
selamat membaca 😊
''Honey...''guman Alex masuk kedalam selimut dan memeluk freya dari belakang.
Freya diam tetap dengan isakannya meski dirinya merasakan ada yang mendekat bahkan memeluknya freya hanya membiarkan saja.
Entah karena apa freya sangat sedih karena di acuhkan dan di diamkan oleh Alex,ada rasa sesak di dalam dadanya hingga freya mengingat masa-masa sebelum bertemu dengan Alex dirinya bisa begitu tegar dan kuat perjuangan yang dia lalui membesarkan si kembar bahkan cemohan dari orang-orang tak semenyakitkan sekarang .
''Honey... maafkan aku telah mengacuhkanmu''bisik Alex di telinga freya deru nafasnya terasa hangat menerpa sebagian leher freya membuatnya sedikit diam tercekat.
''Honey...''Alex membalikkan tubuh freya secara perlahan agar menghadap dirinya ,selimut yang tadinya menutupi keduanya di buka oleh Alex agar bisa bernafas lebih leluasa.
Freya menunduk masih dengan isakan kecil serta air mata yang terus mengalir secara perlahan .Alex mengangkat dagu freya menatap lama pada istrinya.
''Lihat aku honey...''sambil menangis freya tetap melihat kearah mata Alex ,mata freya memerah mungkin sejak tadi menangis.Alex mencium kedua mata freya secara bergantian.
''Honey...ku mohon berhentilah menangis ,cukup tangis kebahagiaan bukan tangis kesedihan''ucapnya lembut selembut kapas maklum kalau berbicara dengan ibu hamil harus berhati-hati.
''Kamu yang membuatku menangis''serunya sambil mengerucutkan bibirnya yang seksi membuat alex menelan ludahnya kasar sambil melongo mendengar ucapan istrinya.
''Aku?''tunjuknya pada diri sendiri.
''Iya...''lirih freya.''kamu marah karena aku bertemu dengan lan di taman padahal katanya kamu sudah memberi izin,terus juga tadi selama di mobil kamu diam saja ,setelah itu kamu juga turun duluan dari mobil dan mengacuhkanku...apa kalau bukan kamu marah padaku''cicitnya lagi yang semakin terisak.
''Sudah ...honay kamu salah paham ''
''Aku minta maaf ok?aku diam karena ada sesuatu yang harus aku tahan ''ucapan Alex ambigu membuat freya seketika menghentikan isakannya.
''Menahan sesuatu?''tanya freya dia pikir salah mendengar atau bagaimana.
''Iya ,dan harus aku tahan''
''Menahan apa?''tanya freya bingung ,apa yang harus di tahan hingga suaminya itu mengacuhkannya dan itu tidak di bisa di biarkan ..
''Itu ....aku menginginkanmu tapi kata arya jika kandunganmu masih muda tidak boleh melakukannya jadi aku tahan''ucap alex dengan gugup kedua jari telunjuk yang di ketukkan bersamaan ,entah kenapa rasanya malu juga.
''Hah...''freya menepuk jidatnya sungguh koyol suaminya ini hanya karena itu sampai dia mengacuhkannya.
''Baiklah,kita kedokter besok membicarakan ini dengan arya mana dia tahu?kan dia saja belum nikah,jangankan nikah dekat sama peremouan saja tidak pernah''ucap freya bagaimana tidak suaminya yang membuat arya sibuk hingga tidak berdekatan dengan perempuan kecuali rekan bisnis suaminya.
''Iya.. kamu benar aku harusnya bertanya pada yang lebih ahli''alex memikirkan apa yang dikatakan freya ada benarnya ini salahnya karena tidak terlalu peka dan tidak bertanya.
__ADS_1
''Sekarang... boleh aku memakanmu?''tanya alex tiba-tiba karena sedari tadi dia sudah menahannya dengan susah payah setelah berendam dan mandi air dingin sudah lebih baik tapi setelah melihat freya di depannya ini gairah itu meluap lagi dan sudah tidak bisa menahannya.
''Se...sekarang?''dengan ter bata-bata freya bertanya hingga pipinya merona malu .alex mengangguk.
Tanpa menjawab alex langsung membawa freya masuk kedalam selimut dengan perlahan takut menyakiti dedek yang berada di dalam perut istrinya.
_______
''Kak...apa kita biarkan dady sama momy?''lexa khawatir pada keduanya terutama momynya .
''Biarkan saja momy sama dady itu sudah dewasa besok juga mereka baikan''
''Benar kak?''
''Iya kita lihat saja besok''ucap alex enteng karena dadynya termasuk dalam pria bucin terhadap istri.
Sedangkan di kamar pribadi diarta dan reya juga berbincang tentang anak dan menantunya.
''Dad,mirip siapa sih Alex?kenapa tidak begitu peka''keluh reya pada diarta mengingat tadi dia harus menyadarkannya dulu.
''Entahlah ,dady juga tidak tahu ...apa kita salah membuat adonanya dulu?''ucap diarta mengingat-ngingat tapi menurutnya tidak salah .
''Hish ..dad jangan mesum ya...!!''hardik reya.
''Jangan ngadi-ngadi mau bersaing dengan menantu kesayanganku,aku tidak mau ..bukan tidak mau sih sebanarnya tapi lebih ke malu lah kita ini sudah berumur waktu kita bersenang-senang saja menikmati hari tua''ucap reya panjang.
Begitu diarta memdengar kata bersenang-senang dari mulut istrinya itu, dirinya langsung tersenyùm penuh arti kearah reya ,reya sendiri melihat gelagat suaminya sudah mulai sedikit waspada dan merutuki mulutnya kali ini.
''Bersenang-senang ya...baiklah mari..''guman diarta pelan sambil menampilkan senyum tipisnya yang masih bisa di dengar dan di lihat reya.
''A...apa yang akan dady...lakukan....''ucap reya terbata-bata dengan sangat gugup padahal ini sudah sering terjadi namun tetap saja reya di buat se akan mati kutu .
Diarta semakin mendekat ...dekat... hingga tidak ada jarak diantara keduanya ,diarta menindih reya dan berada di nawah kungkungannya sambil meniup telinga reya pelan dan berbisik' kita akan bersenang- senang malam ini,aku tidak akan membiarkan mu tidur nyenyak sekalipun memohon''senyum memikat diarta tampilkan .
Reya menelan ludahnya dan mulai terpesona namun medengar perkataan suminya reya pada akhirnya pasrah ,karena menolak pun percuma jika sudah begini apalagi dirinya juga mengingankannya.
Pada akhirnya keduanya menghabiskan malam penuh gairah .bersamaan itu juga sang anak juga menantunya melakukan hal yang sama.sedangkan si kembar masih nermain main,beruntung semua kamar ada peredam suara otomatis jika tidak mungkin semua orang akan mendengar suara erotis ke empatnya.
Mereka berempat melupakan si kembar yang belum makan malam dan beruntungnya sepertinya si kembar sangat sibuk hingga melupakan makan malamnya.
_______
__ADS_1
''Apa yang harus aku lakukan sekarang?mencarinya atau bagaimana?''lan mondar mandir di dalam kamarnya dia tidak bisa tidur malam ini.
Dia sudah tahu sekarang bahwa dirinya salah paham mengenali seseorang dan ini salahnya yang tidak mengecek sendiri dulu dan menyuruh anak buahnya dan malah berakhir seperti ini.
Beruntung dirinya di sadarkan oleh asisten kepercayaannya yang mencari tahu lebih dulu,setelah mencari tahu barulah asistennya itu menggelengkan kepala atas kecerobohan anak buahnya dalam mencari gadis kecil tuannya itu.
Memang harusnya ini tugasnya namun karena kesibukan di kantor membuatnya mempercayakan pencarian pada anak buah yang sudah di percaya oleh lan dan asistennya.
''Ah ...sepertinya memang harus aku sendiri yang melakukannya dan menemuinya ...apa lagi kemarin sepertinya aku melakukan sesuatu yang membuatnya benci padaku''guman lan pelan .
Lan sibuk memikirkan segala rencana agar dia bisa secara alami mendekat kearah gadis kecilnya,hingga sebuah ketukan membuyarkan lamunannya.
Tok...tok...tok...
''Masuk!!''titah lan datar.
''Tuan....''asisten yang di panggil mi gorwng oleh mate itu merasa bersalah atas kelalaiannnya.
''Laporkan'' wajah lan berubah menjadi lebih dingin.
''Tuan nona berada di pinggiran kota xxx bersama ibunya tapi...''tegas namun sedikit ragu untuk melanjutkan perkataannya.
''Lanjutkan..''
''Tapi banyak penjaga dan juga orang yang mengawasi mereka dari jauh maupun dekat.''lan mengernyitkan bingung dengan apa yang di katakan asistennya.
''Seperti ada orang yang sengaja membiarkan nona beserta ibu sekaligus melindungi keduanya di tempat itu''
''Aku tahu maksudmu sudah pergilah'' .ucap lan mulai bicara dengan nada pelan sedangkan sang asisten mematung tidak biasanya tuannya ini berbicara pelan seperti ini.
Asistenya keluar dengan dalam keadaan bingung,sedangkan di dalam kamar lan beranjak dan mengambil kunci mobil keluar dari kamar setelah itu pergi menggunakan mobilnya keluar entah kemana .
Membauat asisten dan mate si kepala pelayan bingung karena waktunya tidur ,tuannya malah keluar rumah dan tidak tahu kemana .
terimakasih dukungannya 😊
dukungan kalian adalah semanhat author...
jangan sungkan untuk memberikan likenya juga komentarnya....
lihat novel lain author cukup klik profil author ya...
__ADS_1
see you nex time.