
selamat membaca 😊
Hari pun terus berlalu sejak saat Vely menempeli Freya Alexo menjadi uring-uringan sejak saat itu pula Alexo menyuruh Arya segera melamar adiknya itu namun Arya tak bergeming karena bukan hal mudah mendekati adik bosnya itu apalagi pekerjaannya yang tak kunjung selesai setiap hari harus lembur tidak ada waktu .
''Arya !!!''teriak Alexo dan seperti biasa Arya langsung se cepat kilat sudah erada di depan bosnya itu .
''Ya ampun telingaku ...siapa lagi yang membuat bos kesal ,hari-hari kedepannya pasti telingaku akan berdengung lagi ''batin Arya setengah kesal namjn tetap saja menuruti ucapan bosnya itu .
''Siap bos ,ada yang bisa saya bantu ''sopan namun terlihat kesal dalam hati .
''Kapan kamu akan melamar adikku?''
''Hah..''Arya melongo dengan ucapan bosnya itu dia kira itu cuma bercanda beberapa hari ini memang bosnya ini menyuruhnya melamar Vely yang dia cintai dalam diam, sulit hanya untuk berdekatan dengan adik bosnya itu apalagi pekerjaan yang selalu menjadi halangan setiap kali Arya ingin melancarkan aksinya.
''Kenapa?kamu pikir aku bercanda?jika memang kamu tidak mau tidak apa aku bisa mencari pria lain ,di perusahaan ini juga pasti ada banyak pria tidak kalah tampan dari mu yang mau dengan adikku''
''Jangan bos!!! ''spontan Arya berteriak dan langaung menutup mulutnya yang keceplosan .
''Berani kau berteriak dengan bosmu ini hah!''menatap tajam Arya yang masih menutup mulutnya .
''Bos ...''cicit Arya .
''Bos bukannya tidak mau tapi ...''
''Apa?''
''Bos selalu memberikan pekerjaan yang menumpuk bagaimana saya bisa memdekatinya bos ''jujur Arya apa adanya .
''Alasan saja! apa hubungannya dengan pekerjaan ?''
''I..iya banyak bos ,pekerjaan yang banyak hingga membuatku lembur sampai malam bahkan waktu saya habiskan di kantor apalagi kalau bos moodnya buruk atau senang sekalipun pekerjaanku semakin banyak karena bos melimpahkan semua padaku ,jadi jangan menyalahkan ku bos jika masih belum melamar adik bos ''tanpa sadar Arya mengeluarkan unek-uneknya di depan bos sekaligus sahabatnya yang sudah dia anggap keluarga nya itu.
''Benar juga sih apa yang Arya katakan ''batin Alexo yang diam memikirkan ucapan Arya yang seperti rel itu, selama ini hanya Arya yang dia andalkan dan di percaya olehnya.
''Baiklah kalau begitu ku beri waktu 1 bulan ,mulai hari ini kau akan pulang seperti karyawan pada umumnya ''perintah Alexo tegas dengan nada dingin dan datarnya.
''Alhamdulillah ,akhirnya ...''batin Arya senang namun setelah mendengar kelanjutan ucapan Alexo langsung terdiam kaku .
__ADS_1
''Hanya 1 bulan setelah itu tidak ada lagi kesempatan jadi gunakan sebaik-baiknya ''
''Baik bos ''ucap arya meski iya satu bulan pasti cukuplah untuk mendekati do'i sekaligus melamar do'i.
Setelah arya pergi keluar dari ruangan Alexo masih saja diam dia tidak menyentuh pekerjaannya lagi mood nya yang buruk membuatnya malas melakukan apapun namun jika tidak di kerjakan maka akan semakin menumpuk ,dengan terpaksa Alexo mengerjakannya tentu dengan dumelannya yang pelan .
Alexo juga meminta bantuan si kembar dengan mengirimkan sebuah pesan .
_____
Saat pulang sekolah si kembar yang sudah bertukar pesan pun harus membantu sang dady ,mereka berdua mengerti harus menjauh tantenya dari momy mereka sesuai permintaan dady dengan syarat yang si kembar ajukan yaitu sebuah permintaan yang akan di setujui apapun yang terjadi tidak sekarang mereka meminta di masa yang akan datang karena si kembar masih bingung .
''Kakak ...''
''Hm ...''
''Caranya..''
''Gampang ''
Sedangkan Vely yang sudah terlihat menempel pada momy mereka keduanya hanya melirik sekilas saat berjalan di ruang keluarga sambil terus berjalan memasuki kamar mereka masing-masing untuk membersihkan diri terlabih dahulu .
Setelah selesai keduanya pun keluar secara bersamaan tepat di depan pintu kamar mereka saling memandang dan mengangguk dengan kode masing-masing kemudian keduanya secara bersama ke ruang tamu dimana sudah ada Al adiknya dan momy serta tante Vely yang terus menempel sesuai apa yang dia katakan sedangkan oma serta opanya entah pergi kemana karena sejak si kembar datang tidak melihat keduanya.
''Mom''
''Tante Vely minggir!jangan terus menempel sama momy sana cari paca! ''lancar Lexa memisahkan dan memberi jarak dengan dia duduk di tengah-tengah antara momy dan tantenya itu sedangkan Alex duduk diam saja sambil melihat aksi adiknya itu .
''Oh ...apa karena tidak ada yang mau sama tante ya?pantesan tante jadi jomblo akut hihihi ''cerca Lexa sambil terkekeh menggoda Vely yang raut wajahnyanmerah madam seperti memendam marah dan kekesalannya .
''Siapa yang bilang tidak ada yang mau sama tante?yang suka sama tante itu tidak hanya satu atau dua orang tapi banyak lagian tante jomblo itu karena tante memilih calon imam yang lebih baik''ucap Vely menggebu-gebu dengan menahan amarah dan kekesalannya pada satu ponakannya ini ,Alex hanya mengangkat sudut bibirnya sekilas se akan tahu sesuatu.
''Ya Lexa lah tan yang bilang , meski banyak yang suka tapi tetap saja tante jomblo kan ?''ucap Lexa dengan nada mengejek sambil menaik turunkan alisnya .
''Kakak ipar lebih aku pergi sebelum jiwa bar-barku bangun dan mulai mengamuk ''ketus Vely tanpa menjawab ucapan keponakannya sambil beranjak dan meninggalkan ke tiga orang yang berada di ruang tamu .
''Tante ...bawa pulang calon paman !''teriak Lexa menggema di mansion besar itu tanpa merasa bersalah sedikit pun .
__ADS_1
''Yes ...berhasil ''batin Lexa kemudian memberi kode pada kakaknya ,Alex yang mengerti mengeluarkan ipadnya dan mengirim pesan pada seseorang.
Setelah Vely pergi si kembar bermain bersama dengan Al di karpet itu freya sedari tadi hanya menggelengkan kepalanya pelan berpikir kenapa semakin kesini semakin jahil dan sedikit bar-bar akan anak keduanya itu.
_____
Sedangkan di kantor Alexo yang akan bersiap pulang tiba-tiba mendapat pesan langsung kegirangan bagaimana tidak misi berhasil meski hanya hari ini saja .
Tanpa menunggu lebih lama lagi Alexo memanggil Arya melalui microfon tidak ada lagi teriakan bosnya yang menggema di ruangan itu untuk saat ini .
''Siap bos ''
''Kita pulang !!!''
''Baik bos ''ucap arya .
Keduanya keluar dari dalam ruangan Alexo menuju lif setelah itu keduanya berjalan berdampingan bukan layaknya bos dan bawahan melainkan seperti teman meski sebenarnya lebih dari itu .
Sudah biasa keduanya selalu akan menjadi pusat perhatian di manapun mereka berada terutama Alexo sang CEO ya meski wajah dingin dan datar menghiasinya .
''Ada angin apa bos tersenyum seperti itu?''batin Arya perubahan bosnya ini 190 derajat dari tadi pagi yang uringan-uringan sekarang tersenyum sendiri bahkan para karyawan di buat melongo dan terkesiap dengan perubahan itu meski mereka pasti tahu apa penyebabnya tetap saja mereka kaget .
Alexo masuk kedalam mobil terlebih dahulu di ikuti oleh Arya yang duduk di belakang kemudi menjalankan mobil dengan kecepatan cepat di karenakan perintah bos Alexo ,dia sudah tidak sabar untuk menemui istrinya .
terimakasih dukungannya 🙏😊
like
komen
vote
maaf kemarin double dengan episode yang sama .
sudah author perbaiki dengan episode baru jangan lupa mampir di novel author lainnya ya....
see you next time ...😁
__ADS_1