Kembar Genius

Kembar Genius
ekstra part


__ADS_3

selamat membaca 😁


3 Tahun pun berlalu dimana para baby sudah tumbuh menjadi balita menggemaskan yang sudah berumur 3 tahun dengan celotehannya yang khas .sifat ke empatnya pun sudah terlihat .


Dua tahun sebelumnya mereka semua berduka atas meninggalnya oma reya satu minggu kemudian di susul oleh opa diarta, tahun itu menjadi tahun terberat karena kedua orang tersayang mereka pergi untuk selamanya.


Agar momy Freya tersenyum Alex bersama Rain pindah ke mansion Deluxiz untuk menemani nya serta menghiburnya membawa baby kembar sedangkan orang tua Rain sudah ada seseorang yang menemaninya jadi Rain tidak merasa khawatir karena masih keluarga .


''Oma ...oma ...oma ''teriak Run gadis kecil itu berlari ke arah Freya yang sedang duduk di sofa ruang tamu sambil membaca buku .


''Cucu oma jangan berlari sayang nanti jatuh !''pinta freya lembut .


''Biarkan saja oma biar wajah jeleknya itu semakin jelek ''timpal Dram pria kecil itu berjalan dengan santai dengan wajah dinginnya tapi masih terlihat menggemaskan .entah Freya sendiri meeasa dejavu.


''Kalau Run jelek berarti wajah kakak juga jelek karena apa?wajah kita sama ,jadi apapun itu kita akan menghadapinya bersama ''ucap Run sambil melotot ke arah kakaknya yang sudah duduk di sebelah Freya .dia se olah-olah merasa sangat kesal pada kakak kembarnya.


''Terserah '' singkat Dram.


''Dram jangan seperti itu pada adikmu ,tidak baik sayang ''lembut Freya .


''Maaf oma ''Dram akan bersikap lembut bila sudah berada di dekat oma Freya dan juga bunda Rain .


''Minta maaf pada adikmu dan jangan di ulangi lagi ''


''Iya ,oma Dram hanya bercanda tadi ''


Dram mendekat ke arah Run yang duduk di ujung sofa sambil memalingkan wajahnya ke arah lain meski sebenarnya Dram tahu bahwa adik kembarnya berpura-pura tetap saja dia akan minta maaf rasa sayang nya pada adik kembarnya itu sangat besar .


Dengan hati-hati Dram duduk menempel pada adik kembarnya tanpa berkata dia langsung memeluk nya erat hanya satu kata yang di ucapkan .


''Maaf adikku sayang ''Run akan luluh jika Dram sudah bersikap seperti itu namun dia tidak akan memberitahukan siapapun ,gengsi lah istilahnya ...ya ampun masih kecil sudah mengenal kata gengsi .


''Dengan satu syarat ''


''Apa ?''


''Benar ya kak tidak bohong ?''tanya Run memastikan.


''Apa pernah kakak bohong ?'' Ucap Dram wajah dinginnya kembali dan berbeda dengan yang tadi .


''Aku mau jalan-jalan sama kakak terus belikan eskrim ,mainan dan semua yang Run ingin kan seharian ini ''


''Sudah ku duga ''batin Dram .


''Baiklah ,minta izin dulu sama semua orang ''pasrah Dram ini bukan yang pertama kali .


''Siap bos ''ucap Run dengan tindakannya yang memberi hormat pada saat upacara.


Run meminta izin pada oma Freya terlebih dahulu kemudian dia berlari ke kamar kedua orang tuanya setelah mengantongi izin dia kembali berlari ke arah taman belakang untuk meminta izin pada opa Alexo yang bersantai ria sambil membaca koran .

__ADS_1


Setelahnya dia masuk kedalam kamarnya sendiri kemudian keluar dari kamar tanpa mengucapkan apa-apa gadis kecil itu langsung menarik tangan kakak kembarnya keluar mansion .


''Oma kita pergi ya ''teriak Run yang sudah berada di luar mansion dan sudah bersiap mmasuk kedalam mobil,suaranya yang cemprengnya itu membuat Freya yang berada di dalam mansion merindukan Lexa yang berada di luar negri .


_____


Sedangkan di dunia belahan lainnya tak kalah heboh dimana si kecil Rex berlari heboh karena di kejar adiknya yang berusia satu tahun di bawahnya ,cuma hal sepele .


Iya setelah Rex berumur satu tahun Lexa hamil lagi dan melahirkan baby perempuan yang sangat imut dan juga datar bahkan Lexa sendiri sampai heran sifat keduanya mirip dengan siapa?yang pasti mirip sama emak dan bapaknya lah tidak mungkin mirip orang lain bukan ....


''Atak awas ya atu adutan sama momy ''


''Terserah ''Rex masih terus saja berlari dan ya Lexa membiarkannya bahkan tidak mencegahnya sama sekali bagi orang yang melihat itu mungkin tidak percaya tapi,begitulah Lexa selama masih di dalam batas wajar.


Keduanya terus berlari hingga tanpa sengaja mereka berdua menubruk tubuh seseorang yang berdiri ,kedua mendongak detik kemudian keduanya berteriak .


''Daddyyyy!!!!!''sedangkan Lexa memutar matanya jengah sambil menghitung mundur ...3....2.....1....


''Dady atak jahat buat adet nangis hiks...hiks ....''padahal tidak ada air mata yang keluar namun tetap saja tangan mungil itu mengusap nya pelan se akan-akan merasa teraniaya .


Sesuai dugaan Resta mebawa gadis kecilnya dalam gendongan sedangkan Rex sendiri hanya berdecih pelan sudah pasti siapa yang akan bela dia mengetahuinya .


''Siapa yang membuat anak cantik dady ini menangis hm ?apakah kakakmu jahat padamu?''suara nya sangat lembut


''Iya atak jahat ''entahlah wajah gadis kecil mungil itu sudah memerah .


''Lasatan tak pembalasa tu''batin nya.


''Ish ...momy culang ''


''Dady mau jadi musuhku?momy hanya milik Rex ok''


''Tidak momy hanya milik dady ''goda Resta pada anak tertuanya ini .


''Huh ...kalau aku cari dady baru gimana ya ...pasti seru ''celoteh Rex.


''Mana boleh ''bantah kedua orang siapa lagi kalau bukan Resta dan anak bungsunya yang masih berada di gendongannya .


''Atak jangan coba-coba ya,tidak ada dady setampan dady Resta ''


''Siapa bilang ?''


''Atu ,jadi selain daddy tidak ada yang tampan semuana jelek ''


''Memang anak kesayangannya dady nih ''Resta mencium seluruh wajah gadis kecilnya .


''Dasar ratu drama ''


''Bialin yang penting adek antik ''

__ADS_1


Keduanya berdebat hingga membuat se isi mansion menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua bocah yang masih aktif-aktif nya itu .


Semua orang senang melihat keluarga kecil itu bahagia meski dengan cara sederhana .


_____


Sikap mandiri sudah mulai dia tunjukkan dari berpakaian ,makan sendiri semua di lakukan sendiri bahkan kedua orang tuanya pun di buat heran anak sekecil itu sudah tahu apa yang harus di lakukan .


Bangga tentu saja siapa yang tidak bangga mempunyai anak yang mandiri dimana semua teman-temannya masih bermanja ria sedangkan dia tidakmalah se akan dia cuek bebek...


''Selamat pagi ,ma pa''


''Pagi Ar/sayang ''ucap Vely dan Arya bersamaan .


''Mau sarapan apa ?biar momy ambilkan ''


''Tidak ma biar Arvel ambil sendiri ,mama makanlah'' ucap Arvel lembut pada sang mama.


Vely menatap suaminya Arya yang kemudian mengangguk pelan se akan menyuruhnya biarkan saja ,duduk kembali dengan pelan sambil mengambil makanan dan memasukkannya kedalam piring suasana hatinya tiba-tiba mendung .


tidak ada lagi anaknya yang manis dan manja padanya .


''mama ada apa ?''Arvel meletakkan sendoknya kembali sambil menatap raut wajah sang mama yang terlihat mendung .


''tidak apa''ucapnya pelan namun raut wajahnya sudah mengatakan semuanya ''anak ini sungguh sangat peka tidak seperti seseorang ''batinnya .


''apa Arvel membuat mama bersedih ?maaf ma ''


''tidak Arvel mana mungkin bersalah hanya saja mama merindukan Arvel yang manja,Arvel yang kalau ada apa-apa selalu memanggil mama bukan mama tidak bahagia dengan kemandirian Arvel hanya saja ...hanya saja ...''buru-buru Vely menjelaskan takut terjadi kesalah pahaman .


''mama ambilkan lauk itu ma sepertinya itu enak !''potong Arvel dia sudah mengerti meski dia masih terlalu kecil tapi itulah dia membuat sang mama bahagia adalah tujuan utamanya .


''yang mana biar mama ambilkan!mana lagi yang Arvel butuhkan?''ucap Vely dengan mata yang langsung berbinar se akan melupakan kejadian dan ucapan barusan yang dia lontarkan , sambil meletakkan lauk di atas piring Arvel hingga penuh .


''ini sudah cukup terimakasih ma ''


''sama-sama sayang ''


''lanjut makannya ''timpal Arya.


dia cukup senang dan bangga pada anak semata wayangnya itu ,seharusnya dia sudah mempunyai adik tapi karena suatu hal terjadi dan mengharuskan Vely tidak boleh memiliki keturunan lagi karena itu akan mengancam nyawanya lebih baik cukup Arvel seorang dia tidak mau di tinggalkan kembali .


terimakasih dukungannya 🙏


tetap semangat dalam menulis 💪


like


komen

__ADS_1


vote


see you di novel baru author .


__ADS_2