
''Bibi ''teriak Lexa dari arah luar dapur ,mengambil alih perhatian wina .
''Lexa jangan teriak nanti anak bibi bisa tuli memdengar suara cempreng mu ''keluh wina gendang telinganya saja terasa kebas mendengar teriakan Lexa apa lagi anaknya yang berada di dalam perut.
''Hehehe .....peace bibi ''mengangkat kedua jarinya berbentuk V sambil menampilkan deretan giginya .
__ADS_1
''Bibi katanya masak ya?mana hasilnya Lexa mau makan laper ''
''Mandi dulu baru makan ''
''No bibi perutku lebih penting dari pada mandi ''Lexa duduk di samping bibinya .
''Pak kep apa masih lama ?Lexa sudah lapar nih!''Lexa mengelus perut kecilnya .
''Kep?''
''Iya bi singkatan dari kepala pelayan ,lebih gampang kan tidak usah manggil panjang-panjang ''seru Lexa sepertinya dia suka memberi julukan pada orang sekarang .
''Kamu ini selalu saja ''gemas wina suasana di mansion ini manjadi ramai ,apa nanti setelah bayinya lahir akan sama ramainya sungguh rasanya sudah tidak sabar .
''Nona silahkan di makan ''datar mate tapi tetap sopan di depan istri tuannya itu ,menyajikan dua mangkuk besar mie di atas meja .
''Berasa ada di kutub Lexa ,di rumah kutub utara sedangkan di sini kutub selatan ''omel Lexa sambil memasukkam mie yang penuh dengan sayur dan daging di depannya kedalam mulut sungguh sangat menggugah selera .
Wina hanya geleng-geleng kepala mendengar ucapan Lexa ,dia sendiri juga tahu adik ipar beserta keponakan satunya juga memiliki sikap yang sama sebelas dua belas seperti tembok dan kulkas .
''Bi sepertinya paman kesal padaku ''
_____
''Atak ...''panggil Al
''Ada apa dek ?''seperti biasa adeknya itu akan selalu membangunkan kakak kembarnya .
''Mamam ....lah..lah ''celotehnya .
''Iya ayo kita ke ruang makan sama-sama ''
''Tak leca ana ...?''
''Menginap di rumah paman Lan dan bibi wina''singkat Alex yang terus melangkah kan kakinya perlahan karena menggendong Lan di belakang punggungnya .
Setelah sampai di ruang makan Alex menurunkan Al di sebelah kursinya ,dia sendiri kemudian duduk dengan anteng .
''Kak...Lexa mana kok gak ikut makan ?''
''Lexa menginap di rumah kak wina ,kemerin kan mereka sudah meminta izin '''
__ADS_1
''Oh ..vely lupa ''
Setelah selesai berdo'a semua orang yang berada di situ mulai makan dengan tenang ,setelah selesai semua kembali pada aktivitas masing-masing
______
Alex maupun Lexa sudah berangkat sekolah masing-masing karena memang tidak satu sekolah pada akhirnya mereka akan bertemu di rumah saja nanti.
Setelah sampai di sekolah Lexa berjalan menuju kelasnya begitu pun Alex yang juga berjalan dengan pasti ke kelasnya .Lexa dengan senyumnya yang dia tebarkan keseluruh orang yang dia lewati berbeda dengan Alex yang dengan wajah dingin dan datarnya bahkan tidak ada yang berani menyapanya sampai sekarang pun Alex masih belum mendapatkan teman yang satu frekuensi .
Alex duduk di bangku nya dengan tenang tidak perduli hal lainnya mengeluarkan ipad dari dalam tas entah apa yang di lakukannya setiap hari seperti itu sibuk sendiri dan belum pernah berbaur padahal dulu dia sering mengingatkan Lexa agar berteman namun dirinya juga belum mempunyai teman .
''panda imut !'' teriak Lexa setelah sampai di dalam kelasnya.resta tidak menjawab hari ini dia merasa lesu .
kemarin orang tuanya sudah mengingatkan dia hanya bisa sekolah dalam minggu ini saja .
''ada apa denganmu?kok muram ?''
''ti..tidak a..apa ''resta menggeleng pelan .
''weekend main kerumah yuk!kita main sama Al dia sudah rindu katanya sama kamu ''
''ok..''
''ada apa dengan panda imut?sudah lah mungkin hanya perasaanku saja nanti aku coba retas cctv di rumahnya mungkin aku melewatkan sesuatu ''batin Lexa .
setelahnya keduanya diam hingga miss tesya datang ke kelas dan memulai pelajaran .
terimakasih dukungannya 😁
like
komen
vote
maafkan author yang baru update ,dua hari ini author tidak enak badan ,mau nulis rasanya kepala author berat ,mau ngehalu pun rasanya pusing jadi author putuskan untuk rehat dari perpenulisan dan perkehaluan .
semoga kalian sehat selalu ....
see you next time 😁😊✌
__ADS_1