Kembar Genius

Kembar Genius
terhubung kembali


__ADS_3

Pagi yang cerah matahari masuk menerobos jendela kamar freya dan begitupun kamar si kembar mereka bangun dan melaksanakan aktifitas pagi mereka freya yang sudah selesai memasak sedangkan alex ,lexa baru keluar dari dalam kamar menuju meja makan kemudian di susul pratama yang juga baru keluar dari kamar dengan wajah fresh.


''Pagi momy ''sapa keduanya.setelah duduk kekursi seperti biasanya.


''Pagi sayang.''


''Pagi cucu kembar opa ,pagi sayang kalau lelah jangan memasak dulu biarkan bibi yang memasak.''ucap pratama lembut yang baru tiba dan langsung duduk di meja makan.


''Pagi ayah,tidak apa freya sudah terbiasa memasak sendiri .''senyumnya.


Suara langkah kaki terdengar saling beradu terdengar Weny dan wina menggeret kopernya dengan lesu dan mata keduanya membengkak karena keduanya menangisi nasib selanjutnya yang akan terjadi pada mereka.


''Ayo mari makan .''ucap freya canggung meski keduanya jahat mereka masihlah keluarga.


Freya bingung melihat keduanya menarik koper banyak pertanyaan yang dia ingin tanyakan namun di urungkan setelah melirik sang ayah yang tadinya hangat berubah wajah dingin dan datar apa terjadi sesuatu di antara ketiga orang itu bukankah ayahnya itu masih belum tahu perihal kejahatan weny dan wina.


Entahlah freya juga tidak tahu dan juga tidak mempermasalahkannya.


''Biarkan mereka pergi .''datar pratama.


Keduanya hanya menunduk dan langsung melangkah pergi dengan kemarahan yang memuncak di dada mereka.sedangkan alex lexa tersenyum menyeringai tanpa di sadari oleh freya dan pratama.

__ADS_1


Setelah kepergian keduanya ale,x lexa masuk kedalam kamar dengan alasan ada pekerjaan sekolah yang menunggu besok untuk di kumpulkan .


________


Di dalam kamar alex lexa mengerjakan sesuatu dan tentunya bukan pekerjaan yang harus dikumpulkan besok seperti yang di katakan keduanya sebagai alasan saja tapi sebenarnya mereka berdua memantau sepanjang cctv yang berada di jalan yang mereka retas mengikuti kedua orang yang sudah keluar dari rumah ini.


''Lihat kak sepertinya mereka kelaparan hihihi.''ucap lexa sisi lain dari lexa yang tidak ada yang tahu kecuali alex kakak nya.


''Biarkan saja ini belum seberapa dengan penderitaan ketika momy mengandung kita .''nada dingin dan dengan hawa membunuh yang alex keluarkan.


''Kakak benar .''


Keduanya sudah tahu bagaimana kehidupan masalalu momy mereka dengan cara yang tidak di ketahui oleh siapapun kecuali mereka berdua dan seseorang di belakang yang sudah membantu mereka berdua bukan lebih tepatnya mereka meminta bantuan seseorang dengan cara bayaran yang tidak di sangka sangka.


Sedangkan di sisi lain


''Ibu aku sudah sangat lelah .''dengan nafas menderu wina berhenti berjalan tanpa tujuan yang jelas.


''Telpon dia sayang sekalian minta tolong siapkan tempat untuk kita tinggal.''


''Tapi bu,,,''

__ADS_1


''Sudahlah telpon saja hanya tunanganmu yang bisa membantu kita.''


''Baiklah''


________


''Ayah apa yang sebenarnya terjadi ?kenapa mereka pergi?''tanya freya .


Setelah selesai sarapan pagi freya mengajak ayahnya untuk duduk santai di taman belakang seperti waktu kecil.dengan dua teh susu serta sepiring camilan sehat yang dia buat sendiri.


''Ayah sudah tahu semuanya sayang.''suara lembut pratama tercekat rasa bersalah itu masih ada karena dirinya tidak mempercayai putri kandungnya.


''Jadi,,,,!ayah sudah tahu semuanya ?''tanya freya meski bingung dirinya tersenyum karena ayahnya sudah mengetahui kejahatan weny dan dan wina.


''Alhamdulillah akhirnya ayah sudah tahu kebusukan mereka berdua jadi freya tidak perlu mengatakan ataupun menjelaskannya lagi.''


''Sayang,,,,, ayah minta maaf padamu ayah memang bukan ayah yang baik dan tidak pantas menjadi ayahmu .''ucap pratama sendu dan menggengam kedua tangan freya .


''Ayah ,,, apa yang ayah katakan tidak perlu meminta maaf ini memang salah freya bukan salah ayah .ayah akan selalu menjadi ayah terbaik bagi freya dulu ataupun sekarang.''sendunya.


Mereka saling berbicara dari hati ke hati dan freya menceritakan banyak hal pada pratama mungkin karena kesibukannya pratama tidak banyak tahu tentang putrinya ini .

__ADS_1


''Sayang,,, lihatlah anak kita sudah memaafkanku .''batin pratama yang masih mendengarkan cerita freya.


''sekarang tujuanku hidup hanya untuk putri dan juga cucu-cucuku,bantu aku dari atas sana sayang,,.''batin pratama lagi.


__ADS_2