Kembar Genius

Kembar Genius
ingin menikah besok


__ADS_3

selamat membaca😊


Semua keluarga berkumpul diruang makan ,pagi ini mereka makan dengan tenang dan hening hanya dentingan sendok yang saling bersahutan tidak.ada obrolan yang terlontar .


Setelah selesai Lexa segera menarik tangan Alex menjauh dari semua orang bahkan keduanya tidak perduli dengan wajah keherenan semua oranng.


Setelah sampai di kamar Alex ,Lexa langsung menunjuk kan foto yang berada di smartphonenya Alex yang tidak tahu maksud Lexa akhirnya bertanya karena penasaran .


''Ada apa dengan orang ini ?''


''Kakak pasti tahu orang ini bukan?dia ada di antara orang -orang kampung itu .kakak tahu apa yang sedang aku pikirkan bukan?''


''Baiklah jika itu jalan satu-satunya kakak akan menghubungi om Arya ''Alex mengambil smartphone nya dan mengirimkan sebuah pesan .


''Siapkan jalan lainnya juga kak jika jalan ini tidak bisa ''


''Banyak jalan menuju roma, hanya orang ini? tidak akan bisa menggagalkan apa yang kita cari bertahun-tahun dan semoga adek cantik masih mengingat semuanya tentang kita''


''Kakak benar kali ini kita akan berhasil ''


''Pasti ''


''Kakak sudah mendapatlan kabar dari om Arya nanti sore kita akan bertemu orang ini ''ucap Alex lagi setelah dia membaca pesan yang dia terima.


''Kak kenapa tidak om Arya di gantikan oleh orang lain ?kasihan tante Vely kesepian ''


''Maksudmu?''Alex menaikkan sudut alisnya bingung apa hubungannya coba....


''Ck ...makanya cepat nikah sana biar kakak mengerti apa yang di maksud Lexa ''Lexa berdecak pelan sambil menekankan kata mengerti pada kakaknya itu .


''Oh ,begitukah ?baik sesuai permintaanmu besok kakak akan menikahi Rain tidak perlu menunggu dia lulus ''datar Alex dia merasa kesal dengan ucapan Lexa yang menyindirnya .


''Kalau Rain mau ''celetuk Lexa membuat semburat merah keluar dari ekspresi wajahnya .


Kemudian Lexa berlari dari kamar Alex menghindari amukan kemarahan sang kakak yang sudah berada di ujung tanduk sepertinya ....


''Kenapa berlari hm?''tanya Resta lembut dia belum berangkat ke kantor karena masih ingin mengantar Lexa dulu baru dirinya bisa berangkat.


''Tante bilang sama om Arya aku mau hadiah dan harus berkesan'' timpal Lexa sambil mengatur nafasnya tanpa menjawab pertanyaan Resta .


Vely hanya mengacuhkannya meski sudah mendengar bukannya apa takut saja ponakan lucknutnya itu sedang mengerjainya.


''Panda imut ayo kita berangkat sebelum macan keluar ''bisik Lexa tanpa menunggu lama langsung menarik tangan Resta menuju luar mansion Deluxiz.


''Tapi kita belum pamit ''


''Semuanya Lexa pergi ,love you all '' teriak Lexa sebelum benar-benar keluar dari mansion .


Setelah kedua orang itu pergi Alex keluar dengan bersungut-sungut .


''Dad,aku mau besok menikah dengan Rain dan om Arya suruh liburan jangan cuma bekerja terus tanpa perduli lainnya seseorang mengatakan kalau tante Vely kesepian ''serius Alex dengan dingin dan datar kemudian meninggalkan semua orang yang masih terbengong-bengong .


''Apa yang mereka bicarakan?''Freya bertanya -tanya .

__ADS_1


''Entahlah sayang jika Alex sudah berkata seperti itu pasti putri kita sudah membuat ulah dimana Alex terprovokasi,bersiaplah kita akan menyiapkan acaranya besok ''jawab Alexo keputusan sudah di ambil Alex tidak ada halangan untuk apa di perdebatkan.


''Dad,mom tolong hubungi keluarga kita yang lain bahwa Alex akan menikah besok biar Alexo yang menghubungi ayah Rain,haih... kenapa semua serba mendadak tidak bisakah secara normal ?''keluh Alexo di akhir kalimat.


''Arya kamu saya liburkan selama satu bulan dan manfaatkan waktu sebaik mungkin dengan Vely''ucap Alexo lagi .


Sedangkan kedua pasangan(Arya& Vely) itu masih terlihat shock dan sangat malu, apalagi memikirkan hadiah yang harus di berikan pada pengantin baru itu .


_____


''Panda imut tidak usah di jemput ''


''Di jemput atau jangan pergi ''


''Baik,baik ''pasrah Lexa kemudian dia ingin turun namun di hentikan oleh Resta.


''Tunggu ,sayang kamu melupakan sesuatu ?''


''Tidak ''


''Ck...ya sudah pergilah ''Resta berdecak sebal namun sedetik kemudian Lexa mencium pipi Resta sekilas dan melenggang pergi meninggalkan Resta yang tersenyum sendiri .


''Haih...dia sangat menggemaskan tidak tahu dengan tingkahnya yang selalu tidak bisa di tebak itu''senyumnya tersungging bahkan jantungnya berdebar setiap kali Lexa melakukan sesuatu yang tidak dia ketahui.


''Oh ..jantung ada apa denganmu hm?tenanglah orangnya sudah pergi ok !''Resta mengelus dadanya dengan pelan meski masih ada kecanggungan setiap berdua dengan Lexa tetap saja rasa cintanya semakin dalam .


Setelah debarannya sedikit mereda Resta melajukan mobilnya dengan pelan menuju MINATA GROUP,berjalan dengan santai senyumnya terus tersungging di bibir tegas nya ,wajah dingin dan datar yang biasa selalu menghiasi bos mereka itu perlahan-lahan mulai menghilang sejak menikah .


''Makin hari bos makin hot ''salah satu karyawan


''Banyak mata dan telinga di kantor ini jadi jagalah mulutmu itu sebelum konsukensi itu datang padamu''peringat salah satu temannya yang lain .


Semua orang mengangguk setuju dengan apa yang di katakan teman mereka karena bos mereka jika merasa terusik meski hanya kabar burung maka orang itu akan mendapatkan konsukuensi yang setimpal ,mereka semua bergidik ngeri jika sampai itu terjadi setelahnya mereka semua kembali duduk di tempat masing-masing mengerjakan pekerjaan mereka .


Setelah sampai di dalam di ruangannya dia langsung memanggil asistennya melalui sambungan telpon,setelah menjelaskan jadwal hari ini panjang kali lebar .


''Baik ,pergilah ''


Setelahnya Resta mengerjakan pekerjaannya yang berada di atas meja semua harus segera dia selesaikan sebelum jam pulang kantor karena dia ingin memantau sesuatu yang tidak sengaja dia dengar di mansion Deluxiz .


Siapa tahu ada informasi penting bukan?dan jika itu benar maka dia bisa membantu meski hanya sedikit.


Tentu saja dengan semangat empat lima Resta mengerjakan tanpa mengeluh sedikit pun .


''Alhamdulillah ,pekerjaan ku kali ini tidak akan menumpuk lagi dan bisa pulang cepat tidak sabar bertemu paksu di rumah ''batin sang sekertaris sekaligus merangkap jadi asisten yang selalu siap dua puluh empat jam jika bos membutuhkan sesuatu.


Sang asisten yang semula ingin masyk dia urungkan karena jarang-jarang bosnya itu begitu bersemangat .


''Ah,aku harus berterimakasih pada nyonya muda nanti''gumannya sangat pelan berjalan ke arah mejanya kembali untuk membereskan berkas-berkas di atas meja .


_____


Sore hari

__ADS_1


''Alex orang itu sudah dalam perjalanan ke tempat dimana kita sudah mengadakan janji temu ''


''Baik ,om Arya harus ikut karena ini bukan masalah bisnis'' Arya mengangguk mengerti ,Alex berdiri dari duduknya berjalan ber iringan dengan Arya berjalan keluar dari ruangan nya.


''Lexa kita akan segera berangkat persiapkan semuanya ''ucap Alex melewati meja Lexa yang berada di depan ruangannya .


''Iya kak ''setelah merapikan berkas di atas mejanya Lexa pun berdiri mengikuti sang kakak dari belakang sambil menelpon seseorang untuk menyiapkan semuanya .


Sedangkan di kantor MINATA GROUP ,Resta sudah menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu dia menghela nafas pelan menyandarkan punggungnya sebentar sembari memejamkan matanya untuk beristirahat sejenak .


Melirik kearah jam yang berada di dinding ruangan itu Resta tersenyum.


''Akhirnya semua sudah selesai dan aku bisa kesana mungkin sekarang mereka semua sudah dalam perjalanan''duduk tegak kembali dan merapikan erkas yang berada di depannya kemudian Resta berdiri melangkahkan kakinya keluar setibanya di depan meja sekertaris alias asistennya .


Resta menyodorkan kunci mobil dan di ambil sang asisten yang sudah mengerti .


''Tina kita akan pergi kamu yang menyetir ,jangan mengecewakan!''


''Baik bos ''Tina menunduk patuh .


''Haih,ku pikir bisa pulang cepat maaf paksu istrimu ini tidak bisa menolak keputusan bos ''batin Tina sambil merogoh sakunya untuk menghubungi sang suami yang sama bekerja di perusahaan lain .


Tina mengikuti langkah bosnya itu dari belakang setelah sampai di luar kantor tina terlebih dulu membuka pintu mobil untuk bosnya setelahnya dirinya masuk di kursi depan menjadi sopir dadakan jika di butuhkan ,jangan di tanya bagaimana bisa tina menyetir kadang Resta sendiri merasa sekertarisnya ini bisa menjadi siapa saja jika di butuhkan secara mendadak seperti sekarang.


''Ke alamat ini dalam waktu 10 menit ''ucap Resta dingin dan datar .


''Baik bos ''Tina hanya mengiyakan meski dalam hati sudah sangat ingin mengumpat bosnya itu karena alamat yang di berikan sangat jauh .


''Tidak sia-sia pernah menjadi pembalap liar ''batin Tina sambil tersenyum santai dia memasang sealtbetnya erat .


''Bos ,tolong pasang erat-erat sealtbetnya ''ucap Tina dan tabpa menunggu lama Resta menurut karena sebelumnya dia sudah tahu.


Mobil yang di tumpangi Resta melaju sangat cepat bahkan saking cepatnya semua pengguna jalan raya mungkin tidak bisa merasakannya memang bisa di andalkan .


''Bos,sudah sampai ''


''Hm''meski sedikit kaget dan sedikit shock tetap saja Resta berwajah tenang ,dia keluar dari dalam mobil meninggalkan Tina yang masih berada di dalam mobil.


Resta berjalan masuk dengan wajah dingin dan datarnya melihat sekeliling namun masih belum juga menemukan keberadaan kakak ipar dan istrinya .


''Apa mereka berada di ruang VIP ,kalau benar begitu aku tidak bisa mendengarkan apa yang mereka bahas ''guman Resta pelan ingin pulang tanggung pada akhirnya Resta duduk di salah satu kursi dan memesan makanan entah tiba-tiba meras lapar ,Resta menghubungi Tina yang berada di mobil .


''Pulanglah !saya akan pulang bersama istri ''tanpa menunggu jawaban Resta menutup telponnya.


Pelayan menyajikan makanan di atas meja setelahnya Resta mulai makan bersiap mengahadapi istrinya yang bar-bar,sangat menggemaskan bukan?


terimakasih dukungannya πŸ˜πŸ™


like


komen


vote

__ADS_1


see you next time 😁✌


wq


__ADS_2