
selamat membaca 😁
Tiga hari berlalu begitu cepat tapi begitu lama bagi Lexa yang memang begitu tidak sabarnya ingin segera mengetahui hasil itu .
''Kakak bangun ...kita harus segera berangkat !'' Teriak Lexa sambil mengetok pintu kamar Alex yang masih tertutup rapat dia rela meninggalkan suaminya yang masih tidur di dalam kamar .
Lexa tidak mau pulang ke mansion minata sebelum mengetahui hasil dari tes itu al hasil Resta mengalah karena tidak mungkin dia memaksa apalagi dia sangat mengerti .
Alex yang memang sebenarnya sudah bersiap segera beranjak dari sofa dia bahkan tidak bisa tertidur dengan tenang hari ini adalah hari yang keduanya tunggu .
''Dasar bar-bar ini masih pagi dan suara cemprengmu itu akan membuat semua orang bangun ''decak Alex tenang seakan dirinya sangat santai namun dalam hati sedikit gugup .
''Huh,mata kakak saja seperti beruang hitam pasti tidak bisa tidurkan tadi malam ?jangan di jawab Lexa sudah tahu ''ketus Lexa menatap tajam sang kakak.
''Cih ''Alex meninggalkan Lexa begitu saja jika tidak mulut yang bar-bar itu akan terus mengoceh lagi.
Lexa mengejar kakaknya beruntung semua orang masih tidur meski suara cempreng Lexa menggema tadi .sambil terus berjalan Lexa terus saja mengomel beruntung juga Alex sudah berada di dalam mobil .
''Lexa sampai kapan mulutmu itu akan berhenti? cepatlah !!!'' Ucap Alex dari dalam mobil .
''Bentar ''teriak Lexa yang memang sedari tadi berlari kecil mendengus kesal bukan salahnya bukan jika dia tertinggal ?langkah kaki kakaknya saja yang panjang terlalu cepat .
Setelah masuk kedalam mobil Alex langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata karena jalanan masih sepi jadi memudahkannya untuk segera sampai di rumah sakit milik keluarganya itu .
Semua orang langsung terburu-buru begitu mendengar kabar bahwa pemilik rumah sakit akan datang entah apa yang terjadi semua menjadi sibuk mempersiapkan segala hal yang mungkin akan terjadi meski mereka tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya .
''Selamat pagi tuan Alex ''Alex yang baru turun dari mobil memincingkan mata tajamnya kearah pria yang menyambutnya .
''Pagi ''Lexa lebih dulu menyahut dengan datar sedangkan Alex diam saja tanpa menjawab .tentu saja Alex menggunakan topengnya setiap kali keluar berbeda dengan Lexa yang mulai tidak menggunakan topengnya kecuali di acara tertentu saja mereka sudah mengenalnya sebagai sekertaris Alex di DELUXIZ GROUP.
tanpa banyak berkata Alex melangkahkan kakinya memasuki rumah sakit meninggalkan orang-orang yang menyapanya Lexa mengikuti dari samping sambil menjawab sapaan mereka dengan wajah datarnya .
_____
__ADS_1
Dokter yang sejak kemarin mengerjakan pekerjaan mendadak gugup seketika bukannya ini masih sangat pagi meski tadi malam dia sudah memberi kabar bahwa pagi ini sudah bisa menerima hasilnya tapi ini masih sangat bukan ini masih terlalu pagi ?dokter itu berpikir mungkin nanti sekitar jam tujuh tapi ternyata ....dokter itu tidak bisa berkata-kata lagi .
''Langsung saja bacakan hasilnya ''ucap Alex maupun Lexa hingga mereka berbarengan .
Meski bingung dan juga takut dokter itu tetap membuka hasilnya rasa ngantuk sudah menghilang seketika sejak kedua orang di depannya ini muncul begitu saja tanpa di duga atau mungkin hanya dirinya yang tidak mengetahui kedatangan pemilik rumah sakit ini.
''Tuan ini....''Alex langsung menatap tajam dokter itu hingga tidak berkutik ,meski menggunakan topeng tetap saja tatapan tajam itu menakutkan bagi dokter itu yang langsung menelan ludahnya kasar.
''Laporan ini menyatakan DNA saudari Lyly 100% cocok dengan DNA anda ''ucap cepat dokter itu tanpa terputus sekalipun ,dia sangat khawatir dan takut jika pekerjaan dan nyawanya akan ikut terputus alias di pecat apalagi dia masih mempunyai tanggungan meski tidak memiliki istri .
Lexa langsung memeluk Alex sambil menangis keras membuat dokter itu sangat shock sekaligus merasa heran ada apa dengan hubungan keduanya sebenarnya .
Alex tersenyum meski air matanya pun tidak bisa dia tahan di balik topeng membalas pelukan Lexa dengan erat kebahagiaan yang sudah di tunggu bertahun-tahun kini sudah berada di depan mata.
''Kakak kita menemukan adek cantik!kita tidak sedang bermimpi kan kak?''tanya Lexa dengan isakan kecilnya setwlah dia sedikit tenang .
''Tidak sayang ini nyata adek cantik kita sudah kembali dan ternyata sangat dekat ,dia berada di sini ''ucap Alex beberapa kali mengelus rambut Lexa penuh sayang .
Kemudian Lexa meminta langsung menemui lyly di tempat kerjanya mereka berdua langsung meninggalkan dokter yang masih mematung hingga pundaknya pun sampai di tepuk oleh sesama dokter yang tidak sengaja lewat jika tidak mungkin hingga matahari terbit pasti dia akan berdiri saja.
Setelah sadar keduanya melangkah keluar rumah sakit karena memang shift mereka sudah selesai .
______
Sang manager telah bersiap se akan instingnya mengatakan bahwa kebenaran akan segera terbongkar dan juga entah kenapa lyly pun ingin masuk shift pagi meski sedikit heran sang manger tetap seperti biasa .
''Aneh ,apakah ini kebetulan?''batin sang manager .
Dia melangkahkan kakinya dari dalam ruangan seakan instingnya sudah menuntun terlebih dahulu .
Alex dan Lexa turun dari mobil dengan saling menggenggam tangan mereka berdua memasuki restoran bahkan keduanya tidak memikirkan apa yang orang lihat dan katakan yang ada di pikiran mereka berdua sekarang adalah adek cantiknya .
''Selamat pagi tuan Alex ,silahkan ikuti saya ''ucap sang manager membuat saudara kembar itu menaikkan alis mereka heran namun tetap mengikuti tanpa bertanya .
__ADS_1
Setelah sampai di ruangan VIP ketiganya duduk tanpa basa-basi Alex langsung mengatakan niatnya datang kerestoran ini dan di angguki oleh sang manager.
''Bawakan sarapan terbaik di restoran ini ''ucap sang manager di meletakkan gagabg telpon itu kembali pada tempatnya .
''Anda pasti belum sarapan mari kita sarapan bersama ,entah kenapa saya merasa anda akan datang kesini entah sekarang atau nanti ''Lexa diam begitu pun Alex .
Masih dalam keadaan hening hingga suara pintu itu terbuka menampakkan seorang gadis biasa membawa nampan berisi makanan di kedua tangannya .
Lexa maupun alex mendongak melihat kearah gadis itu ,Alex dan Lexa diam seolah menahan rasa rindu yang membuncah .
Iya ...gadis itu adalah lyly sambil tersenyum meletakkan satu persatu makanan ke atas meja wajah cantiknya semakin terpancar meski di tutupi dengan pakaian sederhana .
''Selamat menikmati ''lyly sedikit menunduk dengan sopan kemudian dia berbalik ingin keluar dari ruangan itu namun sang manager menahan lyly sambil tersenyum samar tidak ada yang menyadari kecuali lyly sendiri .
''Lyly bisakah kamu di sini sebentar ?''
''Baik pak ''tanpa bertanya meski sedikit kesal lyly tetap berada di dalam ruangan yang suasana mulai dingin karena tatapan tajamnya kearah orang yang menahannya .
''Berani sekali ternyata tunggu setelah ini awas kau !''
''Aku di sini bos kau karyawan''
Seakan keduanya berbicara lewat mata yang satu menatap tajam yang satu se akan ingin menggoda tanpa tahu apa akibatnya nanti .
terimakasih dukungannya 🙏😁
like
komen
vote
see you next time ✌😀
__ADS_1