
selamat membaca 😊
Setiap malam freya selalu bangun dan berdo'a agar mendapatkan keputusan yang tepat dan tidak menyakiti siapapun.
Freya terbangun dari tidurnya dia memimpikan mimpi yang terus beulang ulang selama tiga hari ini dan besok adalah jawaban yang harus dia berikan pada tuan alex.
''Kak apa kita bantu dady dan momy bersatu?.''
''Sudah lebih baik kamu tidur dek biar itu jadi urusan kakak.''
''Terserah ,,, aku hanya mau keluarga kita utuh dan tidak mendengar cibiran dari teman.''lexa langsung membalik tubuhnya memunggungi alex.
Mereka masih tidur satu kamar dan satu kasur anak anak tetaplah anak anak .alex mengerti maksud yang dikatakan lexa .
Memang sejak dulu mereka di kucilkan hingga saat ini mereka tidak mempunyai satu temanpun hanya karena mereka tidak mempunyai ayah.dari luar mereka dingin namun dalam hati mereka sakit setiap kali mendengar cibiran dari orang bukan hanya dari teman. Alex dan lexa membalas semua dengan cara mereka sendiri dan freya pun tidak mengetahui semuanya.
Pagi hari Alexo berjalan kearah toko di mana freya bekerja dengan tergesa -gesa alexo melangkahkan kakinya memasuki toko dengan wajah super dingin serta cueknya rina dan nao sampai kaget namun mereka hanya membiarkan alexo lewat begitu saja menuju ruangan freya karena mereka sudah tahu kalau keduanya sudah terlihat dekat apalagi kemarin tanpa sengaja keduanya sudah mendengar meski sedikit.
Tok tok tok
''Masuk .''suara lembut itu terdengar di telinga alexo.
__ADS_1
Ceklek,,, alexo masuk dengan senyuman tidak seperti tadi dengan aura yang dingin.
''Apa kamu ada waktu?.''freya yang mengerti hanya mengangguk dan tersenyum kemudian freya beranjak berdiri dan berjalan kearah alexo.
''Ayo kita ketaman.''ucap freya lembut membuat alexo sedikit salah tingkah freya tidak seformal kemarin begitulah pikiran alex.
Sungguh perasaannya sangat bahagia apalagi melihat senyum lembut freya membuat moodbosternya lebih positif tanpa sadar alex menggandeng tangan freya tanpa melunturkan senyumannya.freya malu namun dia hanya mengikuti alex yang menariknya .
Semua yang berada di dalam toko itu kaget bagaimana tidak kaget coba seorang tuan muda alexo yang tampan dan terkenal super dingin bisa tersenyum mempesona .
''Ya ,,, ampun senyumnya buat meleleh hatiku.''ucap ibu itu terhenti yang sedang memilih mainan.
''Baru kali ini melihat tuan muda alexo deluxiz tersenyum sangat tampan.''
''Yah ,,,, hanya pemilik toko ini yang bisa membuat tuan alexo seperti itu .''ucap nao bangga.
Rina menganggukkan kepala membenarkan perkataan nao dia sangat berharap freya dan si kembar bahagia cukup sudah dengan penderitaan yang di alami ibu dan anak kembar itu.
Freya dan alex sudah tidak terlihat .
''Tuhan ,,, tolong kali ini biarkan freya dan si kembar bahagia.''batin nao dan rina mereka sedikit mengusap kedua sudut mata mereka .
__ADS_1
Setelah itu keduanya melayani para pembeli dengan ramah .
_______
''Kalian tahu dadyku sudah pulang .''ucap lexa bangga .
''Benarkah .''teman yang duduk di samping lexa bertanya dengan sedikit takut.dan teman yang lain hanya mendengarkan.
''Benar ,dadyku sudah pulang jadi kalian tidak perlu mengusikku lagi tapi jika itu terjadi lagi maka dady akan menghukum kalian semua lihat saja nanti.''sinis lexa melirik kearah teman temannya seketika membuat nyali teman temannya menciut.
''Dan ingat aku tidak butuh kalian sebagai teman.''lexa memberikan jarak dan menggeser kursinya kebelakang dan sejauh mungkin dari bangku teman temannya yang lain.
''Aku tidak perlu teman jika hanya menyakitiku cukup ada kakak ,momy dan dady. Mereka akan selalu melindungiku ''batin lexa .
______
Freya dan Alexo sudah duduk di tempat mereka berdua diam tidak ada kata yang keluar dari mulut keduanya untung di taman ini keadaan masih sepi hanya beberapa orang yang tidak bekerja mungkin yang berdeliweran mengingat ini masih jam kerja.
''Freya aku meminta jawabanmu sekarang apa kamu keberatan jika iya maka lebih baik aku pergi sekarang mungkin kamu masih butuh waktu lagi.''ucap alexo,dia sudah sangat berusaha akrab sambil beranjak berdiri .
''Tunggu,,,,hm,,, duduklah kemabali a,,ku akan mengatakan keputusanku .''ucap freya lembut dengan terbata-bata.
__ADS_1
Alex duduk kembali dia ingin mendengarkan keputusan freya dengan penasaran dia sudah tidak sabar antara bahagia dan sedih ,sungguh bahagia jika freya menerimanya sedih ketika ada penolakan dari freya namun alex tidak akan menyerah jika memang freya menolaknya seribu cara dia akan lakukan jika itu bisa membuatnya bersama perempuan ini dan si kembar .
''aku,,,,,,'' begitu gugup freya bibirnya terasa sangat kelu .