
selamat membaca 😊
Alexo menatap tajam kepada beberapa orang yang menodongkan senjatanya dia sangat geram dan marah karena membuat wanitanya ketakutan apa lagi sepertinya restoran ini sudah di kepung.
''Apa maksud kalian menodongkan senjata itu.''dengan nada dingin dan juga dengan hawa membunuhnya siapa pun yang mendapat tatapan itu merasa tercekik.
''Diam,kalian bukan target kami .''ucapnya singkat tatapan mereka tertuju pada seorang yang perutnya yang besar .
''Huh,,, bukan target lalu?.''alexa melirik kearah freya yang sudah memeluk perempuan hamil itu dan kemudian bersembunyi di belakang alexo.
Keadaan semakin tegang setelah freya memeluk perempuan hamil.karena para musuh yang mebawa pistol itu semakin mendekat kearah ketiganya.namun tiba tiba ada asap yang menyelimuti di dalam restoran itu .
Membuat para musuh tidak bisa melihat dengan jelas kearah sekitar.perlahan lahan asap itu mulai berkurang dan menyisakan musuh yang hanya bingung karena tidak ada siapapun kecuali mereka.
______
''Tante tidak apa?.''ucap lexa khawatir .
''Tidak apa tapi terimakasih .''
''Kak bagaimana momy?.''tanya lexa pasalnya sang momy juga berada di tempat kejadian dan si kembar hanya menarik tangan ibu hamil itu.
''Sudah ada dady tenang saja.''ucap alex.
''Untuk sekarang kita tunggu di sini dulu karena di sini lebih aman.''ucap alex lagi.
Alex melirik perut itu perempuan itu mengerti dan mengatakan''apa kamu ingin memegangnya?.''lembutnya sambil mengelus perutnya pelan
__ADS_1
Alex diam tidak menjawab tapi tangannya mengusap lembut perut itu ada getaran aneh yang di rasakan alex seperti ada tangan yang menempel dengan tangannya.
Deg,,,, jantung alex tiba tiba bergetar senyum seringainya muncul kembali meski sangat tipis lexa masih bisa melihatnya berbeda dengan perempuan hamil itu yang ikut tersenyum karena reaksi buah hati yang berada di dalam perutnya.
Alex mendekat kearah telinga perempuan itu dan membisikkan sesuatu hingga perempuan itu sedikit tersentak namun masih bisa mengendalikan ekpresinya.
''Sepertinya sudah aman .''ucap lexa pada alex yang sudah menjauh dari perempuan itu.
''Tante bisa merahasiakan ini semua dari orang lain?.''yang hanya di angguki oleh perempuan itu.
''Baiklah kita percaya sama tante .''ucap lexa.
Kemudian alex dan lexa mengantar perempuan itu masuk kedalam dengan mobil yang sudah lebih dulu di siapkan.
''Tante akan aman sampai rumah jadi segera hubungi suami tante untuk pulang dan juga tante tenang saja mereka tidak akan bisa menganggu lagi.''ucap alex mengarah dalam perut peremouan hamil itu.
''Siap tuan.''
Alex, lexa menatap kepergian mobil itu hingga menghilang dari pandangan mereka berdua.
''Kakak,,,,?''
''Belum waktunya,,,,.''
''Hm,,,,.''lexa diam pertanda mengerti.
Mereka menuju mobil dimana alex dan lexa duduk dengan santai sambil memainkan layar ipadnya.
__ADS_1
''Kak momy ,,,, ''ucap lexa teringat sang momy juga berada di dalam restoran itu.
''Biarkan saja sudah ada dady.''cuek alex .dirinya merasa yakin dengan dadynya yang akan menjaga sang momy dengan baik.
______
Masih berada dalam pelukan alexo freya merasa sangat ketakutan apalagi kekhawatirannya terhadap perempuan hamil itu serta si kembar yang belum juga muncul.alexo dan freya bersembunyi di dalam ruang VIP yang tidak terlalu jauh masih dalam satu ruang hanya ada pembatas kayu.
''Bagaimana dengan perempuan hamil itu?si kembar juga .''guman freya bergetar menahan tangis yang masih di dengar alexo
''Tidak,,,, tidak boleh terjadi apapun pada perempuan itu apalagi si kembar?aku,, aku tidak bisa.''lirihnya yang sudah menumpahkan airmatanya.
''Tolong perempuan itu lex,,,, dan juga tolong anak kita .''ucapnya sesegukan tanpa sadar semakin memeluk alexo erat .
''Tenanglah ,,,, mereka sudah baik-baik saja.''ucapnya lembut menenangkan freya.
''Apa kamu tidak bohong?.''
''Tidak ini lihatlah .''alexo memperlihatkan gambar di ponselnya dimana si kembar sedang duduk di dalam mobil.lega rasanya namun freya masih menatap alexo meminta penjelasan .
''Perempuan itu sudah kembali pulang tadi arya sudah memberitahuku.''ucapnya lembut sambil menghapus airmata freya yang terus mengalir.
''Beraninya kalian membuat wanitaku ketakutan akan ku buat kalian menyesal .batin alexo geram amarahnya semakin memuncak namun sebisa mungkin dirinya tidak menunjukkan di hadapan freya yang masih berada di dalam pelukannya.
''Arya ,,,! Habisi mereka tanpa terkecuali.'' Tulis alexo lagi dalam pesannya,kekesalan itu harus segera di tuntaskan .
Suara tembakan terdengar nyaring di telinga freya dirinya sangat ketakutan tapi alex yang terbiasa hanya bisa menenangkan freya.
__ADS_1