Kembar Genius

Kembar Genius
orang asing


__ADS_3

Freya masih berada di taman menghirup aroma dalam hingga sesuatu membuatnya membuka mata karena suara orang yang jatuh tepat berada di depannya.


''Maaf apa anda tidak apa?.''freya berniat menolong pria itu tersenyum sambil menggelengkan kepala.


Freya melihat pria itu merasa kenal namun entah dimana dia sendiri lupa.


''Apa kita pernah bertemu?.''tanya freya.


Deg,,,


Pria itu mematung namun sedetik kemudian pria itu menormalkan kembali ekpresi wajahnya.


''Apa kamu melupakanku?.''ucap pria itu.


''Siapa kamu?apa kita saling kenal?.''tanya freya sekali lagi.namun tidak ada jawaban dari mulut pria itu.


Pria itu duduk di samping freya sedangkan freya menggeser tubuhnya kesamping karena menurutnya pria itu orang asing dan belum tentu dirinya kenal namun ada rasa yang aneh saat berdekatan dengan pria itu seperti ada rasa rindu dan juga kecewa.


''Tidak usah takut ,aku bukan orang jahat.ucap pria itu.''namun freya tidak menghiraukannya dan tetap sedikit menjauh.


''Boleh kita berkenalan lagi?.''


''Lagi?.''bingung freya.


''Perkenalkan nama saya landri fizki aleska,panggil aku lan atau apapun yang kamu suka.''sambil mengulurkan tangan.


''Hm,,, nama saya freya.''ucapnya tanpa menerima uluran tangan pria itu.meski ragu freya berusaha se sopan mungkin.


Meski kecewa namun pria itu tetap tersenyum


Manis sambil menarik tangannya kembali.


''Apa benar kamu sudah melupakanku gadis kecil?.''batin pria itu merasa sesak namun dia tahan.


''Baiklah saya harus pergi terimakasih sudah menemaniku dan semoga kamu segera mengingatku dan apa hubungan kita.''ucap pria itu tulus kemudian pria itu berlalu pergi.

__ADS_1


Freya hanya diam bingung kemudian dirinya beranjak pergi dan kembali ke toko.karena dirinya akan menjemput si kembar pulang sekolah sekalian pulang kerumah.


______


''Kak coba lihat cctv di toko dan sekitarnya mungkin orang itu masih mengikuti kita.''ucap lexa.


''Kamu coba juga di kantor dady.''ucap alex.


Mereka berdua sedang menunggu jemputan karena sudah waktunya pulang sekolah karena sekolah sudah sepi.


Alex,lexa sudah mengetahui sejak tadi paagi ada mobil mewah yang mengikuti mereka namun mereka masih tidak apa rencana orang itu.


Mereka berdua mengotak atik ipad mereka masing masing.


''Bagaimana dek ?''tanya alex yang masih melihat layar ipadnya menelusuri setiap gambar .


''Kantor dady aman,bagaimana di toko kak?.''tanya lexa.


''Dek lihat ada seseorang yang mengikuti momy.''kata alex.


''Kak coba perbesar ini hanya dugaanku sepertinya kita mengenal orang itu.''ucap lexa kemudian alex memperbesar gambar yang di tunjuk lexa dan ternyata benar dugaan lexa.


''Bukankah itu orang yang kamu tabrak kemarin di taman?.''tanya alex.


''Iya kak benar.''


Perasaan mereka berdua campur aduk dengan pikiran mereka masing masing.sambil melihat orang itu dan sang momy yang sedang berbincang.


Tidak lama kemudian freya datang menjemout keduanya kemudian pulang kerumah.


______


Sore hari alex sudah sampai di rumah dengan membawa satu kotak coklat berbe tuk hati dengan senyum mengembang alex masuk sambil mengingat kata demi kata catatan yang sudah dia pelajari yang di tuliskan arya.


''Awas saja kalau gagal gajimu taruhannya .''ucapnya pada arya di kantor tadi.

__ADS_1


''Sayang kamu baru pulang?dan kenapa bawa itu segala?.''tanya mama raya bingung pasalnya tadi sang menantu pulang dengan wajah suramnya dan sekarang anaknya pulang dengan tersenyum sambil membawa coklat serta bunga mawar.


''Cuma salah paham ma.''


''Baiklah cepat sana rayu biar baikan lagi dan kalu bisa cepat buatkan mama cucu lagi.''


''Kan sudah ada si kembar !.''


''Bisa tambah ramai .sudah sana rayu mantu mama.''kesal mama reya melihat alex yang masih betah berdiri.


Ceklekkk,,,,


''Honey,,, aku pulang .''namun tidak ada sahutan sama sekalialex meletakkan bunga serta coklatnya di atas kasur.


''Honey ,,, ''panggilnya lagi.alex mencari freya di balkon namun tidak ada terus kruang ganti namun juga tidak ada setela itu alex ke arah kamar mandi dan terdengar suara gemericik air.''oh lagi mandi istriku.''gumannya pelan kemudian alex duduk tanpa mengganti baju hanya jasnya yang dia gantung.


Freya keluar dari kamar mandi menggunakan selembar handuk menuju ruang ganti tanpa menyadari seseorang sedari tadi melihatnya dengan tatapan penuh gairah.


Alex mengikuti dari belakang tanpa freya sadari


''Menyebalkan ,dasar mulut laki laki memang seperti buaya.''umpat freya sambil memaki pakaiannya .yang masih bisa di dengar alex.


''Lihat saja nanti aku juga bisa mencari pria yang tampan dan juga kaya jika dia bermain kenapa aku tidak!bla bla bla,,,,.'' banyak umpatan yang di tujukan untuk alex dia itu hanya mendengarkan sambil terkekeh namun mengingat kata freya akan mencari pria tampan alex naik pitam.


''Honey ,,,,''Freya diam mematung


''mampus semoga dia tidak mendengar semuanya.''batin freya takut namun dengan tenang dan merajuk langsung menoleh kearah alex.


''Apa?.''ketusnya sedikit was was


''Hukumanmu datang dan jangan harap malam ini bisa kabur dariku.''alex langsung menarik freya dan terjadilah sesuatu yang membuat kuduanya dalam kabut gairah.


''ternyata tanpa bunga dan coklat aku sendiri sudah bisa membuatnya luluh.''barin alex di sela sela gairahnya yang semakin memuncak karena freya sudah menjadi candunya.


Di kamar si kembar mereka berdua ingin berbicara enam mata dengan sang dady tentang kejadian tadi siang.namun di urungkan oleh kduanya takut mengganggu dady dann momynya.

__ADS_1


__ADS_2