
selamat membaca π
Freya mulai kebosanan berada di rungannya dia ingin berjalan jalan di sekitar taman.freya keluar dari ruangannya melihat tokonya ramai freya tidak jadi untuk menganggu keduanya yang sedang sibuk .
Akhirnya freya keluar sendiri tentu saja selalu di temani dua bodyguard yang berada satu meter di belakang itu yang di ketahui oleh freya sedangkan yang lainnya ,yang tidak di ketahui berada tidak jauh dari freya sekaligus penjaga bayangan yang selalu mengikuti freya kemanapun dia pergi.
Cuaca sangat mendukung untuknya berjalan di taman menikmati pagi menjelang siang ,meski sendiri tetap saja freya melangkah pelan dan hati-hati karena sekarang dirinya tidak sendiri ada kandungan yang harus dia jaga.
Freya duduk di atas rumput di bawah pohon yang biasa dia dan si kembar tempati karena lupa tidak membawa tikar akhirnya freya tidak menggunakan alas dan duduk bigitu saja.
Freya memejamkan matanya sebentar menikmati semilir angin yang berhembus pelan hingga seseorang duduk di sampingnya tanpa permisi seketika membuat freya membuka matanya dan melihat orang yang berani duduk di sampingnya meski sudah ada dua penjaga di dekatnya.
''Anda...''
''Ada apa anda menemui saya?jika bukan hal penting tolong.. lebih baik anda pergi''Freya sedikit cemas jika penjaga yang di tugaskan alex memberikan laporan apa yang dia lakukan saat berada di taman.
''Tidak apa aku sudah mendapatkan izin dari suamimu''ucap lan melembut ,sambil memandangi wajah freya lekat.
''Aku hanya ingin memastikan sesuatu denganmu,jadi tolong jangan mengusirku''pintanya lagi karena dirinya sudah putus asa .
''Baiklah''meski dengan berat hati freya mencoba berpositif thinking karena lan sudah mendapatkan izin dari suaminya jadi dia tidak mempunyai alasan untuk menolak apalagi mengusirnya.
''Apa ini foto dirimu sewaktu masih kecil?''tanya lan pada freya sambil menyerahkan selembar foto tiga orang anak kecil yang sedang duduk bersama di tengah ada anak laki-laki yang di apit dua anak perempuan.
Freya mengambil foto itu dan memperhatikannya secara seksama,dia sedikit terkejut bukankah itu adalah foto sang kakak,dirinya saat bermain bersama dan juga seorang anak laki-laki yang sedikit dia kenal di sebuah tempat permainan sewaktu kecil dulu.
Freya menatap lan dan setelahnya menatap foto itu secara bergantian.
''Dari mana anda bisa mempunyai foto ini?''bukannya menjawab freya malah balik bertanya dirinya sangat penasaran foto itu di hanya di ambil oleh anak laki-laki itu dan itu satu-satunya sebagai kenangan.
''apa laki-laki ini adalah dia''batin freya menelisik .
Lan melirik kearah freya mencari sebuah ke bohongan di dalam matanya namun tidak ada di sana.lan tidak menemukannya yang ada hanya kebingungan di balut sedikit penasaran .
''Itu sewaktu kita bertiga bermain bersama''ucap lan lagi
''Apa kamu tahu sesuatu freya?''tanyanya lagi.
''Hm...coba ku ingat '' freya diam dan memutar memori di dalam kepalanya namun nihil dia tidak tahu karena mungkin dulu dia paling kecil di antara keduanya.
''Yang ini kakak dan yang ini aku serta yang ini...aku lupa siapa dia tapi kami berteman,dia sering dekat dengan kakak''ucap freya berusaha menjelaskan apa yang dia tahu dan dia ingat.
''Tapi kakak...''
''Aku sudah tahu segala hal tentangmu dan kakakmu maafkan aku atas kesalah pahaman yang selama ini terjadi ''ucap lan tulus meminta maaf pada freya.
''Tidak apa jika kamu butuh bantuan hubungi aku atau suamiku''senyum freya ,hatinya lega sekarang bahwa semua hanya salah paham.
__ADS_1
''Terimakasih,baiklah aku harus pergi semoga kita bisa bertemu lagi di saat itu mungkin kita akan menjadi keluarga''senyum tulus lan berikan lagi pada freya mereka berdua berjabat tangan .
meski freya sendiri bingung dengan maksud lan menjadi keluarga tapi freya berusaha tidak perduli .
Lan kemudin pergi dengan alasan masih ada urusan yang harus dia lakukan.
______
''Bos,apa anda yakin memberikan izin padanya ?''tanya arya langsung karena jika itu sesuatu tentang istrinya maka bos itu adalah nomer satu harus tahu duluan.
''Hm..''
''Tapi bos..''
''Hish ...aku yang memberikan izin kenapa kamu yang pusing hah...!''teriak alex tepat di telinga arya yang berada di dekatnya.
''Cepat kerjakan pekerjaanmu ,karena aku ingin cepat pulang''tukasnya setengah kesal.
''Ada apa dengan si bos kenapa dia marah-marah padahal kan dia sendiri tadi yang memberikan izin pada tuan lan''.batin arya bingung kemudian keluar dari ruangan sang bos.
Sedangkan alex membuka kembali rekaman vidio yang di kirimkan anak buahnya, tangannya sedikit mengepal .Dia cemburu dengan kebersamaan lan dan freya di taman apalagi tidak ada dirinya di sana.
''Beraninya kamu lan padahal aku sudah memberikan izinku tapi lihatlah kamu mengambil kesempatan dalam kesempitan''batin alex cemburu hanya karena lan bersalaman alias berjabat tangan dengan freya.
''aku lebih tampan''decihnya lagi.
emang bener sih ...πtapi mungkin jika arya dengar pasti muntah tuh orang.
______
Freya sudah kembali ketoko dan si kembar sebentar lagi mereka pulang .
Beruntung tadi lan cepat pergi freya sangat takut jika sampai suaminya marah dan cemburu buta, ya... meski sudah mendapat izin entah kenapa perasaan freya mengatakan akan ada hal lainnya.
''Momy ....teriak lexa melengking dari arah luar toko''anak itu menjadi pusat perhatian para pembeli yang kebanyakan ibu-ibu.
Sedangkan alex melangkah dengan pelan tidak perduli dengan teriakan adiknya yang melengking sekalipun.
Freya yang baru saja duduk di kursi kerjanya berdiri lagi dan berjalan kearah luar .
''Sayang kenapa teriak,hm?''tanya freya lembut.
''Apa tidak lihat toko momy sedang banyak pembeli''ucapnya lagi.
''Maaf mom lexa tidak sengaja ''kilah lexa sambil tersenyum manis, semanis pepsodent.
''Dimana kakakmu ?,kenpa sendiri?tanya freya lagi karena tidak melihat alex.
__ADS_1
''Tuh di belakang ,kakak kan lelet''cibir lexa menuduh.
''Siapa juga yang lelet orang berjalan biasa kok,kamu nya saja yang berlari''ucap alex kesal dwngan dutuhan lexa.
''Sudah...sudah kalian masuk ke ruangan momy,nanti makan bersama sekalian''
''Baik mom,Siang mama kecil ,mama besar''sapa lexa sambil berjalan kearah ruangan freya.
''Siang juga keponakan tante yang imut''sapa keduanya barengan lexa terus tersenyum hingga hilang di balik pintu di ikuti oleh alex dari belakang.
''Eh..neng anaknya kembar?''tanya ibu-ibu pembeli.
''Iya bu kembar ''
''Cakep ya neng anaknya, jadi pengen punya anak kembar''ucap ibu itu tersenyum.
''Berdoa saja bu siapa tahu di kabulkan''timpal rina sedangkan freya hanya tersenyum menanggapi ucapan ibu itu.
''Bibit unggul mah beda'' seloroh nao sambil tersenyum cengengesan.
''Kalian ini kerja jangan bercanda terus''
''Sip ...''
freya kembali kedalam ruangannya dan menyuruh satu bodyguard untuk membeli makanan sekaligus untuk yang lainnya juga.
''enak bener di dekat nyonya ,bisa di belikan makan,bisa sekalian cuci mata.''ucap penjaga bayangan 1.
''ho'oh ,kita kalau mau apa-apa gantian''seloroh yang lain.
''kalian mau buta?''tanya ketua penjaga bayangan.
''tidak..''mereka menjawab serempak .
''maka diamlah dan laksanakan tugas ini dengan baik''ucap ketua itu menatap tajam seluruh anak buahnya.
''siap''ucap mereka serempak karena tau tuan mereka kejam,tidak pandang bulu meski itu keluarga sendiri.
sedangkan sang ketua sudah tahu dengan jelas apa konsukensinya maka dari itu menyuruh semua anak buahnya diam .dia sendiri bergidik ngeri jika mengingatbperkataan tuannya.
terimakasih dukungannya....π
author dua hari ini tidak bisa up date karena ada pernikahan saudara ,jadi athor jadi babu geratisan selama dua hari ini πππ,π€£π€£π€£gak bisa main hp cuma bisa pegang doang.bayangin pegang doang....
tapi alhamdulillah sudah selesai dan author bisa pegang hp dan bisa up date...
jangan lupa like,favorit,komentar boleh ...eh sekalian kasih hadiahnya dong....
__ADS_1