
selamat membaca 😁
sesampainya di mansion Alex menyuruh para paman bodyguard untuk membawa semua barang hingga tiga mobil itu pun penuh dengan barang Lexa dan Al ,Alex tidak heran lebih tepatnya dia hanya takut nanti bagaimana reaksi sang momy jika tahu barang sebanyak itu milik kedua putrinya .
Belum juga Alex membayangkan momynya sudah berdiri berkacak pinggang di dekat Alex dengan kedua bola mata se akan ingin keluar ,oh tidak ...sepertinya dia harus menyelamatkan diri apalagi ekspresi momynya mulai tidak enak di lihat .
''Alex...''lirih freya ketika melihat anak sulungnya itu ingin berbalik pergi.
''Mom..hehehe ''Alex berhenti dan menoleh kearah momynya itu sambil tersenyum cengengesan ,memang dia tidak bisa menyembunyikannya dari freya meski wajah dingin dan datarnya menutupi .
''Jelaskan !''tekan freya ,melirik kearah lain mencari kedua gadis kecilnya namun tidak ada .freya memijit keningnya kepalanya terasa pening .
Belum juga Alex menjelaskan kedatangan vely juga reya semakin heboh .
''Astaugfirullah '' ucap keduanya baru juga di sampai di ruang tamu sudah melihat banyak barang yang di letakkan oleh para bodyguard yang bergantian membawa dan meletakkan barang .
''Kakak ipar belanja banyak amat buat apaan ?''tanya vely penasaran.
''Bukan kakak tapi tiga keponakan mu ''singkat Freya.
''Alex hanya membayar mom ,tidak belanja ''jujur Alex dia hanya membayar tidak lebih itu bukan belanjaannya.
''Sama saja kamu menuruti mereka berdua bukan?''lirik freya lagi ke arah Alex tatapan yang sulit di artikan .
''Mampus aku lupa kalau momy paling tidak suka menghamburkan uang, apalagi boros ..selamat Lex sekarang tunggu ceramah dari momy setelah ini ''monolog Alex dalam hati .
Setelah semua barang selesai di letakkan di ruang tamu yang hampir penuh hanya menyisakan sedikit ruang untuk semua orang duduk di sofa Lexa dan Al masuk kedalam mereka belum sadar jika sang momy sudah bersiap-besiap memberikan ceramah dadakan .
''Kalian berdua DUDUK!!! '' tekan freya di akhir kalimat dengan tersenyum manis.
Keduanya menurut mereka berdua duduk di samping kanan dan kiri Alex mereka berdua merasakan hawa-hawa tidak mengenakkan dari momynya yang tersenyum itu .freya ikut duduk di depan ketiga orang itu sedangkan reya dan vely yang mengerti pun masuk kedalam kamar masing-masing meski khawatir keduanya memilih tidak ikut campur .
''Apa pernah momy mengajarkan kalian seperti itu ?''
''Tidak ''jawab Alex yang mengerti sedangkan Lexa dan Al yang tak mengerti hanya diam saja .
''Momy tanya buat apa kalian membeli barang sebanyak itu?''
''Tidak tahu ''lagi-lagi Alex yang menjawab karena memang dia tidak tahu semua barang itu milik adik-adiknya.
Sedangkan Lexa yang mulai mengerti dan mengingat sesuatu merasa bersalah dan sesikit takut dia lupa dengan nasehat momynya sedang kan Al yang masih belum mengerti hanya diam mendengarkan .
''Maaf mom ''Lexa menunduk hanya kata maaf yang keluar dari mulutnya .
''Sudah momy bilang bukan ....''freya berbicara panjang lebar dari A sampai Z ,ketiganya hanya mendengarkan ceramah dadakan itu dengan diam dan sesekali menjawab iya jika freya memberikan pertanyaan .
''Huft...jangan di ulangi lagi,sekarang kalian istirahat dan bereskan ini terlebih dahulu sebelum dady kalian pulang ''ucap freya lembut .
__ADS_1
''Iya mom ''ucap ketiganya serentak .
Freya berjalan memasuki kamar sesekali memijat pelipisnya sungguh dia merasa perlu lebih banyak istirahat untuk menghadapi ke tiga anaknya itu .
Setelah itu keduanya langsung mengangkat barang satu persatu kedalam kamar di bantu Alex hingga akhirnya ruang tamu yang tadi penuh sesak dengan barang kembali seperti semula .
_____
Alexo yang mendengar kabar dari momy nya hanya tersenyum dia membiarkan sang istri memberi ceramah untuk ketiga anaknya itu sesekali jika di biarkan takutnya mereka akan keterlaluan di masa depan .
Apalagi mengingat istrinya itu paling tidak suka menghamburkan uang dan juga pemborosan hal sekecil apapun jika itu pemborosan maka bersiaplah mendengar ceramah dari istrinya itu .
Setelah selesai mengerjakan pekerjaannya Alexo tidak sabar untuk bertemu freya rasa rindu menyeruak kedalam hatinya padahal baru pagi tadi siang freya mengantarkan makan siang ke kantornya entahlah dia merasa tidak bisa jauh-jauh dari istrinya itu .
''Arya!!!'' Teriak Alexo dengan suara lantangnya melebihi toa masjid dan secepat kilat arya pun sudah berada di depan Alexo.
''Bos ...tidak usah teriak-teriak kenapa ?apa gunanya ada mikrofon itu dan telpon itu jika tidak di gunakan ?''keluh arya menunjuk kearah mikrofon dan nelpon di atas meja ,kupingnya terasa kebas setiap kali mendengar teriakan bosnya itu .
''Sudah biasa ''singkat Alexo tanpa merasa bersalah .
''Di biasakan bos biar alat itu berguna!mau nyonya bos marah jika suara merdu bos itu menghilang dan mencari pria lain yang bersuara merdu ?''ucap arya asal siapa tahu bosnya itu percaya dan siapa sangka ternyata bosnya itu percaya ...
''Benarkah ?''tanya Alexo jika benar seperti itu tidak bisa di biarkan mana mungkin dia rela istri cantiknya mencari pria lain dengan suara merdu,cukup dirinya saja tidak dengan yang lain.
''Benar bos ,jika suara bos yang merdu itu hilang bagaimana cara bos merayu nyonya bos jika sedang merajuk ,tidak mungkin di ganti menjadi suara saya kan bos ?''
''Dasar suami bucin ,tapi untunglah bos percaya''batin arya untuk sementara telinganya akan aman dari teriakan bosnya itu .
''Oh... iya bos ada memanggil saya ?''
''Saya mau pulang ,tolong kamu handle semua pekerjaan ini ''perintahnya dan tanpa menunggu jawaban dari arya Alexo langsung keluar dari ruangannya meninggalkan arya yang masih terdiam shock .
''Sudah bucin tingkat dewa sekarang juga menjadi seorang penindas ulung padahal aku juga butuh istirahat dan mendekati perempuan yang kusukai calon kakak ipar sungguh sangat kejam ''gumannya pelan meski begitu Alexo mendengarnya dia belum pergi jauh karena hpnya tertinggal mangkanya dia kembali dan mendengar gumanan arya.
''Siapa juga yang mau menjadi kakak iparmu ,jangan mimpi!''sergah Alexo dingin dan datar ,dia mengambil hp di atas meja kemudian berlalu keluar setelah sampai di luar Alexo tertawa melihat ekspresi arya barusan sungguh di luar dugaan .
Sedangkan arya yang berada di dalam ruangan mematung apalagi bosnya tidak mau menjadi kakak iparnya tidak bisa di biarkan kemudian arya mengambil beberapa berkas yang tersisa membawa kedalam ruangannya sendiri kemudian arya mengerjakan secepatnya .
_____
Alexo memasuki mansion masih dengan tertawa hingga ovely yang baru keluar dari kamar merasa heran dengan kakaknya ,dia berpikir kakaknya itu kerasukan jin toa yang tak terkontrol .
''Kakak gila ya?''sarkas vely sedang kan Alexo mendadak diam kemudian menoleh kearah vely sembari menatapnya tajam.
''Kalau kakak gila berarti kamu adik gila ''singkat Alexo berbalik dan melangkah pergi.
Brukkk hingga suara pintu terdengar nyaring vely mengelis dadanya pelan hari ini tingkah sang kakak sanhat aneh .
__ADS_1
''Kurang jatah paling ''vely mengedikkan bahu cuek melanjutkan langkahnya ke dapur niatnya memang untuk mengambil minum .
Sedangkan Alexo yang masuk kedalam kamar sambil terus menggerutu niatnya mau bercerita sama istri malah di buat kesal duluan sama adik yang tak ada akhlak ,malah di bilang gila lagi .
''Aku yang tampan ini di bilang gila terus bagaimana orang gila yang sebenarnya ?''guman Alexo pelan yang masih di dengar freya yang diam memperhatikan suaminya itu .
Dia terbangun dari tidurnya karena suara pintu yang keras membuatnya sedikit terperanjat ,apalagi mendengar gumanan sang suami membuatnya semakin ke heranan.
''Sayang ...siapa yang gila ?''
''Eh...tidak ada, hanya orang yang tidak penting '' Alexo melihat baju tidur yang di gunakan istrinya itu terlihat sanhat seksi , jakunnya naik turun gairahnya terbakar apalagi sesuatu yang berada di bawahnya terasa sesak padahal belum bersentuhan.
''Honey ...kangen ''tiba-tiba Alexo mendekat entah kenapa membuat bulu kuduk freya meremang .
Freya belum sadar jika pakaian tidurnya membuat siapapun yang melihatnya akan terbakar ,apalagi Alexo adalah pasangan halal pria yang mempunyai pesona luar biasa ketampanannya berkali -kali lipat jika sudah berhadapan dengan sang istri.
Tanpa menunggu lebih lama lagi Alexo langsung menyerang freya membuatnya mendesah berkali-kali hingga keduanya mencapai kepuasan .
terimakasih dukungannya 😊
*بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم*
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
D𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐠𝐚𝐥𝐚 𝐤𝐞𝐫𝐞𝐧𝐝𝐚𝐡𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐢𝐤𝐡𝐥𝐚𝐬𝐚𝐧 𝐡𝐚𝐭𝐢 𝐢𝐳𝐢𝐧𝐤𝐚𝐧 Author 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐮𝐜𝐚𝐩𝐤𝐚𝐧 :
*"𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐇𝐚𝐫𝐢 𝐑𝐚𝐲𝐚 𝐈𝐝𝐮𝐥 𝐅𝐢𝐭𝐫𝐢, 𝟏 𝐒𝐲𝐚𝐰𝐚𝐥 1443 𝐇 / 2022 𝐌"*
𝐓𝐀𝐐𝐎𝐁𝐁𝐀𝐋𝐀𝐋𝐋𝐀𝐇𝐔 𝐌𝐈𝐍𝐍𝐀 𝐖𝐀 𝐌𝐈𝐍𝐊𝐔𝐌
*𝐌𝐨𝐡𝐨𝐧 𝐦𝐚𝐚𝐟 𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫 & 𝐛𝐚𝐭𝐡𝐢𝐧 𝐚𝐭𝐚𝐬 𝐬𝐞𝐠𝐚𝐥𝐚 𝐤𝐞𝐤𝐡𝐢𝐥𝐚𝐟𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐬𝐚𝐥𝐚𝐡𝐚𝐧 Author yang di sengaja maupun tidak*.
𝐒𝐞𝐦𝐨𝐠𝐚 𝐀𝐥𝐥𝐚𝐡 𝐒𝐖𝐓 𝐬𝐞𝐧𝐚𝐧𝐭𝐢𝐚𝐬𝐚 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐬𝐞𝐡𝐚𝐭𝐚𝐧, 𝐮𝐦𝐮𝐫 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐚𝐫𝐨𝐤𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐤𝐢𝐭𝐚 𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐛𝐞𝐫𝐭𝐞𝐦𝐮 𝐥𝐚𝐠𝐢 𝐝𝐢 𝐛𝐮𝐥𝐚𝐧 𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐡𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠
*Aamiin Allahumma Aamiin*
*Wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barokatuh*.
jangan lupa ya mampir ya ...
like
komen
vote
see you next time ....😊🙏
__ADS_1