Kembar Genius

Kembar Genius
hari sayur


__ADS_3

selamat membaca 😊


Meja makan penuh dengan makanan bergizi banyak sayur hijau yang di hidangkan membuat si kembar bingung entah kenapa se akan tidak percaya di depan mereka berdua hanya ada sayur dengan olahan bermacam-macam tanpa daging juga seafood kesukaan keduanya.


Ke empat orang itu mulai menyantap sarapan pagi yang sehat dengan tenang setelah berdoa tadi sedangkan si kembar hanya melihat ke empatnya yang makan dengan lahap mereka tidak berselera untuk makan.


Freya tanpa sengaja melirik keduanya pun bingung kenapa tidak makan juga malah diam saja.


''Sayang kenapa kalian tidak makan hm?''tanya freya lembut pada keduanya,Si kembar saling melirik alex diam saja ,pada akhirnya lexa yang menjawab pertanyaan sang momy.


''Tidak ada daging ataupun seafood mom''ucap lexa pelan terlihat murung makanan kesukaannya tidak ada di meja makan.ke empat orng itu mendengarnya.


''Hm,semua sayur ''timpal alex singkat.


''Ini sehat ..banyak sayurnya''ucap alexo di angguki ketiga orang dewasa itu.


''Sehat sih sehat dad tapi kan kita juga masih anak-anak butuh makanan bergizi bukan hanya sayur saja''kesal lexa mendengar perkataan dadynya, alex hanya diam saja tanpa ada makanan apapun di piringnya.


''Baiklah kalian mau makan apa ?biar momy masak'' ucap freya pada akhirnya dia sendiri juga bingung kenapa pagi ini semua menu sarapan berupa sayur karena dia sendiri pun tidak ikut memasak .


Jangan di tanya yang menyuruh siapa,Alexo hanya diam saja sedangkan kedua orang menyadari bahwa ini pasti ulah putranya,mereka berdua hanya geleng-geleng kepala dengan kelakuan anaknya itu .


''Tidak usah mom ini saja ,iya kan kah?''merasa tidak enak akhirnya lexa mengkode kakaknya dan menolak secara halus, dia tidak ingin momynya kecapean apalagi ada dedek bayi di dalam perut momynya.


''Iya mom ini saja''ucap alex pada akhirnya .


Setelah sarapan pagi mereka kemudian berangkat ,alex mengantar si kembar kesekolah setelah itu mengantar freya ke toko.


''Honey ...pagi tadi apa kamu yang menyuruh bibi untuk memasak dengan menu sayur?''tanya freya sebelum turun dari mobil karena penasaran,sudah sampai di depan toko tapi freya masih belum juga keluar dari dalam mobil.


''Iya, demi dedek bayi di sini''ucap alexo tanpa dosa dan bersalah sambil mengelus perut freya yang mulai terlihat sesikit menonjol.

__ADS_1


''Hish ...kamu ini bagaimana sih! kasian tahu si kembar, apa kamu hanya memikirkan yang di sini tapi tidak memikirkan si kembar? bla.bla..''tunjuk freya ke arah perutnya sembari mengomeli alex.


Se-akan tahu kalau ibu hamil ini mulai kesal alex langsung saja mencium bibir freya lembut hingga membuat sang empu diam dan benar saja setelah melepas ciumannya freya langsung diam dengan wajah yang merona ,malu.


''Honey ...sudah terlambat ke kantor apa masih mau lagi?''goda alexo lagi sambil menaik turunkan alisnya.


''Dasar mesum ''guman freya kemudian keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam toko dia lupa bahwa tadi dia begitu kesal pada suaminya.


Sedangkan alex terkekeh melihat itu kemudian melajukan mobilnya keperusahaan deluxiz.


_____


''Haih ...lihatlah kak !''


''Apa ?''tanya alex menoleh kaearah lexa yang pipinya sudah mengembung.


''Apa hari ini adalah hari sayur?kenapa semuanya serba sayuran..bukannya lexa tidak suka hanya saja mana enak makan sayur tanpa ada yang lainnya''keluh lexa lagi.


''Pantas saja kantin hari ini sangat sepi''lesu lexa yang masih cemberut sambil menopang dagunya dengan tangan,baru pertama kali pergi ke kantin malah menunya sama seperti sarapan paginya semua serba sayuran meski sayur sehat tetap saja membuatnya lemas.


''Kalau tidak mau makan ayo.. kembali kakak harus mengerjakan sesuatu''ucap alex dia masih setia menatap ipad yang di bawanya tadi karena tangannya di tarik paksa oleh adiknya lexa .


''Di sini dulu kak lagian sepi juga kantinnya,ada berita apa?''tanya lexa mlirik kearh ipad sang kakak.


''Ya sudah kalau begitu bantuin kakak sekarang mumpung sepi juga tidak ada yang mengganggu''


''Itu...?'' lexa menaikkan alisnya menunjuk ke sudut kantin.


''Biarkan saja malah bagus jika ada mereka ,sekalian jaga-jaga takut ada orang yang tahu apa yang kita lakukan,lagian mereka anak buah dady tidak akan menyakiti kita''ucap alex dirinya masih belum beralih ,masih tetap terlihat sibuk pada ipadnya.


''Jika kakak sudah bicara lexa tidak bisa melawan''mnengerucutkan bibirnya sedikit sebal pada kakaknya yang dingin ini,sekalinya bicara tidak bisa dia bantah.

__ADS_1


Kemudian keduanya melakukan pekerjaannya sambil tersenyum menyeringai entah kali ini siapa lagi yang mereka serang tidak ada yang tahu kecuali keduanya sedangkan dari jauh orang orang yang menjaga si kembar bergidik ngeri melihat senyum seringai keduanya dan itu melebihi ayahnya ,lebih menyeramkan seperti menusuk kedalam dasar tulang.


_____


Alexo yang berada di perusahaan meminta arya untuk membeli makan siang berupa sayur bening tapi rasanya harus asam ,arya juga sedikit bingung namun tetap saja meng iyakan permintaan bosnya itu.


''Apa bos sedang mengidam?sepertinya tingkahnya hari ini sangat aneh''guman arya pelan sekarang dirinya mencari sayur bening permintaan bosnya.


Dia sangat bingung belum pernah mendengar yang namanya sayur bening dan rasanya asam dapat ide darimana bosnya itu.hingga suara telpon berdering.


''Arya.!!!''Teriak Alexo dari balik telponnya reflek Arya menjauhkan hp dari telinganya,suara alex hampir saja memecahkan gendang telelinganya yang berharga setelah tidak mendengar suara teriakan alex,arya kembali mendekatkan hp nya ketelinga.


''Ada bos?''


''Apa kamu sudah menemukan apa yang saya suruh?''


''Saya usahakan bos karena saya sendiri juga tidak tahu''jawab Arya seadanya sekarang dia pasrah.


''Usaha ...ya usaha tapi jangan lama-lama ,sebelum dapat kamu tidak boleh pulang maupun kembali ke kantor!''peringat alex dengan nada sedikit menekan.


''Satu lagi daftarkan ke dokter kandungan untuk istriku sore nanti,begitu sampai harus sudah bersiap semuanya mengerti?''titah Alex lagi.


''Baik bos'' hanya itu jawaban Arya karena kalau tidak tanggung sendiri akibatnya.


''Belum kelar masalah sayur bertambah lagi pekerjaanku ''gerutu arya pelan dirinya menghela nafas perlahan kemudian dirinya kembali melihat hp dan menghubungi pihak rumah sakit milik keluarga deluxiz.


Arya menjalankan kembali mobilnya beruntung ada ibu yang menjual makanan siap saji di pinggir jalan dan Arya membeli dua bungkus sayur bening yang rasanya asam meski ibu penjualnya bingung apa yang di maksud, arya kembali ke kantor dan menyiapkan sayur itu hangat dirinya sudah seperti seorang istri yang melayani suaminya saja.


terimakasih dukungannya....😊


terimakasih hadiahnya serta like,komen,favoritnya juga dukungan kalian tetap mwnjadi semangat author.

__ADS_1


__ADS_2