
selamat membaca ๐
Satu minggu berlalu tetap saja Lexa maupun Alex masih tidak memiliki teman satu pun entah kenapa keduanya mungkin tidak tahu atau karena ucapan Lexa dulu atau karena takut ,tapi sepertinya keduanya benar atau mungkin si kembar membentengi diri dari orang lain karena pengalaman buruk di sekolah yang dulu .
Lexa yang ceria , penuh semangat dan Alex yang pendiam sekaligus datar,dingin tak banyak bicara jika itu tidak penting.
''Huh..membosankan ''guman Lexa ,tidak ada teman bermain maupun mengobrol dan miss tesya juga belum datang ke kelas nya duduk sendirian pasti sepi apalagi Lexa tidak bisa diam.Seperti biasa jika tidak ada kakaknya yang di ajak mengobrol meski jawabannya singkat .
Lexa berguman tak jelas tentu saja semua temannya itu saling melirik entah takut atau bagaimana tidak ada yang berani mendekat dengan Lexa yang terlihat cuek bebek,sambil jari telunjuknya dia ketuk-ketuk di atas meja dengan menelungkupkan wajahnya itu.
''Apa aku ajak kakak ngobrol dulu mumpung miss tesya belum datang , yah ...untuk mengalihkan kebosanan ku ''gumannya pelan sambil tersenyum manis , mengangkat kepalanya kemudian menarik tas yang berada di kolong meja setelah itu merogoh ipad dari dalamnya.
//Kak....adek bosan ๐ //kirim Lexa,mengotak-atik ipadnya tentu saja teman-temannya merasa iri padahal mereka semua termasuk anak orang kaya.
//cari teman kata dady kita harus bersosialisasi// pesan yang di baca Lexa mendengus jika mencari teman itu mudah sudah dari dulu dia memilikinya.
//Iya ... kalau ada murid baru aku mau //balas Lexa.
//Huft ...kenapa?//se akan Alex tahu apa yang sedang di pikran Lexa saat ini.
//Adek tidak suka ...semua terlihat jelas di mata mereka, padahal mereka tuh masih kecil ...//
//Sendirinya masih kecil,jangan terlalu terbebani ok..! Ya sudah terserah padamu selama identitas mu tidak ada yang tahu bersikaplah seperti biasa meskipun kamu sendiri tidak suka ,ingat apa kata dady ..//
//iya ..kakak terbaik ,love you kak!// send .
Lexa mengakhiri pesannya kemudian meletakkan kembali ipad nya kedaam tas bersamaan dengan itu miss tesya datang membawa seorang siswa alias murid baru sepertinya dengan jaca mata bulat serta sedikit gemul.
''Anak-anak ini adalah teman baru kalian ''interupsi sang guru kemudian menyuruh murid baru itu untuk memparkenalkan diri.
''Sa...ya ...resta ''gugupnya menatap sebentar semua teman kelas barunya setelahnya dia menunduk kembali .
''Kamu di ...disana samping Lexa ada bangku kosong '' miss tesya menyuruhnya duduk karena pelajaran akan segera di mulai.
Dengan tetap menunduk resta berjalan ke arah yang sudah di tunjuk oleh miss tesya kemudian resta duduk serta mengeluarkan buku pelajarannya dar dalam tas .pelajaran pun di mulai dengan tenang semua murid mengikuti pelajaran dan mendengarkan penjeladan miss tesya .
Di bangku belakang Lexa mencuri -curi lirik ke arah sampingnya sambil mengingat-ingat entah kenapa dia merasa pernah bertemu bamun lupa dimana ...resta merasa tidak nyaman seperti ada orang yang mengawasinya hingga dirinya bertatapan dengan manik mata Lexa mereka berdua diam cukup lama hingga Lexa bersuara.
''Sepertinya aku pernah melihatmu,tapi dimana ya....?''
''Hah..''kaget resta,
mereka bertemu di pesta waktu itu meski tidak saling menyapa dan tidak tahu wajah Lexa yang menggunakan topeng.
''Lupakan apa yang aku ucapkan''lexa menggibaskan tangannya.
''A...pa?'' Gugup resta.
__ADS_1
''Aku Lexa ,mau jadi teman keduaku ?''Lexa mengulurkan tangannya ke depan resta.
''Resta mau jadi temanku kan?aku juga murid baru di sini tapi masih belum ada teman ,jadi sesama murid baru kamu harus menjadi temanku mulai sekarang ''
''Tapi...''resta merasa tidak percaya biasanya tidak ada yang mau berteman dengannya karena penampilannya.
''Tidak ada penolakan ''sergah Lexa .
''Ba... ik...'' sungguh senang di hari pertama sekolah dia sudah mempunyai teman baru cantik pula .dengan tersenyum resta kembali menghadap kedepan
Senyum itu di lihat oleh Lexa sekilas .
''Ternyata bisa senyum juga toh...''batin Lexa.
Kemudian mereka berdua mendengarkan penjelasan miss tesya yang berada didepan dengan fokus .
______
Dikelas Alex kedatangan kakak kelas cewek sekitar tiga orang yang katanya penasaran dengan murid kelas satu yang tampannya nauzdubillah ,karena penasaran ke tiganya pun langsung masuk dan menghampiri Alex yang sibuk dengan ipadnya dengan fokus tanpa perduli dengan kelasnya yang ramai.
''Uwah ...itu benaran si murid baru ?''
''Hm ...''
''Gosipnya emang bener ,ganteng ...''
Mereka bertiga mendekati bangku Alex dan tanpa permisi langsung duduk di sebelah serta duduk di bangku kosong di depannya Alex tak bergeming dia masih sibuk dengan ipadnya.
''Aduh gemasnya pengen punya adek kalau ganteng nya kayak gini mah ...''celetuk kakak kelas yang duduk di depannya .
''Aku juga mau sangat menggemaskan ''hampir saja tangan itu ingin mencubit pipi Alex namun di urungkan ketika melihat tatapan tajam yang menguar sedikit menakutkan .
''Bisa kakak-kakak sekalian tidak menggangguku?''ketiga orang itu diam tidak seperti tadi .
Alex sangat kesal waktu berharganya seakan terbuang percuma padahal tadi dia ingin menyelesaikan pekerjaannya malah terganggu dengan ocehan kakak kelasnya itu .
''Baik ,aku yang pergi ''Alex berdiri dengan dinginnya tanpa perduli terus melangkah ke luar kelas mencari tempat aman yang sekiranya tidak ada yang menganggu.
Ketiga diam mematung , shock ,mereka berpikir gosip itu tidak benar dan ternyata malah lebih dingin dari pada gosip.
Mereka terkesiap ketika bel berbunyi kemudian kembali ke kelas masing-masing tentu saja dengan masih shock .
Murid yang lain sudah biasa melihat ekspresi kedataran dan dingin murid baru itu karena sejak awal tidak ada senyum di wajah Alex berbicara pun singkat dan padat .
______
Setelah pulang sekolah Lexa sampai terlebih dahulu di rumah dia turun dari mobilnya ,bersamaan dengan itu sebuah mobil yang biasa di bawa sang kakak tiba di belakang mobil yang Lexa gunakan tadi.
__ADS_1
Lexa menunggu kakaknya turun dari mobil setelahnya dia langsung berhambur kedalam pelukan Alex yang baru turun dari mobil.Alex menyambutnya dengan hangat dan memeluk adiknya dengan erat juga .
''Kakak ,hari ini aku sangat senang!coba tebak kak?''senyum Lexa mengembang satu lagi menjadi temannya hari ini.Lexa mendongak menatap manik mata sang kakak berharap dapat jawaban memuaskan meski tahu kakaknya selalu memperhatikannya atau lebih tepatnya selalu mengawasinya,apa salahnya jika membagi kebahagiaannya .
''Apa ...ya..coba kakak pikirkan dulu...'' sambil memeluk Lexa mereka berdua melangkah memasuki mansion dengan santai.
''Tebak saja kak ,tak perlu di pikir ''ucap Lexa lagi ,dia masih ingin berlama-lama memeluk kakaknya ini sebelum latihan setelah ini.
''Baiklah ,pasti teman baru bukan?kakak sudah melihatnya si panda itu ''
''Panda?''beo Lexa.
''Hm...dia gendut dan memakai kaca mata bulat dan kรนlitnya putih jadi kakak menyebutnya panda ''
''Ish ...resta kak bukan panda ''
''Panda ya ...panda suruh siapa dia gendut '' sambil mengusap lembut surai sang adik yang terlihat menggemaakan saat cemberut seperti ini .
''Tapi ...benar juga sih ,baiklah aku juga akan menyebutnya panda imut''sambil mengingat ekpresi resta yang entah Lexa pun tidak mengerti temannya yang satu itu.
Setelah masuk ke mansion merek tidak menemukan orang-orang rumah entah kemana mereka semua pergi hanya bibi dan para body guard yang berjaga ,setelahnya Alex dan Lexa membersihkan diri kemudian.mengganti bajunya untuk latihan .
Guru sino datang mungkin sekitar satu bulan lagi akan pulang kampung jadi si kembar memanfaatkan waktu sebulan ini menyempurnakan semua ilmu yang di berikan oleh guru sino.
''Selamat sore guru ''ucap keduanya.
''Sore ,lakukan seperti biasa ''santai guru sino sambil duduk meminum teh yang sudah tersedia di meja itu.
''Baik guru''sahut keduanya .
Keduanya memulai pemanasan kemudian setelah itu mereka mengelilingi mansion itu entah berapa kali putaran setelah selesai kemudian keduanya berlatih.
Jepang
''Apa kalian menemukan mereka?''
''Maaf tuan kami masih belum bisa menemukan mereka ,entah kenapa setiap kali kami sudah menemukan sedikit jejak tentang mereka semua hilang tanpa bekas seperti ada seseorang yang menghalangi nya dan menghilangkan jejak itu tanpa bekas''ucap anak buah itu ketakukan apalagi setelh melihat ekprasi tuannya itu.
''Pergi!!!''
''Apapun yang terjadi temukan mereka ,ingat jika sampai kalian tidak menemukan mereka kalian akan tahu akibatnya''
''Ba...ik tuan kami mengerti''
Pria itu berdiri di dekat jendela dengan tatapan yang tidak bisa di artikan oleh siapapun.pikirannya berkelana entah kemana menatap ke arah langit yang begitu indah sendirian dan kesepian.
terimakasih dukungannya ๐
__ADS_1
like,komen jangan lupa ya ...
see you next time ...