Kembar Genius

Kembar Genius
menikah


__ADS_3

selamat membaca 😊


Pernikahan di laksanakan di mansion Deluxiz dengan sederhana menurut mereka tapi tidak bagi para tamu undangan ,hanya sedikit yang keluarga Deluxiz undang hanya orang penting saja dan selebihnya tamu undangan dari pihak keluarga Minata .


''Selamat nona Lexa dan tuan Minata ''


''Terimakasih ''ucap keduanya serempak Lexa memperhatikan gadis itu pergi setelah bersalaman ada rasa tidak asing yang tidak bisa dia jabarkan meski gadis yang lebih muda darinya memakai topeng Lexa seperti pernah melihat bola mata itu tapi entah dimana .


Perasaan itu datang lagi Lexa diam melihat bayangan gadis itu hilang di balik pintu Lexa diam memikirkannya sudah beberapa kali dia menyelidiki gadis itu sejak pertemuan pertama mereka di pesta waktu itu namun hasilnya nihil seperti sengaja semua di sembunyikan .


''Sayang...''panggil Resta namun Lexa tetap diam .


''Sayang ,hei ada apa?''Resta menangkup wajah Lexa yang sedari tadi diam saja menatap netra nya intens.


''Eh,panda imut maaf aku sedikit melamun ''guman Lexa pelan merasa bersalah karena mengabaikan panggilan Resta yang sudah sah sebagai suaminya .


''Sepertinya aku harus meminta bantuan kakak''batin Lexa .


''Sayang tersenyumlah nanti kita bicarakan apa yang ada dalam pikiran mu saat ini ''


''Terimakasih ,sayang sudah mau mengerti ''


''Hm,tentu apapun untuk mu ''Resta mencium pipi Lexa agar istrinya itu tersenyum lagi namun tanpa di duga itu terlihat romantis di depan para tamu undangan ,pipi Lexa merona dengan serangan dadakan dari suaminya itu dia sangat malu apalagi masih banyak orang dan dia tidak terbiasa dengan itu apalagi dirinya tidak terlalu suka dengan pesta makanya setiap ada pesta dia akan menggunakan topeng .


Sedangkan Alex tetap saja seperti dulu selalu mengawasi dari tempatnya menatap satu persatu tamu undangan hingga netranya melihat gadis kecilnya dengan gaun yang menurutnya sangat imut tidak mencerminkan gadis anggun malah lebih seperti anak kecil tapi Alex suka .


Alex melangkah kakinya untuk menghampiri Rain yang tidak berada jauh di stand makanan ,gadis itu tidak sadar jika banyak pria yang menatapnya dengan tatapan yang tidak bisa Alex biarkan.


Dengan wajah datar dan dinginnya di balik topeng menatap tajam pria-pria itu se akan Alex menegaskan.


''Dia milikku jika berani menatapnya lagi bersiaplah untuk mati di tanganku '' begitulah kira-kira tatapan yang di layangkan Alex pada mereka yang kemudian menelan ludah dengan kasar .


''Rain''


''Eh,kak Alex mau?''dengan wajah imutnya apalagi dengan bibirnya yang blepotan dengan krim kue .


''Boleh ''mengambil tangan Rain dan memasukkannya kedalam mulut nya ********** pelan menikmati kue itu .


Berbeda dengan Rain yang sudah mematung seketika wajahnya memanas apalagi melihat Alex jadi terasa aneh dan pikirannya pun ke mana-mana.


Seseorang menatap ke arah pelaminan dan juga ke arah Alex dan rain ,dia mentap intens ke empat orang itu setelahnya dia pergi .


_____


''Kenapa kamu berada di sini ?mana ayah sama ibu ?''dia ikut duduk menemani Rain .

__ADS_1


''Ayah dan ibu tidak bisa hadir karena ada kepentingan lain jadi aku menggantikan mereka dan juga meminta maaf mewakili mereka ''Rain masih sibuk dengan kue di tangannya ,semua makanan yang berada di depannya terasa menggugah selera serasa semua makanan itu melambai untuk segera dimakan .


Alex memperhatikan tingkah Rain sangat intens bagaimana gadis itu bisa memikat hatinya sedari bayi hingga saat ini setelah menjelma menjadi gadis cantik nan imut sepertinya rasa cintanya semakin besar .


Alex memainkan rambut Rain yang sedikit menjuntai terlihat mengganggu kemudian menempatkannya kebelakang telinga dengan lembut sambil terus menatap gadis itu .


''Terimakasih kak ''ucap Rain yang merasa terbantu.


''Mau berdansa ?''tanya Alex sambil tersenyum Rain menoleh dan mengangguk .


''Tapi aku habiskan ini dulu sayang kalau di lewatkan''lanjut Rain menuntaskan makanan yang berada di piringnya hingga tandas membuat Alex menggelengkan kepalanya.


Berniat ingin romantis tapi ternyata gadisnya itu tidak peka dan malah lebih mementingkan makanan di piringnya ,bahkan Alex bisa saja membawa semua makanan itu kerumah kekasihnya itu .


''Ide yang bagus ''batin Alex di merogoh saku celananya dan menhetikkan sesuatu lalu mengirimkannya .


''Kak Alex sudah ayo,kita berdansa tapi nanti bantuin ya kalau susah soalnya Rain gak pernah dansa tapi kalau adu jotos jangan di tanya ''ucap Lexa santai menarik tangan Alex .


Alex melongo mendengar ucapan Rain ,kenapa dia tidak mengetahuinya?bahkan tidak ada laporan dari anak buah yang menjaga Rain juga saat dia melihat cctv tidak mencurigakan .


''Kakak jangan diam ,bantu Rain''cicitnya karena keduanya sudah berada di tengah-tengah yang kosong untuk berdansa di ikuti pasangan yang lainnya .tanpa menunggu lama Alex dan Rain memulai dansanya meski kaku namun keromatisan keduanya membuat siapapun iri apalagi musik terdengar menambah kesan romantis di dalam pesta itu .


''Honey ..mau kah berdansa denganku?''Alexo tidak mau kalah dengan anak lelakinya Freya yang mendengar hanya tersenyum sambil mengangguk pelan ,iya meski malu karena banyak pasang mata yang melihat.Dia tidak bisa menolak suaminya.


Begitu pun Diarta dan Reya mereka pergi berdansa mengikuti ,se akan keduanya kembali muda meski sudah tua jiwa mereka berdua tetap saja berkobar-kobar.


_____


Wina berdecak kagum begitu pun putrinya yang duduk di sebelah nya bahkan gadis smp itu tersenyum lebar menampilkan sederatan gigi putihnya .


''Papa .,apa nanti Le kalau nikah akan seramai ini....?''ucap gadis itu polos.


''Tentu saja sayang''ucap Lan dia sangat memanjakan putri kesayangannya ini namun masih dalam batas yang wajar .


''Tidak boleh memikirkan hal seperti itu Le!sekolah yang benar kamu masih terlalu kecil ''wina berkata lembut dia juga mengusap punggung Le dengan sayang .


Leana Wila Aleska putri semata wayang Wina dan Lan akibat kecerobohannya dia tidak bisa mengandung kembali karena rahimnya terlalu lemah setelah melahirkan Le ,meski sangat sedih karena tidak bisa memberikan adik untuk putrinya itu Wina tetap merasa bersyukur .


Lan lelaki itu tidak pernah menuntut apapun padanya ,sungguh suami yang sangat pengertian dan sangat sayang pada keluarga .Wina berusaha menjadi ibu dan istri yang baik ,dia belajar dari kesalahannya dulu jika ada hal yang memang tidak dia bisa maka dia akan meminta solusi pada Freya adiknya meski Freya lebih muda namun pemikirannya sangat bijaksana dan dewasa.


''Mama tenang saja Le kan anak yang pintar iya kan pa?''


''Hm ''


''Ish..papa jawabannya gitu amat ''dengus Le pelan dengan mulut yang di manyunkan .

__ADS_1


Wina dan Lan terkekeh akan kepolosan putrinya itu ,harta berharga mereka satu-satunya .


''Ma aku mau nyamperin kak Lexa sama kak Alex''yang di jawab anggukan oleh keduanya sebelum pergi mereka berdua memberi peringatan pada putrinya itu .


''Ingat jangan menyusahkan kakakmu ''


''Siap bos ''Le pergi meninggalkan kedua orang tuanya .


Pertama dia pergi ke arah pelaminan menghampiri kakak sepupunya yang cantik .harusnya dia yang di panggil kakak tapi berhubung dia lebih muda dia tidak mau dan pada akhirnya Lexa mengalah .


''Kakak ''


''Eh ,Le kesini sayang ''dengan manja Le memeluk kakak sepupunya yang sangat dia sayang .kemudian duduk di samping Lexa .


''Kakak tidak akan melupakan aku kan jika sudah menikah sama kakak ipar?''Le mengerucutkan bibirnya dia merasa cemburu tadi melihat interaksi kakak dan kakak iparnya .


''Siapa bilang kakak akan melupakanmu hm..?''


''Tidak ada tapi siapa tahu kakak ipar begitu ''Le menatap Resta dengan melotot tingkahnya sungguh menggemaskan bagi Lexa karena Le sangat dekat dengannya mungkin saja dia takut perhatian kakaknya akan teralihkan .


''Tidak mungkin sayang kita berdua sangat menyayangimu ''ucap Lexa lembut mengusap lengan Le dengan sayang .


''Benar ya ?kakak ipar juga ya?''dengan berbinar Le bertanya beruntun pada Lexa .


''Tentu saja ''ucap Lexa yang di angguki Resta yang menjadi pendengar .


''Kakak kenapa kakak ipar hanya diam saja ?apa dia marah karena tadi Le melotot padanya ''bisik Le tepat di telinga Lexa .


''Tanya sendiri apa kakak iparmu marah padamu''bisik Lexa juga.


Dengan menunduk Le turun beranjak dari tempat dia duduk berdiri di depan Resta dia merasa bersalah pada kakak iparnya itu .Resta sendiri bingung dia melirik istrinya namun yang di lirik hanya mengangkat bahu acuh .


''Kakak ipar maafkan Le tadi sudah melotot ''gadis kecil itu meminta maaf membuat Resta tergelak sendiri .


''Tidak apa ''Le mendongak dan tersenyum sumringah .


kemudian ketiga nya berbincang dan bercanda mereka tidak perduli dengan para tamu undangan .


terimakasih dukungannya 😁🙏


like


komen


vote

__ADS_1


share


see you next time 😀😘


__ADS_2