Kembar Genius

Kembar Genius
setan


__ADS_3

selamat membaca 😁


Alex melangkahkan kakinya pelan meaki sudahntidak sabar bertemu dia berusaha menahan diri. Dengan santai Alex mengetuk pintu yang berada di depannyanpelan.


Tok tok tok


''Assalamu'alaikum ''salam Alex sembari mengetuk pintu pelan.


''Wa'alaikum salam,kamu sudah datang ayo masuk !''


''Sudah ibu ''jawab Alex terdengar dingin namun masih begitu pelan .mencium telapak tangan kana tanda sopan pada orang tua .


''Kemana adikmu dan yang lainnya ?''begitu masuk Kana menuntun Alex duduk di sofa dan memberikan pertanyaan karena melihat tidak ada siapaun di samping Alex.


''Ada bu,tadi Alex duluan kalau menunggu mereka bisa jamuran nanti ''wajah Alex tetap datar dan dingin saat mengucapkannya entah kana ingin tersenyum atau bagaimana dia sudah tahu sikap dari Alex sendiri .


''Rain sayang kemarilah !!!'' Panggil kana .


Suara langkah kaki terdengar bersamaan dengan jawaban yang keluar dari dalam mulut rain.


''Iya bun sebentar ''


''Apa tamunya sudah datang bun ?tanya rain dia belum melihat jika ada Alex yang diam sambil memperhatikan rain .


Pertemuan pertama setelah sekian lamanya mereka berpisah ,sungguh Alex sangat senang dalam hati dia tidak menunjukkan sikapnya itu .


''Temani kak Alex sebentar ibu ke belakang dulu ''


''Baik bun ''


Rain duduk di seberang sofa dia masih diam sambil memainkan jari-jarinya ,dia tidak tahu harus berbicara apa sedangkan Alex terlihat diam saja namun selalu memperhatikan setiap kecil gerakan rain dengan ekor matanya ,tanpa sadar sudut bibirnya terangkat rain terlihat menggemaskan .


_____

__ADS_1


''Tan asih lama tak?Al capek endong ''


''Sini tante gendong tapi di belakang ya ?kamu kan sudah besar ''


''Besal ante dalipada Al ''


''Tante dewasa Al ''


''Ama besal tan ''


''Terserah kamu lah Al '' Vely berjongkok agar Al bisa naik ke punggung nya kemudian mereka melanjutkan langkah mereka ,selama perjalanan tidak ada pembicaraan di antara ketiganya .


Vely pun sama dia diam saja karena setiap kali dia mengeluarkan suaranya selalu kalah dengan kedua keponakan kecilnya itu ,meski di kampus dia pintar dalam hal berdebat dan menjawab setiap pertanyaan yang di ajukan tapi jika sudah berhadapan dengan ketiga keponakannya dia selalu saja kalah dan bungkam dari pada dia kesal sendiri .


Beberapa saat kemudian mereka bertiga sudah sampai di depan sebuah rumah sederhana ,Vely menurunkan Al dari gendongannya mereka mrmasuki teras sebelum masuk Lexa berbicara pada para paman bodyguard yang ikut .


''Paman-paman terimakasih sudah anterin Lexa''ucap Lexa dia tidak pernah lupa untuk berterimaksih setiap kali di jaga maupun di antar kemana pun .


''Tidak perlu nona itu sudah tugas kami ''


''Tidak paman ,itu pantas para paman dapatkan karena kalian sudah menjagaku ''


''Sudah kembali ke tempat masing-masing sesuai arahan kakak dan dady selama kita berada di sini ''perintahnya lagi dan tidak mau mebahas apapun cukup sampai disini.


Vely hanya tersenyum bukan hanya kalah berdebatan tapi sikap pun lebih dewasa keponakannya dari pada dirinya .


''Sungguh beruntung tuan besar memiliki keluarga seperti nona kecil ''batin para bodyguard yang melangkah ketempat masing -masing .


''Siapapun pendamping nya suatu saat nanti akan sangat beruntung,iya meski terkadang kejahilannya membuat semua orang pusing dan kesal ''batin Vely memuji sekaligus mencibir .


''Tante jangan melamun ,Lexa tidak bisa mengusir setan loh ''


''Siapa yang melamun?''kilah Vely.

__ADS_1


''Lah tante gak mau masuk terus dari tadi diam kayak patung ,Lexa pikir tante kesambet soalnya dengar-dengar hutan ini sangat sepi apa lagi kalau malam pasti banyak setannya ''Lexa melangkah masuk kedalam rumah dengan santai meninggalkan vely yang sudah kesal sambil mengelus dadanya pelan sedangkan Al cekikikan di belakang Lexa .


''Untung keponakan tersayang ''guman Vely pelan kemudian ikut melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah .


_____


Setelah beristirahat cukup lama mereka semua pergi ke pantai menikmati sore dengan bermain pasir serta menikmati matahari tenggelam ,memang pulau ini cukup terpencil namun fasilitas jangan di ragukan lagi .


''Kak semua ini dari mana?''rain melihat semua barang-barang itu tersa aneh karena dia tidak pernah melihatnya meski semua ada di pulau ini.


''Kakak yang bawa ''


''Wah...pasti di sana banyak barang seperti ini''antusias rain .


''Pasti kakak ipar ,banyak malahan kalau kakak mau nanti setelah Lexa dan yang lainnya pulang biar di kirim yang banyak ''ucap Lexa yang merasa lucu melihat binar mata rain sungguh menggemaskan .


''Ayo! kakak ipar kita bermain lagi nanti kita akan memakan semua itu setelah selesai bermain dan kakak ipar tenang saja karena di dalam jet masih banyak cukup untuk kita semua kalau masih kurang nanti biar kak Alex yang beli ''ucap Lexa dengan ceria sambil menarik tangan rain menuju bibir pantai .


Sedangkan Al bermain pasir untuk membuat istana pasir bersama Vely ,sedangkan Alex merebahkan dirinya di kursi sambil memegang jus jeruk serta buku di tangannya dan tak lupa ipad yang di letakkan di meja samping kursi yang dia tiduri ,dia mengawasi para gadis yang bermain .


terimakasih dukungannya 😊🙏


like


komen


vote


rating bintang lima ya ....


siapa tahu author masuk rangking ....


see you next time .....😁

__ADS_1


__ADS_2