
selamat membaca 😊
Lyly sedang mengelap meja dia tengah fokus mengerjakan pekerjaannya bahkan dia tidak sadar sedari dia masuk kedalam restoran itu semua kegiatannya sudah di pantau oleh seseorang siapa lagi kalau bukan Freya yang di ikuti Alexo .
Mata Freya berkaca- kaca sambil terus mengusap punggung dengan lembut Alexo tetap diam tapi menurutnya ini tidak se sederhana itu karena dalam pikirannya ada yang terasa janggal .
''Honey tenanglah ''
''Tapi ...''
''Shut..kita kasana sekarang kita sarapan pagi bersama bagaimana ?''telunjuk Alex di letakkan di bibir Freya agar diam sekalian dia bertanya.
''Hm ''hanya berdeham sambil mengangguk .
Keduanya pun keluar dari tempat dimana mereka tadi bersembunyi dengan sedikit senyuman di bibir Freya kecuali Alexo yang terlihat datar di mata orang-orang di restoran itu .
''Al ''senyum Freya mengembang dan langsung memeluknya erat.
''Momy ''guman Lyly pelan dia tidak menyangka jika kedua orang itu berada di hadapannya .
''Apa hanya momy yang di peluk?dady tidak ?''ucap Alexo dingin .
''Dady ''pelan Lyly meski terlihat canggung tetap saja dia memeluk dadynya ini.
''Apa kabarmu hari ini sayang ?''Lyly melepaskan pelukannya mempersilahkan keduanya untuk duduk .
''Alhamdulillah baik,dad''
''Pesankan dady sarapan ,lapar ''
''Sayang ....''Freya hendak protes namun sudah di potong oleh sang suami .
''Honey ....perut suamimu ini memang lapar apalagi kita tadi terburu-buru pergi ''lembut Alexo sambil sedikit pengusap perutnya bahkan orang yang berada di seberang meja sedang makan langsung menjatuhkan sendoknya bengong dengan keterkejutan yang dia dengar .
''Dady tunggu sebentar ''kemudian dengan sedikit berlari Lyly masuk kebelakang entah apa yang dia lakukan karena sedikit lama .
''Ish....sayang ''
''Benar loh ini perut sudah bunyi kalau tidak percaya sini dengarkan sendiri ''
''Maumu ''ketus Freya tahu begitu tadi dia pergi sendiri agar dia bisa berlama-lama dengan anak bungsu yang baru di temukan .bisa mengobrol lebihbanyak lagi tentunya .
Kemudian Lyly keluar membawa nampan dengan berisi makanan yang penuh .
''Sayang apa yang kamu lakukan hm?sini biar momy bantu ''Freya betanjak dari duduk nya ingin menghampiri namun ....
''Jangan !''kedua orang itu berteriak bersamaan kembali membuat meja di sebelah tersedak makanan yang dia makan sungguh sial bukan .
__ADS_1
''Kenapa ?''ucap Freya ,Alexo memberi kode yang hanya bisa di mengerti oleh Lyly sekarang .
''Biar Lyly saja mom ,duduk lah ''ucap Lyly pelan Freya mengangguk patuh ,dia kembali duduk di tempatnya .
Lyly menata makanan itu di atas meja hidangan yang terlihat sangat lezat seperti masakan rumahan.
''Al kamu masak sendiri?''tanya Freya .
''Iya khusus untuk momy dan dady yang pagi ini datang kesini khusus untuk Lyly ''ucap Lyly santai.
''Tapi kalau bos mu marah bagaimana ?''Freya sedikit khawatir iya meski nanti sang suami yang akan membereskan semua untuknya .
''Santai mom tadi Lyly sudah mimta izin kok !jadi tidak masalah ''
Kemudian ketiganya sarapan dengan tenang menikmati sarapan bersama setelah sekian lama meski tanpa si kembar .
____
Se akan ada magnet si kembar pun bangun secara bersamaan meski tempat mereka berbeda ,di ikuti pasangan masing-masing .
''Sayang sekolah yang bener satu lagi ....''
''Jangan lirik-lirik pria lain,jangan dekat-dekat pria lain selain suamiku nanti bisa cemburu ''ucap Rain meneruskan kata-kata yang akan di lontarkan oleh suami nya ,beruntung mereka masih berada di dalam mobil .
''Istri kecilku pintar ''Alex mencium kening Rain begitu pun Rain mencium tangan sang suami dan mengecup pipinya sebelum keluar dari mobil .
''Sayang ...ayo ikut ke kantor ''
''Tidak ''
''Kenapa ?''
''Aku pasti bosan menunggumu bekerja ''
''Ayolah tuan putri ''mohon Resta dengan mata yang di buat semenggemaskan mungkin.
''Panda imut aku mau bertemu adek cantik ''alihnya sebelum dia benar-benar luluh dengan wajah menggemaskan suaminya entah kemana wajah dingin suaminya itu .
''Baiklah ''pasrah Resta dia tidak ingin membuat tuan putrinya bersedih .
Setelah mengantar ke restoran dimana tempat Lyly bekerja dia langsung pamit jika tidak dia tidak akan rela melepas tuan putrinya itu yang akan berakibat pada pekerjaan tidak akan terselesaikan dengan baik .
_____
''Kakak ''panggil Lexa yang melihat Alex yang akan memasuki restoran .
Alex tidak menjawab dia berhenti dan memutar tubuhnya karena mendengar suara yang di kenalnya memanggil.
__ADS_1
''Kakak juga di sini''tanya Lexa menghampiri Alex tang diam saja .
''Hm ,iya kamu juga ''tanya Alex .
''Memang satu sever ''senyum Lexa sambil menarik tangan kakak kembarnya itu untuk segera masuk kedalam .Alex menurut meski sedikit heran dengan ucapan Lexa barusan yang dia dengar .
Keduanya mengedarkan pandangan mencari seseorang hingga netra kedua nya berhenti tepat di meja yang tidak jauh berada sedikit di pojokan memang ,keduanya mendekat .
''Wah ...lihat kak bahkan momy sama dady melupakan kita sekarang ''celetuk Lexa yang sudah berada di dekat ketiganya.Alex diam tidak menjawab dia langsung duduk beruntung kursinya masih cukup .
''Eh si kembar kesayangan momy ada di sini,tidak ke kantor? ''
''Bosan ''celetuk Lexa kemudian duduk .
''Alex ?''tanya Alexo karena anak laki-lakinya diam saja tidak menjawab pertanyaan istrinya .
''Malas dad ''satu kata cukup membuat ayah dan anak itu saling melempar tatapan tajam se akan listrik menyala salaing menyambar di antara keduanya .
''Sayang sudah ....jangan merusak pagiku yang bahagia ini ''lembut Freya mengelus sedikit tangan Alexo.
''Tentu honey apapun untuk mu ''Alexo mengecup lembut punggung tangan Freya .
''Cih ''si kembar ini memang selalu cari gara-gara rupanya .sebelum amarah suaminya muncul kembali dia langsung meredamnya dengan cara menyuapi sang suami dengan makanan yang berada di atas meja dengan tangan kanannya .
Alexo makan dengan lahap bak anak kecil yang menurut dengan ucapan ibunya .Alex dan Lexa sudah terbiasa dengan dadynya yang bucinnya naudzubillah luar biasa ,berbeda dengan Lyly yang sedikit gugup saat melihat kejadian di depan matanya .
''Kalian sudah sarapan?makanlah kalau belum ini semua Al yang memasak ''ucap Freya dia masih menyuapi Alexo .
''Benarkah ?aku harus mencoba semuanya ''spontan Lexa mengambil semua makanan yang berada di atas meja satu persatu hingga piringnya penuh ,hanya menyisakan sedikit.
''Kau seperti sapi saja !bahkan tidak menyisakan untuk ku ''dingin Alex yang sedari tadi diam saja melihat kelakuan adik kembarnya yang bar-bar ini.
''Kakak kalau aku sapi berarti kakak juga sapi begitupun dady ,momy dan Al ''ucap Lexa santai tanpa dosa dia langsung memakan apa yang ada di hadapannya setelah berdo'a sebentar.
''Kakak mau Lyly masakkan sesuatu?''tawar Lyly .
''Tidak ini saja cukup ,memang pria itu harus mengalah dan apapun yang di katakan perempuan itu benar ya kan dad?''
''Seratus untukmu ''Lyly diam dia tidak bereaksi berlebihan hanya gugup saja sedari tadi yang hinggap.
terimakasih dukungannya 🙏😁
like
komen
vote
__ADS_1
see you next time ✌😊