Kembar Genius

Kembar Genius
mau itu !


__ADS_3

Setelah selesai mengantar si kembar kesekolah berganti alex mengantar freya sepanjang jalan ada saja yang di dilakukan freya anehnya sifatnya berubah menurut alex dari sifat yang biasanya.


''Honey mau itu!.''


''Apa?''alex tanpa menoleh masih fokus pada setirnya.


Berhenti!!!!


Ckiitttt,,,,


Freya berteriak membuat alex seketika berhenti mendadak karena kaget saking kagetnya dahi alex membentur setir mobilnya.


Tanpa rasa bersalah freya turun dari mobil dan melangkah mendekati orang yang berjualan harum manis.setelah itu kembali memasuki mobil sedangkan alex masih mengelus dahinya yang terasa sakit.


''Honey jangan keterlaluan kalau memang mau kita berhenti di pinggir ini sangat berbahaya.''ucapnya lembut.


''Maaf ,,,''cicit freya merasa bersalah setelah melihat dahi alex yang memerah dengan raut wajah hampir menangis.


''Sudahlah tidak apa jangan menagis ,,, ''lembutnya membelai rambut freya setelah melihatnya berkaca kaca .


''Hm,,,,''


Setelah itu alex melajukan mobilnya dengan pelan menuju toko mainan takut freya meminta sesuatu lagi. seperti anak kecil freya dengan girang memakan harum manis tanpa menawari alex.


______


Setelah sampai di toko freya tidak langsung turun dirinya masih menginginkan sesuatu.


''Honey ada apa kok belum turun?.''


''Aku mau itu!.''ucapnya sebal.

__ADS_1


''Mau apa hm,,,, ?coba katakan yang benar.''ucap alrx sambil mengelus pucuk kepala freya.dirinya merasa aneh dengan sikap freya.


Cup,,,,


Cukup lama freya menempelkan bibirnya ke bibir alex kemudian melepaskan begitu saja setelah itu freya langsung keluar dari mobil sambil tersenyum tanpa rasa bersalah.


''Apa itu tadi?.''guman alex mengerjapkan matanya berkali kali sambil menempelkan ujung telunjuknya di bibir.


Alex masih diam mencerna apa yang tadi terjadi hingga lamunanya terhenti karena suara dering hp


''Honey ,,, kenapa belum berangkat apa ada sesuatu yang kau lupa?.''tanya freya lembut di balik telpon.


Alex membuka kacanya dan menoleh kearah toko freya sedang berdiri di dalam toko sambil melambaikan tangannya ke arah alex dengan senyum manisnya.


''Ya ampun manisnya.''gumannya yang masih bisa di dengar freya di balik telpon.


''Honey kau memuji siapa?apa kamu bersama seorang perempuan?.''freya langsung mematikan telponnya sepihak .


Saat alex akan turun suara dering hp nya kembali berdering.


''Cih ,,,awas saja jika tidak penting .''gumannya melihat nama yang tertera di layar hpnya adalah arya.


Setelah selesai berbicara dengan arya alex kembali masuk dan pergi meninggalkan toko.


_________


Sudah berpuluh kali bahkan ratusan kali alex menelpon sang istri yang salah paham atas ucapan alex padahal ucapan itu untuk sang istri namun tidak ada tanda sng istrinya untuk mengangkatnya.


''Sms pun dia tidak membacanya huft,,, apa yang harus aku lakukan sekarang?.''guman alex.


Arya!!!!!

__ADS_1


Arya yang mendengar teriakan bosnya langsung masuk kedalam ruangan alex.


''Iya bos ada yang bisa saya bantu?''


''Bagaimana cara merayu peremouan yang sedang marah?.''


''Bos lagi marahan sama bu bos?.''tanya arya tanpa mendengar pertanyaan alex.


''Hm,,, bukan urusanmu jawab saja pertanyaanku tadi!.''ketusnya.


''Ci elah ribet amat sih pak bos satu ini tinggal jawab juga.''batin alex.


''Aha,,, coba bos beli coklat sama bunga terus nanti pas sampai rumah bos merayu bu bos dengan kata kata manis.''


''Emang gula manis .''sinisnya.


''Di coba dulu bos nih saya kasih contekan bentar saya tulis dulu.''setelah itu arya menulis berbagai rayuan maut untuk meluluhkan seorang perempuan yang marah.


Sedangkan di toko.


freya keluar dari toko menuju taman yang dekat dengan toko tanpa dia sadari ada seseorang yang sudah memperhatikan sedari pagi orang itu beranjak mengikuti fteya.


Freya duduk di nawah pohon rindang sambil memejamkan matanya mengingat perkataan alex tadi pagi membuatnya kembali muram.


''Huh,, lihat saja nanti di rumah ku penyet jadi perkedel beraninya dia mengatakan perempuan lain seperti itu.''batinnya.


Suara telpon terus berdering namun freya malas untuk mengangkat setelah tahu siapa yang menelpon.


Pria itu terus mengamati freya melihat sekeliling dan berjalan mendekat kearah freya dengan sengaja dirinya menjatuhkan diri tepat di depan freya.


Brukkk,,,

__ADS_1


__ADS_2