Kembar Genius

Kembar Genius
meeting


__ADS_3

selamat membaca ☺️


Lexa masih berjalan sambil terus menarik resta kesana kemari tanpa lelah resta hanya mengikutinya hingga satu jam berlalu .


''Aku lelah ''


''Eskrim ?''tawar resta,Lexa mengangguk dia kemudian duduk di kursi yang tidak jauh dari stand eskrim .


''Semua rasa ''


''Benar tidak berubah ''Lexa hanya tersenyum ini masih sebagian dari rencananya belum semuanya.


''Baiklah tuan putri ''Resta melangkah pergi ke arah antrian eskrim yang menurutnya panjang merasa risaih namun demi Lexa dia pasti akan lakukan .


Lexa melihat resta dari tempat duduknya ,dia tersenyum ketika banyak gadis dan ibu-ibu mengerubunginya seperti lalat dia sangat tahu jika resta sangat amat risih namun Lexa membiarkannya .


Setelah perjuangan yang panjang akhirnya resta membawa pesanan Lexa namun tidak seperti tadi wajahnya yang sekarang sangat terlihat kesal .


''Panda imut ,kenapa wajahmu seperti itu ?''lembut Lexa sambil sedikit menahan tawanya karena dia sebenarnya sudah tahu .


Mendengar suara lembut dari Lexa resta kembali bersemangat rasa kesalnya hilang entah kemana .


''Tidak apa hanya para gadis dan ibu-ibu yang tidak penting ''


''Mungkin karena aku sangat tampan ''percaya diri sekali resta tapi memang kenyataannya begitu sih .


''Haish..dari mana kamu belajar kata seperti itu?tidak cocok dengan panda imutku''ucap Lexa dia mengambil eskrim di tangan resta yang sedari tadi dia inginkan kemudian melahapnya cepat takut meleleh .


''Dari seorang teman ''singkat resta kemudian dianikut duduk di samping Lexa memperhatikan perempuan itu memakan eskrim dengan lahap dan cepat.


''Apa se enak itu ?''


''Hm,sangat ''singkat Lexa .


''Mau ?''tanpa menunggu jawaban resta ,Lexa langsung menyodorkan satu sendok penuh eskrim kedepan mulut resta agar membuka mulut dan dengan santainya resta membuka mulutnya melahap eskrim itu .


''Iya enak ,apalagi itu langsung di suapi olehmu''resta menatap intens Lexa yang masih memasukkan kemulutnya dan ke mulut sendiri secara bergantian .


''Menikahlah denganku ''celetuk resta tanpa sadar ,dia terpesona kecantikan Lexa memancar dia tidak bisa membiarkan laki-laki lain menatap maupun memiliki nya .


Lexa hanya miliknya ,panda imut ini pun miliknya tidak ada yang boleh memilikinya selain dirinya.


''Kau melamarku?ck...sungguh tidak romantis''cibir Lexa meski hatinya tersenyum senang namun dia tetap dengan sikapnya .


''Aku tidak mau ...''


''Kenapa?apa aku kurang tampan ?atau kurang kaya ?''tanya resta memotong ucapan Lexa.


''Hah....jangan memotong pada saat orang berbicara itu tidak baik dan iya lihatlah kamu salah paham''ucap Lexa kesal karena ucapannya di potong sebelum dia menyampaikan semuanya .

__ADS_1


''Jadi ...''


''Tidak jadi ,kalau kamu ingin mendengar kelanjutannya kamu harus melamarku dengan romantis dan juga harus di hadapan seluruh keluargaku ''tiba-tiba Lexa mempunyai ide untuk mengerjai panda imutnya entah kejahilannya timbul .


Lexa tersenyum sedikit menyeringai tentu panda imutnya tidak akan sadar karena otaknya entah memikirkan apa sedari tadi diam saja .


''Panda imut !oh astaga aku baru ingat bukannya kamu akan meeting penting?dan juga tidak tidak kakak pasti akan marah padaku bagaimana ini bagaimana ini ''Lexa panik dia baru teringat ,sedangkan resta tak bergeming dia maaih diam meski Lexa sudah memanggilnya .


Tanpa menunggu lama Lexa langsung menarik tangan resta yang masih diam dia berjalan cepat begitupun resta ,mereka keluar dari mall Lexa menyetir sendiri karena resta masih diam saja .


Lexa terus saja berbicara hingga resta sadar bahwa dia ada meeting penting dan Lexa hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan .


_____


Di kantor Alex juga sangat kesal menunggu adiknya yang juga datang setelh makan siang bukan karena dia akan bertemu klien sedangkan semua.berkas berada di tangan adik kemnarnya itu.


''Paman sampai kapan aku harus menunggu?bagaimana jika klien kita marah ?''


''Sabar tuan muda ,klien sudah menghubungi dan akan sedikit terlambat jadi masih bisa menunggu nona muda datang ''ucap Arya sopan ,Alex melirik ke arah Arya.


''Baiklah ''kemudian ruangan itu hening kembali .


''Paman jangan pernah menggantung jika tidak ingin di gantung ''celetuk Alex tiba-tiba .


''Tuan muda ,saya ...''


''Umumkan secepatnya jangan bersembunyi lagi dari hadapan kami,apalagi jika sampai opa diarta tahu habislah paman untuk saat ini paman aku lindungi tapi tidak lain kali ''ucap Alex lagi sedangkan Arya dia sudah menelan ludahnya kasar se akan rahasianya terbongkar padahal sudah sangat hati-hati menyembunyikan semuanya .


''Jangan mengumpat paman bukan hanya Alex saja yang tahu tapi dady juga tahu nanti hukuman opa diarta menyusul kata dady ''


''Tuan muda saya tidak mengumpat,saya hanya sedang memikirkan cara bagaimana memberitahukan kenyataannya ''kilah Arya .


''Alex tahu apa yang berada di dalam otak kecil paman jadi maaf ,Alex tidak bisa di bohongi ''se akan tahu apa yang di pikirkan arya .


Brakkkkkk


''Maaf kak Lexa telat ''deru nafas Lexa terdengar ngos-ngosan .


''Terimakasih nona sudah menyelamatkanku ''batin arya merasa ada angin segar .


''Baru datang ''


''Iya belanja sama panda imut ''


''Beruntung klien juga meminta sedikit waktu jika tidak maka kita akan kehilangan proyek besar ,sekarang siap kan semua berkasnya kita akan berangkat setelahnya dan dimana panda imut ?bukannya tadi katamu bilang bersamanya ?''


''Dia ada meeting penting yang tidak bisa di tinggalkan jadi dia mengantarku ke kantor dan membawa mobilku ke tempat meetingnya ''


''Dasar kamu selalu saja mengerecokinya ''

__ADS_1


''Biar ,dia sendiri mau kok! ''Lexa mengambil beberapa berkas dan menata dengan rapi setelahnya dia mebawa berkas itu di tangannya .sedangkan arya terkekeh pelan melihat interaksi keduanya yang menurutnya lucu .


''Paman kita berangkat ''ucap keduanya serempak .


''Hati-hati ''


Setelah keduanya pergi Arya kembali ke ruangannya dan memikirkan apa yang di ucapkan Alex padanya dia sudah tidak muda lagi ,iya dia harus memikirkan masa depannya dan dia juga dia tidak mau di bully oleh anak dan bapak yang sifatnya sebelas dua belas dinginnya itu .


Arya mengambil hp yang berada di dalm saku celanadan menghubungi sesorang,mungkin ini saatnya dia mengatakan kebenarannya .


_____


Alex dan Lexa sudah sampai dimana tempat meeting di adakan mereka berdua masuk kedalam restoran yang di sambut oleh pelayan dengan sapaan dn senyum ramah mereka ,Lexa suka itu dan ikut tersenyum.


''Meja atas nama mr.manata ?''tanya Lexa pada salah satu pelayan .


''Mari saya antar nona mr.minata suda menunggu di ruang VVIP ''ucap pelayan itu sopan dan entah kenapa melihat tamunya itu ada perasaan yang tidak bisa pelayan itu ungkapkan ,sesuatu yang terus menariknya untuk melihat keduanya.


Pelayan itu mengantar keduanya hingga di depan pintu sambil tersenyum manis dan mempersilahkan keduanya masuk .


''Terimakasih ,kamu manis ''celetuk Lexa hingga membuat Alex sedikit menaikkan alisnya karena tidak biasa Lexa akan memuji seseorang selain orang yang spesial dan di sayang olehnya meski terkadang kejahilannya lebih mendominasi .


''Ini sudah menjadi tugas saya nona ''setelahnya Alex dan Lexa masuk kedalam ruangan itu .


Masih di depan pintu pelayan itu diam sambil berguman sesuatu dan memegang kepalanya hingga temannya yang melihat dari jauh merasa khawatir pun mendekat sambil memegang tangan pelayan itu.


''Apa kau baik-baik saja ?''


''Tidak apa ,aku hanya pusing sedikit ''pelayan itu masih memperhatikan ruangan itu ,magnet itu semakin kencang menariknya .


''Lebih baik kamu istirahat biar aku yang mengantikanmu ''


''Tidak ,aku sudah tidak apa mungkin aku kurang minum hingga hilang fokus .kamu tidak perlu khawatir''


''Baiklah kita kedapur saja ''yang di angguki nya .


Kemudian keduanya pergi dari depan ruangan VVIP itu ke dapur untuk minum setelahnya pelayan itu pergi ke loker mengambil hp dan menghubungi seseorang entah apa yang dia bicarakan tidak ada yang tahu .


terimakasih dukungannya πŸ˜€


like


komen


vote


share


see you next time 😁✌

__ADS_1


wq


__ADS_2