
selamat membaca 😊
''Panda imut akhirnya kamu mau main kesini juga ''senyum Lexa manis karena resta menepati janjinya dua hari yang lalu .
Resta mengangguk sambil tersenyum manis ke arah Lexa membuat Lexa menautkan alisnya heran tidak seperti biasanya sikap reata berubah manis .
''Kenapa aku punya persaan buruk ?apakah akan terjadi sesuatu?''batinnya, dia mengajak resta masuk kedalam mansion dan mengajaknya ke taman belakang tempat dimana dia akan bermain ,tempat yang sudah Lexa persiapkan serta camilan-camilan dan juga minuman yang sudah tertata rapi .
Resta diam wajahnya terlihat sendu menatap punggung Lexa dari belakang seperti biasa tanganya di tarik oleh teman satu-satunya itu .resta tidak menolak ataupun bicara meski hanya sepatah saja .
''Maaf aku tidak bisa menepati janjiku ''batin resta dia sedikit melamun ini adalah untuk kesekian kali dia bermain kemansion ini ,namun kali ini mungkin ini adalah terakhir dia datang sungguh dia tidak rela ,dia sudah sangat nyaman dan sekarang harus berpisah ,waktu satu tahun yang di berikan kedua orang tuanya tidak cukup .
Setelah sampai di taman belakang Lexa mengajak resta duduk di atas rerumputan ,Al yang bermain menghampiri keduanya sambil tersenyum.
''Atak...anmut..!!!!'' Teriak Al senang .
''Dedek cantik panggilan itu cuma kakak yang boleh panggil ''lembut Lexa .
''Napa?''
''Dadek cantik panggil dengan nama yang lain karena itu panggilan khusus dari kakak untuk panda imut, ok?''
''Ote kak,atu nggil tak esta ''
''Uh ..gemeshnya dedek cantik ,sekarang bermain lah nanti kalau lapar kesini ''
''Baik ''Al kembali bermain sesuai perintah kakaknya itu .
Beralih ke arah pnda imut yang tidak seperti biasanya ,kalau di sapa dia akan menjawab tapi kali ini dia hanya diam saja dari pada rasa penasaran nya menyeruak lebih dalam akhirnya Lexa pun bertanya pada resta.
'' panda imut,ada apa denganmu?apa ada hal yang kamu pikirkan?coba ceritakan ...sudah ku bilang bukan kita ini teman ,teman selalu ada mendengar setiap keluh kesahmu ,teman akan berbagi kesengan dan juga kesedihan apa kamu tidak percaya padaku?apa kamu akan pergi meninggalkan temanmu ini?''ucap Lexa antara kesal ,sedih dan marah .
Deg ...
Resta menunduk dia sudah menyiapkan mental dan juga kata yang tepat untuk berpamitan pada teman satu-satunya itu tapi mendadak semua hilang entah kemana menjadi kesedihan dalam hatinya.
''Maaf Lexa ''resta menghela nafasnya pelan tenggorokannya tercekat ,dia berusaha mengeluarkan suaranya yang tersendat apa lagi ketika berbicara dengan Lexa dia akan selalu mengeluarkan suara terbata-bata.
''Aku akan pindah keluar negri ikut kedua orang tuaku ''singkat resta tidak ada suara terbata-bata seperti biasa selama ini yang biasa di dengar ,Lexa tertegun mendengar berita ini se cepat ini pikirnya .
''Maaf aku tidak bisa menolak ''singkatnya lagi dengan suara lembutnya .
''Iyah,aku tidak punya teman dong di sini !dan juga kenapa suaramu tidak seperti biasanya ?'' Tanya Lexa dia menyembunyikan kesedihannya dengan senyumannya .
''Eh...i..itu ta...tadi a...aku ti...tidak sa...sadar''canggung resta sambil menyatukan jari telunjuknya
''Nah ...ini baru panda imut ku ,kapan kamu akan pergi ?biar nanti aku antar ke bandara''tanya Lexa lagi .
''Nanti sore ''
__ADS_1
''Hah..''Lexa melongo .
''Kenapa baru bicara panda imut!haih aku belum memberikan sesuatu sebagai tanda kita sebagai teman ''kesal Lexa .
''I...ini ka...kan ha...hadiah da...dari ka...kamu ''
''Itu sudah satu tahun yang lalu ,sebentar aku masuk dulu untuk mencari sesuatu di kamarku ''Lexa beranjak sebelum nada protes terdengar dari mulut resta.
Resta yang ingin menolak di urungkan karena sudah
Melihat Lexa yang masuk kedalam dan tak terlihat lagi ,kemudian resta mengajak Al bermain .
_____
Di dalam kamar Lexa mengobrak-abrik kamarnya mencari sesuatu yang dia baru buat dan kemarin dia baru menyelesaikannya ,entah kemana barang itu perginya Lexa tidak bisa menemukannya .
''Lexa ayo berpikir ...jangan di saat seperti ini kenapa kau melupakan semuanya ''monolognya pada diri sendiri dengan tangan yang tidak berhenti mencari dan membuka laci satu persatu.
''Apa ada di ruangan itu ya?''tanpa berpikir panjang Lexa melangkah lebar keruangan kerja dadynya setelah itu dia membuka salah satu pintu rahasia di dalamnya .
Setelah sampai di satu pintu Lexa masuk dan Mengedarkan seluruh pandangan nya melangkah pasti mendekati beberapa meja yang ada di ruangan itu matanya menatap jam tangan berwarna silver .
Lexa berhasil menemukan jam tangan itu kemudian dia melangkah keluar dengan tersenyum .
Setelah berada di taman belakang Lexa tidak menemukan siapapun teman dan adiknya tidak berada disana ,Lexa mencoba mencari sekeliling karena di belakang mansion cukup luas tidak hanya ada taman saja .
Setelah mencari namun masih belum menemukan keberadaan adik dan temannya ,Lexa akhirnya masuk kedalam mansion siapa tahu mereka berdua berada di dalam .
''Atak...''panggil Al .
Lexa menoleh kearah Al yang memanggilnya ,mendekati adiknya yang bermain di ruang keluarga .
''Dek panda imut kemana?''
''Puyang tak''singkat Al.
''Kok gak pamit sama kakak?''
''Tau...bulu-bulu adi ''
''Sayang tadi resta buru-buru katanya dia sudah mau berangkat ,emang resta mau kemana?tadi dia pamit pulang sama momy ''
''Beneran mom ?''kaget Lexa yang baru mengetahuinya pasalnya baru tadi resta memberitahu akan berangkat besok kenapa jadi sekarang?
Lexa melihat hadiah yang akan dia berikan untuk resta sebentar entah apa yang dianlamunkan namun tiba -tiba dia berlari keluar rumah memanggil sopir.
''Sayang mau kemana kamu belum mejawab pertanyaan momy?''teriak freya padahal masih belum terlalu jauh .
''Nanti Lexa jelasin ''jawab Lexa yang ikut teriak .
__ADS_1
Lexa langsung mendudukkan dirinya di sofa mobil dan memberikan perintah untuk segera berangkat dengan kecepatan se cepat-cepatnya .
''Pak cepet ke bandara sekarang juga ,terserah bapak membawa mobil ini bagaimana caranya ,saya hanya mau cepat sampai ''
Mobil yang di tumpangi Lexa berjalan seperti berada di lintasan sirkuit sangat cepat ,bahkan Lexa terlihat santai dan juga sedikit khawatir kalau dia akan terlambat mengantar temannya itu bukan karena takut.
''Pak cepat ...jangan seperti keong !''
''Baik nona kecil ''jawab pak supir ,dia sudah sangat berusaha apalagi kecepatan yang dia gunakan sudah berada di atas rata-rata.
''Huh...lama ''keluh Lexa ,dia memandang keluar jendela entah apa yang dia pikirkan meski sedih namun harus tetap rela bukan .
_____
''Mom ..kenapa mendadak ?bahkan tadi main hanya sebentar sama Lexa dan resta belum pamit dengan benar mom ... ''ucap resta dia tidak bisa berpamitan karena terburu-buru momynya meminta pulang segera .
''Maaf sayang ,bukannya momy melarang tapi momy sama dady harus berangkat karena perusahaan dady yang berada di sana sedang dalam masalah jadi kita tidak bisa menunda lagi ''
''Baik lah mom ,tapi bagaimana dengan Lexa?dia sudah janji akan mengantarku kebandara?pasti.dia sekarang sedih apalagi tadi resta tidak berpamitan dengannya mom?bagaimana kalau Lexa tidak mau lagi berteman denganku ?''
''Tenanglah pasti sekarang dia sudah dalam perjalanan menyusul ke bandara lebih baik kamu cepat bereskan barang-barangmu secukupnya saja ,momy sama dady tunggu di bawah .ingat janagan lama-lama .''
''Baik mom dengan patuh resta mengambil beberapa baju,mainan dan barang yang menurutnya penting dan segera turun dari kamarnya menuju ruang tamu di bawah .
''Sudah selasai ?''
''Sudah dad''
'' kita segera berangkat ''
Keluarga resta akhirnya berangakat kebandara ,mereka membawa mobil dengan kecepatan sedang keselamatan lebih berati bukan ....
terimakasih dukungannya 😊
like
komen
vote
jangan lupa mampir ya ..👆
see you next time 😁...
r.b
__ADS_1