Kembar Genius

Kembar Genius
Rahasia


__ADS_3

Di ruang makan diarta,reya ,ovely ,alex serta arya yang ikut makan bersama dalam diam hingga akhirnya reya mengeluarkan suaranya.


''dad?''


''Sudah beres mom tidak perlu kita turun tangan .''


''Iya nyonya ternyata ada yang mengurusnya tanpa perlu repot.''


''Iya mom aku tahu siapa orangnya.''ucap alexo membuat reya dan ovely yang mendengar penasaran.


''Jangan bilang 00 ya bos?.''


''Memang ,,, siapa lagi kalau bukan mereka.''


''Siapa mereka ?''tanya reya bingung sedangkan alexo,arya dan diarta sudah tahu .


Semalam Saat akan beraksi ketiganya di kagetkan dengan kedaan musuh yang sudah beres alias tidak usah repot-repot membalas .


Karena sudah ada yang membereskan dan juga sudah diratakan ke akar akarnya.


''Rahasia mom,,, belum waktunya momy dan ovely tahu.''ucap alexo melirik dadynya dan arya untuk tutup mulut yang hanya di angguki keduanya.


''dady tahu?.''


''Tidak dan tidak ingin tahu.''ucap diarta.


''Kalau kak arya?.''tanya ovely .

__ADS_1


''Bukan urusanku yang penting masalah beres.''jawab arya setenang mungkin.


''Ih,,, gak asik deh kan jadi penasaran.''


''dad,,,?.''ucap reya mengintimidasi sang suami.diarta hanya mengedipkan matanya mana mungkin dirinya tidak mengatakan kepada sang istri jika iya maka bersiaplah tidur dengan guling.


''Tenang sayang ,,, tunggu kabar selanjutnya ok,,,.?''yang hanya di angguki reya


Setelah selesai sarapan pagi alex dan arya berangkat ke kantor sedangkan ovely langsung pergi ke kampus.reya dan diarta jangan di tanya mereka merencanakan untuk berjalan jalan sekalian melihat si kembar dari jauh.


---‐--


''Mom ,,,,.''


''Iya sayang.''ucap freya tanpa menoleh karena dirinya masih sibuk di depan kertas kertas yang berada di depannya sedangkan alex mendengarkan sambil memainkan laptopnya.


Freya diam meletakkan bolpoin yang dia pegang dan menatap kearah lexa yang sudah tersenyum manis serta alex yang hanya diam mendengar pertanyaan lexa.


Freya tidak tahu apa yang harus dia jawab karena semua tergantung tuan alex,tapi dirinya juga tidak boleh egois kebahagian si kembar adalah kebahagiannya.


Mempunyai keluarga yang utuh adalah impian setiap anak tidak bisa di pungkiri dirinya juga mengharapkan itu tapi kembali lagi pada tuan alex kapan akan melamar(menikahi)dirinya.


Freya menghela nafas meski dirinya tidak tahu dirinya tersenyum manis di depan si kembar dan menjawab.


''Secepatnya .''


''Benar mom,,,?.''senyum sumringah

__ADS_1


''Hm,,'' hanya deheman yang freya keluarkan.


 


''Arya !!!''teriak alexo suaranya yang melengking membuat arya langsung berdiri dari tempatnya duduk dan langsung menuju ruangan sang bos.


''Ada apa bos.''meski dengan nada santai namun hatinya kesal setiap kali bosnya berteriak memanggil namanya.


''Rencana selanjutnya apa ya?kasih saran.''datarnya.


''Gini nih kalau terus sibuk,harusnya bos tuh pergi kerumahnya si nyonya freya bawa apa gitu bunga coklat kek jangan diam saja bos.''reflek arya menutup mulutnya karena sudah tidak bersikap formal.


''Mampus aku.''batin arya .


''Boleh juga saranmu,,,,''alexo berfikir sejenak.''sekarang belikan semua yang kamu sebut tadi.''ucapnya lagi.


''Baik bos .''arya melangkahkan kakinya keluar ruangan tapi sebelum dirinya benar benar keluar alex memanggilnya lagi.


''Arya .''panggil alexo dan arya pun menoleh dengan sedikit takut karena perasaannya sedikit tidak enak.


''Kali ini kamu aku maafkan lain kali jangan harap aku akan ,,,.''dengan nada dingin yang menusuk ucapan alexo terhenti.


''Baik bos.''arya cepat menelan ludah kasar sambil berlari keluar tanpa mendengar lanjutannya.


''Dasar arya,aku kan cuma bercanda hihihi''guman alexo terkikik geli dengan tingkah arya yang ketakutan.


entah apa yabg terjadi dengan dirinya hingga bisa tersenyum,mungkin perubahan ini di sebabkan seseorang yang telah merubahnya.

__ADS_1


__ADS_2