Kembar Genius

Kembar Genius
kangen...


__ADS_3

selamat membaca 😊


Alex menenteng kresek putih di kedua tangannya, di ikuti oleh rina dan nao yang baru saja sampai setelah mengejar mobil yang di tumpangi alex melesat dengan kecepatan entahlah keduanya hanya bisa pasrah dan ini adalah kebodohan keduanya tidak bertanya lebih dahulu ,jika saja sudah tahu mana mungkin mereka berdua mengikuti mobil yang di bawa alex.


''Haduh ...tuan alex memang ,seperti pembalap''ucap nao mengacungkan jempolnya keatas.


''Hm...nafasku kayak mau habis taugak !''nafas rina yang masih menderu.


Bisik keduanya di belakang alex.


Keduanya meminta izin untuk menjenguk freya dan beruntungnya keduanya di berikan izin setelah selesai membereskan toko, menutup dan menguncinya rapat keduanya mengendarai sepeda motor butut dengan berboncengan mengejar alex yang menaiki mobil tentu kalian bisa bayangkan bagaimana sepeda butut mengejar mobil mewah si tuan muda alex.


Kembali ke alex yang terus tersenyum setelah mendapatkan apa yang di inginkan sang istri,melewati lorong untuk mencapai ke ruangan freya yang berada di kelas VVIP banyak suster dan dokter yang berseliweran di sekitar nya,menyapa alex tentu saja jawabannya tidak ada hanya wajah datar yang dia tampakkan pada para suster maupun dokter yang menyapa.


Berbeda dengan kedua gadis di belakang alex yang merasa tidak enak hanya menunduk karena malu.


Ceklek..


''Honey...''panggil alex ,freya menoleh dengan mata berbinar dan senyuman sejuta wattnya sangat manis di mata alex.


''cantik....dan juga manis''alex diam sejenak memperhatikan freya yang tersenyum.


''Honey... kamu dapat ciloknya?''tanya freya melihat alex membawa kresek putih.


''Tentu...apapun untukmu''satu kecupan di kening di berikan oleh alex.


''Makasih honey...''ucapan terimakasih juga satu ciuman di pipi alex ,freya terlihat sangat menggemaskan hingga alex tidak rela jauh darinya.


''Freya...''teriak nao dan rina bersamaan membuat suasana romantis langsung buyar seketika.


Alex merenggut kesal pada kedua gadis itu dan menggerutu pelan ''dasar penganggu''tentu tidak ada yang mendengar kecuali dirinya sendiri.


''Kalian...'' teriak freya tersenyum senang,nao dan rina tanpa sengaja menggeser alex yang tadinya berada di dekat freya,keduanya langsung memeluk freya erat .menyisakan alex yang menatap tajam ke arah keduanya, yang hanya terkekeh .


''Kita kangen''.rian berbicara setelah melepas pelukannya.


''Hm...sudah lama''


''Baru juga seminggu sudah kangen aja''


''Gimana gak kangen biasanya kan kita selalu bersama, ya gak na..?''

__ADS_1


''He'eh''


Mereka pun bercanda dan mengobrol hingga tertawa membuat alex cemburu dan juga alex keluar dari rungan itu dia tidak ingin menganggu ketiganya.


______


''Kak aku kangen momy ..''yang sudah satu hari satu malam tidak bisa bertemu momynya.


''tunggu opa sama oma, kita berangkat bareng.''kata alex ke lexa.


''Kita berdua saja gimana?kalau nunggu oma sama opa masih lama''ucap lexa mengerucutkan bibirnya.


''Lebih baik lihat dulu momy lewat cctv rumah sakit,nanti baru kita kesana setelah oma sama opa datang.''


''Iya deh.''


''Oh...ternyata ada mama kecil sama mama besar di sana .lah dady kemana?''ucap lexa membuat attensi alex yang sedang fokus pada laptopnya beralih kearah laptop lexa yang menampilkan gambar di rumah sakit.


Lexa mencari keberadaan dadynya namun apa yang dia dapat lebih dari sekedar mencari dadynya ,ada seseorang yang dia kenal dan beberapa orang yang mengawasi tidak jauh dari ruangan freya.


Selain penjaga bayangan dan juga 10 body guard sang dady ada orang lain juga di sana yang perlu di waspadai entah itu musuh atau kawan.


''Kak hubungi dady melalui pesan.''


''Apa yang harus kita lakukan sekarang kak?apa perlu kita singkirkan orang itu.''tanyanya pada sang kakak.


''Tidak perlu... jangan membuang tenaga untuk yang tidak penting.Selama mereka tidak bertindak dan membayakan momy maka kita cukup diam dan tetap waspada''


''Tapi...''


''Awasi saja dulu kita lihat kedepannya,jangan khawatir kakak sudah menyuruh seseorang yang kakak percayai untuk mengawasi semuanya selain kita''


''Baik,aku ikut apa kata kakak saja''


''Tapi jika berani macam-macam sama momy aku orang pertama yang akan melenyapkan mereka''


''Bukan cuma kamu tapi kakak akan berdiri paling depan di antara momy dan adek kakak''batin alex .


''Melenyapkan siapa?kamu saja masih kecil begini''canda alex yang cuek dan dingin jika terhadap orang lain tapi tidak dengan freya dan lexa.


''Orang yang mau mencelakai momy lah''.polos lexa.tentu saja melalui tangan orang lain kak,aku tahu masih kecil jadi tidak mungkinkan tangan kecilku ini melenyapkan orang lain.

__ADS_1


''Nah tuh tahu...''


''Ih ...kakak memang sangat menyebalkan''


Mereka terus saja berdebat sambil memperhatikan apa yang mereka kerjakan .


Seorang kakak akan selalu menyayangi adiknya tentunya dengan caranya sendiri.


_____


Di sisi lain alex yang mendapat sebuah pesan dari sang putra hanya tersenyum,seringaiannya hampir tidak terlihat jika tidak memiliki kejelian dalam melihat sesuatu,mereka tidak akan tahu.


Sebenarnya alex sangat sadar, sedari datang bersama nao dan rina. Ada seseorang yang memperhatikan dan mengawasi dari jauh namun alex cuek dan tidak memperdulikan orang-orang itu ,selama tidak mengganggunya apalagi membahayakan.


''Aku ikuti permainan kalian''batin alex yang sedang berada di ruang tunggu tiba-tiba dirinya beranjak dan pergi entah kemana.


Seseorang yang berada di balik tembok mendekat kearah kamar inap freya dia adalah lan yang mendapat kabar langsung meluncur kerumah sakit, namun ketika tiba dia melihat alex juga memasuki rumah sakit hingga dia memutuskan untuk mengikutinya dari jauh.Setelah melihat alex pergi yang entah kemana ,ini adalah kesempatannya namun setelah sampai di depan pintu lan berhenti semula yang akan masuk kedalam tidak terjadi karena mendengar suara tawa di dalam ruangan itu .


Lan termenung dengan suara tawa yang sangat dia kenal ,suara tawa yang hampir lebih sepuluh tahun tidak dia dengar ada rasa haru dan rindu dalam hatinya mendengar kembali suara tawa itu.


''Ada urusan apa tuan lan berada di rumah sakit?''suara bariton alex terdengar menggema, dengan suara dingin serta tatapan tajamnya dia arahkan pada lan yang masih setia berdiri.


''Hanya ingin mengunjungi seorang teman''ucap lan tenang dan santai tapi dalam hati entahlah author pun mana tahu 😁


''Dan apa teman anda berΓ da di kamar inap istri saya?''


''Tidak ''kilahnya lagi berusaha menutupi kebohongannya.


''Oh ...kalau begitu kenapa anda berada di depan kamar inap istri saya?''alex bertanya sekali lagi dengan nada sindiran.


''Saya sedang mencari kamar inap teman saya ,saya tidak tahu kalau ini ruangan istri anda''.ucapnya lagi dengan nada tenang dan sesikit amarah di dalamnya.tangan mengepal alex tahu itu.


''Baiklah semoga kamar inap teman anda secepatnya di temukan''.ucap alex menggeser lan dari depan pintu kesisi lainnya kemudian alex masuk tanpa permisi .


Sedangkan lan mulai memanas karena menahan amarahnya sambil berlalu pergi.


terus dukung author ...


jangan bosan untuk menekan rate ,like,favorit.


dukungan kalian adalah semangat author yang kurang halu ini berkarya...

__ADS_1


terimakasih 😊


see you next time...


__ADS_2