Kembar Genius

Kembar Genius
hak


__ADS_3

Freya sudah tiba di depan gerbang keluarga kenady,banyak pasang mata yang melihat namun itu tidak di sadari oleh freya.


Setelah sampai di depan rumah freya beserta anak kembarnya keluar dari mobil dan menuju pintu rumah itu.


Tok,,, tok,,,tok


Ceklek,,,,


''Kamu ,,!'' Kaget weni


''Ngapain kesini kamu kesini?''.geramnya.


''Bukan urusan anda''.freya melenggang masuk bersama kedua anaknya tanpa perduli.


''Dasar wanita murahan keluar kamu dari rumah ini!''teriak weni.


Freya yang tadinya akan ingin pergi langsung kekamar ayahnya berhenti dan membungkuk.


''Sayang kalian bisa ke kamar kakek lebih dahulu?''yang di angguki keduanya.


''Lurus kedepan belok kiri pintu pertama''.tunjuk freya agar keduanya mengerti.


''Ok momy''.ucap alex yang langsung menarik tangan lexa untuk mengikutinya meski sebenarnya dia tahu tapi disini momynya tidak tahu apapun.


Semua tidak luput dari penglihatan perempuan itu alias weni si ibu tiri dan freya meletakkan koper terlebih dahulu di samping sofa kemudian mendekati perempuan itu.


''Apa maksud anda saya harus pergi dari rumah ini?''tanya freya langsung tanpa basa basi.


''Kamu itu sudah bukan lagi dari keluarga kenady jadi seharusnya kamu tidak kembali kerumah ini.''sarkasnya.


''Heh,,,, ada hak apa anda melarang saya kembali?''ejek freya yang membuat perempuan itu kesal.


''Saya bukan freya yang dulu ,,,yang selalu mengikuti apapun ucapan anda yang saya panggil MAMA dan iya memang anda bukan mama kandung saya dan saya bersyukur atas apa yang anda lakukan kepada saya sehingga saya memiliki kedua putra putri.''tegas freya panjang lebar yang juga mengandung kata ejekan di dalamnya.

__ADS_1


''Seharusnya aku membunuhmu dari dulu agar tidak menjadi penghalangku dan juga anakku''batin weni.


Dengan kemarahan berapi api weny ingin menampar freya namun tangan ibu itu sudah di cekal oleh tangan seorang pria tinggi yang baru saja masuk kerumah.


''Siapa dia?''batin freya bingung karena merasa tidak kenal dengan lelaki itu.


''Anda,,,?''kaget ibu itu.


''Berani sekali anda ingin menampar istriku.''dengan tatapan membunuh Alexo menepis tangan ibu itu kasar.


''Arya,,,,,!''teriaknya.


Arya yang mengerti langsung memberikan sapu tangan yang sudah di siapkan kepada Alexo. sedangkan freya shock dengan apa yang dia dengar dari mulut lelaki yang tidak dia kenal itu meski ada perasaan aneh saat menatap pria itu namun freya menepisnya.


_______


''Kakek,,,''ucap alex , lexa serempak.


Ceklek ,,,


Dua bocah yang langsung menghambur memeluk pratama.


''Apa mereka anak freya?''pikir pratama yang masih belum mengetahui di ruang tamu sedang bersitegang.


''Kakek,,, ''ucap mereka lagi melepas pelukan mereka perlahan.


''Kalian?''bingung pratama seakan mengerti keduanya saling melirik dan mengangguk.


''Perkenalkan kakek nama saya alex'' ,ucap alex


''Saya si cantik lexa kek.''ucap lexa.


''Kita cucu kakek anak dari momy freya'',ucap mereka berdua serempak sambil tersenyum.

__ADS_1


''Jadi kalian cucu kakek,sama siapa kalian kesini?''tanya pratama.


''Tentu saja bareng momy kek ,''ucap keduanya.


''Tapi,,,,''


''Momy di hadang sama nenek lampir di ruang tamu ih serem,''ucap lexa menampilkan ketakutannya.


''Lebay,,,,''alex jengah.


''Apa yang lebay kak emang kayak nenek lampir kok lihat aja mukanya seram.''lexa bergidik ngeri.


Awalnya pratama bingung namun sedetik kemudian dia tertawa mengerti maksud keduanya.


''Hahahahaha kalian sangat menggemaskan.''ucap pratama menjewer keduanya secara bersamaan .


_______


''Tuan nona freya kembali kerumah keluarga kenady.''lapornya.


''Terus awasi jika terjadi sesuatu segera bertindak.''hendak meminum kopi


''Tuan muda Alexo juga berada di sana tuan'' lapornya lagi.


Prang,,,,


Kopi yang dia ingin minum jatuh ketika sudah hampir sampai di mulutnya membuat di seberang merasa bersalah mendengar suara benda jatuh.


''Biarkan saja tapi tetap awasi mereka.''lanjutnya dengan suara dingin kemudian mematikan hp.


''Akhirnya dia bertindak juga.''batinnya kemudian melangkah pergi.


Alexo ...sepertinya anak itu mulai bergerak cepat dari dugaan diarta meski harus di berikan hukuman ...

__ADS_1


__ADS_2