
selamat membaca 😁😊
'ALYA EDWARD DENADY '
putri bungsu dari Alexo deluxiz menjadi kesayangan semua orang waktu terus berlalu hingga umurnya yang sudah 1 tahun pun mulai bisa berjalan dengan celotehan khas balita,sifat yang dominan dari kedua orang tuanya mulai terlihat dari bayi imut itu .wajahnya perpaduan antara wajah tampan Alexo dan kecantikan freya sungguh menggemaskan bila di bayangkan ....
Setiap hari selalu saja ada tingkah dari balita itu ,keluarga mereka hanya menggelengkan kepala setiap itu terjadi dan balita itu sangat dekat dengan si kembar.
''Atat...ngun..ngun '' balita mungil itu menggedor pintu kedua kakaknya secara bergantian .
Dor..dor...dor...
Tangan mungil itu tidak putus asa sampai kedua kakaknya bangun.
''Atat ...ngu...ngun''teriaknya kali ini suaranya menggema di seluruh mansion dan melebihi suara Lexa kakaknya perempuannya .
Ceklek...kedua pintu itu terbuka secara bersamaan ,si kembar sudah rapi dengan seragam sekolah beserta tasnya.senang bukan main akhirnya Al tidak sia-sia membangunkan kedua kakak kesayangannya.
''Ada apa dedek cantik?''dari awal Lexa selalu memanggil adik kesayangannya itu dengan dedek cantik hingga sekarang dia tidak merubah panggilangannya dengan alasan itu nama panggilan kesayangannya dan hanya dia yang boleh memanggilnya seperti itu .
''Al sini gendong kakak''Alex menjulurkan tangannya ,mengangkat adik bungsunya menggendongnya seperti koala .
''Al jawab pertanyaan kakak?''lembut Lexa.
''Mom...mamam ..lah..lah ...''celoteh Al yang masih belum fasih berbicara .mereka bertiga sama-sama pintar dan genius namun untuk Al memang cara bicaranya seperti anak pada umumnya .
''Oh di panggil momy untuk sarapan sebelum berangkat sekolah!''angguk Lexa mengartikan ucapan adek cantiknya,tentu saja di angguki oleh si kecil Al .
''Dedek cantik kesayangan kakak ,makasih ya sudah bagunin kakak''
''Ayo kita ke ruang makan ,semua orang pasti sudah menunggu ''guman Alex yang sedari tadi mendengarkan kedua adiknya itu.
''Go...''girang Al di sambut senyuman oleh si kembar .
Mereka bertiga pergi ke ruang makan di sana sudah ada dady,momy ,opa ,oma dan tante vely di tambah seorang ibu hamil dan suaminya .
''Bibi wina!'' Teriak Lexa dia sudah sangat lama tidak bertemu dan sudah lama juga tidak menjahili bibinya semenjak hamil .
Lexa sedikit berlari dan memeluk wina yang perutnya sudah membesar,wina membalas pelukan Lexa tak kalah erat .
''Sayang ...jangan terlalu erat kasihan dedek bayinya nanti tidak bisa bernafas,kalau penyet bagaimana nanti ! ''ucap Lan posesif melepaskan pelukan keduanya .
''Ish ...apaan sih mas jangan aneh-aneh deh !''kesal wina ,dia datang kerumah ini karena memang rindu dengan keponakannya yang suka jahil itu dan sekarang apa masalahnya dia ingin memeluknya padahal baru sebentar .
''Dek aku pinjam Lexa ya hari ini!''ucap wina pelan .
''Lexa sekolah bi ''ucap Lexa sembari menggeret kursi dan duduk membuat wina memurungkan wajahnya sambil menatap kesal suaminya .
Alex memantu Al duduk di tempatnya di ikuti dirinya yang juga duduk di samping Al ,jadi posisi Al berada di tengah si kembar.
__ADS_1
''Tapi pulang sekolah nanti Lexa temani bibi atau Lexa menginap di rumah bibi bagaimana?''seperti ada angin segar Lexa tersenyum manis dan ada sedikit seringaian dari bibir mungilnya itu sambil menatap lekat Lan yang diam begitu saja .
''Matilah ,aku mohon sayang jangan setuju ''batin Lan mendadak berkeringat dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Mood ibu hamil memang selalu berubah-ubah bukan ?wajah yang tadinya kesal berubah cerah seperti matahari.
''Boleh,nanti temani bibi tidur ya terus di elus-elus dedek bayinya ''wina sumringah senyumnya terus saja mengembang semua orang yang berada di ruang makan terkekeh apalagi melihat Lan yang mendadak diam.
Baru saja Lan membatin tidak ingin agar istrinya tidak setuju ternyata tidak sesuai dwngan yang dia harapkan ,mau menolak bisa-bisa dia tidur di luar dengan pasrah Lan setuju tanpa sanggahan.
Mereka sudah tahu apa yang akan terjadi jika Lexa menginap di mansion Lan. Alex dan Al hanya makan tidak memperdulikan hal lainnya cukup mendengarkan saja .
_____
Sesuai dengan permintaan bibinya Lexa akhirnya setelah pulang sekolah langsung pergi ke mansion Lan bukan ke mansion deluxiz,dia mempunyai kamar sendiri di rumah ini jadi dia tidak bingung lagi jika harus menginap sewaktu-waktu di mansion besar ini.
Tapi mungkin malam ini dia akan tidur bersama bibinya sesuai permintaan nyonya rumah tadi pagi,Lexa tersenyum-senyum sendiri dia ingin menjahili paman tampannya itu.
Selesai mengganti baju Lexa keluar kamar dan langsung keruang makan hari ini dia tidak berlatih jadi masih santai-santai saja ,dirinya langsung mendudukkan bokongnya di kursi tepat di depan Lan .
''Sayang makan malam dulu nanti kita ke kamar bibi''pelan wina entah kenapa dia ingin tidur bersama keponakan jahilnya itu apa mungkin suatu saat nanti anaknya akan memiliki sifat seperti Lexa atau lebih parah lagi entah ....author pun masih belum kepikirin juga tuh...
''Baik bibiku sayang ''senyum Lexa terlihat manis di mata wina namun di mata Lan itu adalah senyum mengejek untuknya .
''Kalau bukan anak paman yang menginginkanmu sudah pasti paman tidak mengizinkan ,dasar !!!''Lan menatap tajam ke arah Lexa, yang di tatap malah acuh dan menoleh kearah wina seraya berkata .
''Bibi sepertinya paman tidak setuju,lebih baik Lexa tidur di kamar Lexa sendiri ya bi ''ucap Lexa dengan nada sedikit merajuk .
''Tapi sayang ,aku....''
''Tidur di ruang tamu ''putus wina tidak mau di bantah .
Lexa tersenyum simpul sambil mengejek Lan dengan lirikannya ,dia senang melihat pamannya itu kesusahan .
''Ponakan bibi yang cantik ,makan yang banyak ''wina perhatian ,dia sudah tahu melihat senyum Lexa tapi entah kenapa dia setuju saja tidak marah malah dia seakan senang melihat suaminya berwajah seperti itu.
''Baik bibi ku sayang ''jawab Lexa.
''Anakku sayang apa saat nanti setelah besar kamu akan sama jahilnya dengan sepupumu itu,pasti kamu akan sangat sayang dan manja padanya ''batin wina dia mengelus perut nya yang besar sambil .
''Bibi cukup ,kalau Lexa makan terus nanti bisa-bisa seperti karung beras ''ucap Lexa pelan ,wina terkekeh dia berhenti meletakkan kembali makanan yang akan dia taruh di piring Lexa .
''Maaf sayang ''singkat wina sambil tersenyum.
Sedangkan Lan jangan di tanya dia sedari tadi diam dengan wajah masamnya karena Lexa mengambil semua perhatian istrinya kalau saja bukan karena calon anaknya yang berada di perut sudah bisa di pastikan dia akan menendang gadis kecil itu dari mansion ini .
Lan mengela nafasnya berkali-kali untuk menetralkan kecemburuannya ,membuat sudut bibir Lexa terangkat otaknya menemukan sesuatu untuk membuat pamannya itu semakin asam dan kesal .
''Paman mau melahirkan ya...?''celetuk Lexa santai dengan masih makan makanan di piringnya yang sudah mulai berkurang.
__ADS_1
''Punya dendam apa kamu sama paman?''tanya Lan yang sudah kesekian kali menghela nafas .
''Dendam?''Lexa menautkan alisnya .
''Apa maksud paman?Lexa kan cuma nanya soalnya dari tadi paman itu menghela nafas terus Lexa pikir paman mau melahirkan ,eh...tapi paman kan tidak bisa hamil ya bi ..''Lan menatap Lexa cengo apa maksud gadis kecil itu memang laki-laki tidak bisa hamil bukan kali ini Lan benar di buat sangat kesal berdebat dengan gadis kecil itu dia akan selalu kalah lebih baik dia pergi .
Lan pergi sebelum gadis kecil itu membuka mulutnya dengan terburu-buru ,namun Lan kembali lagi .
''Kenapa kembali paman ?''
''Ada yang kelupaan ''ketus Lan mendekati sang istri kemudian mencium keningnya kemudian berlalu pergi dengan langkah lebih cepat.
Hahahahaha
Wina sudah tidak tahan dia tertawa apalagi suaminya seperti sudah tidak kuat dengan kejahilan Lexa keponakannya yang cantik itu .
''Sayang kamu ini yah ''wina menoel pipi Lexa yang terlihat menggemaskan.Lexa hanya tersenyum cengengesan .
Kemudian mereka berdua memilih keruang keluarga membawa banyak cemilan sambil menonton tv.
______
Tengah malam
Alex keluar dari kamarnya dia tidak bisa tidur jadi dia
Pergi ke taman belakang tentu saja dia membawa ipadnya kemana -mana .
Alex duduk di kursi panjang dengan tenang dia membuka ipadnya ,seutas senyum tampak di wajahnya yang dingin dan datar itu .
Entah apa yang membuat manusia dingin itu tersenyum sebegitu tidak sadarnya dia hingga ada yang memperhatikan dari jendela .
''Menggemaskan ''batinnya .
Penjaga bayangan yang selalu setia menemani meski dari jauh pun semakin heran namun tidak ingin ikut campur selama tidak terjadi sesuatu dengan tuan kecil yang mereka jaga .
Alex cuek bebek meski sedari tadi sudah tahu yang terjadi di sekitarnya pendengaran yang cukup tajam mampu mendengar meski suara kecil sekalipun .
terimakasih dukungannya 😊
like
komen
vote
jangan lupa ya ....
semoga puasa hari ini lancar gak bolong-bolong ...😂😂😂
__ADS_1
see you next time 😁