
selamat membaca 😁
Kebahagian meliputi keluarga Deluxiz karena kabar bahagia yang Vely berikan baru bangun tidur dia sudah membuat satu mansion geger dengan tingkah lakunya bagaimana tidak biasanya dia akan makan dengan dengan tenang tapi kali ini sepertinya tidak karena Arya menjadi korban .
Arya yang menjadi korban tengah berada di dapur apalagi kalau bukan permintaan bumil yang satu ini entah kenapa istrinya itu menjadi lebih bar-bar dari sebelumnya bahkan melebihi Lexa sang keponakan .
''Masak sayur begini doang gosong ,tidak mau tahu pokoknya kamu harus habiskan jangan membuang makanan cari duit susah ''kelakar Vely yang masih sibuk memakan camilan coklat yang di buat oleh Freya kakak iparnya .
''Tapi sayang ini sudah tidak bisa di makan ''
''Makan kalau tidak... tidur di taman belakang sampai besok ''ancam Vely entah kenapa bumil ini merasa harus berpikir dua kali jika menyangkut uang .
Sedangkan ke empat orang yang menyaksikan hanya tersenyum terutama Alexo yang terpingkal-pingkal .
''Rasakan,akhirnya kamu tahu apa yang ku rasakan dulu hahaha ''ucap Alexo yang mendapat pelototan dari Arya .
''Sudah lah sayang jangan begitu kasian Arya''lembut Freya sebenarnya dia tidak tega tapi si bumil seperti santai-santai saja .
''Makan di sini di depanku ''ucap Vely lagi .
''Hah...baiklah ''dengan bersusah payah Arya memasukkan sayur itu kedalam mulutnya menelanpun susah .
''Haish,ternyata lebih parah dari apa yang di alami bos ''batin Arya air matanya hampir terjatuh saking tidak kuatnya namun bertahan karena ada istri di depannya yang melihat .
Suara telpon mengalihkan entensitas Vely yang melihat Arya sedang makan dengan susah payah .
Vely melihat layar dan tetera nama Lexa dia tersenyum senang .
''Satang sayurnya buang saja ''ucap Vely kemudian lantas dia segera mengangkat telponnya.
''Siapapun yang menelpon terimakasih telah menyelamatkan ku dari sayur gosong ini ''batin Arya lega .
''Halo ,Lexa ''
''Tante salam dulu ,sudah mau jadi momy harus terlihat anggun dan ke ibuan ''ucap Lexa di balik telpon .
''Iya ,assalamua'alaikum ponakan tante yang cantik''ucap Vely memperbaiki kata-katanya dan juga duduknya tadi membiarkan sang suami .
''Wa'alaikum salam ,tanteku yang cantik apa sepupu kecilku sehat ?dia tidak menyusahkan kalian semua kan ?''
''Di loudspeaker Vel ,momy juga mau dengar suara cucu kesayangan momy ''ucap Reya belum juga satu minggu mereka semua sudah sangat merindukan anggota keluarga yang berada jauh dari mereka .
''Sebentar tante loadspeaker dulu semua orang ingin mendengar suaramu ''ucap Vely kemudian menekan tombol dan meletakkan di atas meja makan .
''Iya ,sepupu kecilmu sehat dia sangat nakal seperti mu... bahkan membuat ayahnya kewalahan kamu tahu hari ini dia meminta ayahnya memasak tapi karena tidak bisa memasak akhirnya gosong dan kamu tahu ayahnya juga harus menghabiskan semuanya ''cerita Vely antusias sedangkan yang lain sudah tertawa sambil melirik ke arah Arya yang sudah berwajah masam sambil mengelus perut rata istrinya setelah membuang semua sayuran gosong itu keluar dia kembali masuk kedalam dan duduk di samping istrinya.
''Tante bilang pada sepupu kecilku kalau mau jahilin ayahnya jangan tanggung-tanggung buat ayahnya sampai menangis atau kalau tidak jangan membuatnya tidur selama satu minggu pasti seru ''di balik telpon Lexa sudah cekikikan .
''Eh,jangan dong Lexa kamu gak kasihan sama om Arya?''cemberut Arya ,semua orang kembali tertawa .
''Tidak tuh ''jawab Lexa di balik telpon dengan nada dingin namun kemudian dia kembali cekikikan .
''Karma is the real kan Ar ''Alexo menaik turunkan alisnya mengejek Arya .
''Sepertinya beberapa bulan ini aku akan menjadi bulanan-bulanan mereka ''batin Arya mengeluh sambil mengusap dadanya dengan sabar.
Semua orang kembali berbincang -bincang beruntung mereka semua sudah selesai sarapan pagi
_____
Cup
__ADS_1
Satu ciuman Alex semakan meski hanya menempel saja tetap saja rasanya sangat senang dan bahagia ,wajah istri kecilnya ini saat tidur sungguh menggemaskan ingun dia menerkamnya langsung tapi saat dia ingat akan janjinya dia urungkan .
''Sayang bangun sudah pagi ''
''Hm ,sebentar 5 menit lagi ''
''5 menit itu kamu akan terlambat pergi kesekolah''lembut Alex dia menduselkan wajahnya di ceruk leher Rain agar cepat bangun .
''Hem berapa kak ?''masih setia dengan mata terpejam .
Alex melirik ke arah jam kecil yang berada di atas nakas kemudian kembali menoleh kearah Rain yang masih saja terpejam Alex terkekeh sepertinya dia mempunyai ide untuk menggoda Rain istri kecilnya itu ,dia ingin melihat reaksi menggemaskan dari gadis remaja sekolahan .
''Masih jam 7 pagi ''santai Alex sambil memandang kearah Rain .
''Apa...!aku terlambat ''matanya langsung melotot dengan terburu-buru juga sedikit panik Rain turun dari kasur mengambil handuk kemudian masuk kedalam kamar mandi tidak begitu lama kemudian dia keluar menuju lemari sambil mengoceh entah apa yang dia ocehkan.
Alex hanya memperhatikan istri kecilnya yang sibuk sendiri karena saking paniknya mungkin ...sambil mengulum senyum ke arah Rain yang masih mondar-mandir .
''Kakak kenapa masih diam saja cepat mandi setelah itu antar Rain kesekolah ''ucap Rain tanpa meboleh karena dia masih tahu suami tampannya itu tak bergeming sama sekali .
''Sayang ini masih pagi ''kelakar Alex dia masih menyembunyikan tawanya agar istri kecilnya tidak marah.
''Mandi kak cepat... Rain sudah telat ,hari ini adalah hari pengumuman LULUS atau TIDAK LULUS jadi lebih baik segera mandi sana jangan melihatku terus''cerocos Rain panjang kali lebar .padahal dia tidak menoleh ke arah Alex sama sekali tapi istri kecilnya itu bisa tahu kalau dirinya sejak tadi memandanginya .
''Baik lah ''pasrah Alex dia harus bangun serta mandi lebih pagi hari ini entah Alex se akan lupa pada niat yang ingin menggoda Rain apalagi mendengar kata LULUS senang bukan main .
Sambil menunggu suaminya selesai mandi Rain masih sempat menyiapkan baju kerja sang suami yang beberapa memang sudah di siapkan di dalam lemari .Rain masih belum melihat jam yang berada di atas nakas dia masih percaya dengan ucapan sang suami.
''Kak Rain keluar duluan ya ''namun tidak ada balasan dari dalam kamar mandi .
Rain keluar dari dalam kamar suasana masih sangat sepi dia mengernyitkan dahinya bingung dan bertanya -tanya dalam hati kemana gerangan semua orang ?beranjak kearah dapur memang lampu masih mati dan semua jendela masih tertutup kain.
Rain menghidupkan lampu karena sedikit tidak bisa melihat di dalam kegelapan kemudian dia membuka satu persatu selambu jendela dari jendela dapur juga jendela yang berada di ruang tamu tapi begitu melihat keluar jendela Rain memelototkan matanya karena apa yang dia lihat di luar masih gelap .
Ceklek ....
''Jadi... kakak sedang mengerjaiku?''tanya Rain begitu melihat batang hidung sang suami .Alex tersenyum sambil mengusap leher belakangnya sedikit salah tingkah karena sudah ketahuan .
''Maaf sayang aku hanya menggodamu tadi ,setelahnya aku lupa memberitahumu yang sebenarnya ''
''Dasar kakak ini tahu gitu tadi Rain tidak perlu panik dan terburu-buru ''
''Maaf ...''Alex mendekat ,memeluk Rain dengan lembut takut istri kecilnya marah.
''Kali ini aku maafkan tapi tidak lain kali ''
''Istri kecilku memang terbaik jadi pengen cium deh !''
Cup ..satu ciuman mendarat di bibir mungil Rain.
''Ish ,jangan mengambil kesempatan kak nanti kalau di lihat orang bagaimana ?malu ''cicit Rain pelan
''Tidak ada orang kok sayang boleh cium lagi tidak ?''
''Tidak''singkat Rain dia sangat malu jika sampai ayah atau ibunya tahu .
''Tidak ada penolakan ''Alex kembali ******* bibir Rain kali ini bukan hanya menempel sekilas namun lebih dari itu hingga menyusuri sampai terdalam keduanya menikmati ciuman panas di ruang tamu tapi sepertinya mereka berdua tidak akan lama karena sudah ada orang yang memergoki keduanya .
''Ehem...ehem bisakah kalian melakukannya di dalam kamar ?apalagi ini masih pagi buta ''suara itu mengagetkan keduanya hingga ciuman itu terlepas begitu saja.
Suasana menjadi sangat canggung beruntung masih berada di dalam rumah bahkan si tuan rumah sampai geleng-geleng kepala .
__ADS_1
''Maaf ayah ,kelepasan ''bukan Rain yang berbicara tapi Alex sendiri tanpa malu di depan ayah mertuanya.Rain sendiri jangan di tanya mukanya sudah sangat memerah seperti buat tomat yang sudah matang sambil sedikit menunduk saking malu ketahuan ayahnya .
''Ya sudah,sedang apa kalian bangun pagi?''
''Rain mau memasak ''singkat nya meninggalkan kedua orang itu menuju dapur .
''Nak Alex ?''
''Alex lapar yah makanya menyusul istri kecilku tadi''Alex buru-buru mengikuti langkah istrinya yang sudah lbih dulu ke arah dapur .
Setelah anak dan menantunya tidak kelihatan ayah Rain berjalan kearah kamar kembali dengan sedikit berguman hanya dirinya yang mendengar.
''Anak muda jaman sekarang aneh-aneh heran aku ,ah lebih baik aku ke kamar dan bermanja pada istriku lagi ''ucapnya dia menginginkan seperti apa yang barusan dia lihat tentu saja bukan hanya itu saja bukan ?pasti hal lainnya terjadi .
_____
Di belahan dunia lainnya Lexa sedang ingin memasak untuk pertama kalinya di rumah mertua setelah selesai menelpon dia langsung bergegas ke dapur memang waktu di tanah air dan di sini sedikit berbeda .
''Aku harus masak apa ya?''guman Lexa pelan meski dia jarang memasak tapi dia sering membantu sang momy memasak .
''Hm...aku kan belum tahu kesukaan momy sama dady kalau panda imut mah gambang apa saja dia mau asal tidak beracun saja ''gumannya lagi dia membuka kulkas dan melihat bahan-bahan apa saja yang berada di dalamnya .
''Sepertinya aku harus memasak dengan bahan yang ada saja lah terserah nanti dimakan atau tidaknya terserah tapi kalau tidak enak bagaimana?''Lexa berpikir cukup lama kemudian dia memutuskan untuk memasak yang sederhana saja .
Kemudian dia mulai memasak tentu saja dengan celotehan yang menemaninya memasak hingga semuanya terhidang di atas meja makan .
''Akhirnya selesai semoga saja pada suka ''meski banyak pembantu di rumah ini tapi untuk urusan suaminya dia tidak ingin orang lain yang mempersiapkannya ,belajar dari momy .
''Hummm...baunya enak ,honey apa kau yang memasak?pasti enak ''Resta menarik kursi dan duduk .
''Panda imut jangan memuji sebelum tahu bagaimana rasanya aku takut jika tidak enak ''
''Pasti enak seperti masakan momy Freya ''ucap Resta lagi sebenarnya dia sudah sering melihat Lexa membantu momynya memasak tentu saja dengan tingkahnya yang hanya di ketahui Resta dan keluarga Lexa saja .menggemaskan ....tanpa banyak bicara lagi Resta mengambil nasi beserta lauk pauk di depannya kemudian menyuapi mulutnya hingga penuh .
''Ini sangat enak sayang pasti momy sama dady sangat senang mempunyai menantu paket komplit seperti mu ''ucap Resta dia kembali memasukkan makanan kedalam mulutnya.
''Wah...sepertinya dady ketinggalan sesuatu ini ''
''Apa yang enak sayang ?wah dari mana datangnya semua makanan ini ?Lexa sayang apa kamu yang memasak?''
''Iya mom ,enak banget duduk mom kita makan bersama ''Resta berucap sedangkan Lexa malu bukan main kemudian dia duduk di samping Resta.
''Maaf ya mom jika masakan Lexa sederhana ''
''Bagi mom ini sudah sangat waw ...jadi mengingat masa lalu ,iya kan dad ''
''Iya sayang kamu benar ,mengingatkan kita sewaktu masih pengantin baru kan? sayang dulu juga masaknya lebih sederhana dari ini kan?''
''Tapi dady suka kan waktu itu ?''
''Tentu saja suka apalagi yang memasak orang yang spesial dan sangat dady cintai ''se akan keduanya melupakan kalau di depan meraka ada Resta dan juga Lexa yang mendengar apalagi pancaran cinta itu berbunga di sekililing kedua orang tua Resta.
Beruntung Resta sudah Lexa jika tidak bisa di pastikan dia akan selalu menjadi nyamuk bagi kedua orang tuanya yang membucin.
terimakasih dukungannya 🙏
like
komen
vote
__ADS_1
see you next time ✌😂😘