
Bangun terlambat Alexo yang langsung menuju kamar mandi dan bersiap kini sudah berada di depan rumah keluarga kenady entah kenapa sejak semalam setelah mendengar suara freya dari balik telpon dirinya tidak bisa tidur hingga larut malam namun entah kenapa juga tiba-tiba dirinya begitu sangat tidak sabaran ingin menemui freya istrinya, istri yang sudah dia cintai itu entah sejak kapan.
Dengan tersenyum tidak biasanya alexo melangkah dengan lebar agar cepat sampai di depan pintu sedangkan arya sedari tadi dia hanya menggerutu dalam hati waktu liburnya yang seharusnya dia manfaatkan dengan bergelung di dalam selimut harus kandas ketika sang bos menelponya dan mengancam seperti yang diketahui dan arya hanya bisa menurut.
''Assalamu'alaikum,''ucap alexo dengan suara lembutnya,arya tertegun sejak kapan bosnya itu mengucapkan salam saat kerumah orang biasa langsung masuk tanpa di suruh .
''Wa'alaikum salam,''bibi yang membuka pintu membuat senyum yang sedari tadi terbit langsung menghilang berganti dengan wajah datar dingin.lagi lagi arya tertegun dengan sikap alex yang berubah seketika.
''Eh ...tuan alexo mari tuan nona freya di taman belakang bersama dengan tuan pratama.''ucap bibi yang bernama siti itu.
''Hmm,,,''
''180 erajat berbeda dari biasanya.,aku masih tidak percaya baru tadi tersenyum dan sekarang lihatlah seolah apa yang dia harapkan tidak ada.'' cibir arya dalam hati.
Alexo melangkah yang di tuntun bi siti ketaman belakang setelah sampai alexo tersenyum lembut perubahan yang singkat harus membuat arya harus mulai terbiasa melihat, freya tersenyum membuat rindunya semakin menjadi-jadi.
''Honey,,,,,'' seperti anak kecil alex berlari dan langsung memeluk freya tanpa rasa malu bahkan di depan pratama yang kaget dengan tingkahnya.
Pipi freya merona bagaimana tidak tiba-tiba sang suami langsung memeluknya di depan asisten dan ayahnya.
''Honey,,,,, lepas .''cicitnya freya merasa sangat malu dengan tingkah alexo yang masih memeluknya erat.
''Tidak honey aku masih merindukanmu.''alexo masih memeluk erat freya seakan tidak ingin melepaskan walau satu detikpun.
Arya yang sedang berdiri di dekat alexo terkekeh geli melihat sifat bosnya yang baru saja keluar.alexo terlihat sangat bucin terhadap freya.
Sedangkan Pratama sangat bahagia bagaimana putrinya di perlakukan seperti itu.
Rasa bersalah itu masih ada tapi untungnya freya mempunyai orang yang bisa melindunginya sekarang.
_______
Seperti lem perekat alexo masih terus menempel mebuat arya yang melingat merasa jengah dan juga jengkel sedangkan pratama sedari tadi sudah masuk kedalam .
''Aku juga mau seperti bos tapi bagaimana lagi nasibku menjadi anak buah harus menuruti apa kata bos meski harus jadi obat nyamuk.''batin arya.
Sambil terus menggerutu dengan muka masamnya kelakuan arya ternyata itu terlihat oleh alexo.
__ADS_1
Alexo masih mengendus freya yang sedari merasa risih juga malu namun apa daya tidak mungkin dia bisa menolaknya entah apa yang terjadi freya juga tidak mengerti.
''Makanya arya sana cari istri biar bisa mesra sepertiku .''ejek alexo tanpa menoleh yang masih setia melakukan kegiatannya dengan mengendus freya seperti orang ngidam saja.
''Gara-gara siapa aku berada disini?seharusnya sekarang aku mencari calon istri.''batin arya dengan muka masamnya.
''Jangan mengumpatku ar kenyataannya kan kamu memang jomblo bukan salahku bukan kalau kamu jomblo?.''seakan alexo tahu pikiran arya sekarang.
''Iya bos ini salahku sendiri yang tidak pandai mencari perempuan.''pasrah arya jika tidak sudah di pastikan ancaman sang bos akan tejadi dan arya tidak mau.
''Alexo ,,, sudah.''ucap freya lembut namun alexo malah semakin menjadi dan juga ada hawa marah yang keluar dari alexo.
''Honey sepertinya kamu perlu aku hukum!.''kemudian tanpa aba-aba alexo mendorong freya hingga diri nya menindih freya.
''Honey berhenti ada arya malu .''cicit freya karena posisinya sekarang menjadi tontonan arya.
''Arya,,,,!''peringat alexo sedangkan arya yang mengerti langsung pergi
''Honey sudah tidak ada siapapun jadi apa hukumanmu bisa di lanjut.''ucap alexo semakin mendekatkan wajahnya kewajah freya.
Freya yang sudah susah bernafas memukul dada bidang suaminya,alexo yang sadar kemudian melepaskan pagutannya nafas keduanya menderu dan tersengal.
Alexo mengusap sedikit sudut bibirnya sambil terseyum
''Itu hukumanmu honey mulai sekarang panggil aku dengan sebutan honey atau sayang! jika tidak bersiaplah mendapatkan hukuman seperti tadi dan ingat aku tidak mengenal tempat.''ucap alexo sambil merubah posisinya menjadi duduk.
''Maaf honey tadi aku lupa.''ucap freya lembut sambil tersenyum.
''Honey kita lanjutkan yang tadi di kamar yuk sepertinya ular cobra di bawah sudah tidak tahan.''entah kenapa alexo merasa bergairah hanya karena ciuman barusan.
''Hah,,,, mana ada ular di rumah ini honey kamu ini ada ada saja.''ucap freya yang tidak mengerti maksud dari alexo binatang berbisa itu mana munhkin ada di sini .
''Istriku ini bodoh atau polos sih sebenarnya kenapa dia tidak mengerti dengan kode yang ku berikan.''batin alexo gemas dengan pertanyaan freya.
________
Semua berkumpul di meja makan termasuk arya beruntung dia tidak pulang dan sekarang dia di ajak makan .namun sepertinya tidak dengan alexo yang sedang menatap kesal arya karena telah mengganggunya tadi ditaman belakang.
__ADS_1
''Kenapa kamu masih berada di sini?''tanya alexo pada arya.
''Mau makan bos kan disuruh sama bu bos .''jawab arya santai sambil memasukkan makanan kedalam mulutnya
Freya terkekeh geli termasuk si kembar yang tadi menyaksikan melalui cctv sedangkan pratama hanya diam tidak ikut campur.
''Honey biarkan dia makan.''freya dengan nada lembutnya.
''Baik honey.'' ucap alexo namun tidak dengan mata nya yang melotot kearah arya yang di pelototi santai dan tetap tenang sambil makan.
''Kalau bukan karena istriku sudah ku usir kau ,''kode alexo menatap tajam arya yang masih santai dengan makanannya.
Sedangkan arya yang mengerti dengan tatapan alexo menelan makanannya dengan kasar dan terburu-buru agar bisa cepat pergi
''Arya makannya pelan-pelan bahaya nanti kalau tersedak.''ucap freya yang melihat arya makan terburu-buru.
''Honey,,,, biarkan saja sekalian dia mati .''Alexo semakin menatap tajam arya rasa cemburunya meluap hingga ubun-ubun hingga tanpa sadar kata kasar yang keluar dari mulutnya
''Honey,,,, ''peringat freya lembut alexo diam seribu bahasa.
''Mati aku ini peringatan tingkat tinggi aku harus cepat-cepat pergi sebelum iblis keluar dari dalam diri bosku yang dingin itu.''
''Sudah selesai ibu bos aku pulang dulu karena ada urusan ,terimakasih atas makanannya.''secepat kilat arya pamit undur diri.
Diam-diam si kembar menahan tawa sedari tadi melihat ekpresi arya yang tertekan oleh tatapan dadinya
Setelah arya pergi ke empatnya melanjutkan makan dengan tenang .
terimakasih dukungannya 😊
like
vote
komen
see you next time 😊🙏
__ADS_1