
selamat membaca 😊
Mansion ALESKA
Sejak dimana dia tahu bahwa freya mempunyai seorang suami dan alex dengan terang-terangan mengakui bahwa freya istrinya di rumah sakit waktu itu, lan mengurung dirinya di dalam kamar dan ini sudah berlalu beberapa hari.
Kepala pelayan dan juga beberapa pelayan lain juga sangat mengkhawatirkan tuannya dan juga nasib mereka kedepannya.
''Pak.. bagaimana ini?jika terjadi sesuatu pada tuan lan kita semua akan habis''ucap salah satu pelayan di bawah nya.
''Iya ,pak bagaimana nantinya kita menghadapi bos besar'' timpal yang lainnya lagi.
''Tolong lakukan sesuatu pak kepala pelayan.''
Beberapa pelayan membungkuklan dirinya memohon ,sedangkan kepala pelayan tidak memikirkan anak buahnya dia hanya memikirkan bagaimana nasib tuannya yang berada di dalam kamar tanpa memakan apapun sejak pulang dari rumah sakit.
Dia di larang memasuki kamar itu begitupun juga yang lain tidak di perbolehkan memasuki kamar pribadinya.
''Apa yang harus aku lakukan?bagaimana ini?apa karena aku sudah tua hingga tidak bisa memiliki ide yang lainnya.ayolah berfikir ...''batin kepala pelayan yang bername tag mateu itu.
''Ah ,benar tuan mi goreng'' ucap kepala pelayan sekenanya mengingat asisten tuannya yang ikut dari luar negri karena namanya terlalu sulit hanya itu yang dia ingat.
Para pelayan yang mendengar gumanan kepala pelayan hanya bisa bingung dengan apa yang di maksud dengan mi goreng makanan ataukah nama orang ,apa tuannya bisa tenang jika mi goreng itu ada atau bagaimana pikir para pelayan.
''Kepala pelayan biar kami siapkan mi goreng terenak jika memang tuan lan menginginkannya''.ucap salah satu pelayan yang sudah salah paham atas maksud ucapan mateu
''Bukan mi goreng yang itu ...''mateu menepuk jidatnya pelan karena ucapannya yang di salah artikan,''sudah kalian kembali bekerja biar saya yang urus''ucap mate lagi pada akhirnya karena menjelaskan pun percuma karena dirinya juga sulit menyebutkan nama orang itu, sebutan mi goreng hanya terlintas begitu saja di pikirannya,jika mengingat asisten tuannya.
''Bisa mati aku jika sampai asisten tuan lan tahu jika aku memanggilnya mi goreng''.batin mateu sedikit takut.
Setelah itu mateu mencari nomer asisten tuan lan di buku telpon yang sebelumnya memang sudah di siapkan jika terjadi sesuatu pada tuannya maka dia bisa langsung menghubungi asisten tuan lan.
tidak berapa lama kemudian sambungan telpon itu di angkat ,mateu bersyukur dalam hati.
_____
''Assalamu'alaikum ....''ucap si kembar berbarengan memasuki rumah besar deluxiz.
''Wa'alaikum salam ...''jawaban dari dalam rumah .
__ADS_1
''Sayang sudah pulang?''tanya reya pada keduanya cucunya.
''Iya opa, oma''lexa yang menjawab sedang alex hanya melirik kearah sofa dimana ada oma reya,opa diarta dan tentunya tante ovely, alex tidak melihat kedua orang tuanya di situ.
''Dady sama momy...?''
''Di kamar kan dady lagi sakit''jawab reya.
Spontan keduanya bergegas ke kamar freya dan alex
Cklek ..
''Mom,dad?''Dengan suara pelan lexa mewakili sang kakak memanggil kedua orang tuanya.
Freya meletakkan satu jari di bibirnya ,alex dan lexa yang melangkah berhenti setelah melihat tanda dari momynya dan diam di tempat keduanya tidak melanjutkan langkahnya lagi
Freya melihat suaminya alex sedang tertidur pulas di pangkuannya,kemudian freya memindahkan kepala alex pelan ke bantal dengan lembut, freya turun dari kasur perlahan setelah itu menyelimuti alex dengan selimut sebatas dada.
Dengan langkah perlahan freya mengajak keduanya untuk keluar dari kamar dan di angguki keduanya agar tidak mengganggu tidur sang dady yang sakit.
Setelah berada di luar lexa langsung bertanya pada freya ''Mom ada apa dengan dady?''khawatir lexa,tadi pagi dadynya memang terlihat pucat katanya hanya masuk angin namun apa yang di lihat lexa tidak.
''Hm''alex menjawab dia sudah tahu sedangkan lexa hanya mengangguk.
Sekarang kalian kembali ke kamar bersih bersih kemudian turun makan kalau mau istirahat dulu tidak apa istrahatlah nanti momy panggil.
''Siap momy ''jawab mereka serempak.
Keduanya berjalan menuju kamar mereka untuk bersih-bersih dan istirahat sedangkan freya pergi kedapur mumpung suaminya lagi tidur freya ingin menyiapkan makan malam sekalian membuat bubur untuk suami tercinta yang lagi sakit.
_____
''Ibu ,ini uang hasil penjualan hari ini''ucap wina memberikan beberapa uang lembar kepada ibunya.
Weni menghitung uang yang di dapatkan anaknya dari hasil menjual mainan yang di jajakan .uang yang menurutnya hanya cukup untuk makan sehari-hari.
''Sayang apa ibu juga ikut jualan?''tanya weni prihatin dengan putri satu-satunya.
Putri yang tidak pernah mau hanya untuk bekerja keras dan selalu meminta uang padanya kini harus banting tulang hanya untuk makan sehari-hari.
__ADS_1
''Ibu di rumah saja biar wina yang kerja ,kali ini biar wina menanggung semuanya''ucap wina pada ibunya dia tahu ibunya tidak tega namun dia lebih tidak tega lagi menyuruh ibunya untuk bekerja membantunya biarlah dia sendiri yang menanggungnya.
''Mulai sekarang Wina ingin belajar mandiri bu,berdiri di kaki wina sendiri siapa tahu suatu saat wina juga punya toko seperti adik''ucapnya tersenyum sambil membayangkan jika suatu hari nanti dirinya juga sukses mempunyai toko seperti freya adiknya.
''Adik?''
''Hm ...iya adik freya,dia kan punya toko mainan yang hampir pernah ingin kita ambil itu bu''ucapnya pelan dengan menyesal.
''Maaf ya bu jika saja aku tidak serakah dulu mungkin kita sudah....''ucapan wina terhenti tatkala mendengar ucapan ibunya.
''Tidak sayang ,ini juga salah ibu ,seharusnya ibu membingbingmu,mengingatkanmu jika salah tapi ibu malah membiarkanmu dan selalu mendukung apapun kesalahan yang kamu lakukan''weni mulai meneteskan air matanya mengingat semuanya.
Entah dari mana weni tiba-tiba mengingat sahabatnya yang sudah tenang di alam sana ,mengingat pesan terakhir sebelum sahabatnya meninggal .Weny semakin terisak tatkala pesan itu terlintas di benaknya.
''maaf...maaf sahabatku aku menerima pesan terakhirmu tapi aku sendiri lalai dan tidak amanah,aku..serakah dan membiarkan putrimu..tidak putri kita menderita dan aku belum bisa balas budi atas apa yang telah engkau berikan padaku selama ini.''batin weny dadanya terasa sesak sekarang .
penyesalan selalu datang terakhir bukan,inilah yang sekarang di alami keduanya weny dan wina.
''ibu kenapa ?apa ada yang sakit?''tanya wina khawatir karena ibunya memegang dadanya.
''tidak apa sayang,hanya dada ibu terasa sesak.''ucap weny pelan hampir tidak terdengar.
''ibu berbaring di sini ,wina ambil minum dulu ke dapur''ucap Wina setelah membaringkan ibunya secara perlahan di sofa .
Wina beranjak menuju dapur setelah membawa air wina membantu ibunya untuk minum.
''ibu tenanglah ''wina mengelus kepala ibunya dengan sayang berharap mengurangi rasa sesak yang di rasakan ibunya.
terimakasih ...😊
itu author selalu bilang terimakasih karena tanpa dukungan kalian author hanya bisanya ngehalu doang ....
terus dukung author ya...
jangan lupa hadiahnya....😁😁😁😁
author tuh gak pandai alias tidak terlalu fasih dalam berbahasa jadi mohon di maafkan jika ada salah dari perkataan author (tulisan maksudnya).
see you next time....😊✌
__ADS_1