Kembar Genius

Kembar Genius
ekstra part 5


__ADS_3

selamat membaca 😊


Rencana sudah di susun dengan rapi mereka semua benar-benar merahasiakan kejutan tersebut dari Freya dan Alexo .


Hari ini di ruang makan hanya ada tiga orang yang dengan tenang menikmati sarapan ,tidak ada suara keadaan menjadi sedikit lebih sepi hingga makan selesai .


''Sayang tidak ke kantor ?''


''Mulai hari ini aku bukan lagi karyawan jadi Free ''


''Pesiun dady ''celetuk lyly .


''Iya itu ,honey aku akan selalu berada di sisi honey mulai saat ini atau mungkin honey mau kita keliling dunia sekalian bulan madu untuk yang kesekian kalinya ?''


''Tapi ....''Freya merasa sedikit keberatan .


''Bagus itu mom ,asal begitu pulang jangan sampai membawa adik saja ''ucap Lyly


''Anak kecil jangan ikut campur ,cepat pergi bekerja jangan mengganggu dady bermesraan dengan momy mu ''


''Momy ku juga dad ''


''Kamu sudah besar ''


''Lah apalagi dady sudah tua kan?''


''Tua-tua begini momy mu sangat sayang sama dady''


''Momy juga sayang tuh sama Lyly ''


''Anak ini turunan siapa sih kenapa tidak mau mengalah sama orang tua''batin Alexo melotot kearah Lyly yang juga melotot kearah sang dady se akan ada kekuatan listrik yang saling tarik menarik di antara keduanya .


''Ekhemmm ....''suara deheman Freya kelauar membuat keduanya diam tak berkutik .


''Mom aku berangkat kerja ''Lyly mencium kedua pipi Freya lembut dan satu ciuman untuk sang dady di sisi kanan .


''Jatah dady itu... kamu sudah besar! ''interupsi Alexo membuat Lyly jengah dan memutar matanya malas tingkat kebucinan sang dady sudah berada di atas segalanya .cukup tinggi ....


Setelah Lyly pergi otomatis Alexo mendekat kearah Freya dan berbisik .


''Kita lanjutkan yang kemarin ''


''Hah...''

__ADS_1


Tanpa menunggu lebih lama Freya sudah di gotong oleh Alexo masuk kedalam kamar sedangkan Freya hanya bisa menelan ludahnya pelan dan pasrah apa yang akan terjadi selanjutnya .


''Semakin tua semakin mesum ''batin Freya sudah tidak bisa berkata-kata lagi .


_____


Di bandara keluarga kecil turun dari pesawat pribadi terdiri dari ayah ibu dan juga 3 anak sambil bergandengan mesra sambil menuntun dan menggendong anak keluarga kecil itu terlihat sangat bahagia .


Siapa lagi kalau bukan keluarga minata yang baru saja tiba di tanah air kedua orang tuanya tidak ikut di karenakan kesehatan keduanya tidak memungkinkan menaiki pesawat .


''Mom apa ini tempat tinggal grandma ?''


''Negara tempat tinggal grandma dan momy waktu masih kecil ''


''Wowww ...cantik mom aku suka ''pria kecil dingin itu entah kenapa tiba-tiba tersenyum tidak seperti biasanya .


''Ini juga tempat dady lahir dan masa kecil dady ada di sini meski hanya sebentar ''ucap Resta yang menggendong anak keduanya .


''Benarkah dad ?''


''Tentu saja benar mana mungkin dady bohong iya kan sayang ?''


''Iya dady mu benar, dulu dady mu sangat menggemaskan momy suka ''ucapnya menaikkan sebelas alisnya kearah Resta yang pipinya bersemu merah malu tapi sungguh dia merasa sangat bahagia .


''Ekhem ...benar apalagi ketampanan dady sudah tidak bisa di ragukan lagi ''Resta berdehem sebentar menormalkan ekspresinya takut putra sulungnya tahu bisa malu dia dengan imagenya itu .


''Iya kah ?mana momy tahu ''


''Dad....''


''Honey ....''Resta memohon dengan lirikannya .


''Iya...iya seperti yang dady mu katakan ''


Tibalah kelimanya sudah berada di depan mansion minata ,rumah yang dulu masih tetap sama tidak ada perubahan sama sekali malah bertambah lebih indah


Karena banyak tamanan bunga yang di tanam dengan bunga warna-warni serta harum semerbak yang tercium setepah memasuki halaman mansion.


''Masih seperti dulu ,cantik ...''guman Lexa pelan tak melepas pandangan dari segala penjuru mansion hanya dengan satu lirikan saja .


''Dad ,rumah ini cantik boleh kah aku tinggal disini jika sudah dewasa ?''


''Tentu saja boleh ,semua anak dady boleh tinggal di sini ''

__ADS_1


Pria kecil yang di panggil Rex itu tersenyum dan turun dari mobil dengan sangat antusias rumah yang berada di luar negri memang besar tapi di depannya lebih besar dan juga sangat indah ,suasana juga sungguh tenang cocok untuk melakukan kegiatan apapun dan lagi tempat ini sedikit jauh dari kebisingan karena berada di pinggiran kota .


Mereka semua masuk di sambut oleh seorang kakek dan nenek yang di tugaskan untuk merawat dan membersihkan mansion .


''Selamat datang tuan muda ,nyonya ''ucap keduanya serempak .


''Paman ,bibi jangan panggil nyonya ok?aku merasa panggilan itu sangat tua ''timpal Lexa dia sedikit tidak terima dengan panggilan tersebut apalagi suaminya di panggil tuan muda sedangkan dirinya di panggil nyonya sungguh perbedaan langit dan bumi baginya yang cantik membahana ini .


Keduanya diam dengan pikiran sedikit takut di anggap tidak sopan pada sang majikan .


''Tapi nyo...''namun ucapan sang bibi terpotong sebab Resta mengeluarkan suaranya.


''Tak apa bi turuti saja kemauan istri cantikku ini ''Resta tahu pasti keduanya takut makanya dia langsung mengatakan untuk menurut.


''Baik ...nona ,tuan silahkan masuk bibi siapkan minum dan camilan untuk menggajal perut sebelum makanan utama selesai di masak ''karena memang Resta tidak memberi tahu kedatangannya jadi semua serba mendadak.


Setelah itu Resta,Lexa mengantar anak-anak ke kamar Rex waktu masih kecil karena untuk si kembar masih belum di sediakan .setelah itu keduanya pun pergi ke kamar untuk beristirahat setelah perjalanan jauh .


_____


Sore menjelang setelah bangun tidur Alexo mengajak Freya untuk berkencan ala anak muda tentu saja pakaian mereka berdua pun tak luput dari tren zaman sekarang .


''Siap?''


''Tentu ''meski sedikit malu dengan rona merah di pipi Freya tidak bisa banyak berdebat karena itu adalah pilihan sang suami .


Keduanya pun mengendarai mobil tentu saja dengan supir karena pria posesif itu ingin bermesraan dengan istrinya dan tidak ingin di ganggu oleh siapapun termasuk sang supir .


''Kita akan kemana?''tanya Freya dia sudah duduk di dalam mobil dengan tenang .


''Pak berangkat! sesuai dengan intruksi yang saya berikan tadi pagi ''


''Siap pak ''


Mobil pun melaju dengan tenang membelah kota entah akan di bawa kemana oleh sang suami Freya hanya menurut saja toh yang pasti tidak akan jauh-jauh .


Alexo semakin mendekap sang istri dengan erat halal melakukan apapun kan diperbolehkan ,tentu saja Alexo tidak menyia-nyiakan kesempatan dalam kesempitan .


tanpa keduanya ketahui mereka akan mendapat kejutan di hari esok dari orang terdekat keduanya .


Terimakasih dukungannya 🙏


Like

__ADS_1


Komen


Vote


__ADS_2