
selamat membaca ☺️
Di pasar malam Alex menikmati makan di antara para manusia yang biasanya dia makan di restoran kali ini dia makan seadanya namun senyuman terlihat jelas dari wajah tampannya bukan karena apa tapi bersama gadis kecilnya dia bisa menjadi apapun yang dia mau .
''Kak apa makanannya enak ?''tanya rain dia takut Alex tidak suka nasi goreng apalagi di tempat seperti ini di pinggir jalan .
''Enak kakak suka ,kapan-kapan kita makan seperti ini lagi?sudah lama kakak tidak makan di pinggir jalan ''senyum Alex lembut .
''Boleh ,tapi benar kakak tidak apa makan di pinggir jalan ?''
''Tidak masalah ,dulu sewaktu kecil kakak malah sering makan di pinggir jalan ''
''Benarkah?''rain merasa penasaran se waktu Alex kecil.mau bertanya tapi tidak berani akhirnya dia urungkan dan melanjutkan makannya .
''Hm...''singkat Alex yang juga melanjutkan makannya .
Setelah keduanya selesai makan mereka pun pulang ,sesuai janji Alex mengantar rain hingga ke rumah dengan selamat .meski hari sudah sangat malam
Alex sampai di rumah begitupun Lexa yang juga baru sampai mereka saling bergantian masuk ke dalam garasi ,keduanya pun sama-sama turun dari dalam mobil.
''Kakak ''
''Hm''
''Adek mau membicarakan sesuatu ,penting!!!''
Lexa menggandeng tangan Alex bergelanjut manja sambil terus berjalan memasuki rumah .
''Nanti Lexa ke kamar kakak ''
''Besok saja ini sudah sangat malam ''
''Baiklah besok ''pasrah Lexa sambil mengerucutkan bibirnya ,Alex mengelus kepala Lexa lembut agar adiknya ini sedikit bisa bersabar .
Kemudian keduanya sama-sama masuk kedalam kamar masing-masing untuk membersihkan diri .
_____
Pagi hari
Dan seperti yang di katakan Lexa sekarang berada di depan pintu kamar kakaknya bukannya dia tidur malah terbangun ini masih pagi bahkan orang rumah masih bergelung selimut kecuali para pekerja yang sudah memulai pekerjaannya .
Tok tok tok
''Kakak... apa sudah bangun ?''
''Kak ''Lexa kembali mengetuk pintu Alex berkali-kali .
Lexa sudah tidak sabar dia ingin memberitahukan sedikit kabar gembira meski itu masih belum pasti .
Padahal saat ini dia masih menggunakan piyama tidurnya dengan rambut acak-acakan .
__ADS_1
Ceklek ...
''Kakak ''panggil Lexa dengan tersenyum manis sedangkan Alex masuk kembali kedalam kamar di ikuti Lexa dan keduanya duduk di sofa ,Alex sudah membersihkan diri dan juga sudah berpakaian rapi .
''Ada apa pagi-pagi sudah ke kamar kakak ,hm?''
''Kakak lupa ?''
''Apa?''sepertinya Alex benar-benar lupa hingga membuat Lexa mengerucutkan bibirnya sebal .
''Kakak Lexa mau bicara kata kakak besok saja tadi malam bilang begitu makanya sekarang Lexa ke kamar kakak''
''Oh''
''Ck ,kenapa aku mempunyai kakak yang super dingin tapi aku sangat sayang padanya''gumannya pelan Alex yang mendengar terkekeh pelan adiknya ini tidak pernah manis dalam berkata-kata meski terdengar lembut di telinga .
Hanya satu orang yang sanggup menghadapi adiknya ini yaitu resta entah apa yang di berikan Lexa pada resta hingga selalu menurut apa kata Lexa dan mau saja di tarik kemana pun pergi.
''Kakak jangan melamun dengarkan Lexa dulu nanti lanjut lagi melamunnya ''sergah Lexa lagi melihat kakaknya yang diam saja.
''Ceritakan sekarang karena kakak hari ini sibuk ''
''Semua jadwal kakak Lexa tahu jadi jangan sok ya...apa kakak lupa siapa Lexa,hm?''
''Bukan pekerjaan ''
''Stop Lexa sudah tahu ,sekarang dengarkan dulu apa yang akan Lexa ceritakan ''Lexa menjeda sejenak ucapannya sebentar kemudian dia berbicara lagi.
''Kakak apa kita harus kesana ?lokasi itu tidak jauh dari tempat dimana dulu terjadi kecelakaan , bagaimana mungkin semua anak buah kita dan dady bisa melewatkan itu...ini tidak mungkin pasti ada orang yang telah menyembunyikannya Lexa yakin itu .tapi pertanyaannya adalah kenapa baru sekarang tanda itu muncul ?''
''Apa telah terjadi sesuatu dengan adek cantik ?tapi tanda itu aku benar melihat tidak mungkin salah''ucap Lexa yakin ipad tidak mungkin rusak tapi alat yang berada di tangan adek cantik bisa jadi itu yang rusak .
Alex mendengarkan cerita Lexa baik-baik sambil memikirkan perkataan yang memang benar bagaimana mungkin anak buah serta penjaga bayangan waktu itu bisa melewatkannya dan juga semua pengkhianat sudah di berikan hukuman langsung setelah selesai di introgasi .bahkan dalang sebenarnya sudah tertangkap juga sudah mendapat hukuman .
''Tunggu anak buah kita memberikan kabar ,jika memang benar baru kita kesana ''akhirnya Alex mengatakan itu .
''Sebaiknya kamu cepat bersiap kita akan ke kantor bersama ,kita sudah hampir terlambat ''
''Dan kita bahas ini nanti lagi ''
''Baiklah kak ''
Lexa langsung keluar dari dalam kamar Alex dan masuk kedalam kamarnya sendiri untuk bersiap-siap sedangkan.Alex yang masih berada di dalam kamarnya mengambil ipad dan membukanya dengan cepat dia menghubungi teo dan menyuruhnya sendiri untuk memeriksa kebenaran yang dia dengar dari Lexa .
_____
Jam makan siang Lexa menghampiri resta ke mansionnya melihat resta yang sudah bersiap-siap entah kemana tanpa drama Lexa menarik tangan resta dengan pelan dia ingin pergi ke mall sebelum kakaknya itu menelpon apalagi dia sekertaris kakaknya .
''Hei Lexa aku ada meeting sebentar lagi ''
''Tidak sebelum kau menemani ku berbelanja ''
__ADS_1
''Baiklah ,kamu memang tidak pernah berubah ''
''Itulah aku ''Lexa melempar kunci mobil kearah resta yang menangkapnya keduanya masuk kedalam mobil dan melajukannya dengan kecepatan sedang.
Setelah sampai di mall resta memarkirkan mobilnya keduanya turun dan seperti biasa Lexa langsung menarik tangan resta lagi .
mereka berdua menjadi pusat perhatian dengan wajah tampan dan cantik yang mereka miliki dan seperti biasa Lexa tidak perduli dan resta pun begitu sudah terbiasa mereka dulu juga seperti itu di masa sekolah .
''Panda imut ,apa itu bagus jika aku kenakan?''tanya Lexa sedang keduanya berada di toko pakaian khusus wanita .
Resta memerah apalagi yang di tunjuk Lexa adalah sebuah pakaian ligerin bukan pakaian tidur seperti pada umumnya jika dulu dia tidak akan malu tapi kali ini berbeda dia pria dewasa dan juga pria normal bisa membayangkan apa yang terjadi dengan wajahnya itu pasti sudah sangat entah tidak bisa di bayangkan .
''Se..semua Ba..bagus ''gagap resta entah kenapa cara berbicara yang dulu kembali keluar dari mulutnya,apalagi jantungnya yang tiba-tiba berdetak akibat celetukan Lexa .Lexa menaikkan alisnya heran se akan merasa de javu di telinganya atau memang dia tidak memperhatikan .
''Panda imut,ada apa dengan suaramu ?''
''Tidak apa ''suara kembali normal ,dia cukup menenangkan jantungnya itu sedari tadi berdetak .
Karyawan yang memperhatikan dari tadi di dekat mereka hanya tersenyum dikira mereka adalah pasangan pengantin baru yang sedang malu-malu membeli pakaian dinas setiap malam itu .
Seorang karyawan mendekat dan bertanya dengan ramah .
''Ada yang bisa saya bantu nona ,tuan?''
''Hm,apa ini cocok untuk ku ?''tanya Lexa polos sekali lagi dia tidak percaya ucapan resta yang terbata-bata ,karyawan itu tersenyum .
''Sangat cocok nona apalagi warna ini adalah warna favorit setiap pasangan pengantin baru ''sedangkan resta yang mendengar jangan di tanya telinganya bertambah merah sulit sekali keluar dari posisinya saat ini .
''Aku mau satu setiap model dengan warna yang sama''
''Buat apa?''celetuk resta bertanya .
''Buat tidur apalagi ?''Lexa menjawab santai tambah membuat resta semakin di buat ah entah ....
Setelah dengan malu yang amat sangat resta dan Lexa keluar dari dalam toko itu tentu dengan banyak barang ditangan keduanya ,menghela nafas pelan resta tidak bisa berkata-kata lagi ini masih hari keduanya berada di indonesia Lexa sudah membuatnya seperti ini masih ada lima hari lagi sebelum dia kembali ke luar negri .
Keduanya kembali ke mobil untuk meletakkan semua belanjaan itu dan kembali lagi kedalam mall.
terimakasih dukungannya😊
like
komen
vote
hadiahnya juga boleh
kasih rating seikhlasnya saja tidak memaksa ....
see you next time 😊✌
__ADS_1