
selamat membaca 😊
Alex dan Lexa masih tetap fokus tanpa perduli dengan hal lainnya cctv kantin sudah mereka retas jadi penjaga hanya bisa melihat hal biasa dalam gambar .
Arya yang berada di belakang keduanya sampai terbengong-bengong melihat apa yang dilakukan si kembar .bagaimana tidak keduanya bermain dengan lincah di ipadnya bukan bermain game seperti anak pada umumnya melainkan ini lebih menakjubkan dari pada duduk di layar komputer mengerjakan pekerjaan yang tidak selesai-selesai.
''Anak-anak ini sangat jenius dalam waktu hitungan detik dua perusahaan langsung gulung tikar bagaimana mereka bisa lebih mengerikan dari bos ,haish ....sepertinya di masa depan mereka akan memiliki kerajaan bisnis sendiri dan mengusai semua pasar bahkan bisnis di seluruh dunia ''batin arya bergidik ngeri .
''Dan pastinya jika aku mempunyai seorang anak entah itu laki-laki maupun perempuan mereka akan terikat dengan kedua anak ini sepertiku karena seumur hidup aku sudah berjanji ''meski sendu namun arya bangga jika suatu saat itu terjadi karena kedua anak ini akan menjadi orang besar dan orang yang sangat di segani dalam dunia bisnis .
Si kembar masih asyik dengan dunianya ,arya yang sudah tidak tahan ingin berbicara akhirnya mengeluarkan suaranya ...
''Ingat jangan terlalu gegabah ''pelannya di telinga keduanya kepala arya berada di tengah-tengah keduanya persis mensejajarkan dengan si kembar.
Keduanya menoleh heran bukannya om arya sudah pergi?tapi sepertinya om arya juga penasaran.
''Om belum pergi?''tanya Lexa kembali melihat layar ipadnya begitupun Alex yang diam saja hanya tangannya yang sedangkan berselancar kekasana kemari sangat lincah .
''Kalian pikir om akan meninggalkan ke kacauan di sini?'' Arya kembali berjalan dan duduk di depan keduanya ,''bisa di gantung om sama dady dingin kalian ''batin arya .
''Hehehe...maaf om ''Lexa tersenyum meperlihatkan gigi putihnya .
Makanan dan cemilan berserakan di depan keduanya bahkan bungkusnya pun nerceceran di lantai membuat arya mendengus kesal baru beberapa menit yang lalu keduanya membuat kekacauan dan kali ini lebih banyak dari yang tadi.
''Apa kalian belum selesai ?ayo kita kembali sebelum dady dingin kalian itu khawatir karena terlalu lama ''ucap arya sembari memungut sampah bungkus camilan ...
''Benar-benar ''meski dengan kesal arya tetap memungut.
''Bentar om ...masih ada satu lagi setelah selesai kita kembali ,kak...tolong di percepat ''Alex hanya mengangguk sedari tadi dia diam saja karena malas untuk mengeluarkan suara berharganya ...
''Om hati-hati saat berbicara apalagi tentang dady kalau nanti orangnya mendengar om bisa di kirim ke kutub utara loh ...''goda Lexa dia sudah selesai dan memasukkan ipad kedalam tas khusus begitu pun Alex juga memasukkannya kedalam tas khusus.
''Hm..''arya hanya berdehem,si kembar beranjak dari tempat duduk dan berjalan mendahului arya yang masih membereskan meja .
''Haish...tidak bos tidak anak semua sama saja'' batin arya melempar salah satu bungkus kesembarang arah hingga seorang tukang bersih-bersih pun jadi sasaran.
''Kamu...!!!bersihkan ke kacauan ini '' perintah arya begitu berlalu mengikuti si kembar yang sudah terlebih dahulu berjalan.
_____
Breaking news ....
Hari ini adalah hari terburuk bagi lima perusahaan yang tiba-tiba mengalami kebangkrutan tanpa sebab ,bahkan CEO mereka tidak mengetahui apa yang terjadi sebenarnya ,namun beredar kabar bahwa kelima perusahaan itu sudah banyak melakukan kecurangan dan juga korupsi serta sering mengambil ke untungan yang berlebihan.
Sampai saat berita ini di turunkan berbagai pihak masih belum mendapatkan konfirmasi dari pemilik perusahaan-perusahaan tersebut.
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan terimakasih...
__ADS_1
''Honey ...apa perusahaanmu juga akan bangkrut seperti mereka?''tanya freya polos masih setia menonton berita di layar tv.
''Hah....''Alexo mengerjapkan matanya pelan mendengar ucapan freya istrinya membuat darahnya membeku seketika .
''Perusahaamu tidak melakukan seperti mereka kan honey?kenapa diam saja apa berita itu benar ?''tanya freya bertubi-tubi membuat Alexo bingung harus menjawab apa .
''Tidak honey mana mungkin aku akan mengambil ke untungan seperti itu ''
''Ya siapa tahu katanya perusahaanmu sangat besar bukan ?''
''Honey ...''
''Iya aku percaya ,jika pun iya aku sendiri yang akan memiting kepalamu itu ''ucap freya tanpa dosa .
Alexo hanya bergidik ngeri mendengar kata 'memiting ' dari istrinya itu,dia bekerja dengan baik kecuali pada orang-orang yang mengusiknya saja dia akan mengambil ke untungan .
''Apa ini ulah si kembar?''batin Alexo .
Bertepatan dengan itu si kembar dan arya kembali dari kantin mereka bertiga masuk dengan biasa saja se akan tidak terjadi apapun bahkan saat Alexo melirik ke arah arya hanya menganggukkan bahunya pertanda tidak tahu.
''Momy ...Lexa bawa cemilan ,mau ?'' Freya menggeleng tidak mungkin karena dokter tidak mengijinkan memakan sembarang camilan ,Lexa pun mengerti menarik kembali camilan yang dia sodorkan kemudian keduanya duduk di sofa.
''Kalian sudah makan ?''
''Sudah mom''
''Hem...jangan lama-lama takutnya aku mau ke kamar mandi ''
''Iya ''kemudian Alexo meminta arya untuk mengikutinya keluar dari ruangan .
Setelah berada di luar Alexo duduk di kursi tunggu ,di ikuti arya yang duduk tidak jauh dari samping Alexo.
''Arya apa kamu sudah tahu apa yang terjadi?''
''Sudah ''singkat arya ,dia sudah tahu maksud dari pertanyaan yang akan di lontarkan bosnya itu .
''Jadi,si kembar?''tanya Alexo dan arya mengangguk .
Alexo menyenderkan punggungnya ,dia mendesah pelan masih kecil saja begitu apa lagi kalau sudah dewasa nanti?musuh masih berkaliaran di luar sana ,tidak ada yang boleh tahu tentang semua ini jika tidak si kembar dalam bahaya .
''Arya rahasiakan semua ini dan penjagaan si kembar semakin di perketat tambahkan lagi penjaga bayangan ,hapus semua jejak hari ini termasuk cctv di rumah sakit ini buatlah se akan tidak terjadi apapun ''perintah Alexo .
''Baik bos ''arya datar...
'' Panggil seperti biasa ini bukan di kantor '' dingin Alexo .
''Baiklah apa ada hal lainnya lex biar sekalian aku bereskan semuanya sekarang ''
__ADS_1
''Hm ..sepertinya sudah ,tapi tolong ajari mereka untuk lebih berhati-hati lagi''
''Iya ...iya Lex jangan khawatir semua beres ''
''Ok..aku percaya padamu ''
Kemudian Alexo beranjak dari duduknya dan kembali masuk kedalam ruangannya,sedangkan arya pergi untuk mengurus semuanya.
______
Si kembar pulang di antar arya karena Alexo tidak bisa meninggalkan freya dan bayinya semua orang di pulangkan ,dia ingin bermanja dengan istrinya sebelum nanti di kuasai oleh si baby yang masih tidur di dalam box bayi.
''Honey ..kapan kita akan pulang?''
''Tunggu kata dokter ok?kalau sudah boleh pulang kita akan pulang tapi jika tidak jangan demi kebaikan sayang dan baby ''lembut Alexo dia sedang tidur satu ranjang terlihat sempit ,padahal freya sudah melarang .
Alexo tetap saja seperti itu tidak mau mendengarkan malah semakin memeluk erat freya ,ada kesempatan kenapa tidak di manfaatkan sekalian mumpung baby lagi anteng.
''Honey ...ingat puasa ''
''Dari tadi puasa apa sih honey ...''arya mulai penasaran lagi padahal dia sudah tidak mengingat lagi ucapan freya .
''Puasa itu ....iya itu ...''Alexo manaikkan alisnya bingung dengan ucapan istrinya itu.
''Sudah ah malu jelasinnya ,cari di internet saja! wanita melahirkan tidak booeh melakukan apa saja ''ucap freya dirinya merasa sangat malu padahal sudah sering melakukannya .
Tanpa banyak tanya lagi akhirnya Alexo membuka hp dan mengetik apa yang di katakan istrinya .
Pertama masih di mengerti ,Kedua cukup di mengerti memang butuh perhatian lebih ekstra ,Ketiga Alexo melotot membacanya karena puasa yang di maksud istrinya itu adalah sang cobra tidak bisa kembali pulang ke kandang di karenakan banjir bandang ambigu yang menggelikan bukan.
''Haish...itu tidak bisa ini masih bisa kan honey?!''Alexo mendesah pelan sambil menunjuk ke arah dada istrinya yang terlihat penuh sesak se akan minta di keluarkan.
Alexo meletakkan hpnya di atas meja dekat ranjang pasien kemudian dirinya kembali memeluk freya meletakkan kepalanya di antara dua kehangatan mencoba meredam panas di bawah sana .
Beberapa saat kemudian nafas keduanya teratur pertanda mereka sudah memasuki alam mimpi ,mimpi yang indah hingga Alexo tersenyum tipis dalam tidurnya tanpa melepas pelukan.
terimakasih dukungannya 😁
like
komen
vote
share juga boleh ....
see you next time ...😁
__ADS_1