Kembar Genius

Kembar Genius
kesal sekaligus marah


__ADS_3

Selamat membaca 😊


Hari pun berlalu di bandara soekarno- hatta seorang paruh baya turun dari dalam pesawat , pria yang bermata sipit itu menatap dengan tenang sekeliling bandara banyak para body guard yang berjaga dan berbaris di sekitar pria itu .


''Cukup menarik''


Tampan di usia yang sudah tidak lagi muda para body guard membungkuk serempak meski mereka tidak mengerti namun tetap melakukannya dengan tenang meski dalam hati takut dengan aura itu . tanpa perduli pria itu berjalan penuh wibawa terus berjalan tanpa menoleh kearah siapapun tatapan sipitnya itu hanya lurus ke depan mencari seseorang yang sudah dia tunggu .


Seorang gadis dengan pakaian yang tertutup datang dan dengan suara lembut menyambut pria paruh baya itu .


''Selamat datang di indonesia ,dady ''suara lembut itu mengalun indah ekpresi semula dingin berubah menjadi tersenyum .


''Zahra ?apa itu dirimu?'' Tanya pria peruh baya itu sedikit menggoda gadis di depannya yang sudah dewasa dari terakhir kali bertemu .iya ...dia sudah menganggap zahra putrinya padahal dia.adalah adik ipar putrinya sendiri.


''Apakah dady sudah melupakan zahra yang cantik ini?tahu begitu zahra tidak mau menjemput dady mana jauh lagi dari rumah ''zahra berpura-pura merajuk di depan dady angkatnya itu .


''Apa kau merajuk sayang....''


''Dady ....''


''Iya..iya tidak lagi. Ayo ,dady sudah sangat lapar ''


''Tenang dad zahra sudah masak banyak untuk kita semua....''zahra tersenyum namun sekita wajahnya menjadi sendu .itu pun tidak luput dari pandangan paruh baya itu .


''Ada apa?''sebenarnya sudah tahu namun dia tidak bisa melihat putri angkatnya itu sedih.


''Maaf ...''hanya itu yang keluar dari mulut zahra dia tidak bisa melanjutkan kata-katanya .


''Tenang saja semua pasti baik-baik saja ''


''Hm...''


Setelah itu keduanya memasuki mobil dan pulang .


Di mansion Deluxiz ,Freya sedang ingin makan cilok entah kenapa dia mengidam itu sebelum melahirkan ,dia dan si kembar akhirnya pergi mencari cilok itu hingga akhirnya kedua anak dan ibu itu menemukannya tentu saja cilok yang beli tanpa bumbu sedangkan rujak yang beli pun hanya bumbunya saja.


''Mom ,ayo pulang nanti dady khawatir''ucap Alex sembari membantu momynya yang kesulitan berdiri di ikuti Lexa di samping kiri .


''Iya mom ,bisa gawat kalau adik keluar di sini ''


''Kalian ini sangat cerewet ,baiklah kita pulang ''sungguh ke hamilan kali ini perutnya sangat besar di banding dulu sewaktu hamil si kembar yang terlihat biasa saja atau mungkin dulu dia kekurangan gizi sekarang malah berjalan pun susah .


Mereka berjalan ke arah mobil yang sudah menunggu dengan beberapa body guard,belum sampai freya sudah merasakan perutnya sakit ,sangat sakit hingga freya sedikit terduduk dan si kembar pun berteriak karena mereka masih berada di tengah jalan .takut ada kendaraan yang melintas .


''Mom..''teriak keduanya histeris mereka merasa bersalah dan menangis .

__ADS_1


''Huf..huf ...''nafas freya tak beraturan sepertinya dia berusaha mengatur nafasnya .


Para body guard yang berjaga langsung berlari mendekat tapi mereka tidak berani untuk menyentuh istri tuannya karena itu adalah larangan pada akhirnya salah body guard itu mengirim pesan pada Alexo.


Si kembar masih menangis apalagi darah sudah mengalir di sela kaki momy freya , mereka berdua tidak bisa berbuat apa-apa karena masih kecil harus menunggu ambulans dan dady mereka .


''Dady kalau terjadi sesuatu sama momy aku tidak mau memaafkan dady ''kesal Alex karena dia tahu para body guard itu di larang makanya mereka tidak berani bertindak .


''Kakak ,darah ...momy ....''Lexa semakin terisak air matanya semakin deras mengalir.


Mobil berhenti tepat di depan mereka seorang perempuan dan seorang pria paruh baya keluar dari dalam mobil dan mendekat.


''Ya Allah ...kalian...''


''Tante tolong momy ....hiks ...hiks ...''


''Ya sudah ayo tante bantu bawa ke rumah sakit ''dengan cepat zahra memepah freya yang sudah kesulitan untuk berjalan beruntung si kembar membantu .


''Dad ,tolong mobilnya agak ke sini ''pria paruh baya itu mengangguk kemudian menyuruh sopirnya mendekat.


Setelah semua masuk mereka langsung tancap gas pergi kerumah sakit tentu Alex menatap tajam para body guard itu dan meninggalkan mereka semua .


Β 


Setelah mendapat pesan Alexo segera meluncur ke tempat kejadian di ikuti arya yang setia menemani bosnya itu namun ternyata istri dan si kembar di bawa oleh seseorang kerumah sakit.


''Bersiaplah ,ini salahmu sendiri ''batinnya pada diri sendiri.


Alexo sangat tahu setelah mendengar cerita salah satu body guard yang di bawa ke rumah sakit yang lain ikut kembali kemansion .


Setelah sampai di rumah sakit hawa dingin kembali menyeruak sejak tadi Alex sudah menahan amarahnya apalagi momynya belum keluar dari ruangan entah apa yang terjadi di dalam ,anak kecil itu memang tidak menangis berbeda dengan Lexa yang menangis tersedu-sedu,bahkan zahra yang mencoba untuk menenangkannya pun di buat kewalahan .pria paruh baya itu hanya diam sambil memperhatikan merasa familiar dengan wajah Alex.


''Sayang....''Alexo datang dengan sejuta ke khawatirannya namun...


''Stop di sana,jangan mendekat!!!''ucap Alex dingin.


''Sayang ,dady hany.....''


''Apa dady tahu kesalahan dady?''tekan Alex .


''Alex...dengarkan dady sayang ''


''Untuk apa?jika bukan karena peraturan bodoh yang di buat dady ini semua tidak akan terjadi pada momy,buat apa para body guard itu menjaga kami kalau pada akhirnya mereka tidak bisa menolong momy hm..?''cerca Alex rasa kesalnyanpada dadynya masih mendominasi.


''Sepertinya aku harus mencari seseorang untuk menggantikan posisi dady ''

__ADS_1


''Kakak...''


''Adek diam di sana sebelum kakak benar-benar marah ''perintahnya Lexa menurut dan dia diam sambil di peluk kembali oleh zahra yang diam saja mendengar perdebatan anak dan ayah itu.begitupun pria paruh baya itu hanya diam memperhatikan tidak ada niat untuk melerai atau pun membantu .


Dadynya itu sangat keterlaluan harus segera di beri pelajaran ,terlalu posesif juga tidak baik dan lihat lah akibatnya sekarang.posesif juga ada tempatnya.


Alexo kicep dia tidak bisa mengatakan atau menyanggah ucapan putranya yang memang benar.


Arya yang sedari tadi diam pun tidak bisa membantu bosnya itu karena memang bos nya yang bersalah di sini .


Perdebatan itu terus berlanjut hingga dokter keluar dari dalam kamar bersalin ,mengalihkan eksitensi semua orang .


______


Oek...oek...oek....


''Selamat nyonya bayi anda perempuan dan sehat tidak kekurangan sesuatu apapun sangat cantik seperti nona''puji dokter laki-laki itu sambil tersenyum memberikan bayi mungil itu dalam dekapan freya ibunya.


''Terimakasih ,dok ''senyum freya kembangkan jika saja dokter itu memuji di depan suaminya bisa di pastikan dokter itu akan tamat .


mengingat kata suami dia sejak tadi tidak melihat suaminya itu di dekatnya bukannya dia akan menebus segala hal yang terlewatkan saat kelahiran si kembar freya masih tidak tahu bahwa Alexo di tahan oleh putranya di luar.


''Saya akan panggilkan suami anda jika anda ingin bertemu dengannya ''ucap dokter itu se akan mengerti hanya dengan melihat raut wajah pasiennya.


''Sekali lagi terimakasih dok''


''Tidak perlu nyonya itu sudah menjadi tugas saya''ucap dokter itu kemudian dia permisi keluar untuk memanggil Alexo suami pasiennya.


Ceklek...


Suara pintu itu mengalihkan perhatian dari dua orang yang berdebat sedari tadi belum ada titik terang dari ayah dan anak itu.


''Suami nyonya freya ?''


''Saya dokter ''ucap Alexo sedikit lega ,dia sangat berterimakasih pada dokter itu yang datang di waktu yang tepat .


''Dady ...sekarang selamat tapi lihat saja nanti ''pelannya menghampiri dokter itu lebih dulu dari pada Alexo.


Kemudian Alexo berbincang dengan dokter kemudian masuk kedalam ruangan meninggalkan si kembar tentu dengan tatapan tajam Alex yang menghunus .


Terimakasih dukungannya 😁


jangan lupa like...


jangan lupa komen ya....

__ADS_1


semangat-semangat apa lagi sebentar lagi bulan ramadhan ....


see you next time ....☺️


__ADS_2