Kembar Genius

Kembar Genius
ekstra part 1


__ADS_3

Pesawat mendarat dengan sempurna tidak berapa lama kemudian banyak penumpang keluar dari dalamnya semua orang menunggu anggota keluarga mereka yang baru saja tiba .


Seorang wanita cantik sambil membawa kopernya berjalan dengan anggun begitulah dia terlihat wanita cantik ini tidak memberitahukan keluarga atas kepulangannya .


Awal yang baik untuk memberikan suatu kejutan pada semua keluarganya bahwa dia sudah lulus kuliah dengan nilai terbaik di kampusnya ,sifatnya memang tidak berubah sungguh ke anggunannya hilang begitu dia mengingat semua keluarganya semangatnya berkali-kali lipat kembali .


Karena bandara sedikit ramai Le berjalan dengan pelan dan hati-hati karena takut jatuh akibat kecerobohannya yang biasa terjadi ,hingga suara ponselnya berdering setelah mengetahui nama yang tertera di layar Le langsung mengangkatnya.sambil terus berjalan dengan pelan.


''Halo kak Lexa aku sudah sampai tapi jangan bilang -bilang yang lain ya ''


''Tenang saja... lagian kakak tidak ada di sana ,setelah ini kamu akan melakukan apa ?''


''Tentu saja mencari makan kak ,selama perjalanan perutku terasa sepi entah kenapa aku juga tidak tahu ''


''Maksud kakak setelah lulus kamu akan kuliah lagi atau bekerja ''desah Lexa di seberang telpon sungguh jika harus berbicara dengan sepupu polosnya ini harus mempunyai kesabaran ekstra .


''Oh ...kalau itu tentu saja bekerja tapi bekerja mencari suami ''


''Bukan cari uang ?atau bantu paman gitu...''tanya Lexa bahkan dia menautkan alisnya bingung .bukankah selesai kuliah bekerja mencari uang dan membantu perusahaan ini malah kerja cari suami,Lexa menggelengkan kepalanya pelan . Ternyata menjadi lulusan terbaik tidak menjamin kepolosan sepupu satunya ini berubah.


''Bukan kak ...aku tidak perlu bekerja mencari uang kan harta papa banyak sampai aku nenek-nenek pun tidak akan habis ''


''Iya ..ya terserah padamu ,hati-hati pulangnya kakak maaih sibuk bye ''setelah itu Lexa langsung mematikan telponnya cepat jika tidak bisa stres dia .


''Apa salahnya bekerja mencari suami?ini juga kan demi masa depanku ''batin Le sambil mengangkat bahunya pelan sedikit bingung dengan tanggapan kakak sepupunya itu .


Setelah sambungan telpon mati Le kembali melihat sekitar mencari stand makanan yang berada di dalam bandara ,seketika matanya berbinar ketika menemukan apa yang dia cari makanan khas indonesia banyak bertebaran dan semua itu adalah kesukaannya .


Selama di jepang dia hanya makan masakan indonesia sesekali itu pun kiriman dari keluarganya sedangkan kalau membuat dia mana bisa paling cuma bisa membuat nasi goreng saja .


Air liurnya seakan menetes dengan melangkah cepat sambil menarik koper nya dia menuju tempat gambar makanan khas itu tertempel saat masuk suara bel berbunyi dari atas pintu .


Brukkkk ...


''Aduh ..itu tembok apa batu sih keras banget''gumannya pelan dia tidak melihat orang yang dia tabrak .


''Eh...om kalau jalan pakai mata jangan pakai mata kaki ''ceplos Le dia mendongak sebentar .


Merapikan baju dengan tangan nya secara cepat .


''Mana dompetnya om?''ucap Le menadahkan tangannya ke arah orang yang dia panggil om itu .sedang kan pria itu hanya mengernyitkan alisnya bingung untuk apa dia harus mengeluarkan dompet?


''Ish...kelamaan ''sekejap mata Le menggeledah jas yang digunakan pria itu ,merapa di bagian saku atas dan bawahnya tanpa malu karena Le menampilkan wajah polosnya .


Pria yang mengikuti bosnya itu memelototkan matanya saking kagetnya dengan apa yang dia lihat dengan mata kepalanya sendiri ,bahkan dia tidak bisa melihat ekspresi bosnya itu saking datarnya .

__ADS_1


''Nah ...ini dia KTP om aku ambil ,nih dompetnya aku kembalikan ''dengan cepat dompet itu sudah berpindah tangan dan kembali pada pemilik sebenarnya .


''Ingat ya om harus ganti rugi ''ucap Le lagi tentu saja kali ini dengan senyum manisnya .


Le mendengar suara itu kembali sungguh unik meski dia belum masuk tanpa menunggu lebih lama lagi dia meninggalkan kedua pria yang masih diam di tempatnya ,apalagi perut kesepiannya sedang berdemo dan memeberontak meminta segera di isi .


Le Memasuki restoran dan segera memesan semua makanan yang sudah sangat lama dia rindukan .


Di luar restoran


Bos dan asisten nya masih diam entah lah sang asisten bahkan tidak berani mengganggu bosnya sedaei tadi melihat ke arah restoran yang memang bisa di lihat dari luar.


''Apa tadi aku tidak salah melihat ?bagaimana jika dia sadar dan membunuhku saat ini juga ?sayang maafkan suami mu ini ''batinnya menelan ludah kasar memikirkan apa yang baru saja terjadi .


''Mm...bos ...''ucapannya terhenti tatkala bosnya memberi isyarat agar tetap diam .


''Apa ketampananku sudah menghilang ?''guman bosnya itu pelan namun masih bisa ter dengar. Tidak biasanya ketampananya tidak berfungsi apalagi di depan perempuan kecil tadi .


''Bos masih tampan kok dan juga kaya''celetuk asistennya itu .begitu ucapan itu selesai lirikan maut dia dapatkan dan rasanya sungguh mencekik ,nyalinya yang ingin mengatakan beberapa kata langsung menciut hilang begitu saja.


''Cari tahu semua tentang perempuan itu ,bagaimana bisa ketampananku tidak mempan padanya ''


''Dan iya berkas itu sudah harus berada di tanganku sore ini ''perintahnya lagi kemudian pria itu kembali melanjutkan langkahnya ke tempat yang akan dia tuju di ikuti asistennya dari belakang .


''Gadis unik kita akan bertemu lagi...pasti ...''batinnya sambil melirik sekilas kearah restoran dimana tempat Le barada .


_____


Di mansion Deluxiz


Semua orang sedang berkumpul di ruangan khusus yang telah di buat di belakang mansion serta ada tempat bermain khusus di sana .


Awalnya hanya Rain dan si kembar juga Vely dan si kecil yang berkunjung ke mansion namun pratama dan weny,wina yang ingin mengunjungi Al mereka pun bertemu, para pria sudah berangkat bekerja sejak pagi kecuali pratama yang sudah pensiun dan menyerahkan perusahaan pada Freya dan sekarang di kelola oleh Alexo .


Anak-anak sedang bermain sambil di awasi oleh para orang dewasa yang tidak beeada jauh dan masih bisa terlihat ,penjaga pun tidak luput mengawasi juga saei kejahuan .


Al yang awalnya ingin pergi di urungkan karena kedatangan kakek dan nenek serta bibinya .


''Kegiatan apa yang sedang kamu lakukan Al ?''tanya Pratama lembut ,daei awal memang semua keluarga terdekat memanggilnya Al hanya di luar rumah mereka memanggil Lyly itupun hanya ketika ada orang lain di sekitar mereka.


''Kuliah kek ,kalau tidak sibuk biasanya ikut dady ke kantor ''singkat Al .


''Bagus,belajar sebelum mengambil alih langsung ''kata Pratama sambil tersenyum.


''Anak muda zaman sekarang semangatnya sangat patut di ajungi jempol iya meski terkadang masih perlu pengawasan ''ucap weny .

__ADS_1


''Kita hanya perlu mendukung mereka bu''ucap Freya lembut .


''Kak bagaimana Le di sana ?''


''Iya begitulah ,kepolosan nya itu yang perlu di waspadai dan di khawatirkan ''ucap wina dia sedikit menghela nafas pelan beberapa tahun ini dia jauh dari anak semata wayangnya .


''Pasti kak Lan sangat menjaga Le dengan menyewa banyak penjaga di sekitarnya''timpal Vely yang ikut nimbrung .


''Tentu saja ,semua kakak-kakaknya juga pasti menjaga Le meski dari jauh jadi kakak tenang saja kita semua sudah tahu bagaimana Le ''meski Freya juga khawatir tapi tetap saja mengucapkan kata-kata menenangkan.dia juga sudah meminta bantuan dari si kembar dan juga Al .


Freya sudah tahu rahasia ketiganya ,awalnya dia hanya tahu rahasia si kembar yang membuatnya sedikit shock tapi secara perlahan dia mulai bisa tenang dan memikirkannya dengan bijak berpikir pasti keduanya punya alasan dan sejak itu dia pun meminta Al untuk tidak menyembunyikan apapun darinya beruntung Al menyetujuinya iya hanya sebagian bukan kesluruhannya jika sampai Freya tahu segalanya bisa di pastikan akan lebih shock lagi .


''Kapan Al akan menikah?''


''Hei...tante aku ini masih muda lagian juga masih kuliah mana ada pikiran untuk menikah ''


''Cepat atau lambat kamu pasti menikah ,memang kamu tidak mau menikah?''


''Iya mau tapi setelah aku sukses dan lagi aku akan menikah dengan orang yang mencintaiku tan ...bukan sembarang laki-laki''merasa sedikit jengah tantenya ini kenapa sangat usil sekali bukan yang pertama tapi setiap kali berkumpul pertanyaan itu selalu muncul .


''Sayang ..apa ada laki-laki yang kamu sukai?''tanya Freya


''Eh...kalau itu ...kalau itu ....mom Lyly ada urusan di luar sebentar bye mom cup ''Lyly melarikan diri sebelum semua pertanyaan yang lainnya akan muncul inilah yang dia tidak suka jika sudah berada di antara semua keluarganya di pikir suami beli langsung dapat?


Semua orang tertawa dan yang paling nyaring adalah suara tawa Vely sungguh dia sangat senang menggoda keponakan nya yang cantik itu yang lebih memilih menghindar dari pada meladeni berbeda dengan keponakannya yang satunya yang selalu saja akan menjawab apa yang di katakannya siapa lagi kalau bukan Lexa keponakan bar-bar nya.


''Hah ..jadi rindu sama gadis bar-bar ku'' pelan Vely yanv maaih bisa di dengar semua orang yang juga mengangguk .


''Iya ,kamu pasti akan kalah ''


''Jangan kan aku kakak ipar,semua pasti kalah jika dia sudah dalam mode bar-bar serta jahilnya itu .''ucap Vely tersenyum.


''Iya kamu benar '' ucap Freya tersenyum di ikuti yang lain yang juga tersenyum .


mereka semua kembali tenang dan mengobrol banyak hal karena sangat jarang mereka berkumpul .


terimakasih dukungannya 🙏


Like


Komen


Vote


See you next time

__ADS_1


Wq


__ADS_2