Kembar Genius

Kembar Genius
bahagia 2


__ADS_3

selamat membaca 😁


Ting ...ting ...ting....


Suara beberapa notifikasi mengalihkan kesedihan Vely meraih hp yang sebelumnya dia lemparkan di ranjang bersamaan dengan dirinya tadi .


''Apa an sih menganggu saja ''Arya sedang berada di dalam kamar mandi dia belum bisa membujuk istrinya itu untuk tidak bersedih karena perginya keponakan bar-bar entah bumil itu masih belum memberitahukan berita bahagia itu mungkin lupa .


''Dasar keponakan bar-bar dan kenapa juga sih aku sesedih ini biasanya juga kesal aneh ''gumannya pelan tangan kiri mengusap air matanya dan tangan kanan memegang smartphone mengusap layar hingga ketika dia membaca pesan itu dia terbelalak melotot ter tegun pasti .


''Selamat ya tante jelek ini hadiah untuk sepupu kecilku ,banyak bukan?tapi tenang saja kali ini Lexa tidak bohong kok ''isi pesan itu kemudian Vely semakin membelakan matanya karena melihat gambar sebuah rumah ,kunci mobil dan barang lainnya serta bukti tranfers sebesar 2 M yang masuk kereningnya langsung .


''Ini?tidak mimpi kan se..sebanyak ...ini ''Vely madih tidak percaya dengan apa yang dia lihat barusan hingga tanpa sadar smartphone yang dia pegang terjatuh ke kasur .


Arya keluar dari kamar mandi di buat heran dengan keterdiaman Vely tadi sangat sedih sekarang malah terlihat shock dan terbengong di atas kasur .


''Sayang ada apa?''setelah membersihkan diri Arya mendekat namun sebelumnya dia sudah memakai pakaian santainyayang dia ambil dari dalam lemari .


''Sayang ...''sekali lagi Arya memanggil namun sepertinya isi otak Vely melanglang buana .


''Ada apa ya tadi coba ku lihat ''Arya mengambil smartphone yang berad di kasur kemudian melihat apa yang istrinya lihat .


''Oh ,ini yang membuat istriku shock sampai sebegitunya ''Arya menggelengkan kepalanya pelan dia bahkan tidak tahu mau berkata apa karena memang dia tahu ke kayaan si kembar melebihi ke kayaan keluarga nya sendiri .


''Sayang, tidak shock ?''ucap Vely yang baru saja tersadar .


''Tidak ''singkat Arya dia membaringkan dirinya di samping Vely .


''Ini bukan mimpi kan ?''


''Besok kita kesana kalau istriku tidak percaya ''


''Ngomong-ngomong Vely seperti melupakan sesuatu tapi apa ya...?''


''Sudah sini istirahat bumil gak boleh mikir yang berat-berat cukup mikirin mau makan apa sekarang ?''tanya Arya yang ingin mengalihkan pembicaraan


''Batagor,cimol sama siomay ''celetuk Vely tiba-tiba air liur nya menetes membayangkan makanan abang-abang melupakan kejadian yang tadi.


''Hah,makanan apa itu sayang ?''Arya heran se umur-umur baru kali ini mendengar nama makanan itu ok kalau siomay dia tahu lah ini batagor,cimol apa itu?melihat pun tidak pernah .


''Beli'in yang jual harus pakai topi hijau,baju hijau dan pakai kaca mata hijau terakhir harus ganteng seperti opa-opa korea ''


''Hah ,mau manggung apa mau jualan itu sayang ''


''Pokoknya harus itu nanti kamu foto sama abang-abangnya sebagai bukti ''


''Istirahat dulu boleh ?''


''Beli sekarang !''perintah Vely sambil melotot ke arah Arya .


Arya pasrah kemudian dia turun dari atas kasur dan mengambil kunci mobil hendak keluar namun di urungkan ketika Vely mengucapkan .


''Pakai motor dan baju mu ganti jadi warna hijau ''

__ADS_1


''Tapi sayang ?''Arya mencoba memelas .


''Cepet sayang ,aku sudah ingin makan itu ''ucap Vely sambil mengelus perut ratanya .


Dengan langkah gontai Arya kembali membuka lemari dan mengambil baju yang berwarna hijau lalu memakainya setelah itu dia mengambil kunci motor keluar dari kamar beruntung tidak ada orang jadi dia langsung saja keluar rumah .bisa malu dia memakai baju serba hijau sudah seperti lemper saja .


_____


Berbeda dengan tingkah bumil di sisi lain Lexa sedang cekikikan entah apa yang dia lihat membuat semua orang yang berada di situ terlihat heran,kalau Resta sudah terbiasa berbeda dengan kedua orang di depan Lexa itu mereka masih menganggap Lexa anak baik dan manis tapi memang kenyataannya cuma agak bar-bar saja yang tentu saja kedua orang itu tidak tahu .


''Sayang ada apa dengan menantu kita ?apa ada hal baik hingga terkikik begitu ''


''Hush ...kamu ini tidak mengerti anak muda jaman sekarang ,sudah biarkan ''bela sang istri pada menantu kesayangannya .


Resta yang mendengar gumanan kedua orang tuanya hanya tersenyum karena sisi lain dari seorang Lexa sudah di perlihatkan karena tidak sembarang orang yang bisa mengetahuinya jika sudah begitu Resta sangat bahagia .anggap saja dia bodoh tapi itulah kenyataannya rasa cintanya semakin bertambah .


Cup ..tanpa sadar Resta mengecup bibir Lexa yang masih cekikikan .


''Sayang ,mau lagi ''cicit Lexa bukannya malu malah mau nambah .pipi Resta merona bagaimana tidak tadi dia tanpa sengaja dan sekarang dia di goda oleh istrinya itu pun di depan kedua orang tua .


''Ck ...berasa nyamuk kita ma ''


''Mama enggak tuh malah seneng ,mama juga mau dong pa ''


''Malu ma ingat umur ''


''Ish ,papa ini tidak romantis sekali !''melotot .


''Ok ,kita ke kamar malu ma ada menantu kita ''


Setelah orang tuannya pergi Resta mendekat kearah istrinya merapat Lexa yang masih sibuk dengan smartphonenya mengerti lalu meletakkannya di atas meja .


''Ada apa?''Lexa menaik kan alisnya .


''Sayang ,mau itu... ''Resta mengerlingkan matanya kearah Lexa dengan nakal .


''Ayo ,ke kamar ''ajak Lexa entah kenapa dia menuruti ajakan panda imut .


''Hah ''Resta melongo dengan mulut terbuka ,dia bahkan tidak yakin dengan apa yang dia dengar .


''Panda imut ayo katanya mau itu kenapa diam saja ,tidak mau ya?''karena melihat suaminya masih dia dengan mulut terbuka .


''Lama ''kemudian Lexa menarik tangan Resta pergi ke kamar mereka yang berada di rumah ini .


Rumah yang besar rumah yang baru pertama kali dia injak dan dia akan tinggal di sana bersama keluarga sang suami apalagi kedua mertua nya sangat baik dan sangat menyayanginya .


_____


Hari semakin sore Alex mengendarai mobilnya sepulang kantor sendiri tanpa supir kali ini dia ingin mengajak Rain berjalan-jalan sekaligus melihat rumah baru yang sudah di persiapkannya.


Memang rumah yang dia bangun tidak ada yang mengetahui nya kecuali Lexa karena dia tidak akan bisa menyembunyikan apapun dari adik kembarnya itu .


Diam-diam Alex sudah mempersiapkan segalanya jika memang Rain mau maka mereka akan langsung menempati rumah itu tapi ada satu hal yang sedikut membuatnya khawatir yaitu kedua mertuanya apakah akan memberikan ijin untuk mereka berdua tinggal terpisah sedikit takut namun Alex harus menghadapinya bukan ?sebagai lelaki makanya ucapannya yang di pegang beserta bukti bukan janji .

__ADS_1


Gadis kecil sedang bersenandung riang sambil menyirami bunga dan tanaman yang menghiasi depan rumahnya dia belum sadar jika dia di perhatikan .siapa lagi kalau bukan Rain


Setelah mengantar adik iparnya dia meminta pulang sedangkan Alex kembali ke kantor .


''Sungguh menggemaskan jika tidak ingat dengan janjiku sudah ku terkam ''


Alex mendekat secara perlahan tanpa suara dia masih memperhatikan tingkah laku istri kecilnya .


''Andai kak Alex kesini aku ingin kencan seperti teman -teman di sekolah ,mereka bilang seru tapi kak Alex mau gak ya ?dia kan sudah tua takutnya malu ''Alex sedkit bermuka masam mendengar kata tua dari mulut Rain.


''meski tua dia tetap tampan hihihi ,untung tidak ada orangnya jika tidak habislah aku mengatainya tua hihihi ''ucap pelan Rain dia tidak berhenti menyirami tanaman membelakangi Alex yang berdiri .


Yang tadi berwajah masam berubah cerah ketika mendengar ucapan Rain lagi .


''Kalau orangnya dengar bagaimana ?''celetuk Alex dari arah belakang .


''Yah ,palingan di hukum itu pun di dalam kamar ''spontan Rain menjawab .


''Oh...ya....''Alex sudah memasang tampang sedikit garang dia ingin menggoda sang istri .


''I...ya ''Rain yang memutar tubuhnya reflek canggung sambil tersenyum manis karena orang yang dia bicarakan ada di depannya.


''Mampus jadi aku bicara sama orangnya ,bagaimana ini ih mulutmu ini Rain kenapa asal ceplos ''batin Rain yang masih tersenyum.


''Hukuman ya?''


''Hukuman apa kak ?''pura memasang tampang polos .


''Ayo ke kamar ''


''Tapi ....''


Tanpa menunggu lebih lama Alex menggendong Rain dengan bridal style membawanya masuk kedalam rumah sedangkan Rain yang malu menelungsupkan wajahnya kedada bidang Alex yang tertutup pakaian .malu sangat malu apalagi saat melewati ruang keluarga di mana ada ayah dan ibu nya namun si Alex mah biasa hingga masuk kedalam kamar .


''Dasar ma anak jaman sekarang tidak malu apa sama orang tua ''


''Sudah pa dulu kamu juga begitu kan ''


''Iya sih ,ayo kita ke kamar juga ''


''Ngapain ?''


''Mau manja-manja an ''


Tanpa menunggu lama juga kedua pasangan paruh baya itu masuk kedalam kamar padahal hari sudah sangat sore .


terimakasih dukungannya 🙏😊


like


komen


vote

__ADS_1


see you next time ✌😁


__ADS_2