Kembar Genius

Kembar Genius
berdebat


__ADS_3

selamat membaca 😊


Pagi berlalu setelah keluar dari rumah sakit freya merasa lega bagaimana tidak dirinya tidak di perbolehkan hanya untuk bergerak atau berjalan,freya hanya terus berbaring di ranjang selama 3 hari membuatnya bosan setengah mati,bisa kalian bayangkan sendiri bagaimana jadi freya.


''Akhirnya aku pulang''guman freya ,senyumnya mengembang tatkala di sambut oleh si kembar dan kedua mertuanya ya.. meski ayahnya sendiri tidak bisa hadir karena kesibukannya di kantor.


Sebenarnya kursi kepemimpinan dan urusan kantor akan di serahkan kepada freya sebagai anak kandung pratama namun setelah mendengar kabar bahwa freya hamil untuk yang kedua kalinya pratama mengurungkan niatnya hingga dirinya yang harus turun tangan langsung ke perusahaan.


''Momy...''teriak si kembar alex dan lexa,mereka berhambur memeluk freya erat meski freya berada di kursi roda.ulah siapa lagi kalau bukan si tuan muda alex yang mulai posesif sejak mengetahui kehamilan freya sang istri tercinta.


''Sayangnya momy''freya membalas pelukan keduanya meski dengan tidak nyaman .


''Akhirnya momy pulang,kita kangen sama momy''lexa melepaskan pelukannya dari freya bersamaan alex pun sama melepaskan pelukannya.


''Maaf... sayang momy cuma menjalankan perintah seseorang''.lirik freya kearah sang suami yang masih diam dan tenang saja tanpa beban sedikit pun.


''Apa di rumah sakit ada yang menindas momy?tanya alex, ''biar alex yang urus lagian dady kemana saja?hingga momy kesayanganku bisa di tindas''sarkasnya melirik dady alex dengan tajam sedangkan yang dilirik hanya cuek bebek.


''Tidak bukan seperti itu...sayang''ucap freya lembut namun tetap saja kesalah pahaman pun terjadi di antara keduanya.


''Kalau begitu malam ini momy tidur sama alex dan lexa biar dady tidur sendiri''ujar alex.


Merasa terancam dady alex yang sedari tadi diam akhirnya mengeluarkan suaranya.


''Tidak bisa...momy harus tidur sma dady''


''Kenapa?''tanya alex mendelik kearah dadynya ,''bukankah dady tidak becus menjaga momy ?pokoknya alex tidak mau tahu momy harus tidur sama kita berdua''ucap alex panjang lebar.


Perdebatan pun terjadi membuat lexa dan freya merasa jengah dan pada akhirnya meninggalkan keduanya masuk kedalam rumah.


______


''Suara ribut apa di luar ?tanya reya yang baru keluar dari kamar di sebelahnya diarta yang terus menempel seperti lem perekat.sudah tua pula masih saja jiwa remajanya nempel.


''Itu oma, kakak sama dady lagi berantem.''santai lexa.


''Dasar bocah ,sama anak sendiri saja berantem''decih diarta.


''dady... kalian sama saja''

__ADS_1


''hm...''


''Sayang bagaimana keadaanmu ?maaf momy tidak bisa menjemputmu pulang.''beralih kearah freya sesal reya gara-gara suaminya menahannya di kamar dirinya tidak jadi untuk menjemput menantu kesayangannya itu.


''Tidak apa mom,kan freya sudah ada di sini''ucap freya menenangkan.


''Kalau anak tengil itu macam-macam bilang sama dady biar dady hukum'' timpal diarta ber api-api kalau masalah berhubungan dengan anaknya yang kurang peka itu.


''Iya dad,tenang saja''ucap freya lembut, dia juga tidak ingin membuat keluarganya khawatir.


''Mom...''


''Honey...''


Teriak keduanya bersamaan dari arah luar ,mereka berdua masuk dengan berlari kecil dan sesekali berdebat membuat freya sedikit marah mendengar berdebatan keduanya.


''Apa?''ucap Freya melotot pada keduanya dengan nada sedikit tinggi dari biasanya,seperti anak ayam keduanya menunduk takut .


''Momy kalau marah nyeremin,ini semua gara-gara dady!''batin alex melirik dadynya tajam untuk yang kesekian kalinya.


''Honey...kenapa kau seperti singa betina yang mengamuk...sangat menakutkan,dimana istriku yang lembut itu''batin alex yang masih diam menunduk.


''Honey ...''alex melesat bagai angin mendekat kearah freya dia sedang panik dan khawatir bersamaan sekarang,''apa ada yang sakit ?dimana?beritahu honey''tanya alex tanpa jeda yang memeriksa tubuh freya tanpa malu di depan kedua orang tuanya.


''dasar tidak tahu malu''decih freya meskipun begitu pipinya merona mungkin karena malu.


''Momy ,maaf..''alex pun melesat kearah freya dan meminta maaf sambil menarik -narik ujung baju freya langsung mengangguk.


''Sudah sana,biar momy sama dady kalian istirahat''.usir alex pada kedua anaknya,si kembar.


Lexa mengerucutkan bibirnya sedetik kemudian dia mempunyai ide mengerjai sang dady.mengkode alex kakaknya agar membantunya,alex yang mengerti dan setuju mengangguk kecil.


''Dengan syarat dad, baru lexa pergi''imutnya namun seringaian tipis muncul di bibir mungil lexa yang tersenyum.


''Apa sayang?''


''Kita tidak akan mengganggu jika nanti malam momy tidur sama kita''lantang lexa langsung di depan semuanrang


Sedangkan diarta yang mengerti hanya terkekeh di samping istrinya,reya tersenyum penuh maksud.

__ADS_1


''Bersiaplah son ,rasakan bagaimana tidur tanpa candu mu''ejek diarta tentunya hanya dalam hati dan juga dengan tatapan mengejek kearah alex anaknya bisa di pastikan alex kalang kabut .


''Celaka,bagaimana aku bisa tidur tanpa canduku'' batin alex merasa akan kalah dari si kembar.


''Tapi... sayang...''ucapan alex terpotong oleh lexa.


''Kita akan menempel seharian sama momy''cuek alex menatap tajam sang dady di ikuti lexa yang juga melotot.


''Jika syarat tidak terpenuhi ''timpal lexa sambil terus tersenyum penuh maksud.


''Memang dady saja yang berhak atas momy,kita juga pengen tidur bareng sama momy kayak dulu''.batin keduanya , batin keduanya seakan terhubung menginginkan hal yang sama.


Alex tercekat diam memikirkan jawaban apa yang dia akan katakan, satu sisi si kembar sisi lainnya dirinya yang akan kesepian malam ini tanpa candunya.


''haih,bagaimana ini''batin alex .


______


Malam pun tiba,waktunya untuk mengistirahatkan tubuh serta pikiran agar besok pagi bersiap kembali tenang.


''Haih... aku tidak bisa tidur,bahkan untuk memejamkan mataku saja tidak bisa''alex menggulingkan badannya ke kanan dan ke kiri tidak ada yang bisa dia peluk.


Entah kenapa alex mendengar sebuah lagu tentang kesepian seseorang padahal dia berada di dekatnya lagu yang mendayu-dayu di telinga alex.


''Apa aku berhalusinasi sekarang?hingga mendengar lagu sebegitu kespiannya orang itu?apa sepertiku yang sendirian ?''pertanyaan terus bermunculan hingga lagu itu hilang di telan malam.


Alex menatap jam dinding, masih menunjukkan tengah malam namun alex masih terjaga..tidak bisa tidur dianya 😊


''Tidak bisa aku harus membawa istriku kembali,demi kesejahteraanku''guman alex pelan dirinya turun dari kasur dan melangkah keluar kamar mwnuju kamar si kembar dengan pelan .


alex masuk kedalam kamar si kembar dengan sangat pelan agar tidak membangunkan ketiganya yang tidur berpelukan,sungguh damai hati alex melihatny namun ada yang lebih penting sekarang.


misinya membawa freya kembali ke kamarnya dan beruntungnya alex di waktu yang tepat si kembar melepaskan pelukannya sehingga alex menggendong freya yang masih tidur dengan pelan.


terimakasih dukungannya ...😊


semangat author hari ini adalah keberuntungan.


see you next time ...

__ADS_1


__ADS_2