
selamat membaca 😊
Vely menatap tidak percaya pada momy bersama dadynya yang ikut berdansa dan mereka adalah pasangan tertua yang sangat terlihat romantis dari yang lain.
Sungguh Vely sangat iri atas keromantisan keduanya yang tidak mengenal umur , berharap kisahnya seperti kedua orang tuanya meski di awal dia menyembunyikan tapi setelah mendapatkan persetujuan serta restu dari keluarganya Vely merasa bahagia .
''Sayang,mau berdansa?''Arya menjulurkan tangan dan di sambut oleh tangan Vely sambil tersenyum.
''Tentu ''keduanya ikut bergabung dengan yang lain.
Menikmati suasana pesta dengan banyak bumbu kebucinan di dalamnya .setelah lagu berhenti mereka kembali ke tempat masing- masing kemudian menikmati hidangan yang sudah di sediakan .
''Kak Alex ,kak Rain ''panggil Le nyaring ,dia tidak perduli meski banyak yang melihat dan terus berjalan hingga berdiri di samping keduanya.
''Ada apa?''
''Ish...kak Alex ,aku mau izin bermain sama Rain boleh?''
''Tidak ''singkat Alex .
''Please kak!!,kata kak Lexa kalau bosan ajak main kak Rain saja ''Alex melirik Lexa dari kejahuan dengan tatapan menusuk sedangkan Lexa yang sudah tahu hanya terkekeh pelan .
''Beruntung kau adikku jika tidak ,huh ...''batin Alex masih saling bertatap dengan Lexa yang santai .
''Tidak apa kak aku akan nenemaninya bermain ''ucap Rain .
''Yey...kak Rain terbaik '' sambil bergelanjut manja .
''Tap....''tanpa menunggu ucapan Alex ,Le langsung menarik tangan Rain menjauh hingga membuatnya mendengus kesal .
''Tidak sesuai kenyataannya ,bocah tetap saja bocah ! Tapi sayangnya aku cinta ''guman Alex sembari terkekeh pelan ternyata kedua gadis kecil itu sedang berada di stand makanan mereka mencicipi semua makanan yang ada di atas meja .Alex mengawasi keduanya tidak melepaskan pandangannya dari kedua gadis itu terutama Rain.
Setelah pesta selesai dan semua tamu undangan pulang Alex mengantarkan Rain pulang sedangkan keluarga besar Diarta,Minata dan Kenady juga ikut pulang menyisakan sepasang pengantin baru yang masih m10ematung di depan pintu loby setelah mengantar seluruh keluarga .
''Hm..''Lexa yang sadar terlebih dahulu dia berdehem pelan ,Resta sedikit tersentak dan kegugupan mulai melandanya bahkan ini tidak seperti biasanya .
Kemudian keduanya masuk kembali ke dalam hotel dengan bertautan meski sangat canggung.
Iya pasti kalian tahulah bagaimana gugup menjadi pengantin baru kecuali yang belum nikah hihihi
__ADS_1
_____
Pagi menyapa Resta terlebih dulu bangun dari tidurnya ,tidurnya sangat nyenyak apalagi di temani gadis cantik di samping yang dia peluk seperti guling .
Wajahnya tidak berhenti tersenyum sambil menatap Lexa yang masih menutup matanya ,hingga pelukan istrinya itu semakin erat .
****..
Begitu menyadari dia dan istrinya tidak menggunakan apapun padahal tadi malam mereka tidak melakukan apapun kecuali tidur bukannya tidak mau tapi memang sudah di sepakati ,tapi kalau seperti ini caranya dia tidak akan tahan .
FLASBACK
setelah memasuki kamar keduanya dudukdi tepi kasur dengan canggung tidak seperti pengantin pada umumnya yang akan memulai malam pertama mereka .
''Panda imut,Maaf ''ucapan itu keluar dari mulut Lexa dengan terpaksa .
''Hei,ada apa hm?''Resta tidak mengerti dan mulai bingung dia menggenggam tangan Lexa yang terasa kaku dan sedikit begetar .
''Apa dia takut padaku?''batin Resta menelisik wajah gadis yang sudah menjadi istrinya itu ,dia tidak bisa menebak raut wajah Lexa atau istrinya itu menyembunyikan sesuatu yang penting?
''Panda imut ,aku pernah berjanji satu hal apa kamu akan mengerti?meski kedengarannya sangat konyol tapi jika kamu menginginkannya aku akan menyerahkan semuanya malam ini ''ada nada gugup di akhir kalimatnya.
''Aku ...aku pernah berjanji sebelum menemukan adek cantikku dan apabila aku sudah menikah maka aku tidak akan melakukan malam pertama ''dengan satu tarikan nafas kata itu meluncur begitu saja dari mulut Lexa meski awalnya dia sangat gugup dan juga takut akan dosa tapi mau bagaimana lagi waktu itu dia masih remaja .
Resta dia diam menatap intens wajah cantik Lexa yang memejamkan matanya ,gadis yang membuat hidupnya berwarna ,gadis yang selalu memanggilnya dengan nama kesayangan panda imut bahkan gadis itu adalah cinta pertamanya sedari kecil hanya Lexa dan nama itulah yang selalu di dalam hatinya meski dia tinggal di luar negri namun dia tidak melewatkan
berita satu pun apa yang lakukan oleh gadisnya itu.
Lexa membuka matanya melihat Resta yang diam dia mulai menunduk mungkin saja suaminya itu kecewa bagaimana tidak ini adalah malam pertama mereka harusnya mereka sedang memadu kasih bukan seperti ini .
Resta semakin menggengam tangan Lexa dia mencium tangan itu lembut ,dia tahu ...dia tahu segalanya dia juga sedikit menyesal kenapa dulu dia tidak membantu bukannya tidak mau tapi memang waktu itu dirinya masih kecil tidak berpikiran kearah sana .
''Jangan meminta maaf aku mengerti tapi ...jika aku ke bablasan boleh kan ?''sambil menaik turunkan alisnya menggoda diaa tidak ingin malam pertamanya ada drama sedih-sedihan cukup dulu tidak untuk kedepannya .
''Baiklah sekarang kita tidur pasti kamu lelah ''
''Hm ''pada akhirnya keduanya tidak melakukan apapunselain tidur berpelukan dan bagaimana pakaian mereka tidak melekat karena mereka berdua tidak sadar telah membukanya .jika biasa meteka akan sadar tapi kali ini keduanya sama-sama tidak sadar.
FLASBACK OFF
__ADS_1
Lexa mengerjapkan matanya sambil mengucek kedua ,dia tersenyum melihat Panda imutnya sudah bangun dan melihat ke arahnya .
Cup ...
''Pagi Panda imut ''Lexa tidak tahu saja sedari tadi Resta sudah menahannya namun saat istrinya bangun dan memberikan ciuman selamat pagi gairahnya semakin memuncak namun dia ingat obrolan semalam.
''Tapi cium boleh kan ya?''batinnya tanpa menunggu perang batinnya dia mencium Lexa dengan lembut dan rakus tidak membiarkan celah untuk berhenti .
Hinggga Lexa menepuk dada Resta karena nafasnya hampir habis kemudian Resta melepaskan ciumannya keduanya terengah-engah menghirup udara sebanyaknya .
Pagi itu pun tidak terjadi pertempuran pertama mereka hanya menyicil saja hihihi.
_____
Pagi yang cerah juga untuk Alex yang dingin ,hari ini dia ingin mengantar gadis kecilnya bersekolah dia ingin tahu iya meskipun dia tahu siapa saja teman dari gadis kecilnya karena dia menempat seseorang untuk menjaga Rain karena mungkin saja banyak musuh yang mengintai ,kelemahan terbesarnya adalah semua orang yang dia sayang .
''Pagi kak ?''sapa Rain ,gadis itu langsung masuk kedalam mobil setelah bersiap pergi sekolah .
''Pagi ''Alex mengacak rambut Rain gemas gadis itu semakin imut ketika mengerucutkan bibirnya .
Mobil melaju pelan Alex ingin berlama-lama bersama gadis kecilnya sebelum dia berangkat bekerja dia mengendarai mobil sendiri tanpa supir meski begitu penjaga bayangan selalu mengikutinya begitu pun keluarga nya sudah ada dan melaporkan setiap apa yang di lakukan keluarganya .
''Terimakasih ''ucap Rain yang di balas anggukan Alex ,dia keluar dari dalam mobil dan membuka pintu menjulurkan tangannya Rain pun meraihnya bak seorang putri dan pangeran keduanya menjadi sorotan teman sekolah Rain.
Sepasang mata melihat itu dengan tersenyum kemudian dia melangkah masuk kedalam sekolah ,Alex yang merasakan perasaan familiar langsung mengedarkan pandangannya namun dia hanya melihat punggung seorang gadis mungil yang sepertinya seorang guru .
''Kak Rain masuk dulu ''celoteh Rain sambil berjalan kearah gerbang sambil melambaikan tangan dengan senyum manisnya .
Alex hanya diam hingga pintu gerbang itu tertutup ,setelahnya dia pergi ke kantor .
terimakasih dukungannya 😀🙏
like
komen
vote
share
__ADS_1
see you next time 😁✌